OJS INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
Not a member yet
2727 research outputs found
Sort by
Penerapan Keadilan dalam Penafsiran Unsur Pembuktian Tidak Sederhana Pada Pengembang (Developer) Selaku Debitor Pailit dalam Rangka Melindungi Kepentingan Hukum Kreditor
This study analyzes the application of justice in the interpretation of the not-simple proof element in developer bankruptcy cases to protect both debtor and creditor legal interests. Using normative legal research with conceptual and statutory approaches, the study finds a shift in court decisions from legal formalism to substantive justice, particularly since the issuance of Supreme Court Circular Letter No. 3 of 2023. This change effectively protects developers from premature bankruptcy, in line with legal theories of Radbruch and Aristotle and global trends of prioritizing business continuity. However, this shift paradoxically creates a legal dilemma for creditors, who lose access to a quick and efficient mechanism for debt settlement, thus compromising their legal certainty and benefits. This research concludes that a balance between protecting both parties is a crucial issue, and future studies should explore alternative dispute resolution mechanisms to ensure a more equitable and efficient legal system for all stakeholders
PRAKTIK JUAL BELI BAKSO DENGAN LABEL SETAN DI KEDAI BAKSO SE-TAN SELERA TANTANGAN SINGKAWANG PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Usaha kuliner selalu menjadi ide bisnis yang diminati, dengan inovasi dan kreativitas sebagai kunci kesuksesan. Meskipun ada yang hanya merasakan kesuksesan sementara, banyak pelaku bisnis kuliner telah membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi dapat membantu usaha bertahan lama. Tren yang populer saat ini adalah jual beli makanan dengan label "setan," yang menarik perhatian masyarakat karena keunikannya. Misalnya, Kedai Bakso Se-Tan Selera Tantangan di Singkawang menggunakan nama "Bakso Setan" untuk menunjukkan tingkat kepedasan yang ekstrem sebagai strategi bisnis untuk menarik pelanggan.Adapun fokus masalah dalam penelitian ini yaitu: Bagaimanakah praktik jual beli bakso dengan label setan di kedai bakso Se-Tan Selera Tantangan Singkawang? Bagaimanakah pandangan hukum islam terhadap jual beli bakso dengan label setan di kedai bakso Se-Tan Selera Tantangan Singkawang?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian di lapangan bertujuan untuk memperoleh informasi dan mendeskripsikan peristiwa yang terjadi di lapangan sesuai dengan fakta yang ditemukan di lapangan. Sedangkan pendekatan yang peneliti gunakan adalah empiris. Penggunaan nama yang tidak sesuai pada produk makanan dan minuman di Kedai Bakso di Kota Singkawang masih belum mematuhi Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2003 tentang Standarisasi Halal, khususnya terkait penggunaan nama dan bahan. Banyak pemilik usaha kuliner belum menaati fatwa ini dengan menamai produk dan restoran mereka menggunakan nama yang dianggap buruk dan bertentangan dengan prinsip halal. Hal ini mengakibatkan produk dengan nama-nama tersebut tidak dapat memperoleh sertifikasi halal
DAMPAK KELUARGA BROKEN HOME TERHADAP PRESTASI AKADEMIK DAN PERILAKU SOSIAL ANAK KELAS VI DI MIS TARBIYAH TEBAS TAHUN AJARAN 2024-2025
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang dampak prestasi akademik bagi siswa yang mengalami keluarga broken home di MIS Tarbiyah Tebas Tahun Ajaran 2024-2025, dan mengetahui dampak perilaku sosial bagi siswa yang mengalami keluarga broken home di MIS Tarbiyah Tebas Tahun Ajaran 2024-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga broken home berdampak pada penurunan minat belajar, kesulitan memahami materi, dan rendahnya prestasi akademik siswa akibat minimnya dukungan emosional serta keterlibatan orang tua. Namun, sebagian siswa tetap termotivasi berkat dorongan internal dan peran guru. Dalam aspek sosial, siswa cenderung mengalami perilaku menyimpang, kesulitan konsentrasi, rendah motivasi, sikap agresif, antisosial, hingga gangguan emosi dan moral. Meski demikian, dukungan sekolah dan lingkungan sosial berfungsi sebagai faktor pelindung yang signifikan
UPAYA GURU KELAS DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS III B SDN 01 MENTAWA SAMBAS TAHUN PELAJARAN 2024-2025
