Ejournal STMIK Antar Bangsa
Not a member yet
    431 research outputs found

    Implementasi Sistem Informasi Dokumen Internal (SInDI) Untuk Meningkatkan Manajemen Dokumen pada STMIK Antar Bangsa

    Get PDF
    Abstract— The Study Program Accreditation Process, Higher Education Accreditation, Lecturer Functional Position Submission, and Lecturer Certification are unavoidable processes. Documents are important when the process is ongoing. But STMIK Antar Bangsa is not maximal in preparing the required documents. Therefore a system is needed that can assist in the management of these documents. With a system that can be accessed anytime and anywhere, the use of the system can be used to the maximum, so that document management becomes better. Intisari— Proses Akreditasi Program Studi, Akreditasi Perguruan Tinggi, pengajuan Jabatan Fungsional Dosen, dan Sertifikasi Dosen adalah proses yang tidak dapat dihindari. Dokumen menjadi hal penting ketika proses tersebut sedang berlangsung. Namun STMIK Antar Bangsa belum maksimal dalam menyiapkan dokumen yang dibutuhkan. Oleh karena itu dibutuhkan sistem yang dapat membantu dalam pengelolaan dokumen tersebut. Dengan sistem yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja, maka penggunaan sistem tersebut dapat digunakan dengan maksimal, sehingga pengelolaan dokumen menjadi lebih baik.  Kata Kunci :  Akreditasi, Dokumen, Implemetasi, Jabatan Fungsional, Sistem Informasi, Manajemen

    Prediksi Waktu Dekripsi Chipper Text Algoritma Rsa Tanpa Kunci Private Menggunakan Pendekatan Statistik

    Get PDF
    Abstract— RSA was an asymmetric cryptosystem that is widely used today. Its strength depended on the presumed difficulty of the factorization problem. Currently there were some bits size of RSA that very unsafe to use. This study would predict a factorization time on certain bits of RSA. The processed data was a process time for factoring RSA using multiple polynomials quadratic sieve(MP-QS). The number of bits RSA that factored were 64, 96, 128, 160, 192, 224, and 256. Experiments were conducted 10 times for each bit and the results were averaged. The average result for each bit became a training data for prediction algorithm. The prediction algorithm were Double Exponential Smoothing and GROWTH function in Ms. Excel. The conclusion of this study were : don’t use 256 bits RSA for securing communication, 512 bits RSA still save for securing private communication, and use 1024 bit or 2048 bit RSA for secret, confidential, sensitive, or classified communication. Intisari— RSA adalah metode kriptografi asimetris yang banyak digunakan saat ini. Kekuatannya tergantung pada kesulitan dari masalah faktorisasi. Saat ini ada beberapa bit ukuran RSA yang sangat tidak aman untuk digunakan. Penelitian ini akan memprediksi waktu faktorisasi pada bit RSA tertentu. Data yang diolah adalah waktu proses memfaktorisasi RSA menggunakan multiple polynomials quadratic sieve(MP-QS). Jumlah bit RSA yang diperhitungkan adalah 64, 96, 128, 160, 192, 224, dan 256. Percobaan dilakukan 10 kali untuk setiap bit dan hasilnya dirata-ratakan. Hasil rata-rata untuk setiap bit menjadi data training untuk algoritma prediksi. Algoritma prediksi yang digunakan adalah Double Exponential Smoothing dan fungsi GROWTH di Ms. Excel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: faktorisasi RSA 256 bit dengan tools hanya perlu 205 detik yang berarti jangan gunakan RSA 256 bit untuk mengamankan komunikasi, Prediksi faktoorisasi RSA 512 bit masih cukup aman untuk mengamankan komunikasi pribadi tetapi masih dapat didekripsi dengan sumber daya yang sangat besar, dan gunakan 1.024 bit atau 2048 bit RSA untuk komunikasi rahasia. Kata Kunci— Double exponential smoothing, Faktorisasi, MP-QS RS

    Pengujian White Box Dan Black Box pada Perancangan Aplikasi Pembelajaran Pengenalan Angka, Buah-Buahan, dan Hewan Berbasis Android

