Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan
Not a member yet
210 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS TUTORIAL PADA MATA PELAJARAN KELISTRIKAN OTOMOTIF DI KELAS XI JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK N 1 LAHAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Kelistrikan Otomotif di jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK N 1 Lahat. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dan penelitian ini juga menggunakan model pengembangan 4D (four-D), yang terdiri dari empat tahapan, yaitu define (pendefinisian), design (perencanaan), develop (pengembangan), dessiminate (penyebaran). Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif untuk menentukan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Kelistrikan Otomotif. Media pembelajaran ini dirancang dengan menggunakan Lectora Inspire. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Validitas media pembelajaran interaktif dinyatakan valid pada validasi ahli materi dengan nilai 0,95 dan pada validasi ahli media dinyatakan valid dengan nilai 0,93, (2) Praktikalitas media pembelajaran interaktif berdasarkan respon guru dinyatakan sangat praktis dengan nilai 96,11 dan berdasarkan respon siswa dinyatakan sangat praktis dengan nilai 90,54, (3) Efektivitas media pembelajaran interaktif dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dimana rata-rata pretest 61,46% menjadi rata-rata postest 81,37%. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Kelistrikan Otomotif ini valid, praktis, dan efektif untuk dimanfaatkan sebagai sebuah media pembelajaran
EXSPERT VALIDITY PADA PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK E COMMERCE PADA PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN
Ekonomi digital menuntut perubahan dalam penerapan kurikulum pembelajaran kewirausahaan. Relevansi kompetensi dan kebutuhan industri menjadi dasar dalam melakukan inovasi dalam pembelajaran kewirausahaan. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan pada model pembelajaran berbasis proyek e commerce pada mata kuliah kewirausahaan, model memiliki 8 fase sebagai kerangka acuan dalam melaksanakan pembelajaran, validasi pakar menyatakan bahwa aspek rasionalisasi model, aspek teori pendukung, aspek syntax, aspek sistem sosial, aspek prinsip reaksi, aspek system pendukung, dan aspek dampak instruksional dan dampak pengiring memiliki kategori valid dengan skor > 0.60. Validasi ini dilakukan oleh lima orang para ahli sebagai validator. Penilaian yang dilakukan pakar selaku validator terkait dengan aspek instruksional dan aspek teknis untuk menghasilkan model pembelajaran dengan isi dan struktur yang berkualitas tinggi. Model baik untuk diterapkan pada pembelajaaran Kewirausahaan berbasiskan produk e commerce untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha mahasiswa di era ekonomi digital
KORELASI KEMAMPUAN MENYUSUN PARAGRAF DAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA DENGAN KETERAMPILAN MENULIS LAPORAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan korelasi kemampuan menyusun paragraph dan motivasi berprestasi siswa dengan keterampilan menulis laporan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Jurusan Teknik otomotif SMK Negeri 1 Lahat dengan jumlah siswa 125 siswa. Ukuran sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin dengan kelonggaran penelitian yang digunakan dalam pengambilan sampel penelitian 5 % sehingga jumlah sampel yang dalam penelitian ini sebanyak 95 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah tes dan questionare. Penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dengan menggunakan metode statistik berupa korelasi dan regresi yang akan digunakan untuk pengujian hipotesis-hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini membuktikan hubungan positif kemampuan menyusun paragraf terhadap kemampuan menulis laporan siswa. Semakin baik kemampuan menyusun paragraph seorang siswa maka akan semakin baik pula kemampuan menyusun laporannya, dan begitu sebaliknya. Berdasarkan analisis data yang ditemukan bahwa terdapat hubungan posotif yang signifikan antara variabel motivasi berprestasi dengan kemampuan menyusun laporan siswa. Hal ini mejelaskan semakin tinggi motivasi berprestasi seseorang maka laporan yang dibuatnya akan memiliki kualitas yang baik pula dan begitu sebaliknya. Semakin kurang motivasi berprestasi siswa maka akan semakin rendah pula kualitas laporan yang dihasilkan. 
MEWUJUDKAN TUJUAN PENDIRIAN AKADEMI KOMUNITAS MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING
Akademi komunitas merupakan bentuk Pendidikan vokasional baru yang ada di Indonesia. Basis pendirian dari Akademi komunitas ini adalah keunggulan lokal atau memenuhi kebutuhan khusus, hal ini bertujuan untuk mengembangkan potensi yang ada didaerah. Untuk mewujudkan tujuan dari pendirian Akademi Komunitas ini, maka perlunya suatu inovasi pada kegiatan pembelajaran yaitu dengan memilih model pembelajaran yang dapat mewujudkan tujuan dari pendirian Akademi Komunitas tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mendiskripsikan pembelajaran Praktek Las di Akademi Komunitas dengan penerapan model project based learning dalam mewujudkan tujuan pendiriannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari penerapan model project based learning pada mata kuliah praktek las yang telah dilakukan mahasiswa mampu mengidentifikasi potensi, tantangan atau masalah yang ada didaerah sekitaran Akademi Komunitas. Hasil indetifikasi dan diskusi tentang potensi daerah yang dilakukan oleh mahasiswa adalah pada bidang pertanian dan masalahnya alat pertanian yang dimiliki oleh petani masih konvesional. Berdasarkan hal ini mahasiswa membuat tugas proyek berupa alat pertanian sederhana. Produk hasil tugas proyek mahasiswa ini berpotensi untuk mengembangkan potensi daerah dan memecahkan masalah yang berkembang dimasyarakat. 
