Research Repository of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
    966 research outputs found

    Integrasi budaya suku Batak di Sumatera Barat dan budaya suku Minang di Sumatera Utara

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Integrasi Budaya Suku Batak di Sumatera Barat dan Budaya Suku Minang di Sumatera Utara”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk integrasi antara suku Batak dan suku Minang di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Penelitian ini dilaksanakan di dua provinsi, yaitu Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Penelitian dilaksanakan selama kurang lebih 6 (enam) bulan, mulai bulan Maret sampai Agustus 2019. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan (field research). Informan penelitian ini adalah tokoh adat dan tokoh masyarakat Batak di Sumatera Barat dan tokoh adat serta tokoh masyarakat Minang di Sumatera Utara. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Sedangkan analisis data dilakukan dengan content analysis. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa terjadi ”keruntuhan” identitas suku Minang di Sumatera Utara dan suku Batak di Sumatera Barat. Hal ini dapat dilihat dari pergeseran sistem kekerabatan yang dianut kedua suku tersebut. Pergeseran terjadi ketika laki-laki Batak menikah dengan perempuan Minang. Di Sumatera Utara, keluarga yang demikian menganut sistem patriarki di mana suami yang menjadi kepada keluarga sekaligus sebagai penerus keturunan. Pihak laki-laki yang melamar perempuan dan marga anak-anak diturunkan dari marga ayah. Dalam perkawinan seperti ini, isterinya yang notabene perempuan Minang akan kehilangan identitas sukunya. Nama sukunya tidak digunakan dalam keluarga sebagaimana ciri khas Minang yang matrilineal, ia juga tidak melakukan lamaran dan nama ”suku”nya tidak diturunkan kepada anak-anaknya. Masyarakat Minang di Sumatera Utara menyebutnya dengan implementasi dari falsafah hidup mereka, yaitu di ma bumi dipijak disitu langik dijunjuang. Di Sumatera Barat, pada sebagian kasus, orang Batak kehilangan identitas sukunya. Perkawinan laki-laki Batak dengan perempuan Minang telah meruntuhkan sistem kekerabatan dari patriarki kepada matriarki. Perempuan yang melamar laki-laki dan anak-anak mereka tidak diberi marga ayahnya. Padahal, selaku orang Batak seharusnya marga anak-anak diturunkan dari marga ayahnya. Orang Batak di Sumatera Barat menyebutnya sebagai adaptasi, dan dalam perspektif sosiologi disebut amalgamasi

    Jaringan ulama Kedah dan Tapanuli bagian Selatan tahun 1900-1950

    Get PDF

    Anak yatim sebagai mustahik zakat

    Get PDF
    Mustahik zakat is the people who are entitled to receive the assets of sakat issued by zakat payers. Mustahik zakat it self there are eight groups of indigent people, poor people, administrators of zakat, the Mu'allaf who are persuaded by their hearts, to (liberate) slaves, people who owe for the cause of Allah and for those who are on the journey, as a duty prescribed by Allah, and Allah is Knower, Wise.The law of making orphans as mustahik zakat can be seen from two sides as follows: Poor orphaned children, orphans who live in poor condition, especially fakir, it is permissible to get a share of zakat. If orphans have assets or are rich or have rich families who take care of them, the group of orphans may not be made as recipients of zakat because the orphans have property, while people who have unauthorized assets become mustahik zakat

    The contribution of redesigning curriculum and teaching skills on strengthening teachers' character of state islamic Madrasah Aliyah Negeri (MAN) of Padangsidimpuan city

    Get PDF
    The contribution of redesigning the curriculum and teaching skills is done by designing and streamlining learning process to create reinforcement of educational character. The research problem formulation is: is there any relationship between redesigning curriculum and teaching skills together with strengthening the character of teachers in the State Islamic Senior High School (MAN) of Padangsidimpuan. The research methodology was quantitative with correlational types. Stratified proportional random sampling technique was used. The research instruments were questionnaires arranged according to the Likert scale. The results showed that the contribution of redesigning curriculum to strengthening educational characters was 18.3%, the contribution of teaching skills to the strengthening of educational characters was 15%, while the contribution of the two variables was 26.8%

    Analisis tematik subjek dakwah dalam Al-Quran

    Get PDF
    Da'wah is an activity to invite people to go straight (right path) based on the Quran and Sunnah of the Prophet. Da'wah gets its existence in the Quran that appears with various variants. This article aims to uncover the variants of the word preaching in the Quran by using thematic analysis of the subject of preaching in the Quran. The study results show that in the Quran the da'wah was carried out by God, angels, demons and humans. Da'wah subjects from the human class can be carried out by believers, Mushrikin and liars. Furthermore, the da'wah subjects of the human group appear in groups, and institutions: formal and informal. From the discussion on the subject of da'wah, the subject of that da'wah is essentially the prophet who is in the Quran

    Posisi perempuan dalam sistem kekerabatan patriarkhi: studi analisi gender pada masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara

    No full text
    Sejatinya, perbedaan gender (gender diffrentiation) tidaklah menjadi masalah sepanjang tidak melahirkan ketidakadilan gender (gender inequalities). Namun, faktanya perbedaan jenis kelamin seringkali berujung ketidakadilan yang umumnya dialami oleh kaum perempuan terutama dalam hal kedudukan, fungsi, peran dan tanggungjawab mereka. Kondisi ini rentan terjadi terutama pada masyarakat yang menganut sistem kekerabatan patriarkhi, di mana kaum laki-laki dominan atas kaum perempuan. Kaum perempuan Kabupaten Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Utara saat ini sedang berjuang meruntuhkan”tembok kokoh” yang mengurung mereka dalam kurungan ”sistem patriarkhi”. Perjuangan yang mereka lakukan nampaknya mulai memperoleh momentum meskipun belum pada semua aspek. Pada hari ini, mereka telah memiliki akses pendidikan yang setara dan bahkan melebihi kaum lak-laki; terutama dengan kesadaran anak do boru, boru do anak (anak laki-laki sama dengan anak perempuan). Mereka juga memiliki kebebasan dalam menentukan pasangan hidup mereka dalam pernikahan; tidak terikat lagi dengan adat manyunduti. Namun di sisi lain, mereka masih mengalami diskriminasi pada bidang warisan; memperoleh bagian yang kecil atau bahkan hanya pangalehenan (pemberian), dan mereka masih mengalami marginalisasi dalam bidang ekonomi

    Jihad generasi milenial: studi atas makna jihad bagi generasi milenial siswa/i SLTP di Kota Padang

    Get PDF
    Belakangan ini, banyak riset-riset seperti; Maarif Institute (Muslim et al., 2018), Wahid Institute, Convey Indonesia dan UNDP Indonesia (PPIM UIN Jakarta & UNDP Indonesia, 2019) menemukan bahwa kaum muda muslim berada di tengah-tengah ancaman. Salah satunya ancaman dari meladaknya aksi-aksi radikalisme dan ekstrimisme yang mengatasnamakan agama. Di sisi lain mereka juga berada era keberbebasan berekspresi, salah satunya kebebasan mereka dalam mengeskpresikan keberagamaan, baik itu dalan dunia nyata maupun di dunia maya. Begitu juga dengan pemaknaan jihad, riset ini mengambarkan bagaimana kaum muda muslim tingkat SLTP kota Padang dalam mengekspresikan pemaknaan jihad. Di dunia yang serba digital ini, kaum muda muslim tingkat SLTP menerjemahkan jihad dengan makna yang bervarian. Riset ini dilakukan pada bulan Juni hingga September 2019 di beberapa SLTP di kota Padang. Beberapa temuan-temuan riset utama, dijadikan sebagai basis dasar untuk penerbitan laporan riset ini

    Pengaruh language interest terhadap hasil belajar bahasa asing (Arab-Inggris) siswa di Pondok Pesanteren Modren al-Abror Kabupaten Tapanuli Selatan

    Get PDF
    Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa masalah pembelajaran bahasa Asing yang paling besar adalah masalah psikologis. Bahasa asing dianggap sulit oleh siswa sehingga para pengajar merasa kesulitan dalam melaksanakan proses pembelajaran. Sebaliknya guru juga bersikap egois dalam proses pembelajaran siswa yaitu guru tidak memperhatikan language interest siswa sehingga tujuan pembelajaran bahasa tidak mencapai tujuan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh language interest terhadap hasil belajar bahasa asing (Arab-Inggris) siswa di Pondok Pesantren Modren Al-Abroor Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Quantitatif research yaitu mengumpulkan data penelitian dengan menyebarkan angket dan ujian kompetensi bahasa asing kepada 141 siswa sebagai sampel untuk mengetahui language interest dan hasil belajar bahasa asing siswa. Analisa data penelitian ini dengan menggunakan olah data SPSS. Dan hasil penelitian ini adalah language interest siswa di Pondok Pesantren Modren Al-Abroor Kabupaten Tapanuli Selatan lebih tinggi kepada bahasa Arab daripada kepada bahasa Inggris yaitu Language Interest bahasa Arab 0,845 > 0,396 dengan hasil belajar 63,184, sedangkan Language Interest siswa terhadapa bahasa Inggris 0,799 > 0,396 dengan hasil belajar 28,582. Language Interest mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar bahasa asing dimana angka koefisien regresi menunjukkan angka sebesar 0,150. Artinya bahwa setiap penambahan 1% tingkat language interest (X), maka hasil belajar siswa (Y) akan meningkat sebesar 0,150. Karena nilai koefisien regresi bernilai positif (+) maka dengan demikian dapat dikatakan bahwa language interest (X) berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa (Y). sehingga persamaan regresinya adalah Y= 89,446 + 0,150. Maka dari analisa data diatas dapat simpulkan bahwa mengetahui language interest siswa kepada bahasa asing akan memudahkan guru untuk mengarahkan dan melaksanakan proses pembelajaran bahasa asing (Arab-Inggris)

    779

    full texts

    966

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Research Repository of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