    Get PDF
    Abstract—Today children's learning methods are mostly given by teachers, and parents by way of delivery directly with the help of books CD tutorials so that make the child become easily bored and more risky to the learning media that will easily dirty, damaged, torn, and lost. So with this the author designed the application of learning numbers, animals, and fruits with 4 language-based android for early childhood that is easy to use and practical. The use of objects in a learning medium can increase the attention, feelings, and thoughts for learning and the happening of more effective and efficiently. By using learning the introduction of numbers, animals, and fruits with 4 android-based language is expected to help increase interest in learning for anyone, especially for children aged under 5 years who want to learn and know the numbers, animals, and fruit- with 4 languages easily. This application comes with audio pronunciation, and practice questions, making it easier in understanding. Intisari— Metode pembelajaran anak-anak saat ini banyak diberikan oleh guru, dan orang tua dengan cara menyampaikan secara langsung dengan bantuan berupa buku-buku CD tutorial sehingga membuat anak menjadi mudah bosan dan yang lebih beresiko terhadap media pembelajaran tersebut yang akan mudah kotor, rusak, robek, dan hilang. Maka dengan ini penulis merancang aplikasi pembelajaran angka, hewan, dan buah-buahan dengan 4 bahasa berbasis android untuk anak usia dini yang mudah digunakan dan praktis. Dengan menggunakan pembelajaran pengenalan angka, hewan, dan buah-buahan dengan 4 bahasa berbasis android ini maka diharapkan dapat membantu meningkatkan minat belajar pada siapa saja terutama bagi anak-anak yang berusia dibawah 5 tahun yang ingin mempelajari dan mengenal angka, hewan, dan buah-buahan dengan 4 bahasa dengan mudah. Aplikasi ini dilengkapi dengan audio pengucapan, dan latihan soal, sehingga mempermudah dalam pemahaman. Kata Kunci— Android, Buah-buahan, Hewan, Pembelajara

    Rancang Bangun Media Pembelajaran dan Game Kebudayaan Dari 34 Propinsi di Indonesia Berbasis Android

    Get PDF
    Abstract—Indonesia is an archipelago that has a wide geographical area and a very diverse culture. The cultural diversity can be seen physically through the clothes and houses that are owned by each region. Almost every province in Indonesia has clothing and custom homes, respectively. But along with the times, people kususnya young generation drift of globalization and customs began to forget the legacy of his ancestors. Culture in Indonesia is very diverse areas ranging from customs, language and culture. Then this can lead to problems such as the many cultures that received less attention from the government so as claimed by neighboring countries as a culture. It is indeed very disappointing because as the next generation should maintain and sustain the cultural heritage of the ancestors of Indonesia. If this is continually happening then gradually Indonesia will lose our identity and culture of the next generation will forget his own people. Intisari— Indonesia tergolong negara kepulauan yang memiliki wilayah geografis luas dan kebudayaan yang sangat beragam. Keberagaman budaya tersebut dapat terlihat secara fisik melalui baju dan rumah adat yang dimiliki setiap daerah. Hampir setiap provinsi di Indonesia memiliki pakaian dan rumah adat masing masing. Namun seiring dengan perkembangan zaman, masyarakat kususnya generasi muda terbawa arus globalisasi dan mulai melupakan adat istiadat warisan nenek moyangnya. Kebudayaan daerah di Indonesia sangat beragam mulai dari adat istiadat, bahasa dan budaya. Maka hal ini dapat memunculkan masalah seperti banyaknya kebudayaan yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah sehingga diklaim oleh negara tetangga sebagai kebudayaannya. Hal ini sungguh sangat mengecewakan karena sebagai generasi penerus bangsa sudah seharusnya menjaga dan mempertahankan kebudayaan warisan dari nenek moyang bangsa Indonesia. Jika hal ini terus menerus terjadi maka lambat laun Indonesia akan kehilangan jati diri dan generasi penerus akan melupakan kebudayaan bangsanya sendiri. Kata Kunci— Rancang Bangun Media Pembelajaran, Pengenalan Budaya Indonesia, Gam