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN MENGHIAS KUE DI JURUSAN IKK FPP UNP
Berdasarkan observasi awal, hasil belajar dan kreatifitas mahasiswa Jurusan IKK yang mengambil mata Kuliah Menghias Kue masih rendah, diperkirakan rendahnya hasil belajar ini disebabkan oleh keterbatasan sumber belajar atau media pembelajaran yang ada, masih terdapatnya kekurangan pada media pembelajaran yang ada. Oleh karena itu, dirancang dan dibuatlah sebuah media pembelajaran berupa modul pembelajaran untuk mata Kuliah Menghias Kue. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan modul pembelajaran agar layak digunakan di lapangan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan Four-D (4D). Prosedur pengembangan Four-D (4D) yaitu Define (pembatasan), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Jenis data yaitu data primer dimana data yang diberikan oleh ahli, dosen, dan mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan kevalidan dan kepraktisan modul pembelajaran . Hasil yang diperoleh dari penelitian pengembangan ini adalah sebuah modul pembelajaran Menghias Kue yang valid dan praktis bagi mahasiswa Jurusan IKK FPP UNP. 
STUDI PENYEBARAN KONTAMINAN LOGAM BERAT TIMBAL (PB) DAN MERKURI (HG) DARI AIR LINDI TERHADAP AIR SUNGAI (STUDI KASUS TPA REGIONAL KOTA SOLOK)
Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPA) merupakan tempat untuk menampung pembuangan sampah dari berbagai lokasi, yang biasa cakupannya adalah satu kota. Penyingkiran dan pemusnahan sampah ke dalam tanah merupakan cara yang selalu digunakan, karena biaya relatif murah, pengoperasiannya mudah dan luwes dalam menerima limbah. Setiap TPA memiliki karakteristik air lindi yang berbeda tergantung dari proses yang terjadi di dalam landfill, yang meliputi proses fisika, kimia dan biologis. Umumnya lindi mengandung Chemical Oxygen Demand (COD), Biology Oxygen Demand (BOD), Total dissolved solids (TDS), total organic carbont (TOC), senyawa nitrogen nitrogen dan berbagai jenis logam berat yang tinggi. Parameter pencemar yang di tinjau pada penelitian ini adalah timbal (Pb) dan Mercury (Hg). Untuk mengetahui penyebaran kontaminan, pada penelitian dilakukan permodelan matematis timbal (Pb) dan Mercury (Hg) dengan munggunakan model analitik 1-dimensi dan 2 dimensi berdasarkan persamaan adveksi dan dispersi pada air tanah dan air permukaan. Penelitian ini dilakukan di sungai sawah lansek yang merupakan badan air tempat mengalirnya lindi dari TPA regional kota solok. Konsentrasi timbal (Pb) dan Mercury (Hg) diukur pada 3 titik, dari hasil pengukuran tersebut diketahui bahwa sawah lansek memang tercemar oleh lindih TPA yang dilihat dari konsentrasi timbal (Pb) dan Mercury (Hg) yang sudah melebihi baku mutu. Simulasi dari timbal (Pb) dan Mercury (Hg) menunjukkan semakin lama waktu (t), input polutan yang konstan membuat beban kontaminan semakin besar. Akibatnya konsentrasi kontaminan pada t yang lebih besar akan mengalami penurunan yang lebih jauh. Hasil simulasi konsentrasi timbal (Pb) dan merkuri (Hg) telah mencapai jarak ± 100 Meter dari TPA kontaminan terus menyebar seiring bertambahnya umur TPA, kontaminan timbal (Pb) dan mercury (Hg) telah mencapai sungai Batang Lembang yang berjarak ± 2500 Meter dari TPA, dan mengalami penurunan pada jarak yang lebih jauh
PEMANFAATAN LIMBAH ABU TERBANG BATUBARA (FLY ASH) DI PLTU OMBILIN SEBAGAI BAHAN KOAGULAN
Energi listrik salah satunya dihasilkan dari energi kinetik uap yang menggunakan batubara sebagai bahan bakarnya. Penggunaan batubara menghasilkan hasil samping yaitu limbah abu dalam jumlah banyak yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak ditangani dengan benar. Berbagai macam penelitian telah dilakukan untuk menangani limbah abu salah satunya yaitu menjadikan limbah abu menjadi bahan koagulan. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat bahan koagulan dengan cara mengekstrak abu terbang dengan menggunakan asam sulfat dengan variasi konsentrasi 1%,2%,3%,4%,5%,10%, dan 15%. Pengujian kualitas koagulan fly ash ini dilakukan dengan cara dilakukan pengujian pada laboratorium dengan menguji nilai pH, turbidity, dan pengujian jar test guna melihat kualitas dari koagulan fly ash. Hasil dari pengujian laboratorium yaitu didapatkan koagulan pada konsentrasi 4% merupakan hasil terbaik yaitu didapatkan nilai pH 6,98, conductivity 221,8 µS/cm, tubidity 3,50 NTU dari hasil tersebut menyatakan bahwa koagulan fly ash bias digunakan sebagai bahan alternatif pengganti alum karena sifat yang dimiliki relatif sama dan dari uji jar test hasil pengujian sampel yang menggunakan koagulan fly ash mampu membuat sampel kedalam range standard kualitas air PLTU Ombilin. Karena menjadi bahan alternatif pengganti alum maka dengan menggunakan koagulan fly ash ini juga dapat menguntungkan secara materi
