Sistem Jurnal UNU Purwokerto (SJU)
Not a member yet
318 research outputs found
Sort by
PENDAMPINGAN PEMBUATAN KIT SAINS SEDERHANA BAGI MGMP IPA BERORIENTASI PEMAHAMAN SAINS MEMANFAATKAN LIMBAH ANORGANIK PEMULUNG
Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk mengembangkan Komponen Instrumen Terpadu (KIT) sains sederhana memanfaatkan limbah anorganik pemulung yang berorientasi pada pemahaman sains siswa terhadap MGMP IPA MTs di Kabupaten Kudus. Permasalahan yang ada di sekolah ialah kurangnya ketersediaan alat peraga IPA. Di samping itu, sampah anorganik yang ada di masyarakat tidak termanfaatkan dengan baik. Berdasarkan permasalahan-permasalahan tersebut penting dilakukan kegiatan pengabdian untuk memanfaatkan limbah anorganik dari pemulung sebagai alat peraga IPA sederhana dalam bentuk KIT sains sederhana. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahapan antara lain, 1) Tahap Desain Prototype KIT Sains Sederhana, 2) Tahap Pemilihan Limbah Anorganik pada Pemulung atau Pengepul, 3) Tahap Workshop Pembuatan KIT Sains Sederhana, 4) Tahap Implementasi KIT Sains dalam Pembelajaran di MTs, 5) Tahap Evaluasi dan Diseminasi Pembuatan KIT Sains Sederhana. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan beberapa KIT sains sederhana antara lain, 1) Spin pengukuran, 2) Kotak Konveksi, 3) Organ paru saat merokok, 4) Hologram, 5) Model atom, 6) elektroskop sederhana. Selain itu, berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa produk yang dihasilkan memuliki kualitas yang baik, persepsi guru baik, antusiasme guru dan siswa juga baik, serta terdapat peningkatan pemahaman sains siswa
PENGARUH METODE FUN LEARNING TERADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PENJUMLAHAN PADA SISWA TK USIA 5-6 TK MELATI
Matematika merupakan salah satu jenis pengetahuan yang dibutuhkan manusia dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari. Matematika pada anak usia dini dapat ter- diri dari konsep angka, pola dan hubungan-hubungannya, geometri, pengukuran serta pengumpulan, penyajian data dan organisasi. Tujuan penelitian ini ialah guna melihat dampak teknik fun learning terhadap hasil belajar matematika dengan materi penjumlahan pada TK MELATI Desa Pancabakti Kec. Tegineneng Kab. Pesawaran. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian tindakan ruang kelas. Subjek dalam studi ini terdiri dari 22 siswa TK MELATI Desa Pancabakti Kec. Tegineneng Kab. Pesawaran. Penelitian ini mengunakan instrumen penghimpun data. Merujuk analisis hasil penilaian di setiap siklus, telah terjadi pertumbuhan yang sangat besar di setiap siklus. Hal ini tercermin dari hasil penguasaan siswa pada siklus I dengan daya serap atau penguasaan (77%) dan meningkat pada siklus II (95,45%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan fun learning memiliki dampak yang sangat luar biasa terhadap efek pengenalan materi penjumlahan pada TK MELATI Desa Pancabakti Kec. Tegineneng Kab. PesawaranTahun Pelajaran 2022/2023.
Mathematics is a type of knowledge that humans need to carry out their daily lives. Mathematics in early childhood can consist of the concept of numbers, patterns and their relationships, geometry, measurement and collection, presentation of data and organization. The aim of this research is to see the impact of fun learning techniques on mathematics learning outcomes with addition material at MELATI Kindergarten, Pancabakti Village, District. Tegineneng District. Pesawaran. This research uses classroom action research techniques. The subjects in this study consisted of 22 MELATI Kindergarten students, Pancabakti Village, Kec. Tegineneng District. Pesawaran. This research uses data collection instruments. Referring to the analysis of the assessment results in each cycle, there has been enormous growth in each cycle. This is reflected in the results of student mastery in cycle I with absorption or mastery (77%) and increased in cycle II (95.45%). So it can be concluded that the fun learning approach has a tremendous impact on the effect of introducing addition material at MELATI Kindergarten, Pancabakti Village, District. Tegineneng District. Pesawaran Academic Year 2022/2023
ANALISIS KOMPETENSI PADA MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA DALAM PERSPEKTIF RANAH KOGNITIF PADA KELAS IV DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis kompetensi pada modul pengajaran kurikulum mandiri dari perspektif domain kognitif di kelas IV Madrasah Ibtidaiyah (MI). Dari hasil penelitian ini, dapat diidentifikasi berbagai tingkatan kognitif dan kemampuan internalnya yang ditampung oleh guru dalam modul ajar yang mereka siapkan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya seperangkat kompetensi adalah seperangkat tujuan pembelajaran yang ingin dicapai siswa dalam kegiatan pembelajaran. Seperangkat kompetensi ini mencakup domain kognitif dan non-kognitif. Kompetensi yang mencakup domain kognitif dicapai oleh siswa dari level C1 hingga C6 sehingga pembelajaran dalam kurikulum mandiri mampu mengakomodasi aspek HOTS. Namun, berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa tidak semua tema atau topik dapat mengarah pada pencapaian aspek HOTS. Dalam penelitian ini dapat dilihat bahwa konsep HOTS dapat dicapai dalam mata pelajaran bahasa Indonesia namun tidak dapat dicapai dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Hal ini terjadi karena mata pelajaran IPA lebih rumit dibandingkan dengan mata pelajaran bahasa Indonesia
