Research Repository of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
    966 research outputs found

    Pola asuh orangtua dalam mencegah kriminalitas pada remaja menurut konsep Islam

    No full text
    Dalam menjalani kehidupan, remaja mempunyai berbagai permasalahan. Permasalahan yang paling mengkhawatirkan adalah tindakan kriminalitas yang dilakukan oleh remaja. Sesungguhnya penyimpangan sikap dan perilaku remaja tidak terjadi secara tiba-tiba, akan tetapi melalui proses panjang yang mendahuluinya. Pola asuh orangtua mempengaruhi pada kepribadian remaja. Pola asuh orangtua yang kurang baik akan menumbuhkan perilaku menyimpang pada remaja.Pola asuh orangtua dalam keluarga merupakan sikap orangtua berhubungan dengan cara orangtua mendidik anak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Cara mendidik secara langsung, artinya bentuk-bentuk asuhan orangtua yang berkaitan dengan pembentukan kepribadian yang dilakukan dengan sengaja baik berupa perintah, larangan ataupun hukuman. Pendidikan secara tidak langsung berupa contoh kehidupan sehari-hari, baik tutur kata maupun tingkah laku orangtua. Terdapat empat tipe pola asuh orangtua terhadap anak, yaitu pola asuh otoriter, demokratis, permisif, dan indulgent. Dalam Islam pengasuhan anak diarahkan untuk mendidik anak-anak menjadi manusia yang taat beragama untuk mengembangkan fitrah yang ada dalam diri setiap pribadi manusia, yaitu beragama tauhid. Kriminalitas merupakan perbuatan yang melanggar hukum, norma-norma sosial, dan norma agama. Kelompok remaja yang paling rentan dengan perilaku kriminalitas, seperti pencurian, gangsterisme, penyimpangan seksual, pemerkosaan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, dsb. Faktor penyebab tindak kriminal pada remaja adalah faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal antara lain krisis identitas, faktor pubertas , kontrol diri yang lemah, dll.Faktor eksternal, antara lain faktor pola asuh orangtua, faktor lingkungan, bacaan, film, dll.Pola asuh orangtua berperan dalam mencegah terjadinya kriminalitas pada remaja. Pola asuh dilakukan dengan iman dan Taqwa, orangtua memberikan pembinaan agama pada remaja, mencakup pembinaan aqidah, pembinaan ibadah, pembinaan akhlak , dan pembinaan sosial. Kedua orangtua harus memiliki sifat yang sabar, adil, dan lemah lembut. Orangtua harus menjadi teladan dalam mencontohkan kebaikan, 0rangtua melakukan komunikasi terbuka, menjalin hubungan yang menyenangkan dengan remaja. Orangtua menanamkan penerimaan diri pada remaja dan melakukan pengawasan yang intensif serta meluruskan kesalahan yang dilakukan oleh remaja dengan segera

    Analisis hadis-hadis tentang tastwib

    Get PDF
    Tastwib adalah bacaan asshalatu khairumminannaum. bid’ah membacanya pada adzan solat Zuhur dan ‘Asar,tentu demikian pada solat Magrib dan Isya’ dan solat subuh pada adzan kedua. Pada adzan pertama sebelum masuk waktu subuh disepakati satu jam sebelum masuk waktu subuh. Analisisnya terhadap ibadah lain adalah menambahi atau mengurangi bacaan yang sudah ada dalam Alquran dan hadis. Menambahi tasbih, tahmid dan takbir dari 33 kali, demikian juga nenambahi bacaan sebelum membaca tasbih, antara tasbih dengan tahmid, antara tahmid dengan takbir. Menambahi bacaan tasyahud awal dengan solawat kepada Nabi. Solawatnyapun hanya diawal saja tidak sempurna sesuai dengan solawat berdasarkan hadis Rosul. Kemudian juga menambahi kata ع ذٍ بٔ pada bacaan solawat. Dalam berdoa berjamaah, dirobahlah ayat atau hadis dari yang mufrod atau tunggal menjadi jama’ karena kondisi doa bersama. Namun sebaliknya tidak berani merubah ayat atau hadis yang jama’ semjla merubahnya menjadi mufrod atau tunggal saat doa sendirian. Sebaiknya jangan robah redaksi ayat atau hadis maka berdoalah dengan masing-masing berbisik agar tidak mengganggu orang lain seperti dalam sola