KONTRIBUSI BAKAT MEKANIK DAN PERSEPSI TENTANG KINERJA GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR PRODUKTIF SISWA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN SMK NEGERI 2 SAWAHLUNTO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan: (1) kontribusi bakat mekanik terhadap prestasi belajar produktif siswa Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Sawahlunto, (2) kontribusi kinerja guru dilihat dari persepsi siswa terhadap prestasi belajar produktif siswa Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Sawahlunto, (3) kontribusi bakat mekanik siswa dan kinerja guru dilihat dari persepsi siswa secara bersama-sama terhadap prestasi belajar produktif siswa Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Sawahlunto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified random sampling sebanyak 74 orang dengan Populasi seluruh siswa Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Sawahlunto tahun ajaran 2011/2012. Data dianalisis dengan teknik korelasi dan regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga hipotesis yang diajukan dapat diterima pada taraf kerpercayaan 95%. Ditemukan bahwa bakat mekanik, kinerja guru, dan bakat mekanik bersama-sama kinerja guru, berkontribusi berturut-turut sebesar17,90%, 22,60% dan 27,10% terhadap prestasi belajar siswa Produktif Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri 2 Sawahlunto
VALIDITAS MODUL PEMBELAJARAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA KULIAH TEORI TEKNIK FABRIKASI
Proses pembelajaran di kelas dengan penerapan metode ceramah dan penggunaan media pembelajaran berupa powerpoint mengakibatkan kurangnya keaktifan mahasiswa. Untuk itu diperlukan strategi dalam mengajar yang dapat meningkat keaktifan mahasiswa. Dalam artikel ini peneliti menggembangkan modul pembelajaran berbasis model Kooperatif Tipe Jigsaw. Dengan pembelajaran model Kooperatif Tipe Jigsaw, keaktifan mahasiswa dapat ditingkatkan. Tujuan penelitian untuk menghasilkan modul pembelajaran model Kooperatif Tipe Jigsaw pada mata kuliah teori Teknik Fabrikasi yang valid agar layak digunakan di lapangan. Model penelitian yang digunakan adalah pengembangan IDI (Instruksional Development Institute). Subjek penelitian adalah mahasiswa Teknik Mesin FT-UNP yang mengambil mata kuliah Teknik Pemesinan dan Fabrikasi. Jenis data yaitu data primer dimana data yang diberikan oleh dosen ahli. Instrumen pengumpul data berbentuk angket. Teknik analisis data deskriptif untuk mendeskripsikan kevalidkan modul teori Teknik Fabrikasi model Kooperatif Tipe Jigsaw. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa modul teori Teknik Fabrikasi model Kooperatif Tipe Jigsaw ini valid untuk dimanfaatkan sebagai modul pembelajaran pada mata kuliah teori Teknik Fabrikasi. 
ENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMK NEGERI 1 LAHAT
Penelitian ini berawal dari masalah banyaknya mahasiswa yang memperoleh nilai rendah pada mata pelajaran fisika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar pada mata pelajaran fisika pada siswa SMK N 1 Lahat. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen menggunakan desain faktorial 2×2, yakni dengan memperhatikan kemungkinan adanya variabel moderator yang mempengaruhi penelitian (independent variable) terhadap hasil (dependent variable). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 587 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TSM 1 untuk kelas eksperimen dan X TKR 1 untuk kelas kontrol dengan pertimbangan kelas tersebut memiliki tingkat kemampuan sama. Kelas X TSM 1 diberikan metode pembelajaran problem solving sedangkan kelas X TKR 1 diberikan metode pembelajaran konvensional. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data hasil penelitian dengan menggunakan teknik anova dua jalur. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa: a) rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode problem solving, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional, b). Rata-rata hasil belajar mata pelajaran fisika memiliki motivasi berprestasi lebih tinggi dibandingkan dengan rata – rata hasil belajar siswa memiliki motivasi rendah, c) terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan motivasi berprestasi dalam mempengaruhi hasil belajar siswa di dalam mata pelajaran fisika