Ejournal STMIK Antar Bangsa
Not a member yet
431 research outputs found
Sort by
Aplikasi Pengolahan Data Panen TBS Kelapa Sawit pada PT. Jo Perdana Agri Technology
Abstract— T. Jo Perdana Agry Technology is a company engaged in oil palm plantations that every day do processing data harvesting. Based on the results of observations that have been made, processing harvest data at PT. Jo Perdana Agry Technology has not been managed optimally where the data processing of crop processing is still done manually, causing the risk of losing data and inputting and searching data for a longer time. The purpose of this research is to discuss and design an application for harvesting data processing at PT. Jo Prime Agry Technology. This application is designed to be managed by two levels of users, namely Operations and Treasurers. Outputs produced in this data processing application include payment reports, harvest reports, shipping reports, general journals and ledgers. With this application, it is expected to facilitate the Operations and Treasurer in processing data on harvests and payments to contractors, as well as presenting outputs quickly and accurately.
Intisari— PT. Jo Perdana Agry Technology merupakan perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit yang setiap harinya melakukan pengolahan data panen. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, pengolahan data panen pada PT. Jo Perdana Agry Technology belum dikelola secara optimal dimana pendataan pengolahan hasil panen masih dilakukan secara manual sehingga menyebabkan resiko hilangnya data dan proses penginputan dan pencarian data yang lebih lama. Tujuan dari penelitian ini untuk membahas dan merancang suatu aplikasi pengolahan data panen pada PT. Jo Perdana Agry Technology. Aplikasi ini dirancang untuk dikelola oleh dua level pengguna, yakni Operasional dan Bendahara. Keluaran yang dihasilkan dalam aplikasi pengolahan data panen ini, antara lain laporan pembayaran, laporan panen, laporan pengiriman, jurnal umum dan buku besar. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat memudahkan bagian Operasional dan Bendahara dalam melakukan pengolahan data hasil panen dan pembayaran kepada kontraktor, serta menyajikan keluaran (output) laporan secara cepat dan akurat.Abstract— T. Jo Perdana Agry Technology is a company engaged in oil palm plantations that every day do processing data harvesting. Based on the results of observations that have been made, processing harvest data at PT. Jo Perdana Agry Technology has not been managed optimally where the data processing of crop processing is still done manually, causing the risk of losing data and inputting and searching data for a longer time. The purpose of this research is to discuss and design an application for harvesting data processing at PT. Jo Prime Agry Technology. This application is designed to be managed by two levels of users, namely Operations and Treasurers. Outputs produced in this data processing application include payment reports, harvest reports, shipping reports, general journals and ledgers. With this application, it is expected to facilitate the Operations and Treasurer in processing data on harvests and payments to contractors, as well as presenting outputs quickly and accurately
PENERAPAN METODE FORWARD CHAINING PADA SISTEM PAKAR REKOMENDASI JURUSAN
Abstract— SMK is a choice of formal education junior high school students who will proceed to the top level who want to deepen the talent, skill and desire that is owned by a student. However, in general, most of the prospective students are confused to choose majors or even less informed about it that will take because so many options available majors. Often some vocational students who do not get along with their majors. It is therefore important to know more about their own interests in choosing majors, an understanding of each department, field of study that will be studied in the majors their would choose as well as job prospects would they do it later and majors in the College if they wish to pursue a higher level. Expert systems are knowledge-based program that provides solutions to problems with the quality of expert-problems within a specific domain. Expert System is a program of giving advice or consulting programs that contain knowledge and experience which is input by one or more experts in a particular domain, so that everyone can use to solve problems or make decisions assistence by an expert. In the field of education, expert systems can be utilized as a program giving advice or recommendation to designate a department in this case choosing majors in SMK HUTAMA that fit their talents and abilities they have. With the development of Internet technology as a medium for today's global information, allows Expert System is presented in the form of a web-based information system that can be accessed online anytime.