PENGUATAN NORMA TERHADAP PERILAKU PESERTA DIDIK MELALUI PROFIL PANCASILA DI KELAS V SDN 098 PIDOLI MANDAILING NATAL
Penelitian bertujuan untuk mengetahui penguatan norma terhadap perilaku peserta didik sebagai penguatan terhadap Profil Pancasila. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik penelitian dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara sedangkan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang di dapatkan oleh peneliti bahwa perlakuan peserta didik berdasarkan norma dan Profil Penguatan Pancasila yaitu: beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, bergotong royong, mandiri, berpikir kritis, kreatif, datang kesekolah tepat waktu, menghormati pendidik dan teman, memperhatikan pendidik ketika sedang menjelaskan di kelas. Sedangkan norma yang di terapkan di sekolah: Norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, dan norma huku
PENGENALAN PRODIGY SEBAGAI PLATFORM GAMIFIKASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK SD/MI
Matematika masih dianggap sebagai pelajaran yang membosankan dikarenakan monotonnya pengajaran yang dilakukan oleh guru. Untuk mengurangi permasaalahan tersebut maka perlu adanya pemilihan metode lain yaitu gamifikasi. Gamifikasi dalam pembelajaran telah banyak diteliti dengan hasil mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik Begitu pula gamifikasi dalam pembelajaran matematika. Gamifikasi dalam pembelajaran harus disertai dengan platform yang mendukung. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif menggunakan penelitian sttudi kepustakaaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasanya platform prodigy adalah platform gamifikasi matematika yang sudah didesain gratis dan bisa langsung digunakan oleh peserta didik. Adapun platform prodigy memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihannya adalah tidak perlu adanya membuat soal dan mengedit soal. Sedang kekurangannya adalah masih full menggunakan bahasa Indonesia sehingga perlu adanya pendamping. Resolusi gambar rendah lebih cocok untuk tablet dan tidak adanya fitur input soal sendiri sesuai dengan kurikulum
MOTIVASI KERJA DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SMP MAARIF NU DI KABUPATEN BANYUMAS
This study aims to analyze the effect of compensation, ability, motivation, and the principal's performance on teacher performance at SMP Ma’arif NU in Banyumas Regency. Analyzing the principal’s compensation, ability, motivation, and leadership, which have the most dominant positive effect on teacher performance at SMP Ma’arif NU in Banyumas Regency. This study uses quantitative research methods. Sampling In the study, we used a probability sampling technique, proportional stratified random sampling. The research data was obtained by distributing questionnaires about compensation, ability, motivation, and the principal’s leadership to 68 respondents. Data analysis was carried out with the statistical tool used as multiple regression using SPSS 20. Statistical software. The result of this study indicates in the F Test (simultaneous) that compensation, ability, motivation, principal’s performance is significantly 0.000 < 0.05 and Fcount 61.169 > F Table 2.52. That the dependent variable is simultaneously able to explain changes in the Independent variable. Compensacion variable standardized coefficient value (-0.08), tcount (-1.114) dan sig 0.270 > 0.05 it can be concluded that the compensation variable has a negative effect on teacher performance the ability variable shows the significance value of standardized coefficients 0.687, and tcount (8.796) and sig 0.000 < 0.05 it is concluded that the ability has a positive influence on teacher performance. Motivation value standardized coefficients 0.397 t count 4.184 and sig 1.00 < 0.05 it can be concluded that the motivation variable has a positive influence on teacher performance. The variable of school principal's leadership values standardized coefficients(-0.098), tcount (-1.168) and sig 0.247 > 0.005 it is concluded that the principal’s leadership variable has a negative influence on teacher performance. The results showed that in the multiple regression analysis with the largest value of standardized coefficients 0.687 was the ability variabel. It is concluded that the most dominant variable that has a positive effect on teacher performance is the ability variable
IMPLEMENTASI INTEGRASI KURIKULUM PAI TERHADAP TIGA RANAH KEILMUAN (KOGNITIF, AFEKTIF, PSIKOMOTORIK) DI MI NURUL UMMAH KOTAGEDE
Abstrak: Strategi pengembangan Kurikulum terhadap penguatan tiga ranah pendidikan di MI Nurul Ummah sebagai berikut bahwasanya terdapat strategi pengintegrasian kurikulum di MI Nurul Ummah yaitu antara kurikulum Diknas, kurikulum Mennag dan Kurikulum khas yang ada di MI Nurul Ummah itu sendiri. Dengan adanya pengintegrasian ini guna penguatan tiga ranah aspek dalam pendidikan yaitu aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Adapun ciri khas kurikulum yang diterapkan adalah penerapan system fullday school berupa program khusus yaitu tahsin dan tahfidz. Penelitain ini menggunalan metode Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif yang menggunakan beberapa teknik dalam pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi.
