e-Journal Universitas Indonesia Timur (UIT)
Not a member yet
813 research outputs found
Sort by
Efektifitas Media Pembelajaran Digital Dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Pendidikan Agama Islam Pada Siswa
ABSTRAK
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 2 Kota Makassar masih menghadapi tantangan dalam hal penyampaian materi yang sering dilakukan secara konvensional. Hal ini berdampak pada rendahnya minat belajar dan pemahaman siswa. Perkembangan teknologi memberikan peluang melalui pemanfaatan media pembelajaran digital yang mampu menghadirkan suasana belajar lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik siswa.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah Media Pembelajaran Digital Efektif dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Pendidikan Agama Islam pada Siswa Kelas VB di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 2 Kota Makassar? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Digital dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Pendidikan Agama Islam pada Siswa Kelas VB di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 2 Kota Makassar.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 2, yang berjumlah 319 siswa sedangkan sampel ditentukan secara purposive sampling yaitu 25 siswa Kelas VB. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket tertutup yang diuji validitas dan reliabilitasnya, serta diperkuat dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji validitas, uji reliabilitas, dan uji Regresi Linear Sederhana dengan bantuan SPSS Version 26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Pembelajaran Digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman siswa. Hal ini dibuktikan dengan koefisien Regresi Linear Sederhana sebesar 0,961 dan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima, bahwa penggunaan Media Pembelajaran Digital terbukti efektif dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Pendidikan Agama Islam Pada Siswa Kelas VB di UPT SPF SD Inpres Mallengkeri 2 Kota Makassar, dibuktikan dengan pengaruh positif dan signifikan hasil Uji Regresi Linear Sederhana
10.36090 DINAMIKA PSIKOLOGIS PRIA LAJANG USIA DEWASA MADYA
Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini bertujuan mengungkap dinamika psikologis pria yang belum menikah pada usia dewasa madya (40–60 tahun) di Kota Makassar. Partisipan berjumlah dua orang pria berusia 43 dan 51 tahun, dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi‑terstruktur dan observasi, dilengkapi catatan lapangan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan upaya keabsahan data seperti triangulasi dan member check. Hasil menunjukkan bahwa kedua partisipan memaknai hidup melajang sebagai kebebasan dan kemandirian, namun tetap meyakini pernikahan sebagai tuntutan perkembangan dan norma sosial. Faktor pendorong tetap melajang meliputi keinginan untuk hidup bebas dan mandiri, kecenderungan selektif dalam memilih pasangan, kekhawatiran terkait mahar/uang panai dan kesiapan ekonomi, serta kejenuhan dalam relasi. Secara psikologis, status lajang memunculkan emosi yang tidak stabil, rasa sepi, malu, dan ketidakbahagiaan, yang tampak dalam respon kognitif dan perilaku berbeda—mulai dari perilaku penghindaran hingga upaya terarah mengumpulkan modal untuk menikah. Temuan ini menegaskan interaksi antara tekanan sosial-budaya dan makna personal dalam membentuk dinamika emosi, kognisi, dan perilaku pria lajang dewasa madya
Pengaruh Peyalahgunaan Investasi Terhadap Minat Investasi Di Kalangan Akademisi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyalahgunaan investasi terhadap minat investasi di kalangan akademisi, serta memahami bagaimana fenomena tersebut memengaruhi persepsi dan keputusan finansial individu berpendidikan tinggi.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner terhadap 45 responden akademisi di Kota Makassar. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana menggunakan SPSS untuk menguji hubungan antarvariabel.
Hasil menunjukkan bahwa penyalahgunaan investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi (p = 0,001), dengan kontribusi sebesar 22,9% terhadap variasi minat investasi. Artinya, pengalaman terhadap penyalahgunaan investasi justru meningkatkan kehati-hatian dan kesadaran akademisi dalam berinvestasi.
Implikasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi keuangan dan edukasi investasi yang komprehensif guna memperkuat kepercayaan dan rasionalitas dalam keputusan investasi
Kepedulian Masyarakat Terhadap Pendidikan Agama Islam Anak Usia 13-16 Tahun Kelurahan Mamajang Luar Rt 001 Rw 003 Di Kecamatan Mamajang Kota Makassar
ABSTRAK
Pendidikan Agama Islam untuk anak di usia 13 – 16 tahun sangat penting untuk membentuk karakter seperti kejujuran, disiplin, dan sopan santun. Kepedulian masyarakat sebagai pendukung untuk anak dalam meningkatkan Pendidikan Agama Islamnya menjadikan anak tidak hanya cerdas tetapi bermoral yang baik.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kepedulian masyarakat terhadap pendidikan Agama Islam anak usia 13 – 16 tahun di RT 001 RW 003 kelurahan mamajang luar kecamatan mamajang di kota Makassar dan apa faktor yang mempengaruhi kepedulian masyarakat terhadap pendidikan Agama Islam anak usia 13 – 16. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kepedulian masyarakat dan faktor yang mempengaruhi kepedulian masyarakat terhadap pendidikan Agama Islam anak usia 13 – 16 tahun.
Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif pendekatan deskriptif yang tekhnik pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi dan dokumentasi mengenai Kepedulian Masyarakat Terhadap Pendidikan Agama Islam Anak Usia 13-16 Tahun Kelurahan Mamajang Luar RT 001 RW 003 Di Kecamatan Mamajang Kota Makassar.
Hasil penelitian kurangnya kepedulian masyarakat disebabkan masyarakat sebagai teladan anak masih belum optimal, kurangnya komunikasi dan interaksi antarwarga sehingga pengawasan terhadap anak masih rendah dan belum ada kegiatan keagamaan yang dikhususkan kepada anak yang ada di lingkungan masyarakat. Faktor yang paling mempengaruhinya berasal dari lingkungan keluarga seperti sikap orang tua yang tidak mendisiplinkan anak untuk sholat lima waktu, memanjakannya, tidak memberikan pendidikan agama saat dirumah. Lingkungan keluarga awal karakter dan kepribadian anak di tumbuhkembangkan
PERAN AKUNTANSI DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA MAKASSAR
This study aims to analyze the role of accounting practices in the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Makassar City, particularly in financial management, business planning, and access to financing. The research employs a quantitative approach using a survey method involving 50 MSME actors selected through purposive sampling. Data were collected questionnaires and analyzed using validity, reliability, and linear regression tests with statistical software. The results indicate that accounting practices have a positive and significant effect on financial management, business planning, and access to financing. The coefficient of determination of 53.6% shows that accounting practices contribute substantially to explaining variations in business development. However, the implementation of accounting among MSMEs remains suboptimal due to limited knowledge, human resources, and technology utilization. This study offers theoretical contributions through an integrative approach linking three key aspects of MSME development within a single analytical framework, as well as practical contributions for policymakers and business actors in improving financial management capacity.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran praktik akuntansi dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan, perencanaan bisnis, dan akses pembiayaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 50 pelaku UMKM yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta regresi linear dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan, perencanaan bisnis, dan akses pembiayaan UMKM. Nilai koefisien determinasi sebesar 53,6% menunjukkan bahwa praktik akuntansi memiliki kontribusi yang cukup besar dalam menjelaskan variasi pengembangan usaha. Namun demikian, penerapan akuntansi pada UMKM masih belum optimal karena keterbatasan pemahaman, sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan pendekatan integratif yang menghubungkan tiga aspek utama pengembangan UMKM dalam satu kerangka analisis, serta kontribusi praktis sebagai dasar pengambilan kebijakan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha
Analisis Yuridis Pengedaran Narkotika Jenis Ganja Di Kabupaten Takalar (Studi Putusan Nomor. 122/Pid.Sus/2022/PN Tka)