Intisari— SMK adalah pilihan pendidikan formal siswa SMP yang akan melanjutkan ke tingkat atas yang ingin memperdalam bakat, keterampilan dan keinginan yang dimiliki oleh mahasiswa. Namun, secara umum, sebagian besar calon mahasiswa bingung untuk memilih jurusan atau bahkan kurang informasi tentang hal yang akan mengambil karena begitu banyak pilihan jurusan yang tersedia. Sering dijumpai siswa SMK yang merasa tidak cocok dengan jurusan mereka. Oleh karena itu penting untuk mengetahui lebih banyak tentang kepentingan mereka sendiri dalam memilih jurusan, pemahaman masing-masing departemen, bidang studi yang akan dipelajari di jurusan mereka akan memilih serta prospek pekerjaan yang akan mereka lakukan nanti dan jurusan di Perguruan Tinggi jika mereka ingin mengejar tingkat yang lebih tinggi. Sistem pakar program berbasis pengetahuan yang menyediakan solusi untuk masalah dengan kualitas pakar masalah dalam domain tertentu. Sistem Pakar adalah program pemberian nasihat atau konsultasi program yang mengandung pengetahuan dan pengalaman yang dimasukan oleh satu atau lebih ahli dalam domain tertentu, sehingga setiap orang dapat menggunakannya untuk memecahkan masalah atau membuat keputusan assistence oleh seorang ahli sebagai media informasi global saat ini, memungkinkan Sistem Pakar disajikan dalam bentuk sistem informasi berbasis web yang dapat diakses secara online kapan saja.Abstract— SMK is a choice of formal education junior high school students who will proceed to the top level who want to deepen the talent, skill and desire that is owned by a student. However, in general, most of the prospective students are confused to choose majors or even less informed about it that will take because so many options available majors. Often some vocational students who do not get along with their majors. It is therefore important to know more about their own interests in choosing majors, an understanding of each department, field of study that will be studied in the majors their would choose as well as job prospects would they do it later and majors in the College if they wish to pursue a higher level. Expert systems are knowledge-based program that provides solutions to problems with the quality of expert-problems within a specific domain. Expert System is a program of giving advice or consulting programs that contain knowledge and experience which is input by one or more experts in a particular domain, so that everyone can use to solve problems or make decisions assistence by an expert. In the field of education, expert systems can be utilized as a program giving advice or recommendation to designate a department in this case choosing majors in SMK HUTAMA that fit their talents and abilities they have. With the development of Internet technology as a medium for today's global information, allows Expert System is presented in the form of a web-based information system that can be accessed online anytime
Strategi Pengembangan Sistem Informasi Berbasis E-KTP di Kantor Kelurahan Galur (Studi Kasus Kelurahan Galur Kota Jakarta Pusat)
Intisari— Sistem Informasi adalah suatu sistem yang berada dalam suatu organisasi yang mengelola kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung operasi dan juga dalam kegiatan strategi dalam suatu organisasi dengan menyediakan laporan-laporan yang diperlukan. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat saat ini sangatlah memungkinkan masyarakat untuk bisa mengakses informasi apa saja yang mereka butuhkan dalam kehidupan sehari-hari, seolah-olah tidak ada batasannya. Salah satu program yang mulai diterapkan sekarang ini oleh Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat adalah berupa penerapan program Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau disebut juga e-KTP. KTP Elektronik adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan / pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi pada data base ke pendudukan nasional. Untuk mendapatkan kelengkapan data dan informasi yang sesuai dengan fokus penelitian maka yang dijadikan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Penulis simpulkan bahwa dengan menggunakan pola matriks IFAS dan EFAS yang telah dilakukan maka dapat diketahui kondisi Kelurahan Galur dalam melakukan pengembangan terhadap sistem informasi berbasis E-KTP yaitu dengan kemajuan teknologi dan sudah diterapkannya pemberdayaan pegawai dalam bidang teknologi maka dapat meningkatkan lagi visi dan misi yang mendukung kualitas pelayanan Kelurahan.
Kata Kunci— Sistem Informasi, E-KTP, Kelurahan Galur, SWOT.
Referensi :
[1] M. S. Putra, “Faktor-Faktor Pengembangan Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Pada Perguruan Tinggi Swasta Palembang,” J. RESTI (Rekayasa Sist. dan Teknol. Informasi), pp. 295-300, 2018.
[2] P. P. R. N. 9. T, “Peraturan Presiden Republik Indonesia No 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik,” p. 199, 2018.
[3] I. D. a. R. M. M. Z. Syafnel, “Analisis dan Perancangan TataKelola Data sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Domain Master Data Management (MDM) pada Dama Dmbok V2 di Diskominfotik Kbb,” p. 7775–7786, 2019.
[4] T. R. V. RONI EKHA PUTERA, “Implementasi Program KTP Elektronik (e-KTP) di Daerah Percontohan,” MIMBAR, pp. 193-201,2011.
[5] M. P. Febriharini, “Pelaksanaan Program e KTP Dalam Rangka Tertib Administrasi Kependudukan,” Jurnal Ilmiah UNTAG Semarang, pp. 2302-2752, 2016.
[6] I. Irawan, “Pengembangan Sistem Informasi Akademik Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau,” J. Teknol. Dan Open Source, pp. 55-66, 2018.
[7] S. a. D. S. Paryanta, “Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Berbasis Web Desa Sawahan,” IJSE - Indones. J. Softw. Eng, pp. 1-8, 2017.
[8] N. W. UTAMI, “Jurnal Enterpreneur,” 26 February 2019. [Online]. Available: https://www.jurnal.id/id/blog/2017-manfaat-faktor-yang-memengaruhi-dan-contoh-analisis-swot/. [Accessed 22 10 2020].
[9] M. A. a. R. Sanjaya, “Strategi Perencanaan dan Pengembangan Program Studi Menggunakan Analisis SWOT (Studi Kasus Program Studi Sistem Informasi ARS University),” pp. 1-8, 2020.