 
Pengaruh Belajar Bahasa Arab Terhadap Kemudahan Menghafal Al-Qur'an Santri Ma'had Aly Pondok Qur'an Bandung
The research that was carried out was motivated by the many factors that become challenges for someone to memorize the Qur’an at Santri Ma'had Ali Pondok Qur'an Bandung. The aim of this research is to analyze and prove the influence of learning Arabic and memorizing the Qur’an at the Ma'had Aly Pondok Qur'an Bandung. This research uses a descriptive quantitative method, where data collection is carried out by distributing questionnaires, then processing it into diagrams and presenting the data results descriptively. The resulting research shows that Arabic has an influence on memorizing the Qur’an, namely making it easier for students to remember the verses of the Qur’an by understanding their meaning and significance. Arabic helps to understand the verses of the Qur’an, because the Qur’an itself uses Arabic. The majority of students who can speak Arabic find it helpful when memorizing the Qur’an
Pembiasaan Pembelajaran Akhlakul Karimah Berbasis Pesantren Sejak Usia Dini
Islamic boarding schools have an important role in shaping akhlakul karimah or noble behavior in the younger generation. However, most pesantren usually focus on secondary and advanced education, while the formation of good morals from an early age is also very important. So there is a habit of learning akhlakul karimah on the basis of Islamic boarding schools for early childhood at the age of 3 to 6 years at Madin Rodlotul Ilmi Punggelan, Banjarnegara. From here, the purpose of this study is to explain how the habituation of learning akhlakul karimah with the basis of Islamic boarding schools since early childhood in Madin Raudhatul Ilmi Wanasari RT 02 RW 04 Sidarata Village, Punggelan District, Banjarnegara. This research was conducted with a description-observation study by collecting data in the field which is called descriptive qualitative by taking data sources from active observation, interview and documentation techniques. The results of this study indicate that the habituation of learning akhlakuk karimah on the basis of Islamic boarding schools for children aged 3 to 6 years consists of four things, namely: (1) the habit of learning to read and write verses of the Al-Qur'an; (2) the habit of learning manners; (3) the habit of memorizing short prayers; (4) the habit of learning worship. These four things are implemented for Madin Raudlatul Ilmi Punggelan students on a pesantren basis. This habit has a positive impact, especially in increasing spiritual awareness from an early age. This is because the teachers provide a variety of experiences and knowledge, especially religion in a fun way, so that every development of the students has success in mastering this pesantren-based learnin
PERENCANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI YANG BERPUSAT PADA MURID PADA JENJANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)
Differentiated learning is a way for teachers to meet the needs of each student because differentiated learning is a teaching and learning process where students can learn subject matter according to their abilities, what they like and their individual needs so that they do not get frustrated and feel like they have failed in their learning experience. This research aims to plan differentiated learning that is centered on students at the Early Childhood Education level. The method in this research uses a qualitative approach with a literature study type of research. Data collection in this research refers to secondary sources in the form of books or journal articles as well as primary sources of data on plans to build a school ecosystem as well as plans for implementing student-centered learning practices by school supervisors, school principals and teachers who are included in the Driving School Program. The result of this research is that in implementing the curriculum in the classroom, educators can use differentiated learning to group students' readiness, interests and also children's learning profiles/styles. Differentiated learning emphasizes the learning process by referring to four differentiated components, namely content, process, product and learning environment. The results of the plan to build a student-centered school ecosystem were six policy plans, objectives, implementers, and steps in creating a child-centered learning ecosystem carried out by PAUD supervisors and principals. Apart from that, teachers have also planned student-centered learning practices by paying attention to students' interests, learning styles and learning readiness, which consists of learning objectives, morning habits, preliminary activities, core activities, closing activities, as well as assessment/assessment. is in accordance with the Merdeka curriculum