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap tentang: (1) Persiapan guru kelas dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas III b SDN 1 Menawa Sambas Tahun Pelajaran 2024-2025; (2) implementasi guru kelas dalam peningkatan konsentrai belajar siswa pada pembelajaran tematik kelas III B SDN 1 Mentawa Sambas Tahun Pelajaran 2024-2025 ; (3) Implikasi upaya guru kelas terhadap konsentrasi belajar sswa pada pemelajaran tematik kelas III b SDN 1 MentawaSambas Thun Pelajaran 2024-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analaisis data dilakukan dengan pengumpulan data , reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan, triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persiapan guru dalam meningkatkan konsentrasi belajar meliputi, persiapan RPP sesuai dengan silabus, merancang materi pembelajaran, merancang model, merancang metode serta menyiapkan media, dan evaluai pembelajaran berupa tes lisan. (2) Implementasi guru dalam meningkatkan konsentrasi belajar ada 4 yaitu penerapan kesepakatan kelas, penerapan ice breaking, penerapan sebuah model belajar bermain asyik dan yang terakhir yaitu penerapan cooperative learning model Teams Games Tournament. (3) Implikasi upaya guru terhadap konsentrasi, siswa jadi lebih tenang saat proses pembelajaran, siswa jadi lebih aktif mencatat, aktif bertanya,, aktif mengikuti intruksi, semangat belajar meningkat, peningkatan dalam berdiskusi dan kegiatan lainnya
Pendampingan Pemanfaatan Aplikasi Pembelajaran Berbasis Teknologi Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di Mts Negeri 2 Kayong Utara
This mentoring activity aims to increase students' learning motivation through the use of the Quizizz digital platform, specifically in the subject of Akidah Akhlak. In this era of rapid technological development, the integration of interactive learning media is crucial in attracting students' interest and increasing learning effectiveness. The method used in this PKM is intensive training and direct assistance to Akidah Akhlak teachers at MTs Negeri 2 Kayong Utara, focusing on the use of Quizizz features in designing quizzes and engaging learning activities. This activity was carried out on November 17-21, 2025. The results of this activity showed a significant increase in student engagement during the learning process, which was reflected in their enthusiasm and active participation in answering questions and discussions. Teachers also reported that Quizizz helped them create a more dynamic and interactive learning environment, as well as simplify the process of evaluating students' understanding of Akidah Akhlak material. Thus, this PKM proves that the appropriate use of technology can provide great benefits for students and teachers in improving the quality of Akidah Akhlak learning in this digital era
Evaluasi Tahapan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Kecamatan Sejangkung
This community service program (PKM) aims to analyze the implementation of the 2024 local elections in Sejangkung District. The activity was conducted in the form of a coordination meeting involving election organizers at the district level (District Election Committee) and at the village level (Polling Station Committees), as well as the Sub-District Leadership Coordination Forum (Forkopimcam) of Sejangkung District. This study was carried out due to the low level of voter participation in Sejangkung District during the 2024 local elections. The results of the analysis show that, in general, the stages of the election were implemented in accordance with the applicable regulations. However, voter participation remained low due to several factors, namely: a large number of voters residing outside the area, geographical conditions, low levels of political education and voter apathy, a reduction in the number of polling stations and invitations, and the influence of social media campaigns
Pengaruh Reward dan Punishment Dalam Kurikulum Merdeka Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan reward dan punishment dalam Kurikulum Merdeka terhadap motivasi belajar siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 414 siswa yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen, serta analisis regresi berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar dengan koefisien β = 0,417 (p < 0,001), sedangkan punishment juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien β = 0,545 (p < 0,001). Secara simultan, reward dan punishment mampu menjelaskan 51,4% variasi motivasi belajar siswa (R² = 0,514). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan penguatan positif dan konsekuensi edukatif yang tepat dalam Kurikulum Merdeka memiliki nilai strategis dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dan sekolah dalam mengoptimalkan strategi pembelajaran yang berorientasi pada disiplin positif dan pembelajaran berpusat pada siswa
Asmaul Husna Dalam Gerak Lagu: Inovasi Meningkatkan Minat Hafalan Anak Usia Dini di PAUD Al-Qur’an Nurul Falah