[10] O. A. B. D. H. S. a. L. P. P. R. Veriyadna, “Penerapan Analisis SWOT : Studi Kasus Usaha Mahasiswa Creative Puzzle Glass,” pp. 1-6, 2019.
[11] A. W. a. Suyudi, “Penerapan Analisis SWOT Dalam Menentukan Strategi Pengembangan Sistem Informasi STIKOM Yos SudarsoPurwokerto,” J. Chem. Inf.Model., pp. 1689-1699, 2018.
[12] S. Noor, “Penerapan Analisis Swot dalam Menentukan Strategi Pemasaran Daihatsu Luxio di Malang,” J. INTEKNA, p. 102–209, 2014.
[13] G. Pendidikan, “Analisis SWOT : Pengertian, Unsur, Manfaat, Faktor, Contoh, Kelebihan & Kekurangannya Lengkap,” seputar ilmu.com, 2019.
[14] S. E. Masri Singarimbun, Metode Penelitian Survai, Jakarta: Pusat LP3ES Indonesia, 1987.
[15] W. Surakhmad, Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode Teknik, Bandung: Tarsito, 1994.
[16] Riduwan, Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian, Bandung: Alfabeta, 2009. Intisari— Sistem Informasi adalah suatu sistem yang berada dalam suatu organisasi yang mengelola kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung operasi dan juga dalam kegiatan strategi dalam suatu organisasi dengan menyediakan laporan-laporan yang diperlukan. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat saat ini sangatlah memungkinkan masyarakat untuk bisa mengakses informasi apa saja yang mereka butuhkan dalam kehidupan sehari-hari, seolah-olah tidak ada batasannya. Salah satu program yang mulai diterapkan sekarang ini oleh Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat adalah berupa penerapan program Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau disebut juga e-KTP. KTP Elektronik adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan / pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi pada data base ke pendudukan nasional. Untuk mendapatkan kelengkapan data dan informasi yang sesuai dengan fokus penelitian maka yang dijadikan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Penulis simpulkan bahwa dengan menggunakan pola matriks IFAS dan EFAS yang telah dilakukan maka dapat diketahui kondisi Kelurahan Galur dalam melakukan pengembangan terhadap sistem informasi berbasis E-KTP yaitu dengan kemajuan teknologi dan sudah diterapkannya pemberdayaan pegawai dalam bidang teknologi maka dapat meningkatkan lagi visi dan misi yang mendukung kualitas pelayanan Kelurahan.
Kata Kunci— Sistem Informasi, E-KTP, Kelurahan Galur, SWOT.
Referensi :
[1] M. S. Putra, “Faktor-Faktor Pengembangan Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Pada Perguruan Tinggi Swasta Palembang,” J. RESTI (Rekayasa Sist. dan Teknol. Informasi), pp. 295-300, 2018.
[2] P. P. R. N. 9. T, “Peraturan Presiden Republik Indonesia No 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik,” p. 199, 2018.
[3] I. D. a. R. M. M. Z. Syafnel, “Analisis dan Perancangan TataKelola Data sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Domain Master Data Management (MDM) pada Dama Dmbok V2 di Diskominfotik Kbb,” p. 7775–7786, 2019.
[4] T. R. V. RONI EKHA PUTERA, “Implementasi Program KTP Elektronik (e-KTP) di Daerah Percontohan,” MIMBAR, pp. 193-201,2011.
[5] M. P. Febriharini, “Pelaksanaan Program e KTP Dalam Rangka Tertib Administrasi Kependudukan,” Jurnal Ilmiah UNTAG Semarang, pp. 2302-2752, 2016.
[6] I. Irawan, “Pengembangan Sistem Informasi Akademik Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau,” J. Teknol. Dan Open Source, pp. 55-66, 2018.
[7] S. a. D. S. Paryanta, “Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Berbasis Web Desa Sawahan,” IJSE - Indones. J. Softw. Eng, pp. 1-8, 2017.
[8] N. W. UTAMI, “Jurnal Enterpreneur,” 26 February 2019. [Online]. Available: https://www.jurnal.id/id/blog/2017-manfaat-faktor-yang-memengaruhi-dan-contoh-analisis-swot/. [Accessed 22 10 2020].
[9] M. A. a. R. Sanjaya, “Strategi Perencanaan dan Pengembangan Program Studi Menggunakan Analisis SWOT (Studi Kasus Program Studi Sistem Informasi ARS University),” pp. 1-8, 2020.
[10] O. A. B. D. H. S. a. L. P. P. R. Veriyadna, “Penerapan Analisis SWOT : Studi Kasus Usaha Mahasiswa Creative Puzzle Glass,” pp. 1-6, 2019.
[11] A. W. a. Suyudi, “Penerapan Analisis SWOT Dalam Menentukan Strategi Pengembangan Sistem Informasi STIKOM Yos SudarsoPurwokerto,” J. Chem. Inf.Model., pp. 1689-1699, 2018.
