E-Journal Politeknik Negeri Samarinda
Not a member yet
    6430 research outputs found

    SUMBANGAN CURAH HUJAN UNTUK KEBUTUHAN AIR BERSIH DI PULAU-PULAU KECIL MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PEMANENAN AIR HUJAN SKALA INDIVIDU

    No full text
    Tujuan utama penelitian adalah melakukan kajian sumbangan curah hujan untuk kebutuhan air bersih di Pulau-Pulau Kecil menggunakan penerapan teknologi pemanenan air hujan skala individu for di Desa Concong Tengah Kecamatan Concong Dalam Kabupaten Indragiri Hilir dan Desa Merbau Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah Model Behaviour dengan mensimulasikan suatu algoritma dari sistem  operasi volume yang ada dalam tampungan berdasarkan konsep mass balance berdasarkan selang waktu tertentu menggunakan pendekataan Program Bantu Rain Cycle 2 dengan data input model terdiri dari luas efektif atap rumah tangga (m2), jumlah hujan harian dalam satu tahun (mm/tahun), koefisien pengaliran dari atap dan data kebutuhan air berdasarkan jumlah anggota keluarga (m3/hari). Data curah hujan yang dipergunakan untuk penelitian bersumber dari Bagian Hidrologi BWS III Sumatera dengan lokasi stasiun pencatat curah hujan Tembilahan dan Kandis tahun 2010 sampai 2014. Pada penelitian ini dilakukan simulasi model di wilayah penelitian untuk berbagai variasi data curah hujan untuk dengan menggunakan sampel luas atap 70 m2 serta jumlah penghuni rumah sebanyak 5 orang. Hasil simulasi membuktikan bahwa curah hujan merupakan parameter yang sangat sensitip terhadap pemenuhan hidrologi kuantitatif guna pemenuhan kebutuhan air bersih di pulau kecil

    ANALISA TINGKAT KERUSAKAN PERMUKAAN PERKERASAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (STUDI KASUS: RUAS JALAN POROS TENGGARONG-LOA JANAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA)

    No full text
    Dengan terus berjalannya waktu, lapisan permukaan perkerasan jalan pasti akan mengalami penurunan kualitas dimana hal tersebut ditandai dengan terjadinya beberapa kerusakan pada permukaan perkerasan jalan seperti yang terjadi pada jalan poros Tenggarong-Loa Janan yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara. Oleh karena itu, diperlukan suatu studi analisa untuk mengetahui jenis dan nilai tingkat kerusakan pada jalan poros Tenggarong-Loa Janan km. 5+500 s/d km. 11+500 agar bisa ditentukan jenis penanganan yang tepat dan biaya yang diperlukan untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi. Studi kali ini menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) untuk mengetahui nilai kondisi jalan dengan melakukan kegiatan survei secara langsung dilapangan dan membagi bagian jalan yang disurvei sepanjang 6 kilometer kedalam 120 unit sampel pengamatan. Hasil identifikasi di lapangan menemukan 12 jenis kerusakan yaitu retak kulit buaya, retak blok, permukaan turun, gelombang, amblas, retak pinggir, retak reflektif sambungan, retak memanjang/melintang, tambalan, lubang, alur dan sungkur dengan nilai PCI rata-rata sebesar 80,58. Jenis penanganan yang dapat dilakukan berdasarkan metode bina marga tahun 1995 yaitu pengaspalan setempat, pengisian retakan, penambalan lubang, dan perataan dengan estimasi perkiraan biaya yang diperlukan untuk perbaikan sebesar Rp. 322.952.500

    Analisa Kebutuhan Ruang Parkir Hotel Mercure, Mall City Centrum, Dan Hotel Ibis Kota Samarinda

    No full text
    Pusat bisnis dan perbelanjaan saat ini semakin maju dan meningkat dengan adanya tempat-tempat modern mengikuti tren terkini banyak perkembangan yang diikuti untuk kemajuan ekonomi seperti munculnya pusat-pusat bisnis disetiap kota, terkhusus Kota Samarinda. Dengan adanya aktivitas yang dilakukan di area Hotel Mercure, Mall City Centrum, dan Hotel Ibis sehingga sangat berpengaruh adanya ketersediaan lahan parkir untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung selama meninggalkan kendaraan di ruang parkir. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis karakteristik parkir dan regresi linier sederhana yang menghubungkan antara kapasitas yang tersedia dengan kebutuhan daya tampung pada area parkir. Hasil dari penelitian ini menunjukan kapasitas parkir tertinggi untuk mobil terjadi pada hari rabu yaitu 345 kendaraan untuk ruang P1, P2A, dan P2B dan 124 kendaraan untuk ruang P3, P4, dan P5 dengan kebutuhan yang tertinggi 1377 kendaraan. Sedangkan untuk area parkir motor kapasitas tertinggi terjadi pada hari sabtu yaitu 859 kendaraan dengan kebutuhan yang tertinggi 1158 kendaraan. Durasi penggunaan ruang parkir selama 18 jam penelitian paling lama terjadi pada hari senin yaitu 12,31 jam/kendaraan untuk mobil dan 12,23 jam/kendaraan untuk motor. Pola parkir yang digunakan adalah pola parkir sudut 90° untuk mobil maupun motor

