Jurnal Sociopolitico
Not a member yet
    100 research outputs found

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

    Full text link
    Pemerintah Kabupaten Kapuas telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kapuas Nomor 5 Tahun 2011 Tentang Ketertiban Umum, Kebersihan dan Pertamanan, pada Pasal 27 menyatakan bahwa Penyelenggaraan Kebersihan bertujuan untuk memelihara kelestarian lingkungan dari pencemaran yang diakibatkan oleh sampah dan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis serta mendeskripsikan implementasi pelaksanaan pengelolaan sampah di Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pengelolaan sampah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (interview dept), dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan Mile dan Huberman. Informan dalam Penelitian terdiri dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kapuas, Fungsional pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kapuas. Pelaksana pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kapuas, Camat Selat, Lurah Selat Dalam, Kepala Desa Pulau Telo Baru, Tokoh Masyarakat. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah telah dilaksanakan dengan baik, dalam pelaksanaan kebijakan pengelolaan sampah Pemrintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Menyusun rencana bersama pengelolaan sampah, penyediaan infrastruktur pengelolaan sampah, Edukasi dan Sosialisasi pengelolaan sampah, program pengurangan sampah plastik, pemmanfaatan sampah untuk pembangunan infrastruktur, Gerakan bersih sampah Tingkat RT/RW. Faktor pendukung dalam pelaksanaan kebijakan Adanya kesadaran dan partisipasi masyarakat, sosialisasi yang efektif, Adanya dukungan infrastruktur yang memadai dari pemerintah daerah, serta komitmen bersama dengan masyarakat. Faktor penghambat dalam pelaksanaan kebijakan persepsi sebagian masyarakat, terbatasnya anggaran, penegakan hukum yang masih lemah, Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa Implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah ditinjau dari teori Grindle, menekankan bahwa keberhasilan proses implementasi kebijakan tergantung pada isi kebijakan (content of policy) dan konteks implementasinya (context of implementation) telah terlaksana dengan baik. Dari Kesimpulan tersebut disarankan agar dimasa yang akan datang Pemerintah Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah dapat mengimplementasi kebijakan untuk semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas

    FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PEMBANGUNAN DI DESA BUKIT RAWI KABUPATEN PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH

    Full text link
    Penelitian dilakukan Pada Pemerintahan Desa Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah.  Permasalahan dalam penelitian, yaitu: fungsi pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pembangunan Desa Bukit Rawi, dan Faktor-faktor yang  menghambat serta mendukung  fungsi pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pembangunan Desa Bukit Rawi. Penulis melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi. Dalam penelitian  dilakukan pengumpulan data; reduksi data; penyajian data; serta membuat kesimpulan atau verifikasi. Badan Permusyawaratan Desa Bukit Rawi, telah melaksanakan fungsi pengawasan terhadap pembangunan Desa Bukit Rawi. Pembangunan dilakukan terhadap pekerjaan/kegiatan bidang fisik dan bidang kemasyarakatan, serta bidang pemberdayaan masyarakat  yang dianggarkan  dalam anggaran  pendapatan dan belanja desa (APB Desa) pada tahun 2024. Fungsi pengawasan dilakukan bersifat formal dan  informal. Dalam melaksanakan fungsi pengawasan pembangunan Desa Bukit Rawi  Faktor penghambat, yaitu: masih  rendahnya  sumber  daya  manusia  sebagian pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bukit Rawi;  Masih  tertanamnya  rasa  kekeluargaan dan kekerabatan masyarakat Desa Bukit Rawi, sehingga ketika pengurus BPD melakukan pengawasan terhadap pekerjaan/kegiatan  Kepala Desa, muncul rasa ketidak nyamanan/keengganan antara BPD dengan pemerintah Desa Bukit Rawi; serta kurangnya dukungan masyarakat untuk turut melakukan pengawasan terhadap pekerjaan/kegiatan pembangunan Desa Bukit Rawi, karena sebagian masyarakat beranggapan pengawasan sudah menjadi tugas BPD. Faktor pendukung, yaitu: Masih terjalin hubungan kerja sama yang harmonis antara BPD dengan Kepala Desa Bukit Rawi; Keterbukaan oleh  Kepala Desa Bukit  Rawi terhadap semua pekerjaan/kegiatan dan anggaran pekerjaan/kegiatan yang dilakukan oleh Kepala Desa Bukit Rawi terhadap fungsi pengawasan oleh BPD; serta adanya Sekretaris dan anggota BPD yang mendukung tugas fungsi pengawasan BPD. Saran Peneliti: Perlu digerakkan peran serta tokoh masyarakat, seperti tokoh agama dan tokoh adat, dan perlu dilakukan penggerakkan keterlibatan masyarakat untuk berpartisifasi dalam mendukung pembangunan dan pengawasan pembangunan Desa Bukit Rawi serta dilibatkan perempuan sebagai pengurus pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bukit Rawi