[12] S. Noor, “Penerapan Analisis Swot dalam Menentukan Strategi Pemasaran Daihatsu Luxio di Malang,” J. INTEKNA, p. 102–209, 2014.
[13] G. Pendidikan, “Analisis SWOT : Pengertian, Unsur, Manfaat, Faktor, Contoh, Kelebihan & Kekurangannya Lengkap,” seputar ilmu.com, 2019.
[14] S. E. Masri Singarimbun, Metode Penelitian Survai, Jakarta: Pusat LP3ES Indonesia, 1987.
[15] W. Surakhmad, Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metode Teknik, Bandung: Tarsito, 1994.
[16] Riduwan, Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian, Bandung: Alfabeta, 2009.
Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web pada Smooth-Tee dengan Metode Waterfall
Intisari— Informasi dengan cepat telah menjadi ciri khas di era globalisasi ini, berkat kecanggihan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan. Informasi dan teknologi dapat membangun zaman yang. Smooth-tee merupakan toko yang menjual baju masih beroperasi menggunakan cara konvensional, dilihat dari cara promosi penjualannya, pengolahannya data pesanan masih tercatat secara manual dan hal ini tentunya akan menghambat perkembangan perusahaan untuk mendapatkan informasi tentang data pesanan, memungkinkan adanya salah perhitungan, kehilangan data, atau rusak karena tidak adanya pencadangan data arsip manual. Dari permasalahan tersebut, penulis tertarik untuk merancang sistem informasi berbasis web. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode wawancara, observasi dan waterfall. Aplikasi yang dibuat menggunakan MySQL untuk database dan pemrograman PHP sebagai alat bantuk pembuatan sistem informasi tersebut. Desain sistem informasi penjualan bertujuan untuk merespon kebutuhan informasi cepat untuk pengguna secara cepat, tepat dan efektif. Kata Kunci— Sistem Informasi, Penjualan, Waterfall, PHP, Codeigniter
Referensi
[1] G.W. Sasmito. Penerapan Metode Waterfall Pada Desain. Jurnal Pengembangan IT, Volume 2, No. 1, p. 8, 2017.
[2] J. Hutahean. Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Deepublish, 2016.
[3] K. Yuliana, "Analisa Sistem Informasi Dan Pengembalian Buku Perpustakaan Pada SMA Nusantara," STMIK Raharja Jurusan Sistem Informasi, p. 48, 2018.
[4] T. Sutabri. Analisa Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset, 2012
[5] R. A. S and M, Shalahuddin, Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek, Bandung: Informatika Bandung, 2016.
[6] Atom, "Activity Diagram," Studi Pustaka, 12 10 2019. [Online]. Available: webstudi.site/2019/11/ActivityDiagram.html. [Accessed 12 10 2019].
[7] Fajar Hariadi and Sukadi, "Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Pada Sekolah Dasar Negeri ukaharjo Pacitan," Indonesian Journal on Networking and Security, p. 1, 2013
[8] N. Fatimah and Yandria Elmasari, "Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web Untuk Sunan," JIP(Jurnal Ilmiah danPenelitian Informasi, vol. 03, no. 02, p. 130, 2018
[9] D. PuspitaSARI, "Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah Berbasis Web," Jurnal Pilar Nusa Mandiri, vol. XII, o. No.1, p. 228, 2016.Intisari— Informasi dengan cepat telah menjadi ciri khas di era globalisasi ini, berkat kecanggihan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan. Informasi dan teknologi dapat membangun zaman yang. Smooth-tee merupakan toko yang menjual baju masih beroperasi menggunakan cara konvensional, dilihat dari cara promosi penjualannya, pengolahannya data pesanan masih tercatat secara manual dan hal ini tentunya akan menghambat perkembangan perusahaan untuk mendapatkan informasi tentang data pesanan, memungkinkan adanya salah perhitungan, kehilangan data, atau rusak karena tidak adanya pencadangan data arsip manual. Dari permasalahan tersebut, penulis tertarik untuk merancang sistem informasi berbasis web. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode wawancara, observasi dan waterfall. Aplikasi yang dibuat menggunakan MySQL untuk database dan pemrograman PHP sebagai alat bantuk pembuatan sistem informasi tersebut. Desain sistem informasi penjualan bertujuan untuk merespon kebutuhan informasi cepat untuk pengguna secara cepat, tepat dan efektif. Kata Kunci— Sistem Informasi, Penjualan, Waterfall, PHP, Codeigniter
Referensi
[1] G.W. Sasmito. Penerapan Metode Waterfall Pada Desain. Jurnal Pengembangan IT, Volume 2, No. 1, p. 8, 2017.
[2] J. Hutahean. Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Deepublish, 2016.
[3] K. Yuliana, "Analisa Sistem Informasi Dan Pengembalian Buku Perpustakaan Pada SMA Nusantara," STMIK Raharja Jurusan Sistem Informasi, p. 48, 2018.
