E-journal Universitas Veteran Bangun Nusantara
Not a member yet
2863 research outputs found
Sort by
Pengaruh Permainan Tradisional Engklek Melalui Pendekatan Etnomatematika Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V
One mathematical idea that is present in a culture is ethnomathematics. Learning and the outcomes of mathematics education will be greatly impacted by the presence of mathematicians with cultural subtleties. The purpose of this study is to ascertain how the traditional engklek game affects class V students' learning outcomes in mathematics. This study uses a pre-experimental design and is quantitative in nature. Pretest, posttest, documentation questions, and direct literature reviews of participants were the tools utilized in this study. The Normality Test, Hypothesis Test, and N-Gain Test were among the data analysis methods used in the interim. The study's findings demonstrate that the classic game of engklek has an impact and can enhance fifth-grade students' learning outcomes in mathematics
Inovasi Pengayak Pasir Beroda dengan Pendekatan Ergonomis untuk Meningkatkan Efisiensi Pekerjaan Konstruksi
Pekerjaan konstruksi membutuhkan alat yang efisien untuk mendukung produktivitas pekerjaannya. Salah satu material utama yang seringkali digunakan adalah pasir, yang dimana perlu diayak untuk dapat memisahkan kerikil dan material yang kasar sebelum digunakan dalam proses pembangunan. Pekerja konstruksi selama ini biasa menggunakan alat pengayak manual yang membutuhkan banyak tenaga dan waktu, hasil yang didapatkan bisa dikatakan memiliki efisiensi yang rendah. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan inovasi alat yang tidak hanya ergonomis tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan mobilitas dan efisiensi dalam proyek konstruksi. Alat pengayak pasir beroda dirancang sebagai solusi untuk membantu pekerjaan konstruksi, khususnya dalam mengurangi tenaga kerja fisik yang diperlukan, dan mempercepat proses pengayakan. Alat ini dirancang dengan mengedepankan konsep ergonomic, melalui implementasi antropometri, Dengan desain yang ergonomis dan mudah dipindahkan, alat ini tentunya dapat meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi kelelahan pekerja, dan menghasilkan penyaringan pasir yang lebih baik dibandingkan menggunakan cara yang manual. Selain itu, alat ini diharapkan dapat digunakan dalam berbagai proyek, sehingga dapat mendukung keberhasilan proyek
RISET PASAR TEH BIT CELUP “BIETEN THEE”
Produk teh bit “Bieten Thee” dibuat untuk membantu menaikkan nilai tambah dari komoditas bit yang kurang diserap pasar. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan riset pasar produk baru yaitu minuman teh dari bit “Bieten Thee” dengan mengetahui karakteristik dan perilaku konsumen terhadap atribut produk yang diberikan apakah dapat diterima serta memuaskan konsumen. Data penelitian didapatkan melalui kuesioner yang diisi oleh 30 calon konsumen bieten thee dengan syarat sudah mencoba dan tertarik untuk membeli produk kedepannya. Metode analisis yang digunakan yaitu IPA (Importance Performance Analysis) dan CSI (Customer Satisfaction Index). Hasil pengukuran karakteristik konsumen dari data menunjukkan minat terbesar berasal dari rentan usia 20-30 yang memiliki keterbukaan besar terhadap inovasi baru dan mulai sadar tentang kesehatan tubuh. Mayoritas calon konsumen berjenis kelamin laki-laki (60%), dimana mayoritas-nya memiliki latar belakang pendidikan layak yang tergolong SMA ke atas. Penghasilan dari calon konsumen bieten thee mayoritas berada pada Rp.1.000.000-Rp.2.500.000 dimana pada tingkat pendapatan ini konsumen akan cenderung lebih selektif terhadap pembelian produk yang dibutuhkan. Perilaku dari konsumen terhadap atribut produk terlihat dari hasil olah data dari metode IPA pada kuadran I (manfaat produk membuat konsumen tertarik dan rasa produk dapat diterima dan dinikmati) dan III (aroma produk mernarik, aroma dapat diterima, rasa produk memuaskan, dan harga produk terjangkau) perlu diperbaiki dan kuadran II (warna produk menarik, warna dapat menjadi ciri khas, manfaat dari produk menjadi kelebihan, model kemasan mendukung keawetan produk, dan tampilan kemasan menarik) dan IV (harga produk sesuai dengan kelebihan yang ditawarkan) perlu dipertahankan
Faktor Pasangan Usia Subur (PUS) Tidak Menggunakan Alat Kontrasepsi di Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo
