Research Repository of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
966 research outputs found
Sort by
Urgensi kemampuan matematis dalam menganalisis teori-teori ekonomi
Mathematics can be applied in many fields of study, one of them in
Economics. Many problems in economics can be explained by means of
mathematics both in numbers, and formulas so it can be measured
properly. If we understand about mathematic and can think something
how to solve problem with mathematic, so we have mathematical ability.
Mathematical ability is the ability to think in accordance with the
procedures of mathematics. Mathematical ability is used to analyze the
existing problems in the economy. Mathematical abilities include
mathematical reasoning, mathematical communication, mathematical
problem solving, mathematical reasoning, creative thinking and critical
thinking. Therefore, mathematical ability has significant role in
Economics
Efektifitas pembelajaran bahasa Arab pada sistem asrama (ma’had ‘aliy) di perguruan tinggi Islam
Formal and Informal educational institutions by deriving Islamic perspective must use Arabic language as priority material. Because now it does need a special attention for students as a need and this will be same with how far teachers can provide students to understand that Arabic language is identifying Islam. Reality, not all students like Arabic language and it goes to a fear language. There is an issue that the effect is, the incompetence teacher in methodology is coming then Arabic language is really not interesting. If it is already the fact, a huge agenda to formulate the methodology is an obligation
Jaringan keilmuan antara ulama Mandailing-Angkola dan ulama Semenanjung Melayu
Jaringan keilmuan antar ulama di kawasan Asia Tenggara telah berlangsung sangat intensif sejak masa kesultanan Islam klasik, termasuk antar ulama Mandailing-Angkola dan ulama Semenanjung Melayu, Malaysia. Jaringan dan hubungan yang terjalin tidak hanya aspek keagamaan semata, namun juga jaringan dan hubungan keilmuan. Mandailing-Angkola (Tapanuli Bagian Selatan) merupakan salah satu tempat terbitnya sejumlah ulama hebat dan handal. Namun ternyata sebagian ulama Mandailing-Angkola tidak langsung belajar ke Haramayn (Mekah-Medinah) dan Mesir, tetapi mereka menjadikan Semenanjung Melayu, Malaysia, sebagai ‘tempat belajar antara’ sebelum pergi ke Haramayn dan Mesir. Bahkan sebagian mereka menetap dan mengabdi di Semenanjung Melayu, Malaysia, setelah pulang dari Haramayn dan Mesir
The potrait of waqf (religious endowment) in the muslim society: a socio legal perspective
This article concentrates on the potrait of waqf (religious endowments) relating to the management of waqf itself, the disputed waqf property, and the settlements of waqf dispute in the Muslim society of North Sumatra. The findings of this research are: Fistly, the majority of properties of waqf which become object of dispute are lands of mosque, cemeteries, and Islamic school (madrasah). However, the lands on which the mosques were built are the majority of waqf properties. It is worth noting that due to the deviation of the objectives of waqf, it turns to be object of disputes among the Muslims in North Sumatra, although waqf property in terms of quantity there should be able to raise the social welfare. Secondly, the dispute of waqf taking place in there due to the denial the volume of the land of waqf, that of the function of waqf, and the claim of a person’s right to the land of waqf. Thirdly, that the settlements of waqf dispute in the province have not been completely carried out in compliance with Law Number 41/2004 Relating to Waqf, which render a person the optional right to the institutions of law. By the virtue of section 62 of the Law of Waqf, it is prescribed that the dispute of waqf shall be settled through discussion to reach consensus (musyawarah), mediation, arbitrate, and adjudication
Eksistensi hukum Islam dalam undang-undang ri nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan di Indonesia
Penelitian ini berawal dari kenyataan tentang adanya ketentuan dalam Undang-undang kesehatan yang menurut analisa penulis memiliki dimensi hukum Islam, sehingga penelitian ini dilatarbelakangi adanya masalah eksistensi hukum Islam dalam hukum nasional dan bagaiman hukum islam dalam Undang-undang kesehatan. Metodologi yang digunakan adalah metodologi studi kualitatif, sehingga analisa yang dipakai adalah analisa interpretative, dan komparatif dan analisa induktif. Hasil yang ditemukan adalah bahwa hukum Islam telah eksis dalam Undang-undang kesehatan, terlihat dari adanya pasal-pasal yang mirip dengan konteks hukum islam