Rendahnya minat anak usia dini dalam menghafal Asmaul Husna sering kali disebabkan oleh metode pembelajaran yang monoton dan kurang sesuai dengan karakteristik belajar anak yang cenderung bersifat motorik dan auditori. Menurut teori perkembangan anak usia dini, pembelajaran yang efektif perlu melibatkan aktivitas fisik dan sensorik agar anak dapat belajar secara optimal. Sejalan dengan itu, beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa penerapan metode berbasis gerak dan lagu mampu meningkatkan motivasi, konsentrasi, serta daya ingat anak dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode gerak dan lagu sebagai inovasi dalam meningkatkan minat hafalan Asmaul Husna di PAUD Al-Qur’an Nurul Falah. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan mixed methods. Subjek penelitian berjumlah 15 anak usia 5–6 tahun, dan kegiatan dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing dua kali pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat hafalan yang signifikan, yaitu dari 51,7% pada pra-tindakan menjadi 73,8% pada Siklus I dan meningkat menjadi 91,6% pada Siklus II. Penerapan metode gerak dan lagu terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, serta bermakna bagi anak. Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya efektif meningkatkan minat hafalan Asmaul Husna, tetapi juga relevan dengan prinsip pembelajaran holistik dalam pendidikan Islam anak usia dini yang menekankan pengembangan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang
NILAI LAMBU MBOIDE DALAM BLUE ECONOMY PENGELOLAHAN EKOWISATA HIU PAUS DI DESA BOTUBARANI, GORONTALO
Whale shark ecotourism in Botubarani Village, Bone Bolango Regency, is one of the rapidly developing marine tourism destinations and contributes significantly to the welfare of coastal communities. However, tourism development that focuses on increasing visitor numbers has the potential to create ecological pressure on the sustainability of whale sharks (Rhincodon typus), thereby necessitating tourism governance oriented toward sustainability. This study aims to analyze the role of the cultural value of Lambu Mboide in strengthening blue economy principles in the management of whale shark ecotourism in Botubarani.
The research employs a descriptive qualitative approach using a literature study method, through the review of academic journals, scientific reports, and supporting documents related to Botubarani, the blue economy, and Gorontalo local wisdom. The findings indicate that blue economy principles have been reflected in ecotourism management through the limitation of tourist–whale shark interactions, the empowerment of local communities, and a conservation-oriented approach as the foundation of the coastal economy. The value of Lambu Mboide, which encompasses the spirit of collectivity, mutual cooperation, and harmony between humans and nature, has proven to function as social capital that strengthens community-based tourism governance. This local wisdom encourages communities to safeguard the sustainability of whale shark habitats and to distribute economic benefits equitably.
Thus, the integration of cultural values and blue economy principles constitutes a model of ecotourism management that not only maintains ecological balance but also strengthens the economic self-reliance of local communities. This study implies that conservation approaches grounded in local cultural values can serve as an effective strategy for the sustainable management of marine tourism destination
Analisis Kelayakan Potensi Objek Daya Tarik Wisata (ODTWA) Taman Wisata Alam Indah Lestari di Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat
This research is motivated by the post-COVID-19 development in the tourism industry, which has been striving to rebuild and enhance its performance. The objectives of this research are as follows: (1) to analyze the potential and various forms of natural tourist attractions found at Taman Wisata Alam Indah Lestari in Kubu Raya Regency, West Kalimantan; and (2) to identify and describe the strategic measures required to enhance the potential and development of these natural attractions within the area. The data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that there are five indicators categorized as highly suitable for development and two indicators categorized as moderately suitable or not yet ready for development. The potential of tourist attractions, with a score of 780 and a feasibility index of 86.66%, is classified as highly suitable for development. The accessibility potential, with a score of 275 and a feasibility index of 68.75%, is also categorized as highly suitable for development. The socio-economic environmental potential, which obtained a score of 700 and a feasibility index of 87.5%, is likewise considered highly suitable for development. In contrast, the accommodation potential, with a score of 60 and a feasibility index of 33.33%, is classified as moderately suitable and not yet ready for development. The clean water availability potential shows excellent results, with a score of 900 and a feasibility index of 100%, making it highly suitable for development. Meanwhile, the security potential, with a score of 250 and a feasibility index of 55.55%, is categorized as moderately suitable and not yet ready for development