    Perancangan Aplikasi Akademik Berbasis Mobile Web Studi Kasus SekolahMenengah Kejuruan Jakarta 1

    Get PDF
    Abstract—Academic Aplication up to now is off line information system generally, where information is only be created manually which are through official documents that are stored, print media and bulletin board on school’s wall. Based on explanation above, then be increased services in the field of information. Manual Process become digital Process (computerize) in the form of online website. On this online website, it’s used php script and mySQL database. The purpose of this planning system is facilitating in delivery of educational information widely, it’s not only for the lecture and collage students but also accessible for public on internet. Through this development system, access information can be done whenever and wherever without directly related with existing resources         Intisari—Aplikasi akademik hingga saat ini pada umumnya merupakan pendataan  off-line, dimana informasi hanya dibuat secara manual baik melalui dokumen-dokumen resmi yang tersimpan, media cetak maupun lewat papan pengumuman yang terpasang di lingkungan sekolah. Berdasarkan uraian di atas, maka dilakukan peningkatan pelayanan dibidang informasi. Proses manual yang telah ada akan dikembangkan menjadi proses digital (terkomputerisasi) dalam bentuk sebuah website on-line. Website online ini dibuat dengan menggunakan srcipt php dan database MySQL. Tujuan dari perencanaan aplikasi ini adalah memberikan kemudahan dalam penyampaian informasi pendidikan yang ada secara luas tidak hanya untuk para dosen dan mahasiswa tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat umum melalui internet. Melalui pengembangan sistem ini akses informasi dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun tanpa harus berhubungan secara langsung dengan sumber yang ada. Kata Kunci — Akademik, PHP, MySQL, Website

    Pengajaran Enterprise Resource Planning Dengan Metode Experiential Learning

    Get PDF
    Abstract— The study aims to determine how much influence Experiential Learning has on learning ERP (Enterprise Resource Planning) in a High School by comparing students in learning given learning using Experiential Learning with students who are not given Experiential Learning. In this learning process the Experiential Learning method is applied in ERP courses where the process is adjusted to the real process in a company which includes simulations using open-source ERP Odoo. Before carrying out the Experiential Learning process, the pretest process is carried out before the two mahasista groups and after the simulation process, posttest is then performed. From the results of the pre and post test data processing was performed using the normality test and t test. Based on the processing of the data it can be concluded that the Experiental Learning method is more effective than the conventional method. In higher education in particular, this experience-based method needs to be implemented so that students can better understand ERP not only in terms of theory but also students can practice ERP process directly into the software. Intisari—Penelitian bertujuan untuk mengetahu berapa besar pengaruh Experiental Learning terhadap pembelajaran ERP (Enterprise Resource Planning) pada sebuah Sekolah Tinggi dengan membandingkan antara mahasiswa dalam belajar yang diberi pembelajaran menggunakan Experiental Learning dengan mahasiswa yang tidak diberikan pembelajaran Experiental Learning. Dalam proses pembelajaran ini metode  Experiental Learning diterapkan dalam mata kuliah ERP  dimana prosesnya disesuaikan dengan proses real dalam sebuah perusahaan yang meliputi simulasai-simulasi dengan menggunakan ERP Odoo sumber terbuka. Sebelum melakukan proses Experiental Learning dilakukan proses pretest terlebih dahulu terhadap dua kelompok mahasista tersebut dan setelah proses simulasi, kemudian dilakukan posttest. Dari hasil pre dan post test dilakukan pengolahan data menggunakan uji normalitas dan uji t. Berdasarkan pengolahan data tersebut disimpulkan bahwa metode Experiental Learning lebih efektif dibanding metode konvensional. Di perguruan tinggi khususnya, metode berbasis pengalaman ini perlu diterapkan agar peserta didik dapat lebih memahami ERP tidak hanya dari sisi teori namun juga mahasiswa dapat mempraktekkan langsung proses ERP ke dalam perangkat lunaknya. Kata Kunci— Enterprise Resource Planning, Model Experintal Learnin