Laju pertumbuhan penduduk tahun ke tahun mengalami kenaikan. Jumlah penduduk Kecamatan Bulu sekitar 37.265 jiwa dengan jumlah laki-laki sekitar 18.834 dan 18.431 jiwa dari jumlah perempuan. Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) di Kecamatan Bulu sekitar4.491 dengan rincian PUS peserta KB sebanyak 3.042 dan bukan peserta KB sebanyak 1.449 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi PUS tidak ber KB di Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data tentang faktor yang mempengaruhi PUS tidak ber KB dan kondisi umum lokasi penelitian, jumlah penduduk, karakteristik, dan jumlah PUS di Kecamatan Bulu. Analisis data yang digunakan adalah analisis data menurut Miles dan Huberman dalam Sugiyono. Hasil penelitian ini adalah terdapat faktor yang mempengaruhi, meliputi faktor ingin anak segera, faktor kesehatan, faktor efek samping, faktor alat/obat tidak cocok, faktor suami/keluarga menolak, faktor agama, faktor menopause.Laju pertumbuhan penduduk tahun ke tahun mengalami kenaikan. Jumlah penduduk Kecamatan Bulu sekitar 37.265 jiwa dengan jumlah laki-laki sekitar 18.834 dan 18.431 jiwa dari jumlah perempuan. Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) di Kecamatan Bulu sekitar4.491 dengan rincian PUS peserta KB sebanyak 3.042 dan bukan peserta KB sebanyak 1.449 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi PUS tidak ber KB di Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data tentang faktor yang mempengaruhi PUS tidak ber KB dan kondisi umum lokasi penelitian, jumlah penduduk, karakteristik, dan jumlah PUS di Kecamatan Bulu. Analisis data yang digunakan adalah analisis data menurut Miles dan Huberman dalam Sugiyono. Hasil penelitian ini adalah terdapat faktor yang mempengaruhi, meliputi faktor ingin anak segera, faktor kesehatan, faktor efek samping, faktor alat/obat tidak cocok, faktor suami/keluarga menolak, faktor agama, faktor menopause
Strategi Komunikasi Penyuluhan Badan Narkotika Nasional Kota Surakarta Terhadap Bahaya Narkoba Di Wilayah Surakarta
Strategi komunikasi penyuluhan anti-narkoba penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, serta keterlibatan masyarakat berpengaruh terhadap keberhasilan komunikasi penyuluhan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kota Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kualitatif deskriptif. Sedangkan sumber data yang diperoleh di lokasi penelitian, berupa data primer dan data sekunder. Untuk memperoleh data yang valid, yaitu dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan menyimak. Peneliti ini menggunakan teori Difusi dan Perubahan Sosial yang sesuai dengan model komunikasi S–M–C–R–E. Analisis data ini menggunakan metode Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Penelitian ini berlokasi di kantor Badan Narkotika Nasional Kota Surakarta. Berdasarkan hasil penelitian bahwa strategi BNN Kota Surakarta dalam melakukan penyuluhan terhadap bahaya narkoba di Wilayah Surakarta antara lain strategi komunikasi penyuluhan melalui Sosialisasi, strategi komunikasi penyuluhan melalui Seminar Anti Narkoba, strategi komunikasi penyuluhan melalui Media Sosial, dan Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan komunikasi penyuluhan dengan membentuk
Kelurahan Bersih Narkoba (BERSINAR) dan Remaja Teman Sebaya (RTS).Strategi komunikasi penyuluhan anti-narkoba penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, serta keterlibatan masyarakat berpengaruh terhadap keberhasilan komunikasi penyuluhan yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kota Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kualitatif deskriptif. Sedangkan sumber data yang diperoleh di lokasi penelitian, berupa data primer dan data sekunder. Untuk memperoleh data yang valid, yaitu dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan menyimak. Peneliti ini menggunakan teori Difusi dan Perubahan Sosial yang sesuai dengan model komunikasi S–M–C–R–E. Analisis data ini menggunakan metode Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Penelitian ini berlokasi di kantor Badan Narkotika Nasional Kota Surakarta. Berdasarkan hasil penelitian bahwa strategi BNN Kota Surakarta dalam melakukan penyuluhan terhadap bahaya narkoba di Wilayah Surakarta antara lain strategi komunikasi penyuluhan melalui Sosialisasi, strategi komunikasi penyuluhan melalui Seminar Anti Narkoba, strategi komunikasi penyuluhan melalui Media Sosial, dan Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan komunikasi penyuluhan dengan membentuk