[4] T. Sutabri. Analisa Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset, 2012
[5] R. A. S and M, Shalahuddin, Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek, Bandung: Informatika Bandung, 2016.
[6] Atom, "Activity Diagram," Studi Pustaka, 12 10 2019. [Online]. Available: webstudi.site/2019/11/ActivityDiagram.html. [Accessed 12 10 2019].
[7] Fajar Hariadi and Sukadi, "Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Pada Sekolah Dasar Negeri ukaharjo Pacitan," Indonesian Journal on Networking and Security, p. 1, 2013
[8] N. Fatimah and Yandria Elmasari, "Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web Untuk Sunan," JIP(Jurnal Ilmiah danPenelitian Informasi, vol. 03, no. 02, p. 130, 2018
[9] D. PuspitaSARI, "Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah Berbasis Web," Jurnal Pilar Nusa Mandiri, vol. XII, o. No.1, p. 228, 2016
PENGARUH TRUST, SATISFACTION DAN SERVICE QUALITY TERHADAP REPURCHASE INTENTION PADA PRODUK ANTIVIRUS ESET
Abstract— Maintain relationships with customers is one of the company in maintaining the survival of the business processes of the company itself, because at this time the business competition between companies is characterized by agresifan to each of these companies in winning customers every day by way of competing to provide services best to lure their customers, retain existing customers and cultivate new potential customers not to get the customer to leave the company is one of the PR As a company engaged in the sale of antivirus products, Eset certainly also do not want the customers to switch to products other, therefore demands to be the best should be a firm commitment that the ESET antivirus users, how to maintain the trust and customer satisfaction as well as providing good service to the customer or consumer. This study discusses whether the variable trusts, satification and service quality significantly affect the variable repurchase Intention.Abstract— Maintain relationships with customers is one of the company in maintaining the survival of the business processes of the company itself, because at this time the business competition between companies is characterized by agresifan to each of these companies in winning customers every day by way of competing to provide services best to lure their customers, retain existing customers and cultivate new potential customers not to get the customer to leave the company is one of the PR As a company engaged in the sale of antivirus products, Eset certainly also do not want the customers to switch to products other, therefore demands to be the best should be a firm commitment that the ESET antivirus users, how to maintain the trust and customer satisfaction as well as providing good service to the customer or consumer. This study discusses whether the variable trusts, satification and service quality significantly affect the variable repurchase Intention.
Intisari— Menjaga hubungan dengan pelanggan merupakan salah satu bentuk perusahaan dalam menjaga keberlangsungan hidup dari proses bisnis perusahaan itu sendiri, karena pada saat ini persaingan bisnis antar perusahaan dicirikan dengan keagresifan dari masing-masing perusahaan tersebut dalam memenangkan pelanggan setiap harinya dengan cara saling berlomba untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk memikat pelanggan mereka, mempertahankan pelanggan yang telah ada dan menggarap pelanggan-pelanggan potensial baru agar jangan sampai pelanggan meninggalkan perusahaan merupakan salah satu pekerjaan rumah Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang penjualan produk antivirus , Eset tentu juga tidak menghendaki para pelanggannya beralih ke produk lain, oleh sebab itu tuntutan untuk menjadi yang terbaik harus menjadi komitmen perusahaan agar para pengguna antivirus eset, caranya menjaga kepercayaan dan kepuasan pelanggan terhadap penggunaan antivirus eset serta memberikan pelayanan yang baik terhadap pelanggan atau konsumen. Penelitian ini membahas apakah variable trust , satification dan service quality berpengaruh secara signifikan terhadap variable repurchase Intention
FUZZY INFERENCE SYSTEM (FIS) MAMDANI UNTUK MENGANALISA TINGKAT KENYAMANAN BELAJAR SISWA
Abstract— Education in modern times is very important. especially in creating the next generation of good, fair, and wise. In spite of all the research is the theme analysis influence the comfort level of student learning by using fuzzy inference system. In the present study the authors wanted to analyze the extent to which the level of comfort for students at the school. Besides using fuzzy inference system, the authors use mamdani method as the method chosen for the calculation and analysis using matlab as software to describe the shape of the analysis, so that eventually the writer knows how less, pretty, or good is the comfort level of students in the school.