The results of the study show that the application of Article 111 paragraph (2) of the Republic of Indonesia Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics in decision number 122/pid.Sus/2022/PN.Tka is inappropriate because the judge should have considered the element of criminal conspiracy because in the case in question there was more than one perpetrator (delnemiing) as regulated in Article 1 number (18) of Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics. And the formulation of the indictment made by the public prosecutor is an unclear indictment (obscure liebels). Because the legal facts and the imposition of the article do not match. The appropriate article to apply in this case is Article 114 Paragraph (2) of Law Number 25 of 2009 concerning narcotics Jo. Article 132 paragraph (1) of the Narcotics Law, because based on the data and facts obtained by the author, the case constitutes a criminal conspiracy to commit the crime of buying and acting as an intermediary for the sale and purchase of class I narcotics of the plant type marijuana.Hasil Penelitian menujukkan bahwa penerapan Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika pada putusan nomor 122/pid.Sus/2022/ PN.Tka adalah tidak tepat karena seyogyanya hakim mempertimbangkan unsur permufakatan jahat karena dalam perkara yang dimaksud bahwa terdapat lebih dari satu pelaku (delnemiing) sebagaimana diatur dalam Pasal 1 angka (18) Undang–Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Serta formulasi dakwaan yang dibuat oleh penuntut umum merupakan dakwaan yang kabur (obscur liebels). Dikarenakan antara fakta hukum dan penjeratan pasal tidak sesuai. Pasal yang tepat diterapkan dalam kasus tersebut adalah pasal 114 Ayat (2) Undang–Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang narkotika Jo. Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika, karena berdasarkan data dan fakta yang diperoleh oleh penulis kasus tersebut merupakan suatu pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana membeli dan menjadi perantara jual beli narkotika golongan I jenis tanaman ganja
PENDEKATAN KOLABORATIF DALAM PEMBELAJARAN SUATU STRATEGI MENINGKATKAN INTERAKSI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Abstrak
Proses pembelajaran merupakan serangkaian aktivitas yang disepakati dan dilakukan guru dan murid untuk mencapai tujuan pendidikan secara optimal, oleh karena itu maka dibutuhkan kemampuan psikmotorik seorang tenaga pendidik untuk terus berupaya melakukan suatu strategi pengembangan pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi, keaktifan, kreatifitas, keterampilan belajar peserta didik agar lebih interaktif dalam berinteraksi dan meningkatkan hasil belajar mereka
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui untuk menganalisis peran pendekatan kolaboratif dalam meningkatkan interaksi sosial dan hasil belajar peserta didik di lingkungan pendidikan formal.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan melalui kajian literatur dengan memadukan pendekatan deskriktif kualitatif terhadap temuan empiris .yakni proses penelitian yang dilakukan secara wajar dan natural sesuai dengan kondisi objektif dilapangan tanpa adanya manipulasi terhadap data yang dikumpulkan dengan pendekatan yang dilakukan dalam proses pembelajaran pengembangan pemahaman peserta didik dalam menerima materi yang diajarkan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pendekatan kolaboratif terbukti meningkatkan interaksi sosial dan hasil belajar peserta didik. Melalui model seperti Jigsaw, Student Teams Achievement Divisions (STAD), Team-Based Learning (TBL), dan Problem-Based Learning (PBL)., siswa mengembangkan keterampilan komunikasi, kerja tim, dan pemahaman konseptual. Penerapan strategi ini memerlukan peran aktif guru, desain aktivitas yang tepat, dan pemantauan berkelanjuta
10.36090 KEPUASAN PERKAWINAN PADA PASANGAN TANPA ANAK
Penelitian ini bertujuan mengkaji kepuasan perkawinan pada pasangan yang tidak memiliki anak. Topik ini penting karena kehadiran anak sering dipandang sebagai penanda kelengkapan kehidupan rumah tangga, sehingga ketidakberadaan anak dapat memengaruhi cara pasangan memaknai kualitas perkawinannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2016. Partisipan penelitian adalah dua pasangan suami istri atau empat orang subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola kepuasan perkawinan yang berbeda pada masing-masing pasangan. Pasangan pertama cenderung belum puas terhadap kehidupan perkawinannya terutama karena belum dikaruniai anak, meskipun pada aspek komunikasi, orientasi keagamaan, penyelesaian konflik, pengelolaan keuangan, hubungan seksual, kegiatan waktu luang, kesetaraan peran, dan relasi keluarga mereka menunjukkan kondisi yang cukup baik. Pasangan kedua menunjukkan kepuasan perkawinan yang relatif lebih baik walaupun juga belum memiliki anak, karena hampir seluruh aspek kepuasan perkawinan terpenuhi dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan perkawinan bersifat relatif dan tidak hanya ditentukan oleh kehadiran anak, melainkan juga oleh kualitas interaksi, penerimaan, dan penyesuaian antar pasangan
