Sistem Jurnal UNU Purwokerto (SJU)
Not a member yet
318 research outputs found
Sort by
Portraying Teachers' Strategies in Teaching English for Young Learners
Teaching English to young learners in Indonesia remains a controversial topic among teachers and parents. Parents are particularly concerned about their children's progress in communication and interaction skills. Many English courses and programs are rapidly attracting children and their families from middle-class to upper-class backgrounds. However, there are concerns that teaching English in Indonesia emphasizes rote learning of rules and sentence development. Additionally, some teachers lack the necessary educational experience to effectively teach young learners. To address these concerns, a study was conducted using qualitative methods to explore perceptions and strategies in Teaching English to Young Learners (TEYL). The research subjects included teachers and parents. The study identified two critical factors that need attention in teaching English to young learners.
The first factor is perception. Both teachers and parents believe that starting English education at a young age leads to greater knowledge acquisition. Teacher perception received the highest score, with 74 out of 80, while parents' perception scored 57 out of 70. The second factor is strategy. Teachers are encouraged to implement appropriate strategies based on the specific conditions and situations of the school. Video-based instruction was found to be the most suitable method for student engagement and character development. Overall, this study highlights the importance of addressing perceptions and employing effective strategies when teaching English to young learners in Indonesia. By considering these factors, educators can create a more productive and engaging learning environment for children
Memetakan Habituasi Membacakan Buku pada Anak Berbasis Literasi Keluarga
Orang tua menjadi tonggak pertama stimulus ilmu pengetahuan kepada anak. Orang tua memiliki peran penting dalam menyemai habituasi bagi anak. Habituasi-habituasi yang didapatkan oleh anak akan berpengaruh kepada perekembangan kemampuan ilmu pengetahuan yang anak miliki. Habituasi membacakan buku pada anak yang dilakukan oleh orang tua menjadi solusi penting dalam menciptakan kemahiran berbahasa sejak dini pada anak. Hal ini terjadi karena kegiatan habituasi adalah kegiatan yang dilakukan berulang-ulang yang mampu mengkondisikan anak berkolaborasi dengan stimulus ilmu pengetahuan yang diberikan oleh orang tua. Artikel ini bertujuan untuk memanfaatkan dan mengetahui efektivitasi kegiatan habituasi membacakan buku pada anak dalam menumbumbuhkan kemahiran berbahasa melalui literasi yang dilakukan oleh orang tua. Artikel ini ditulis berdasarkan studi lapangan penulis kepada satu keluarga dengan dua orang anak yang mendisain habituasi membacakan buku dalam lingkungan keluarga di kehidupan sehari-hari. Berdasalkan hasil penelitian ini menjawab persoalan kontekstual mengenai tantangan-tantangan berbahasa dan strategi di lingkungan keluarga dalam kemahiran berbahasa. Habituasi membacakan buku merupakan factor pendampingan dalam menanamkan literasi melalui keluaraga dan menumbuhkan kemahiran berbahasa pada anak
Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Keluarga Di Masa Pandemi Covid-19
The COVID-19 pandemic has had a major impact on the education system and governance, the learning environment of students during the pandemic has to switch to a home with an online learning system. This of course also has an impact on changing the learning curriculum both at school and at home. This study aims to describe and analyze the curriculum of early childhood education in the family during the COVID-19 pandemic. This research is a type of phenomenological research, where researchers try to describe events in the field. Data were collected by interview and observation techniques. The data analysis techniques used are reduction, data presentation and fermentation as well as drawing conclusions. The results of this study show that in the preparation of the child's education curriculum while at home, parents can refer to four aspects, namely, aspects of child growth and development, aspects of play, aspects of learning, aspects of family. Meanwhile, the resulting curriculum is in the form of a new order for children's learning activities while at home
Perbandingan Nyala Antara Biopelet dan Biobriket Dari Limbah Ampas Teh Dengan Campuran Limbah Bonggol Jagung
Kebutuhan energi di Indonesia semakin hari semakin meningkat. Seiring perkembangan zaman jumlah penduduk juga semakin meningkat. Kurangnya cadangan minyak, penghapusan subsidi menyebabkan harga minyak semakin lama meningkat. Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberadaan hayatinya. Salah satu keanekaragaman hayati yang dapat dimanfaatkan dalam bidang perindustrian dari rumah tangga yakni ampas teh, dan tepung kanji.