Intisari— Pendidikan di zaman modern saat ini memang sangat penting. Terutama dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang baik, adil, dan bijaksana. Terlepas dari semua itu penelitian ini mengangkat tema analisa pengaruh tingkat kenyamanan belajar siswa dengan menggunakan metode fuzzy inference system Di dalam penelitian kali ini penulis ingin menganalisa sampai sejauh mana tingkat kenyamanan belajar siswa di sekolah. Selain menggunakan fuzzy inference system, penulis menggunakan metode mamdani sebagai metode yang dipilih untuk perhitungan analisa dan menggunakan matlab sebagai software untuk menggambarkan bentuk analisanya, sehingga akhirnya penulis mengetahui seberapa kurang, cukup, atau baik kah tingkat kenyamanan belajar siswa pada sekolah tersebut.Abstract— Education in modern times is very important. especially in creating the next generation of good, fair, and wise. In spite of all the research is the theme analysis influence the comfort level of student learning by using fuzzy inference system. In the present study the authors wanted to analyze the extent to which the level of comfort for students at the school. Besides using fuzzy inference system, the authors use mamdani method as the method chosen for the calculation and analysis using matlab as software to describe the shape of the analysis, so that eventually the writer knows how less, pretty, or good is the comfort level of students in the school
ANALISA PEMILIHAN SISTEM OPERASI HANDPHONE MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS
Abstract— Smarthphone developments in recent years is growing rapidly. Even competition in the product market even more stringent. Many mobile phone manufacturers or smatphone compete to offer their products. Many advantages offered by the smartphone manufacturers in terms of models, features and operating system on smarthphone. Operating Systems became one of the considerations for someone to buy one's dream phone. Many types of operating systems that are owned by a variety of mobile phones, then made a comparison to choose what operating system you want to use, to facilitate determining the mobile operating system that is much in demand by the public. Therefore, in this study conducted to choose the operating system on mobile phones by using the method of Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP is a research method for making a decision to use a hierarchy and do comparisons on any criteria, sub-criteria and alternatives into consideration in decision making.
Intisari— Perkembangan Smarthphone pada beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan cepat. Bahkan persaingan di pasar produk tersebut pun semakin ketat. Banyak produsen handphone atau smartphone bersaing menawarkan produk mereka. Banyak keunggulan yang ditawarkan oleh para pihak produsen smartphone baik dari segi model, fitur maupun sistem operasi pada smarthphone. Sistem Operasi menjadi salah satu pertimbangan seseorang untuk membeli salah satu handphone idaman. Banyak jenis sistem operasi yang dimiliki oleh macam-macam handphone, maka dibuatlah suatu perbandingan untuk memilih sistem operasi apa yang ingin digunakan, untuk mempermudah menentukan sistem operasi handphone yang banyak diminati oleh masyarakat. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan untuk memilih sistem operasi pada Handphone dengan menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP adalah metode penelitian untuk pengambilan suatu keputusan dengan menggunakan hirarki dan melakukan perbandingan pada setiap kriteria, sub kriteria dan alternatif yang menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan.Abstract— Smarthphone developments in recent years is growing rapidly. Even competition in the product market even more stringent. Many mobile phone manufacturers or smatphone compete to offer their products. Many advantages offered by the smartphone manufacturers in terms of models, features and operating system on smarthphone. Operating Systems became one of the considerations for someone to buy one's dream phone. Many types of operating systems that are owned by a variety of mobile phones, then made a comparison to choose what operating system you want to use, to facilitate determining the mobile operating system that is much in demand by the public. Therefore, in this study conducted to choose the operating system on mobile phones by using the method of Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP is a research method for making a decision to use a hierarchy and do comparisons on any criteria, sub-criteria and alternatives into consideration in decision making
PENGUKURAN KINERJA LAYANAN AKADEMIK DENGAN MATURITY LEVEL DAN ANALISIS IT BALANCED SCORECARD BERDASARKAN PERSPEKTIF ORIENTASI PENGGUNA
Intisari— Kegiatan akademik di Perguruan Tinggi sangatlah penting terutama di masa pandemi yang sebagian besar kegiatannya dilakukan secara daring. Perguruan tinggi perlu memiliki strategi untuk dapat melaksanakan pelayanan akademik supaya berjalan dengan baik salah satunya dengan melaksanakan pengukuran dengan menggunakan maturity level dan analisis IT balanced scorecard. Pada penelitian ini dilakukan analisis IT Balanced Scorecard perspektif orientasi pengguna untuk mengetahui kinerja dari beberapa indikator sehingga dapat mengetahui skor akhir indikator tersebut. Penskoran akhir menunjukkan nilai kinerja dari masing-masing indikator sehingga dapat melakukan penilaian dengan maturity level yang dapat digunakan pimpinan perusahaan/organisasi untuk menentukan langkah stragis berikutnya. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa analisis IT Balanced Scorecard dan maturity level dapat mengetahui pengaruh dari masing-masing indikator kinerja.
Kata Kunci— IT Balanced Scorecard, Kinerja Layanan Akademik, Maturity Level, IT BSC, Layanan Akademik.
Referensi :
[1] Dewi S.R., Maturity Level Assesment for ERP System Investment Using Val IT Framework, Procedia Computer Science 161, 250-257, 2019.
[2] Dewi F. and Mahendrawathi ER, Business Process Maturity Level of MSMEs in East Java Indonesia, Procedia Computer Science 161, 10981105, 2019.
[3] Haryanti, Tining and Pribadi A., E-commerce Service Design Readiness using ITIL Framework with IT Balanced Scorecard Objective (Case Study : University E-commerce), Procedia Computer Science 161, 283290, 2019.