Kelurahan Bersih Narkoba (BERSINAR) dan Remaja Teman Sebaya (RTS)
Strategi Komunikasi Pemasaran Obyek Wisata Batu Seribu Oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata
Strategi Komunikasi Pemasaran Obyek Wisata Batu Seribu Oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga danPariwisata Kabupaten Sukoharjo. Skripsi S1. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial sanHukum, Universitas Veteran Bangun Nusantara, Sukoharjo. Tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata dalam mempromosikan obyekwisata Batu Seribu. Batu Seribu adalah salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sukoharjo yangmemiliki potensi besar untuk menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, namun belumsepenuhnya dikenal luas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data dikumpulkan melaluiwawancara mendalam dengan pihak Dinas Pariwisata, pengamatan lapangan, serta analisis dokumentasiterkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan meliputi penggunaanmedia sosial, penyelenggaraan event pariwisata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun strategiyang diterapkan sudah cukup efektif, masih diperlukan peningkatan dalam aspek koordinasi antara berbagaipihak terkait dan optimalisasi penggunaan teknologi informasi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.Rekomendasi yang diberikan antara lain adalah peningkatan dalam promosi, pelatihan bagi masyarakatlokal mengenai pentingnya pariwisata, serta pengembangan konten promosi yang lebih kreatif dan menarik.Strategi Komunikasi Pemasaran Obyek Wisata Batu Seribu Oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga danPariwisata Kabupaten Sukoharjo. Skripsi S1. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial sanHukum, Universitas Veteran Bangun Nusantara, Sukoharjo. Tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata dalam mempromosikan obyekwisata Batu Seribu. Batu Seribu adalah salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sukoharjo yangmemiliki potensi besar untuk menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, namun belumsepenuhnya dikenal luas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data dikumpulkan melaluiwawancara mendalam dengan pihak Dinas Pariwisata, pengamatan lapangan, serta analisis dokumentasiterkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan meliputi penggunaanmedia sosial, penyelenggaraan event pariwisata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun strategiyang diterapkan sudah cukup efektif, masih diperlukan peningkatan dalam aspek koordinasi antara berbagaipihak terkait dan optimalisasi penggunaan teknologi informasi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.Rekomendasi yang diberikan antara lain adalah peningkatan dalam promosi, pelatihan bagi masyarakatlokal mengenai pentingnya pariwisata, serta pengembangan konten promosi yang lebih kreatif dan menarik
Pengaruh Pemberian Pupuk Power Grow Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Pada Tanaman Kacang Panjang (Vigna Sinensis L
The purpose of this study was to determine the effect of Power Grow fertilizer on growth and production of several varieties of long bean plants (Chinese vinesL ). The method used is a RAK (randomized block design). The data obtained were analyzed using analysis of variance, and if it had a significant effect then it was continued with a 5% BNT test. The results of this study indicate that power grow fertilizer has no effect on the growth of long bean plants but varieties have a very significant effect on long bean growth and have no effect on long bean production. Whereas in the combination of treatments between fertilizers and varieties showed a real effect but no interaction occurred in the treatments
Keywords: Power grow fertilizer, Growth, Production of long bean
EFEKTIVITAS MEDIA TANAM DARI LIMBAH AMPAS TAHU DAN BLOTONG KERING TERHADAP PRODUKSI JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS)
