Roma Jurnal STKIP PGRI Sumenep
Not a member yet
313 research outputs found
Sort by
Profil Pemecahan Masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Siswa SMP Ditinjau Dari Kemampuan Matematika
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pemecahan masalah sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) siswa SMP ditinjau dari kemampuan matematika. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan 3 subjek yaitu siswa yang berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data penelitian dengan tes pemecahan masalah (TPM) dan wawancara. Untuk memperoleh data yang valid, peneliti memberikan TPM sebanyak dua kali dengan rentang waktu sekitar 2 minggu. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis. Hasil analisis data diperoleh sebagai berikut: Dalam memahami masalah siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi dan sedang mampu menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan secara lengkap, sedangkan siswa yang berkemampuan matematika rendah hanya menuliskan apa yang diketahui. Dalam merencanakan pemecahan masalah siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang maupun rendah dengan mengubah soal ke model matematika sehingga diperoleh persamaan. Siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi menggunakan metode eliminasi, siswa berkemampuan sedang menggunakan metode substitusi-eliminasi sedangkan siswa berkemampuan rendah menggunakan metode substitusi. Dalam melaksanakan rencana pemecahan masalah ketiga siswa menggunakan pengetahuan terdahulu tentang operasi hitung bilangan dan aljabar untuk menyelesaikan masalah. Dalam memeriksa kembali, siswa berkemampuan tinggi mengecek semua perhitungan dan hasil yang telah diperoleh dengan mensubstitusi pada persamaan awal. Sedangkan siswa berkemampuan sedang dan rendah tidak melakukan tahap memeriksa kembali
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pemecahan Masalah Soal Invers Fungsi Berdasarkan Tahapan Polya
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah fungsi invers berdasarkan tahapan Polya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan 4 sampel. Berdasarkan kategori 1 siswa yang kemampuan tinggi, 2 siswa yang kemampuan sedang, dan 1 siswa yang kemampuan rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tes, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data kemampuan berpikir kritis dalam pemecahan masalah berdasarkan tahapan Polya dapat disimpulkan bahwa setiap siswa memiliki kemampuan berpikir kritis yang berbeda dimana (1) siswa yang memiliki kategori kemampuan tinggi berada pada tingkat kemampuan berpikir kritis tinggi karena memenuhi lima indikator berpikir kritis dalam pemecahan masalah berbasis Polya. tahapan; (2) siswa dengan kategori kemampuan sedang memiliki dua kemungkinan tingkat kemampuan berpikir kritis, yaitu kemampuan berpikir kritis sedang dan kemampuan berpikir kritis rendah karena memenuhi 2 sampai 4 indikator berpikir kritis dalam pemecahan masalah berdasarkan tahapan Polya; dan (3) siswa yang memiliki kategori kemampuan rendah berada pada tingkat kemampuan berpikir kritis sangat rendah karena tidak memenuhi indikator berpikir kritis dalam pemecahan masalah berbasis tahap Polya
Analisis Kesalahan Siswa pada Materi Bentuk Aljabar Berdasarkan Tahapan Polya
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas VII SMP Al-Munawwaroh. Empat tahapan penyelesaian masalah menurut polya yaitu memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Penelitian ini merupakan penelitian kulaitatif deskriptif, selanjutnya Siswa dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok tuntas dan kelompok tidak tuntas dengan masing-masing kelompok di ambil 3 siswa untuk dijadikan subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelompok tuntas adalah kesalahan melaksanakan rencana dan kesalahan memeriksa kembali. Pada siswa kelompok tidak tuntas, jenis kesalahan yang dilakukan adalah kesalahan memahami masalah, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali
Kesan Perkuliahan Daring Mahasiswa Pendidikan Jasmani Selama Covid-19
Tujuan penelitian, untuk mengetahui kesan mahasiswa Pendidikan Jasmani terhadap perkuliahan daring selama Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat desktiptif kuantitatif dengan mengkaji kesan mahasiswa Pendidikan Jasmani STKIP PGRI Jombang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan survey melalui angket secara online. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 65 mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan prosentase 92,3% mahasiswa setuju dengan adanya pembelajaran daring, 6,1% kurang setuju dan 1,5% tidak setuju dalam mengikuti pembelajaran daring selama Covid-19. Simpulan, mahasiswa setuju dengan adanya pembelajaran daring selama Covid-19
MADURA WOMEN AND AGRICULTURAL CONFLICT (Study on Agricultural Land Area)
Land as a source of life makes farmers struggle to get land rights. Land is a symbol of independence for farmers because from the land they will make their lives better economically, socially and culturally. Responding to various unfair policies, women are more critical and dare to express their opinions. Peasant women are actively involved in the peasant movement from time to time. This paper describes the role of women in land conflicts. The role of women farmers in the struggle for land tenure in agrarian conflicts cannot be underestimated. Gender bias in the throes of reclaiming in agrarian conflicts is relatively not found. Farmers, be they men or women, want to reclaim power over the land. Agricultural land area controlled by the government and white people (read: china) for the use of the aquaculture industry is not in the name of women or men, but farmers\u27 land. The struggle for sovereignty over agrarian resources, the militancy of women exceeds that of men. The women\u27s movement is actively involved in the peasant movement