Ampas teh merupakan salah satu limbah rumah tangga dan termasuk limbah padat. Biobriket adalah bahan bakar yang terbuat dari limbah organik yang telah dikeringkan dan diformulasikan menjadi bentuk yang mudah digunakan sebagai pengganti kayu atau batubara sedangkan biopelet adalah bahan bakar yang terbuat dari limbah organik yang telah dikeringkan, dicampur dengan bahan perekat, dan ditekan menjadi bentuk pelet kecil.
Tujuan pembuatan biopelet dan biobriket untuk menentukan perbandingan dari waktu nyala serta lama nyala dengan perlakuan yang sama setiap komposisinya, serta limbah bonggol jagung untuk campuran perbandingan dan menganalisis nyala apakah sudah memenuhi standar SNI. Metode penelitian persiapan bahan alat, dan melakukan analisis data menggunakan analysis of varians (ANOVA) melakukan uji beda menggunakan SPSS. Hasil pengujian menunjukan bahwa nyala biopelet dan biobriket terbaik adalah komposisi 50%-50% bonggol jagung dan ampas teh dengan nilai 28.30 s dan 31.30 s. Data tersebut belum memenuhi SNI dengan nilai 30.9 s
Pengaruh Penambahan Sekam Padi Terhadap Kualitas Biobriket dari Limbah Ampas Kopi
Ampas kopi dan sekam padi merupakan limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai biomassa. Salah satu cara pemanfaatan limbah ampas kopi dan sekam padi adalah memanfaatkannya menjadi biobriket. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan sekam padi terhadap kualitas biobriket dari limbah ampas kopi. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh kualitas biobriket yang terbaik dari pengaruh penambahan sekam padi terhadap kualitas biobriket dari limbah ampas kopi. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan acak Lengkap (RAL) dengan tiga komposisi perlakuan berbeda, yaitu komposisi (A) 100% ampas kopi, komposisi (B) 75% ampas kopi dan 25% sekam padi, dan komposisi (C) 50% ampas kopi dan 50% sekam padi. Terdapat perbedaan yang sangat besar pada setiap perbandingan komposisi bahan baku briket ampas kopi dan sekam padi. Dimana perlakuan komposisi 50% ampas kopi dan 50% sekam padi(C) menunjukkan kualitas paling baik dibandingkan dengan komposisi 100% ampas kopi (A) dan komposisi 75% ampas kopi dan 25% sekam padi (B)
A MORPHOLOGICAL ERRORS ANALYSIS IN DESCRIPTIVE TEXTS WRITTEN BY THE STUDENTS
This research aimed to find out the types of morphological errors in descriptive texts and the causes of the errors. The research type was error analysis research. The techniques of collecting the data were written test and documentation. The subject of this research was the first-grade students of SMK Ma’arif NU 2 Ajibarang. The data gathered were analyzed using several relevant theories. The data analysis revealed that there were six types of morphological error called third-person singular error, article error, omission of noun plural, additional of noun plural, inflectional error, and possessive case error. Furthermore, the possible causes of the errors were incomplete of rule restriction, ignorance of the rule restriction, interlingual error, and carelessness
ANALISIS KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. MITRA KARYA UTAMA PURBALINGGA DITINJAU DARI ASPEK KOMPENSASI, MOTIVASI DAN DISIPLIN
The primary objective of this study is to ascertain the impact of compensation, work motivation, and work discipline on employee job satisfaction within the context of PT Mitra Karya Tri Utama Purbalingga. This research adopts a quantitative approach, employing a simple random sampling technique to collect data via a questionnaire administered to a total of 93 respondents. The data analysis methodology encompasses descriptive statistics, instrument testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, F-test, t-test, and coefficient of determination test. Upon scrutinizing the outcomes of the data analysis, it is evident that the compensation variable (X1) exhibits a partial, positive, and statistically significant influence on job satisfaction (Y), as substantiated by the t-statistic (t-count) of 2.795, surpassing the critical t-value (t-table) of 1.990. Conversely, the variables of work motivation (X2) and work discipline (X3) demonstrate no statistically significant positive influence on employee job satisfaction, as evidenced by the t-count values for work motivation (X2) at -1.559 and work discipline (X3) at -0.571, both falling below the critical t-value of 1.990. Consequently, it can be deduced that, collectively, the variables of compensation (X1), work motivation (X2), and work discipline (X3) do not exert a statistically significant positive impact on the job satisfaction (Y) of PT Mitra Karya Tri Utama Purbalingga's employees