    Persepsi civitas akademika tentang perilaku kepemimpinan ketua – ketua jurusan di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Persepsi Civitas Akademika tentang Perilaku Kepemimpinan Ketua-ketua Jurusan di Lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan”. Adapun masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah persepsi dosen tentang perilaku kepemimpinan Ketua-ketua Jurusan di Lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Padangsidimpuan? 2) Bagaimanakah persepsi mahasiswa tentang perilaku kepemimpinan Ketua-ketua Jurusan di Lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Padangsidimpuan? 3) Bagaimanakah persepsi pegawai tentang perilaku kepemimpinan Ketua-ketua Jurusan di Lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Padangsidimpuan? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan instrumen pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan angket. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwasanya persepsi civitas akademika, baik dosen, mahasiswa maupun pegawai terhadap perilaku kepemimpinan Ketua-ketua Jurusan di Lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Padangsidimpuan adalah baik

    Peningkatan aktivitas pendidikan keberagamaan istri pegawai negeri sipil melalui arisan pada kegiatan rutinitas bulanan di dharma wanita persatuan IAIN Padangsidimpuan

    Get PDF
    Hasil Penelitian ini menemukan bahwa pengajian bulanan merupakan salah satu program yang menggali aktivitas keberagamaan dalam rangka meningkatkan pendidikan keberagamaan anggota Dharma Wanita Persatuan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan. Adapun kendala yang ditemukan yakni penyamaan persepsi tentang penentuan waktu dan jadwal kegiatan karena masing-masing anggota mempunyai kesibukan tersendiri yang juga mendukung aktivitas kegiatan lainnya sebagai istri Pegawai Negeri Sipil dan sebagai Pegawai Negeri Sipil. Kendala lainnya karena sifat heterogen antara pengurus dan anggota sehingga harus kerja keras dalam upaya peningkatan pendidikan keberagamaan. Kendala bukanlah hal untuk tidak beraktivitas maka banyak yang dilakukan pengurus antara lain dengan menggalakkan reward and punishment. Dengan demikian dimensi dari pendidikan keberagamaan tercapai yaitu meningkatkan pendidikan keberagamaan, keteladanan dan ukhuwah islamiyah

    Ulama-ulama terkemuka di Tapanuli Selatan dan upaya kaderisasi

    Get PDF
    This study describes 3 types of Islamic religious leader. The first is a aperson who knows Allah with all His orders. The second is a person who knows Allah but do not know His orders. And the third is a person who knows Allah but do not know Allah at all. A person who is really afraid of Allah is ones who knows Allah with all His orders and prohibitions. In line with famous Islamic religious leaders in South Tapanuli, the writer only describes two well-known people namely Syekh Ali Hasan Ahmad and Syekh Musatafa Husein who built Mustafawiyah Purba Baru Islamic Centre Schoo

    Tinjauan sosiologis tentang pentingnya agama dalam perubahan sosial

    Get PDF
    In fact, the phenomenon of social change illustrates and explains us that religion is one of the factors of social change itself. Religion became a basic format formation of the culture, how people live and thrive in the community. Religious teachings espoused, will characterize someone’s life in society, like or not, intentionally or unintentionally religious values had it could affect him in addressing the social changes occur. The question is whether religion that gives color to change or even religion becomes lost in the change. Studies in this article to make sense of how religious teaching can provide color in addressing current social changes that were increasingly more complex. A phenomenon that occurs writer temporary observation, religious teachings impressed being abandoned by the people with increased style and model of the changes that occur in people's lives can be widespread phenomenon JIL is factual enough to make Muslim unrest in this country. So through this paper is expected to eventually changes may have occurred, but the teachings of religion are upheld by its adherents as a driving force and source of ultimate truth and would be better serve as a filter against the change