Media tanam merupakan faktor penting dalam proses budidaya jamur tiram. Keberhasilan produksi jamur tiram salah satunya ditentukan oleh jenis media yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dari blotong kering dan ampas tahu terhadap panjang buah, diameter payung, panen kumulatif dan berat basah jamur tiram. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan petak utama ampas tahu terdiri atas kontrol, A1 (100 g/baglog), A2 (200 g/baglog), A3 (300 g/baglog), serta anak petak blotong kering terdiri atas kontrol, B1 (50 g/baglog), B2 (100 g/baglog) B3 (150 g/baglog) dengan berat 1000 g/baglog dan setiap perlakuan diulangi tiga kali. Adapun parameter yang diamati dalam penelitia ini antara lain panjang badan buah, diameter payung, berat basah dan panen kumulatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan anova dua arah. Perlakuan yang berpengaruh dilakukan uji lanjut dengan Uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Perlakuan penambahan ampas tahu pada media tanam jamur tiram berpengaruh nyata terhadap diameter payung, berat basah, dan panen kumulatif. Akan tetapi tidak berpenmgaruh nyata terhadap panjang badan buah. Perlakuan penambahan blotong kering berpengaruh nyata terhadap panen kumulatif dan berat basah jamur tiram, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap panjang bandan dan diameter buah jamur tiram. Interaksi perlakuan ampas tahu dan blotong kering berpengaruh nyata terhadap diameter payung buah dan berat basah. Perlakuan terbaik untuk pertumbuhan pertumbuhan dan produksi jamur tiram yaitu A1 B3 (ampas tahu100 g/baglog dan blotong kering 30 g/baglog)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA
Apart from clothing and shelter, food is a basic human need for survival. Food security is often associated with meeting various food needs, such as safety and affordability. The aim of the study was to determine all variables that affect food security. This study involved all farmer households in Southwest Aceh District, with a sample of farmers who are members of food self-sufficient villages in the region. The sample size was 97 farmers from Blang Padang and Gunong Cut villages, both of which have large potential agricultural sectors. The study applied multiple linear regression analysis. Income level, rice price, and family dependents are some of the factors that affect food security. The results show that the food security condition of households in Aceh Barat Daya District is 90% food secure. This shows that farmers in Aceh Barat Daya District are able to fulfill their daily needs with their money. This is due to the fact that food is easily available and reasonably priced in the region, making it possible to achieve food security. The coefficient of determination of 0.733 indicates that 73.3% of the influence of the variables of opinion, number of household members, and household expenditure is the percentage of donation. Other variables that have not been included in the model used account for the remaining 26.7%. The F test results show that the factors tested jointly have a significant effect on the resilience of farmer households in Southwest Aceh District; partially, the number of family members, household expenditure, and rice expenditure have a significant effect at the 95 percent to 99 percent confidence level. The value of F count = 5.307 is greater than the value of F table = 2.49.
Keywords: Food Security, Food, Farmers, Food Expenditure Incom
Unleashing the Power of Quizizz Paper Mode to Refine Senior High School Students' Islamic Vocabulary Mastery
The present study is purposed to refine the mastery of Islamic vocabulary of 40 students in the English Conversation Club at MAN Kota Blitar through the implementation of Quizizz paper mode. Utilizing a classroom action research design, the study followed structured procedures, encompassing planning, acting, observing, evaluating, and reflecting. The finding revealed a substantial improvement in students' Islamic vocabulary proficiency, with average scores increasing from 60.65 to 85.00 after one cycle of action. The positive outcome underscores the efficacy of Quizizz paper mode as a valuable tool in language learning. As a recommendation, English teachers are encouraged to incorporate interactive platforms like Quizizz paper mode to enrich vocabulary learning outcomes and foster an engaging and effective learning environment that caters to the diverse needs of students. This study contributes insights into the practical implementation of technology-enhanced language instruction, emphasizing its potential to facilitate English language skills or sub-skills