    ANALISIS INTENSITAS HUJAN PADA STASIUN PENGUKUR HUJAN DI SAMARINDA

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran sebaran dan intensitas hujan di lima stasiun pengukur hujan di Samarinda untu kala ulang 2, 5, 10, 15, 20, 25 dan 50 tahun. Intensitas hujan dihitung dengan Persamaan Mononobe dan disajikan dalam bentuk kurva Intensitas-Durasi_Frekuensi (IDF). Hujan harian maksimum tiap stasiun pengukur hujan dicatat dan dibandingkan dengan besaran hujan di stasiun hujan yang lain pada hari yang sama untuk memperoleh gambaran sebaran hujan di Samarinda. Jenis distribusi data hujan yang sesuai untuk kelima stasiun tersebut adalah Distribusi Log Pearson III. Hujan rencana terbesar kala ulang 50 tahun yaitu 256,9 mm terjadi Stasiun Temindung dan terendah 114,9 mm di Stasiun Rapak Dalam. Intensitas hujan tertinggi untuk kala ulang 50 tahun sebesar 294,08 mm/jam terjadi di Stasiun Temindung dan terendah 131, 56 mm/jam di Stasiun Samarinda Seberang. Pencatatan data hujan 10 tahun terakhir menunjukkan bahwa hujan harian maksimum tertinggi terjadi di empat stasiun yaitu Temindung, Karang Paci, Tanah Merah dan Rawamakmur

    POHON ULIN SEBAGAI KONSTRUKSI STABILITAS LERENG DI DESA PAMPANG SAMARINDA

    No full text
    Pohon Ulin(eusideroxylon zwageri) adalah salah satu jenis pohon yang termasuk jenis kelas kuat satu, keras, warna gelap, tahan terhadap air laut dengan ketinggian dapat mencapai 50 m dengan diameter 120 cm. Kayu ulin biasa digunakan sebagai bahan konstruksi maupun furniture.Karena semakin langka dan sulit didapatkan baik di hutan maupun di perkebunan/pertanian, maka perlu dibudidayakan untuk pelestariannya. Penelitian ini bertujuan untuk budidaya kayu ulin agar dapat memanfaatkannya sebagai konstruksi yang dapat mengamankan jalan yang berada di lereng dari longsor. Penelitian ini dilakukan di Desa Pampang Kecamatan Samarinda Utara sepanjang 3220 m, dengan penanaman bibit pohon ulin dibagian sisi kanan berm jalan Pampang Muara yang sebagian besar berada padatebing yang mungkinlongsor. Bibit pohon ulin yang ditanam berumur 1 tahun, memiliki ketinggian antara 70- 90 cm dan ditanam sebanyak 65 pohon dengan interval 50 m. Hasil penelitian setelah masa tanam 4 bulan sejak bulan Juni sampai dengan Oktober 2014 diperoleh bahwa tanaman pohon ulin yang masih hidup sebanyak 53 pohon (81,54 %).Dari 53 pohon yang hidup, 27 pohon ulin (50,94%) tumbuh di lereng yang menurun sehingga berpotensi menjadi salah satu bangunan pelengkap jalan yaitu sebagai tembok penahan tanah yang yang dapat menstabilkan lereng sehingga mengamankan  jalan menuju Desa Pampang dari bahaya  longsor

    Studi Eksperimental Batang Tarik Pada Sambungan Pelat Baja Terhadap Tegangan – Regangan

    No full text
    Sambungan batang tarik pada sambungan pelat baja memiliki bermacam-macam tipe kegagalan. Tipe kegagalan pada sambungan pelat baja ditentukan berdasarkan beberapa parameter, diantaranya profil dan mutu batang tarik, tebal dan mutu pelat penyambung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui beban maksium (Pmax) nilai tegangan – regangan dari hasil pengujian tarik pelat baja pada 3 variasi sampel uji di Laboratorium berdasarkan tipe kegagalan geser baut dengan ukuran pelat baja 500x43x5 mm dan baut penyambung diameter 6 mm. Hasil pengujian tarik, hasil uji eksperimen 3 sampel pelat baja di laboratorium dengan rata-rata beban sebesar 114,395 MPa dengan waktu uji 140 detik. Tegangan leleh (Fy) rata-rata sebesar 346,849 MPa pada regangan 0,02% dan tegangan putus (Fu) rata-rata sebesar 534,582 MPa pada regangan 0,09%

    PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN PELAKSANAAN DENGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA SERTA WAKTU PELAKSANAAN PADA PEKERJAAN PENINGKATAN STRUKTUR JALAN RASAU-SEPULAU (STUDI KASUS : JALAN RASAU-SEPULAU KALIMANTAN BARAT)