    Perancangan Alat Pendeteksi Kebocoran Gas Berbasis Mikrokontroler PIC16F84A

    Get PDF
    Abstract—After the government imposed a kerosene stove conversion to LPG gas stoves many people have switched. Although LPG gas stoves rely more convenient and more efficient in its use, but LPG gas stoves save more risk in it. This happens because of frequent gas tubes or regulator of the gas hose leak. For it must needs be that there is a tool that is able to detect a gas leak from an early age. So that it can minimize the risk of explosion of gas cylinder when in use. This tool will detect the presence of gas in the vicinity. By using GH-312 sensor and the brain of PIC16F84A and alarm sound from buzzer, expected tool is able to minimize these risks. Intisari— Setelah pemerintah memberlakukan konversi kompor minyak tanah ke kompor gas LPG banyak masyarakat telah beralih. Meskipun kompor gas LPG lebh mudah dan lebih hemat dalam penggunaannya, tetapi kompor gas LPG menyimpan lebih banyak resiko di dalamnya. Hal ini terjadi karena seringnya tabung-tabung gas tersebut atau regulator dari selang gas tersebut mengalami kebocoran. Untuk itulah perlu kiranya ada alat yang mampu untuk mendeteksi kebocoran gas sejak dini. Sehingga bisa meminimalisir resiko meledaknya tabung gas saat di gunakan. Alat ini akan mendeteksi adanya gas di sekitarnya. Dengan menggunakan sensor GH-312 dan otak dari PIC16F84A serta bunyi alarm dari buzzer, diharapakan alat ini mampu untuk meminimalisir resiko tersebut. Kata Kunci — Kompor Gas, Minyak Tanah, PIC16F84A, GH-31

    Perancangan Virtual Private Network Point to Point Berbasis Mikrotik

    Get PDF
    Abstract— Today, the internet is the most popular medium for communicating. Its benefits are very much for everyday life. One of the benefits is to exchange data in job activities. Currently the Ministry of Agriculture uses the internet to send data to headquarters. The Ministry of Agriculture has several office locations centered in Ragunan. Data exchange activities currently still use the services of e-mail sites that have limitations of the sites of the provider of the extreme letters. Application of VPN can increase security and the effectiveness of data or information exchange activities. This research is to design VPN at Ministry of Agriculture office safe and fast in conducting process of sending data from and to head office. The design of VPN office of the Ministry of Agriculture uses Virtual software with Mikrotik server. The result of the VPN can help the performance of employees of the Ministry of Agriculture to exchange data and information to and from the headquarters. Intisari— Saat ini, internet adalah media yang paling populer untuk berkomunikasi. Manfaat nya sangat banyak bagi kehidupan sehari-hari. Salah satu manfaatnya adalah untuk bertukar data dalam aktifitas pekerjaan. Saat ini Kementrian Pertanian menggunakan internet untuk mengirimkan suatu data ke kantor pusat. Kementrian pertanian memiliki beberapa lokasi kantor yang terpusat di Ragunan. Aktifitas bertukar data saat ini masih menggunakan jasa situs-situs penyedian surat elektronik yang memiliki keterbatas-keterbatas dari situs-situs penyedia surat ektronik tersebut. Penerapan VPN dapat meningkatkan keamanan dan efektifas dari kegiatan bertukar data atau informasi. Penelitian ini adalah untuk merancang VPN pada kantor Kementrian Pertanian yang aman dan cepat dalam melakukan proses pengiriman data-data dari dan ke kantor pusat. Perancangan VPN kantor Kementrian Pertanian mengunakan software Virtual dengan server Mikrotik. Hasilnya VPN dapat membantu kinerja pegawai Kementrian Pertanian bertukar data dan informasi dari dan ke kantor pusat. Kata Kunci— Internet, Mikrotik, Virtual Private Networ

    Analisa Kinerja Kualitas Layanan (QoS) Virtual Router Redudancyp Protocol (VRRP) Menggunakan Mikrotik Routerboard