    ANALISIS PENDAPATAN BURUH LEPAS PADA PT. GOLDEN AGRO SEJAHTERA DI KECAMATAN DUSUN UTARA KABUPATEN BARITO SELATAN

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesejahteraan dan perbandingan Upah Minumum Kabupaten/Kota (UMK) yang ada di Kabupaten Barito Selatan pada pekerja Buruh di PT. Golden Agro Sejahtera. Penelitian ini dilakukan di PT. Golden Agro Sejahtera. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi yang diteliti adalah seluruh buruh yang bekerja di PT. Golden Agro Sejahtera yaitu sebanyak 65 orang dengan jumlah sampel 18 orang pekerja. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah menghitung pendapatan kotor dan pendapatan bersih buruh. Analisis kesejahteraan buruh dilakukan dengan membandingkan pendapatan dengan Upah Minimun Kabupaten/Kota (UMK), dari 18 responden terdapat 9 orang responden yang dapat memenuhi standar Upah dan 7 orang tidak memenuhi. Berdasarkan hasil penelitian, buruh yang memenuhi UMK adalah buruh yang memiliki pekerjaan sampingan disamping pekerjaan sebagai buruh kepala sawit. Implikasi dari penelitian ini adalah diperlukan pengawasan tehadap upah buruh harian lepas sehingga dapat memenuhi UMK Kabupaten Barito Selatan

    PERAN MEDIA MASSA TERHADAP SOSIAL LEARNING MASYARAKAT DALAM PEMILU (STUDI KASUS PADA SURAT KABAR KALTENG POST)

    Full text link
    Dalam perkembanganya Media Masa merupakan sebuah instrument besar dalam menyokong perkembangan bangsa ini. Peran media masa sebagai sarana penyampaian informasi kepada masayrakat sangatlah penting. Dalam perkembanganya media masa bukan sekadar saran informasi namun juga mampu menjalankan fungsi lainya sebagai sarana Social Learning. Mengingat bahwasanya media masa merupakan instrumen dalam merangsang pikiran masayarakat untuk bersikap medalam menyikapi sebuah fenomena. Penelitian ini melihat bagaimanan peran Kalteng Postsebagai media lokal untuk melaksanakan Social Learning. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Deskriptif kualitatif. Pemilihan umum merupakan sebuah fenomena penting yang harus disikapi dan memerlukan proses sosialisasi yang baik. Mengingat bahwasanya pemilu adalah sebuah momentum dimana masayarakat menyalurkan aspirasi melalui para wakilnya 5 tahun kedepan. Disinilah media masa bermain dan menjalankan peranya untuk menyampaikan informasai sekaligus memberikan social Learning pada masyarakat. Salah satu media masa yang melakukanya adalah media masa cetak seperti Surat Kabar. Social Learning dilaksanakan oleh media cetak dengan melakukan perimbangan dalam pemberitaanya, dimana berita mengenai pelaksanaan pemilu diikuti dengan himbauan oleh pihak pelaksana. Seringkali aspek pemberitaan terjebak dalam kemelut kepentingan serta selera pasar. Hambatan ini muncul mengingat bahwa surat kabar merupakan sebuah produk dari badan usaha yang bertujuan mencari keuntungan dari besaran penjualan produk mereka. Masyarakat yang lebih cenderung menyukai hal-hal populis ini memaksa surat kabar untuk memberitan pemberitaan yang populis pula. Sering kali berita berisi sosialisasi atau himbauan kurang disukai atau dibaca oleh masyarakat, sehingga proses Social Learning mengalami hambatan. Disisi lain berbagai kepentingan masuk dalam pemberitaan masyarakat

    KEPEMIMPINAN HUKUM DAN ETIKA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PUBLIK

    Full text link
    Dalam konteks pemerintahan kontemporer, kepemimpinan hukum dan etika memiliki peran krusial dalam proses pengambilan keputusan publik.  Keputusan yang diambil oleh pemimpin masyarakat harus mematuhi hukum yang berlaku dan mencerminkan prinsip etika yang tinggi.  jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kepemimpinan hukum dan ​etika dalam konteks pengambilan keputusan publik, dengan menekankan pentingnya transparansi , akuntabilitas , dan partisipasi publik, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Metode ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi secara mendalam fenomena kepemimpinan hukum dan etika dalam pengambilan keputusan publik di Kota Palangka Raya. Hasil penelitian Hukum dan etika kepemimpinan dalam pengambilan keputusan publik di Kota Palangka Raya merupakan aspek krusial untuk menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.  Walaupun terdapat tantangan seperti korupsi dan minimnya partisipasi masyarakat, terdapat juga peluang yang signifikan untuk memperbaiki keadaan ini.  Oleh karena itu, para pemimpin di Palangka Raya harus berkomitmen untuk mengutamakan prinsip-prinsip hukum dan etika dalam setiap keputusan yang diambil

    PERAN MEDIA DALAM MEMBANGUN KESADARAN POLITIK DI KOMUNITAS LOKAL DI KABUPATEN KUALA KAPUAS

    Full text link
    Media memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kesadaran politik di komunitas lokal, termasuk di Kabupaten Kuala Kapuas. Dalam konteks ini, media tidak hanya berfungsi sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai alat untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media, baik media cetak, elektronik, maupun media sosial, berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran politik masyarakat di Kabupaten Kuala Kapuas. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis data yang mendalam, penelitian ini menemukan bahwa media berperan sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, serta sebagai platform untuk menyampaikan aspirasi dan kritik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran politik masyarakat meningkat seiring dengan penggunaan media yang lebih aktif, terutama di kalangan generasi muda

    PERAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) DALAM MENDORONG PARTISIPASI POLITIK DI KOMUNITAS LOKAL

    Full text link
    Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) memainkan peran penting dalam mendorong partisipasi politik di komunitas lokal. Melalui berbagai program dan kegiatan, LSM berupaya meningkatkan kesadaran politik masyarakat, memperkuat kapasitas individu untuk berpartisipasi, serta menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memahami peran yang dimainkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam mendorong partisipasi politik di komunitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai strategi yang digunakan oleh LSM untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses politik serta mengevaluasi efektivitas dari strategi tersebut. Jurnal ini akan membahas peran LSM dalam mendorong partisipasi politik di komunitas lokal, dengan fokus pada strategi yang digunakan, dampak dari kegiatan LSM, serta tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut

    TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP KETERSEDIAAN FASILITAS YANG ADA DI HUTAN KOTA NYARU MENTENG BERKAH KOTA PALANGKA RAYA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengunjung terhadap fasilitas yang tersedia diHutan Kota Nyaru Menteng Berkah Kota Palangka Raya. Penelitian ini dilakukan diHutan Kota Nyaru Menteng Berkah Kota Palangka Raya yang terletak di Jalan Tjilik Riwut KM 28 Kelurahan Tumbang Tahai Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya. Responden dalam penelitian ini adalah 100 pengunjung yang sedang berkunjung di diHutan Kota Nyaru Menteng Berkah Kota Palangka Raya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif yang diperoleh dari pendekatan analisis skoring. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepadan responden yaitu pengunjung Hutan Kota Nyaru Menteng Berkah Kota Palangka Raya. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini mendapatkan 4 variable kepuasan pengunjung terhadap fasilitas diHutan Kota Nyaru Menteng Berkah Kota Palangka Raya yang mendapatkan skor sangat tinggi atau sangat memuaskan dari responden yaitu kepuasan terhadap kualitas jembatan skor (4,29), kepuasan terhadap wisata dermaga skor (4,28), kepuasan terhadap biaya masuk skor (4,27), dan kepuasan terhadap jalan diobjek wisata skor (4,23). Dan berdasarkan kesimpulan dari teknik skoring dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pengunjung terhadap ketersedian fasilitas yang ada diHutan Kota Nyaru Menteng Berkah Kota Palangka Raya sudah baik atau memuaskan hanya saja masih terdapat beberapa fasilitas yang bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi

    PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN KOLABORATIF DI ERA DIGITAL

    Full text link
    Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah menyebabkan perubahan signifikan di beberapa aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan.​ Media sosial, sebagai salah satu produk teknologi digital, sudah berfungsi sebagai alat yang efisien dalam mendukung pembelajaran kolaboratif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran media sosial dalam pembelajaran kolaboratif di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana media sosial dapat digunakan secara efektif untuk meningkatkan interaksi dan kolaborasi di antara siswa. Hasil: Pemanfaatan pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran kolaboratif memiliki potensi yang signifikan, meskipun juga menghadapi beberapa tantangan. Dengan memahami keuntungan dan tantangan ini, pendidik dan institusi pendidikan dapat menyusun strategi yang lebih efisien untuk mengintegrasikan media sosial ke dalam proses pembelajaran. Kolaborasi antara siswa, pendidik, dan lembaga pendidikan diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan produktif

    STRATEGI PENGELOLAAN DATA DAN INFORMASI GEOSPASIAL KABUPATEN BARITO KUALA

    Full text link
    Informasi geospasial merupakan perangkat penting untuk perencanaan, pengambilan keputusan, penanggulangan bencana, dan pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan ruang bumi. Informasi ini merupakan alat yang sangat penting bagi pengambilan kebijakan, pengambilan keputusan, dan kegiatan ruang geografis, terbukti dari maraknya pemanfaatan peta dan informasi geospasial pada situs web resmi pemerintah daerah atau kementerian/lembaga. Begitu juga pada Kabupaten Barito Kuala yang walaupun sudah memiliki Rumah Data Batola namun belum maksimal pelaksanannya. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana aksi pengelolaan data serta memberikan rekomendasi dalam pengelolaan data dan informasi geospasial Kabupaten Barito Kuala. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT untuk merumuskan rekomendasi kebijakan pengelolaan data Informasi Geospasial. Hasil penelitian ini menyimpulkan terdapat tiga tahapan untuk menyempurnakan pengelolaan data dan Informasi Geospasial di Kabupaten Barito Kuala, yaitu tahapan pengembangan dan pemanfaatan data geospasial, tahapan peningkatan infrastruktur geospasial, dan tahapan peningkatan sumber daya manusia geospasial

    97

    full texts

    100

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sociopolitico
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