[4] Hendy Wijaya dan Erny Caroline, Measurement of The Effectivess Strategy Is/It To Business Strategy With It Balanced Scorecard Method At Binus International Joseph Wibowo Center, Journal of Technology Information, 2020, vol. 6 No. 1.
[5] Muhammad, Rizal Munadi, M. Subianto, Evaluasi Kinerja Sistem Informasi Akademik Menggunakan IT Balanced Scorecard Pada Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh, Jurnal Infromatika UPGRIS, 2018, Vo. 4, No. 1.
[6] Solechan A., Prasandy T., Rancang bangun Tata Kelola Kinerja Perguruan Tinggi menggunakan IT Balanced Scorecard, Jurnal Sistem Informasi Bisnis, 2016, 01.
[7] Nibras Faiq M, Kusrini, Asro Nasrini, Menggunakan Cobit 4.1 dan Balaced Scorecard Untuk Merancang Tata Kelola Sistem Informasi, Jurnal Informa, 2021, Vol. 7, No. 1.
[8] Edi Gunawan, Analisis Pengukuran Kinerja Divisi It Menggunakan It Balanced Scorecard Pada Pt. XYZ, Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan, 2019, Vol. 3, No. 3.
[9] Safitri N.A., Herdiansyah M.I., Peningkatan Kinerja Sistem E-Learning Dalam Perspektif Universitas 4.0 Menggunakan Kerangka It Balanced Scorec, Gema Teknologi, 2020, No. 1.
[10] Syarifudin G, Perencanaan Strategis Sistem Informasi Pengukuran Kinerja Dosen Dengan Menggunakan It Balance Scorecard, Jurnal Ilmiah SISFOTENIKA, 2013, Vol. 3, No. 1.
[11] Nainggolan D.Y., Wijaya A.F., Analisis Kinerja Sistem Pengolahan Data Berbasis Web Menggunakan It Balanced Scorecard Sebagai Sarana Untuk Menunjang Kinerja Pegawai Pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sragen, Jurnal SITECH, 2019, Vol 2, No. 1.
[12] Pawan E, Utama E., Nasiri A, Mengukur Tingkat Kematangan Tata Kelola Sistem Informasi Akademik Menggunakan COBIT 4.1 dan Balanced Scorecard, Citec Journal, 2018, Vol. 5, No. 2.
[13] Niven P.R., Balanced Scorecard Step by Step, Maximing Performance and Maintaining Results, John Wiley & Sons Inc, 2th edition, 2006.
[14] Keyes J., Implementing the IT Balanced Scorecard Aligning with Corporate Srategy, Auerbach Publication, Taylor & Francis Group, 2005.
[15] Sakinah F, Setiawan B., Indeks Penilaian Kematangan (Maturity) Manajemen Keamanan Layanan TI, Jurnal Teknik Pomits, 2013, Vol. 2, No. 1.
[16] Jogiyanto, Pedoman Survey Kuesioner : Pengembangan Kuesioner mengatasi bias dan Meningkatkan Respon, BPFE, Jogjakarta, 2011.
[17] Jogiyanto, Metode Penelitian Sistem Informasi, Penerbit ANDI, Jogjakarta, 2008.Kegiatan akademik di Perguruan Tinggi sangatlah penting terutama di masa pandemi yang sebagian besar kegiatannya dilakukan secara daring. Perguruan tinggi perlu memiliki strategi untuk dapat melaksanakan pelayanan akademik supaya berjalan dengan baik salah satunya dengan melaksanakan pengukuran dengan menggunakan maturity level dan analisis IT balanced scorecard. Pada penelitian ini dilakukan analisis IT Balanced Scorecard perspektif orientasi pengguna untuk mengetahui kinerja dari beberapa indikator sehingga dapat mengetahui skor akhir indikator tersebut. Penskoran akhir menunjukkan nilai kinerja dari masing-masing indikator sehingga dapat melakukan penilaian dengan maturity level yang dapat digunakan pimpinan perusahaan/organisasi untuk menentukan langkah stragis berikutnya. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa analisis IT Balanced Scorecard dan maturity level dapat mengetahui pengaruh dari masing-masing indikator kinerja
Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Barang Pada PT Bangun Prestasi Bersama Jakarta
Abstract— Advances in science and technology have encouraged changes in all fields, one of which is purchasing goods. In the past, the purchase of goods was carried out directly in a place, but now the activities of purchasing goods can be carried out indirectly through the information technology media. This final project discusses the application of purchasing goods data processing at PT Bangun Prestasi Bersama, where in the purchase of goods the transaction recording activities have not used the application system so that sometimes there are errors in calculation, recording purchase data, loss of input and outputdocuments and length of time in preparing monthly reports . The application was designed with the aim of being able to process supplier data, data on goods, order transactions, purchase transactions, and print reports. Reports produced by thisapplication include supplier data reports, inventory reports, goods order transaction reports, and goods purchase transaction reports. The application of the data processing application for purchasing goods is expected to be a solution that can overcome the problems that exist during the process of purchasing goods at PT Bangun Prestasi Bersama, so that the purchase transaction process that occurs can be organized properly, the activities of purchasing goods can be run according to the procedure. Intisari — Kemajuan ilmu dan teknologi telah mendorong terjadinya perubahan dalam semua bidang, salah satunya adalah kegiatan pembelian barang. Dahulu kegiatan pembelian barang dilakukan langsung di sebuah tempat, tapi sekarang kegiatan pembelian barang dapat dilakukan secara tidak langsung melalui media teknoligi informasi. Tugas akhir ini membahas mengenai aplikasi pengolahan data pembelian barang pada PT Bangun Prestasi