Pengembangan pendidikan Islam dengan implikasi teknologi pendidikan
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan pendidikan Islam dengan implikasi teknologi pendidikan. Metode penulisan menggunakan metode diskusi pustaka. Dari diskusi, dapat disimpulkan bahwa perkembangan teknologi modern atau teknologi informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari dimulainya kehidupan sampai berakhir, kehidupan ini dikenal sebagai elektronik kehidupan, makna hidup telah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan elektronik
Pengembangan kurikulum terpadu dalam kurikulum 2013
This paper tries to describe the development of integrated curriculum in 2013's curriculum. The first part of this paper discuss the 2013 curriculum. It includes the foundations of 2013 currikulum, the characteristic of it and its yudicial formality, and the implementation. The second part describe the integrated curriculum, its foundations, and the development of integrated curriculum. Based on the discussion, it just tried to explore the implementation of integrated curriculum in 2013 curriculum is crucial inviews on the main base in the student as the main subject in learning. So that, they can related the idea of learning, explore the source of learning from the learning environment , and make the educative interaction with the teacher. Although, the implementation of the 2013 curriculum causes dynamic conflicts between pro and contra, but the integrated curriculum is crucial for implementation
Mengenal mad’u dalam perspektif teologis, sosiologis, antropologis, dan psikologis
Salah satu unsur dakwah terpenting adalah mad’u, yaitu orang yang
menerima ajakan dan panggilan kepada agama Islam. Para mad’u adalah seluruh
manusia dengan berbagai corak suku, ras, social-budaya, sosial- ekonomi, sosialpolitik,
pendidikan dan sebagainya. Mereka juga berbeda dari sudut latar
belakang teologis dan antropologis. Dalam strategi dakwah efektif, pengenalan
mad’u menjadi sangat urgen bagi pendakwah untuk dapat menyesuaikan diri
dalam sosialisasi nilai-nilai Islam. Rasulullah saw. telah menerapkan strategi
dakwah dengan pengenalan mad’u dalam penyiaran Islam, baik pada periode
Mekkah maupun periode Madinah dengan hasil yang sangat gemilang.
Mad’u dapat diklasifikasi menurut jenis kelamin, usia, latar belakang
pendidikan, latar belakang budaya, latar belakang ekonomi, status sosial, profesi
dan sebagainya. Untuk mengenal mad’u dengan tepat dapat menerapkan
metodologi penelitian ilmu-ilmu sosial yang bersifat empiris, historis, maupun yang
bersifat rasional dengan mengintegrasikannya dengan prinsip-prinsip al-Qur’an
dan al-Hadits
Demonstrasi benda konkrit dalam pembelajaran matematika
Mathematicts is an important subject at Elementary Schools. Preliminary
observation at many Elementary School indicated that student’s mathematic
achievement was not satisfactory. The student’s understanding of number
operations was olso low. One of many ways to improve the student’s activities and
mathematic achievement is through the use of block Dienes in teaching number
operations
Match and mismatch between students’ learning styles and teacher’s teaching styles related to students’ english proficiency
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kesesuaian dan
ketidaksesuaian antara gaya belajar siswa dan gaya mengajar guru dalam
pembelajaran bahasa Inggris serta untuk melihat efek dari kesesuaian dan
ketidaksesuaian tersebut terhadap kemampuan bahasa Inggris siswa.
Penelitian ini merupakan studi kasus di salah satu universitas. Responden
penelitian ini terdiri atas seorang guru dan 32 siswa. Dalam hal
pengumpulan data, penelitian ini menggunakan angket dan wawancara
yang masing-masing diberikan kepada guru dan siswa yang dilanjutkan
dengan observasi kelas. Kemudian data yang telah diperoleh dianalisis
berdasarkan prinsip data analisis interpretative dan empirical. Hasil
penemuan dari penelitian ini adalah sebagian besar siswa memiliki gaya
belajar kinesthetic yang diikuti dengan gaya belajar visual, audio, dan
verbal. Sebaliknya, gaya mengajar guru lebih dominan mengarah pada
gaya mengajar verbal. Maka, dapat diasumsikan bahwa terdapat
ketidaksesuaian antara gaya belajar siswa dan gaya mengajar guru.
Namun, ketidaksesuaian itu tidak memberikan efek negatif terhadap
kemampuan siswa