PENGARUH MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM TERHADAP KARAKTER DAN MORAL SISWA KELAS X DAN XI DI SEKOLAH MA DDI NURUSSALAM LASSA-LASSA KECAMATAN BONTOLEMPANGANG KABUPATEN GOWA
ABSTRAK
Pendidikan karakter dan moral menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan, terutama di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi yang berpotensi menggeser nilai-nilai luhur. Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) memiliki peran penting bukan hanya dalam menambah wawasan sejarah, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai religius, tanggung jawab, kejujuran, serta sikap peduli sosial pada siswa. Namun, masih terdapat variasi dalam perilaku siswa yang menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana pembelajaran SKI berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan moral peserta didik.
Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah mata pelajaran SKI berpengaruh terhadap karakter siswa Kelas X dan XI MA DDI Nurussalam Lassa-Lassa? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara empiris pengaruh pembelajaran SKI terhadap pembentukan karakter siswa Kelas X dan XI MA DDI Nurussalam Lassa-Lassa, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam penguatan pendidikan karakter di madrasah.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 61 siswa kelas X dan XI yang sekaligus dijadikan sampel dengan teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui penyebaran angket, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier sederhana, serta uji t dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata pelajaran SKI berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter siswa, dibuktikan dengan nilai thitung = 6,426 > ttabel = 1,670 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, semakin baik pelaksanaan pembelajaran SKI, semakin tinggi pula karakter siswa yang terbentuk. Penelitian ini menegaskan bahwa SKI berkontribusi penting dalam membentuk generasi berakhlak mulia dan berkarakter Islami
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MICRO PROJECT UNTUK MENINGKATKAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA ANTAR SISWA
Abstrak
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berbhineka termasuk dalam hal Agama. Oleh karena itu, Pendidikan toleransi beragama sangat penting dipelajari mulai dari fase anak-anak. Disinilah peran seorang guru bagaimana menerapkan metode pembelajaran yang sesuai sehingga sikap toleransi beragama ini dapat dipahami dengan baik dan benar oleh siswa.
Rumusan masalah adalah bagaimana penerapan metode pembelajaran Micro Project untuk meningkatkan sikap toleransi beragama antar siswa Kelas IVB UPT SPF SD Inpres Manggala? Berdasarkan rumusan masalah di atas, dapat dirumuskan tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran Micro Project untuk meningkatkan sikap toleransi beragama antar siswa kelas IVB UPT SPF SD Inpres Manggala.
Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan selama dua siklus yang masing-masing siklusnya melalui tahapan Perencanaan, Tindakan, Observasi dan Refleksi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran micro project tentang toleransi beragama efektif dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa melalui kerja sama dan saling menghargai. Pada siklus I, mencapai 67,57% pada pertemuan pertama dan 75,68% pada pertemuan kedua, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 83,78% dan 97,30%. Peningkatan ini membuktikan bahwa nilai toleransi tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga dipraktikkan dalam aktivitas pembelajaran. Dari aspek hasil belajar, ketuntasan siswa pada pre-test hanya 35,14% (13 siswa), sedangkan yang tidak tuntas 64,86% (24 siswa). Pada siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 62,16% (23 siswa) dan yang tidak tuntas 37,84% (14 siswa). Selanjutnya, pada siklus II ketuntasan mencapai 86,49% (32 siswa) dan hanya 13,51% (5 siswa) yang tidak tuntas. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran micro project efektif dalam meningkatkan sikap toleransi dan hasil belajar siswa