    Pembelajaran matematika dengan menggunakan model kooperatif tipe talking stick

    Get PDF
    Learning math is a process or activity of teachers in teaching mathematics to students, to create the ability, potential, interests, diverse talents so that the interaction optimal aiming at obtaining a variety of learning experiences better and meaningful. A teacher should be able to apply innovative instructional strategies that can improve the spirit of the students in learning, so students will not feel bored with the material that has been taught so as to achieve maximum learning results. Cooperative learning model talking stick is an interesting mathematical model of learning and makes students more excited and interested in learning so that student learning outcomes for the better. Students become more active in presenting their opinions and respond to his opinion. In addition, with the stick rolling with the accompaniment of music, then learning of mathematics more fun

    Legislasi dan kodifikasi hukum Islam

    Get PDF
    Syariah is a united system as the regulative guidance for human life which is built based on orders and prohibitions of Allah with His prophet as the sources of regulation in Islamic law. Syariah is taken from Al-qur’an and Sunnah as religious doctrine that contains materials of Islamic law. From the two sources, Islamic law is produced through Ijtihad method or a consensus accomplishment (ijma’) with analogy (qiyas) which is called as adillat al-Ahkam al-Muttafaq

    Persepsi civitas akademika terhadap kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan di IAIN Padangsidimpuan

    Get PDF
    Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa masih ada ketidak mengertian tentang konsep gender dan ketidak mengertian terhadap kepemimpinan perempuan oleh civitas akademika IAIN Padangsidimpuan. Tujuan penelitian ini untuk menjaring sejauh mana persepsi civitas akademika IAIN Padangsidimpuan terhadap kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan di lingkungan IAIN Padangsidimpuan. Metode yang digunakan dalam menjawab pertanyaan penelitian adalah melalui pendekatan kualitatif, dengan menggunakan instrumen observasi, angket, dan wawancara. Adapun informan yang menjadi sumber penelitian ini adalah civitas akademika IAIN Padangsidimpuan yang terdiri dari 48 orang Mahasiswa serta 40 orang dari unsur Dosen dan Pegawai. Data analisis melalui proses pengelompokan, verifikasi, interpretasi, dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa civitas akademika IAIN Padangsidimpuan cukup memahami tentang kesetaraan gender maupun penerimaan terhadap kepemimpinan perempuan, artinya civitas akademika IAIN Padangsidimpuan cukup memahami dengan baik tentang konsep gender dan menerima kesetaraan gender (75,34%), begitu pula dengan kepemimpinan perempuan (78,60%). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa konsep kesetaraan gender sudah cukup difahami dengan baik, serta kesetaraan gender sudah dilaksanakan di IAIN Padangsidimpuan; hal itu terbukti dengan cukup diterimanya kepemimpinan perempuan di IAIN Padangsidimpuan

    Analisis kesalahan siswa pada topik aljabar di kelas vii.1 SMPN 3 Padangsidimpuan

    Get PDF
    This research investigated the case of students’ low ability in accomplishing some tests related to algebra in Senior High School 3 of Padangsidimpuan. The aim of this research was to describe students’ mistakes of grade VII.1 Junior High School 3 of Padangsidimpuan in accomplishing some problems related to algebra concepts and to describe students’ understanding toward the algebra concepts of students grade VII.1 Junior High School 3 of Padangsidimpuan. This research applied descriptive method. The informants of the research were students grade VII.1 Junior High School 3 of Padangsidimpuan in term 2013/2014 which consisted of 35 students. Then, the instruments used to collect the data were tests and interview. Moreover, the data was analysed using qualitative data analysis. Based on the research result, it was found that: 1) students’ mistakes in accomplishing algebra concepts are: some students can not identify the variables of algebra, some students can not identify the coefficient of algebra variables, several students can not identify the constanta of algebra, several students make mistakes in identifying the examples of algebra concepts, several students can not make common sentences related to math, and several students can not simplify algebra patterns through grouping its similar parts. 2) Students’ understanding toward algebra concepts is categorized as good. However, there are some students who have difficulties in it

    779

    full texts

    966

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Research Repository of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