Pengembangan E-Modul Berbasis STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan e-modul berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi bangun ruang sisi datar di SMPN 1 Mantingan. Metode penelitian menggunakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini siswa kelas VIII SMPN 1 Mantingan. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi, lembar angket respon siswa, dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk mendeskipsikan data validasi ahli. Sedangkan Analisis kuantitatif digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penilaian e-modul oleh ahli media diperoleh skor sebesar 86,42% 2) penilaian e-modul oleh ahli materi sebesar 81,25% 3) penilaian oleh ahli bahasa sebesar 75,71% 4) hasil validasi oleh tim ahli diperoleh skor rata-rata keseluruhan dengan persentase 81,13% dan kriteria sangat valid 5) hasil respon siswa sebesar 97,29% dengan kategori sangat baik 6) hasil tes kemampuan berpikir kreatif terhadap siswa memperoleh skor sebesar 82,15% dengan kategori “Kreatif”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbasis STEM layak digunakan dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif di SMPN 1 Mantingan
Hubungan Gaya Kognitif Dengan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas XI IPS
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara gaya kognitif dengan prestasi belajar matematika siswa kelas XI IPS MA Raudhatut Thalibin Sumenep. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan penelitian ini adalah sampel jenuh yaitu semua siswa kelas XI IPS sebanyak 16 siswa. Group Embedded Figure Test (GEFT) digunakanuntuk menentukan gaya kognitif dan tes hasil belajar untuk menentukan prrestasi belajar matematika siswa. GEFT digunakan untuk mengelompokkan siswa dalam kelas tersebut berdasarkan gaya kognitifnya. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi antara gaya kognitif dengan prestasi belajar matematika siswa ( ) sebesar 0,764 hal ini berarti bahwa galat regresi Y atas X berdistribusi normal. Nilai koefisien korelasi antara gaya kognitif dengan prestasi belajar sebesar 0,764 yang mengidikasikan bahwa terdapat hubungan positif yang cukup antara gaya kognitif dengan prestasi belajar siswa
VOTER BEHAVIOR IN ELECTION OF PRESIDENT AND VICE PRESIDENT 2019: (Phenomenological Study in Badur Village, Sumenep Regency)
This study aims to describe the activities of the Badur Village community in the 2019 Presidential and Vice Presidential elections in the form of forms of Badur Village community voter behavior in the 2019 Presidential and Vice Presidential elections. This study uses a qualitative approach based on phenomena, facts or information that uses an approach called the investigative approach. The data collection method in this study used observation, documentation and interview techniques. The data analysis used by the researcher refers to three steps, namely (1) data reduction, (2) data display, (3) verification. The results showed that voter behavior in Badur Village could be categorized into three types of behavior with varying percentages. The results show that the sociological type places the highest percentage at 40%, followed by a rational approach of 35% and a psychological 25%. The participation of the people of Badur Village in the election of the President and Vice President was very enthusiastic even though they were not registered in the formal campaign team and only a few people participated in political parties, while community participation in voting was extraordinary, around 92% of the people of Badur Village exercised their voting rights and This is the highest voter turnout since the direct presidential and vice presidential elections in 2004
Perbandingan Prestasi Belajar Mahasiswa Penerima Beasiswa Bidikmisi dan Non Beasiswa Bidikmisi
Biaya pendidikan yang semakin tinggi merupakan salah satu faktor permasalahan yang dihadapi oleh seseorang yang ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, ditambah lagi seseorang tersebut tergolong dari keluarga yang kurang mampu. Pemerintah memberikan kemudahan berupa beasiswa Bidikmisi kepada seseorang yang keadaan ekonominya kurang mampu, untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan prestasi belajar mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi Kuliah dan non beasiswa Bidikmisi di Fakultas Tarbiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian non eksperimen dan analisis data komparasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Fattahul Muluk Papua yang berjumlah 443 orang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling yang berasal dari mahasiswa Fakultas Tarbiyah yang berjumlah 111 orang yang terdiri dari 56 mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi dan 55 orang mahasiswa non beasiswa Bidikmisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai sebesar 2,052 dan sebesar 1,65. Oleh karena nilai lebih dari maka ditolak dan diterima yang artinya terdapat perbedaan prestasi belajar mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi-KIP Kuliah dan non beasiswa Bidikmisi dengan besar tingkat perbedaan sebesar 2,9%
Strategi Pengembangan Layanan Bimbingan Belajar Dalam Menghadapi Revolusi Industri 5.0
The purpose of this study was to determine the strategy for developing tutoring services in the face of the 5.0 industrial revolution era and the supporting factors in improving the quality of student learning in the 5.0 Industrial revolution era. This study uses a qualitative approach to describe thoroughly the data obtained in the field. The data collection method in this study used interview, observation and documentation techniques. The results showed that the strategy for developing tutoring services at SMK Negeri 1 Sumenep was fairly good, because it was carried out optimally by teachers at SMK Negeri 1 Sumenep. The strategies used in the development of tutoring services include providing additional classes, serving students who want to do online tutoring, providing special services in groups and individually, providing methods and techniques in the implementation of tutoring. The supporting factors in improving the quality of student learning in the era of the Industrial Revolution 5.0 are by utilizing the media, as well as the facilities and infrastructure of the school and an evaluation of student success..
Keyword: Tutoring Services and the Industrial Revolution 5.