Bersama, dimana dalam kegiatan pembelian barang pencatatan transaksikegiatannya belum menggunakan sistem aplikasi sehingga kadang terjadi kesalahan dalam penghitungan, pencatatan data pembelian, kehilangan dokumen masukan dan keluaran serta lama dalam menyusun laporan bulanan. Aplikasi yang dirancang bertujuan dapat mengolah data supplier, data barang, transaksi pemesanan barang, transaksi pembelian barang, dan mencetak laporan. Laporan yang dihasilkan aplikasi ini antara lain, laporan data supplier, laporan stok barang, laporan transaksi pemesanan barang, dan laporan transaksi pembelian barang. Penerapan aplikasi pengolahan data pembelian barang ini diharapkan menjadi solusi yang dapat mengatasi permasalahan yang ada saat proses pembelian barang pada PT Bangun Prestasi Bersama, sehingga proses transaksi pembelian barang yang terjadi akan dapat di organisir dengan baik, kegiatan pembelian barang dapat dapat berjalan sesuai dengan prosedur.Abstract— Advances in science and technology have encouraged changes in all fields, one of which is purchasing goods. In the past, the purchase of goods was carried out directly in a place, but now the activities of purchasing goods can be carried out indirectly through the information technology media. This final project discusses the application of purchasing goods data processing at PT Bangun Prestasi Bersama, where in the purchase of goods the transaction recording activities have not used the application system so that sometimes there are errors in calculation, recording purchase data, loss of input and outputdocuments and length of time in preparing monthly reports . The application was designed with the aim of being able to process supplier data, data on goods, order transactions, purchase transactions, and print reports. Reports produced by thisapplication include supplier data reports, inventory reports, goods order transaction reports, and goods purchase transaction reports. The application of the data processing application for purchasing goods is expected to be a solution that can overcome the problems that exist during the process of purchasing goods at PT Bangun Prestasi Bersama, so that the purchase transaction process that occurs can be organized properly, the activities of purchasing goods can be run according to the procedure
SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB PADA SMK YPI-ALFALAH JAKARTA TIMUR
Abstract -- Making a website about academic information system is one way to develop the existing school management system, with the system, schools can inform and manage the value of the good. So with the website of the academic information systems students, teachers, and visitors can find information about the schools directly. Schools can also process data and student grades quickly, effectively and efficiently. Academic information system contained in vocational schools YPI-Alfalah in entering data (input), change, and display data (output) reported only gets direct administration resulting in inaccurate reports as well as teachers and students must come to school to get information about value or data required. Such information system is less effective in the management of the school, in order to provide convenience both to inform students and teachers needed liveliness management system.Abstract -- Making a website about academic information system is one way to develop the existing school management system, with the system, schools can inform and manage the value of the good. So with the website of the academic information systems students, teachers, and visitors can find information about the schools directly. Schools can also process data and student grades quickly, effectively and efficiently. Academic information system contained in vocational schools YPI-Alfalah in entering data (input), change, and display data (output) reported only gets direct administration resulting in inaccurate reports as well as teachers and students must come to school to get information about value or data required. Such information system is less effective in the management of the school, in order to provide convenience both to inform students and teachers needed liveliness management system.
Intisari — Pembuatan website tentang sistem informasi akademik merupakan salah satu cara untuk mengembangkan sistem manajemen yang ada disekolah, dengan adanya sistem tersebut, sekolah dapat menginformasikan dan mengelola nilai dengan baik. Sehingga dengan adanya website sistem informasi akademik tersebut siswa, guru, serta pengunjung dapat mengetahui informasi tentang sekolah secara langsung. Sekolah juga dapat melakukan dan mengolah data nilai siswa dengan cepat, efektif dan efisien. Sistem informasi akademik yang terdapat di sekolah SMK YPI-Alfalah dalam memasukkan data (input), mengubah, dan menampilkan data (output) hanya dilaporkan kebagian administrasi secara langsung sehingga menghasilkan laporan yang tidak akurat serta guru dan siswa harus datang ke sekolah untuk mendapatkan informasi tentang nilai atau data-data yang dibutuhkan. Sistem informasi seperti ini kurang efektif dalam manajemen sekolah, guna memberikan kemudahan baik dalam menginformasikan keaktifan siswa dan pengajar dibutuhkan sistem manajemen