    Get PDF
    Abstract—Information needs to transfer data quickly must be supported by sophisticated computer capabilities and time utilization as efficiently as possible to facilitate the completion of work, the rapid internet network today makes it easier for individuals to conduct transactions in online form, availability of internet network services is very important so it must be 24 hours a day to serve data transfer needs, internet network failures consist of link failures and device failures, therefore network backups are needed in order to anticipate these problems, with virtualization can be obtained with greater utility available physical components, VRRP is one of the virtual router protocols on Microtic routers who are responsible for carrying out the router backup function when the master router condition has a failure, the quality of the virtual router must be analyzed as a network that provides better services. use a technology called QoS Intisari—Kebutuhan informasi untuk mentransfer data yang cepat harus didukung oleh kemampuan komputer yang canggih serta pemanfaatan waktu seefisien mungkin untuk mempermudah penyelesaian pekerjaan, pesatnya jaringan internet saat ini membuat semakin mudahnya individu untuk melakukan transaksi dalam bentuk online, ketersedian layanan jaringan internet sangat penting sehingga harus 24 jam sehari untuk melayani kebutuhan transfer data, kegagalan pada jaringan internet  terdiri dari kegagalan link dan kegagalan perangkat, maka dari itu diperlukan backup jaringan agar mengantisipasi permasalahan tersebut, dengan virtualisasi dapat diperoleh utilitas yang lebih besar komponen fisik yang tersedia, VRRP merupapakan salah satu protokol virtual router pada Mikrotik router yang bertanggung jawab menjalankan fungsi router backup saat kondisi router master mengalami kegagalan, kualitaas kemampuan virtual router harus di analisa performanya sebagai suatu jaringan yang menyediakan layanan yang lebih baik menggunakan teknologi yang disebut QoS. Kata Kunci — Mikrotik, QoS, VRR

    Quality of Service Gateway Load Balancing Protocol Message Digest Algorithm 5 Authentication untuk Peningkatan Kualitas Jaringan

    Get PDF
    Abstract—Gateway Load Balancing Protocol (GLBP) Message-Digest algorithm 5 (MD5) is a Cisco's proprietary protocol. GLBP used to enhance the Quality of Service(QoS)  on a network. It applies the IP Address Gateway Virtual that redundancy on the local network. GLBP run all used routers in time because of load balancing itself, there is no router used as a standby/backup only. Using the GLBP protocol, all network loads are shared equally to all connected routers. The way the GLBP network works is different from how the HSRP and VRRP networks work, which will run the standby/backup router if the active / master router experiences a problem (failover). The average time needed to redundancy the master to router backup router is 7.6 ms. While the average time needed to change from standby router redundancy  to master router redundancy or the master router reused is 33.4 Ms. The average packet loss obtained when the redundancy of the active router change to standby router is 1.7 packet, and The average packet loss obtained when the redundancy of the active router change to standby router is 1.7 packet and 0.5 packets in opposite ways.                Intisari— Gateway Load Balancing Protocol (GLBP) Message Digest algorith 5 (MD5) merupakan sebuah protokol Cisco proprietary. GLBP dibentuk untuk meningkatkan Quality of Service (QoS) terhadap jaringan komputer dikarenakan menggunakan IP Address Gateway Virtual yang bersifat redundancy pada jaringan lokal. GLBP menjalankan semua router yang digunakan secara bersamaan dikarenakan sifatnya Load Balancing itu sendiri, sehingga tidak ada router yang bersifat hanya standby/backup saja. Dengan menggunakan protokol GLBP, semua beban jaringan dibagi sama rata kepada semua router yang terhubung. Cara kerja jaringan GLBP berbeda dengan cara kerja jaringan HSRP dan VRRP yang akan menjalankan router standby/backup jika router active/master mengalami sebuah permasalahan (fail over). Adapun waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk melakukan redundancy router master to router backup adalah 7,6 Ms. Sedangkan waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk melakukan redundancy router standby to router master ataupun ketika router master telah dapat digunakan kembali adalah 33,4 Ms. Sedangkan hasil rata-rata packet loss yang didapat saat redundancy router active to router standby adalah 1,7 packet loss dan packet loss yang didapat saat terjadi redundancy router standby to router master sebesar 0,5 packet. Kata Kunci — Gateway Load Balancing Protocol, Quality of Service, Redundancy, Packet Los

    369

    full texts

    431

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ejournal STMIK Antar Bangsa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