    No full text
    Pengendalian biaya merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan dalam manajemen konstruksi. Selisih antara RAB dan RAP merupakan gambaran awal untuk memperkirakan laba rugi kontraktor dalam menyelesaikan suatu proyek. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui berapa besar selisih antara rencana anggaran biaya (RAB) dengan rencana anggaran pelaksanaan (RAP) yang akan menjadi potensi keuntungan kontraktor.  Data yang digunakan adalah data sekunder yang meliputi gambar Shop Drawing, data Biil Of Quantity (BOQ) pekerjaan, Daftar Analisa Harga Satuan yang digunakan oleh pihak kontraktor. Sedangkan data primer adalah data yang didapat dari lapangan. Metode pengolahan data dilakukan secara manual dengan cara menghitung analisa harga satuan pekerjaan kemudian dikalikan dengan volume pekerjaan. Hasil perhitungan didapat nilai Rencana Anggaran Biaya sebesar RP. 54.162.761.909. Rencana Anggaran Pelaksanaan sebesar RP. 54.162.761.909. sehingga didaptkan keuntungan sebesar RP486.708.856.01.   &nbsp

    PENGARUH LAMA PERENDAMAN TERHADAP RENDEMEN PADA PEMBUATAN MINYAK ATSIRI DARI LIMBAH KULIT BUAH JERUK MANIS (Citrus sinensis)

    No full text
    Sweet orange peel (Citrus sinensis) is an organic waste that is quite abundant in both urban and rural areas. Orange peel waste is rich in secondary metabolite compounds that can be reprocessed into something useful. The content of limonene compounds in sweet orange peel is 91%. The high content of limonene compounds in sweet orange peel has the potential to be used as raw material for making essential oil. The length of soaking in the manufacture of sweet orange peel essential oil affects the yield produced. The method used to obtain essential oil uses maceration extraction with variations in the length of soaking, namely 4, 5, 6, 7 and 8 days using 90% ethanol solvent. The results showed that the highest yield was in the 5-day soaking period with a yield percentage of 36.90%. The density of essential oil produced was 0.80%. Organoleptic tests related to the color and odor of the essential oil produced are reddish yellow and have a distinctive smell of sweet orange.   Keywords : orange peel, soaking time, maceration, essential oil, yield

    PERHITUNGAN KONSTRUKSI DAN KAPASITAS PRODUKSI PADA MODIFIKASI MESIN PEMINTAL SERAT DAUN NANAS BERTENAGA MOTOR LISTRIK 1 HP: Calculation Of Construction And Production Capacity On Modification Of A Pineapple Leaf Fiber Spinning Machine Powered By A 1 Hp Electric Motor

    No full text
    Serat daun nanas (Ananas comosus) memiliki serat halus seperti sutra dan kuat, agar dapat digunakan sebagai bahan baku daun nanas harus di olah terlebih dahulu baik manual maupun menggunakan mesin. Dari data yang didapat sudah cukup membuktikan nanas merupakan komoditas yang cukup menjanjikan tidak hanya buahnya saja tapi juga daunnya yang dapat menjadi benang yang cukup berkualitas dan menjadi nilai tambah, namun ada beberapa kendala seperti kebanyakan masih menggunakan cara manual terutama saat peroses pemintalan serat daun nanas menjadi benang, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan cara pra survei dan merancang mesin pemintal serat daun nanas..Penelitian ini menghasilkan mesin pemintal serat daun nanas dengan spesifikasi sebagai berikut : 1). Putaran Motor. • Daya 1 HP • Putaran (n1) 0 – 5000 rpm • Putaran (n2) 0 – 1151 rpm 2). Sabuk • Bahan Karet • Tipe A • Nomor 40 , 3). Pulley. • Bahan Baja cor • Diameter pulley penggerak 70 mm • Diameter pulley yang digerakkan 300 mm, 4) Poros. • Bahan Poros S 45 C-D • Panjang Poros 700 mm • Diameter poros 20 mm 5). Pasak. • Gaya tangensial 21,79 kg • Panjang pasak keseluruhan 16 mm, 6). Bantalan. • Tipe Bantalan Bantalan gelinding • Umur Bantalan 7 bulan , 7).Perhitungan Pengelasan. • Bahan elektroda RB 26, E 6013 • Tebal las 3,53 • Kekuatan las 1770 kg,  9). Kapasitas Produksi. • Rata – rata hasil pemintalan 10,86 meter • Kapasitas Produksi 651,6 m/ja

    Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, dan Suku Bunga Terhadap Return Saham pada Perusahaan Sub Sektor Batubara di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2021

    No full text
    Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar, dan suku bunga terhadap return saham perusahaan subsektor batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017–2021. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia dan Bank Indonesia. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan 25 perusahaan terpilih sebagai sampel selama periode pengamatan. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, yang terdiri dari uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian membuktikan bahwa 1) Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap return saham, 2) Nilai tukar berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, dan 3) Suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap return saham. Pengujian simultan membuktikan bahwa secara bersama-sama, inflasi, nilai tukar, dan suku bunga secara bersamaan mempengaruhi return saham perusahaan sektor batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2017-2021

    173

    full texts

    6,430

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Politeknik Negeri Samarinda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