Kepemimpinan Berbasis Nilai Islam dalam Mempelajari Biologi
This article aims to explore the implications of Islamic values-based leadership in the context of learning biology and the responsibility of protecting the environment. This approach allows the formation of character of students who are not only scientifically intelligent, but also responsible, fair, and caring for the natural environment. We discuss how Islamic-based leadership influences approaches in biology learning, integrating the values of justice, sustainability, and moral responsibility in teaching. In addition, we highlight the role of principals as agents of change, integrate environmental principles into school policies, and engage students in environmental projects. This article offers in-depth insights into how this approach creates a generation of students who are skilled and care about the future of the earth, making a significant contribution to environmental management and global sustainability
Analisis Bentuk Kala dalam Verba Bahasa Arab
Abstrak
Tujuan dan penelitian ini adalah untuk mengetahui terkait konseptualisasi kala dalam bahasa Arab dan Ketentuan-ketentuan perubahan kala bahasa Arab secara morfemis. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini termasuk penelitian riset kepustakaan (library research), Dalam penelitian ini peneliti menggunakan data pustaka berupa bahasa tulis berbahasa Arab yang dijadikan sebagai bahan penelitian diambil dari Koran, textbook, dan Al-Qur’an. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan pertama konseptualisasi Kala dalam bahasa Arab terbagi menjadi tiga bagian; Pertama kala lampau yang terdiri dari 9 bentuk, 1) Kala lampau jauh, 2) Kala lampau dekat, 3) Kala lampau baru, 4) Kala lampau berakhir pada masa sekarang, 5) Kala lampau yang berlanjut hingga masa sekarang, 6) Kala lampau kontinu, 7) Kala lampau biasa, 8) Kala lampau hamper, dan 9) Kala lampau mulai. Kedua kala kini yang terdiri dari 3 bentuk, 1) Kala kini biasa, 2) Kala kini kontinu, dan 3) Kala kini baru. Ketiga kala mendatang yang terdiri dari 4 bentuk, 1) Kala mendatang biasa, 2) Kala mendatang dekat, 3) Kala mendatang jauh, dan 4) Kala mendatang kontinu. Kesimpulan kedua bahwa perubahan kala bahasa Arab secara morfemis terdapat beberapa ketentuan; pertama ketentuan Fi’il Mudhori’ yang menunjukan zaman hal (kala kini) ketika terdapat ; ما Nafiyah (negative), انNafiyah (negative), ليس Nafiyah (negative), dan لام Ibtida’ (permulaan). Kedua ketentuan Fi’il Mudhori’ yang menunjukan zaman istiqbal (kala mendatang) ketika terdapat ; huruf tambahan س, tambahan lafadzسوف , Kemasukan ‘amil nawashib, Kemasukan ‘amil jawazim (selain لم dan لما ), نون taukid (penguat), Adatu al-tarajji (harapan), dan Ketika bermakna tholabi (tuntutan/doa). Ketiga ketentuan Fi’il Mudhori’ yang menunjukan zaman madhi (Kala lampau) ketika terdpat : Lamu al-jazimah, Lamma al-jazimah, dan Rubbama. Keempat ketentuan Fi’il Madhi yang menunjukan zaman hal (Kala kini); Ketika yang digunakan untuk perjanjian (‘uqud). Kelima ketentuan Fi’il Madhi (verba berkala lampau) yang menunjukan zaman istiqbal (kala mendatang) ketika: Berada setelah adat syarat kecuali (لو), Setelah لا نفى (negative) yang didahului oleh qosam dan digunakan untuk kalimat do’a
PENGGUNAAN METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KELAS IB MI MA’ARIF NU CIPETE
Salah satu kemampuan dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia adalah membaca. Membaca merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh siswa. Membaca diajarkan pada siswa usia dini termasuk pada kelas rendah contohnya kelas 1. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif-deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada semester 1 tahun pelajaran 2023/2024. Adapun pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pelaksanaanya penggunaan metode drill dapat meningkatkan kemampuan membaca kelas IB mengalami peningkatan. Terbukti dengan kelas IB antusias dengan menyetorkan bacaannya secara berulang-ulang setiap harinya sehingga siswa mengalami peningkatan dan perubahan yang signifikan dalam membaca