Open Journal System Universitas Mohammad Husni Thamrin

Open Journal System Universitas Mohammad Husni Thamrin
Not a member yet
    1589 research outputs found

    Aplikasi Pencatatan Keuangan Pribadi Berbasis Web Mobile

    No full text
    Pengolahan Keuangan adalah sesuatu yang sangat sulit untuk diatur. Kebanyakan orang sering merasa frustasi karena tidak dapat mengatur keuangannya dengan baik. Akibatnya keuangan seseorang dapat menipis bahkan habis tanpa disadari. Seringkali pencatatan manual dirasa menyulitkan karena catatan bisa hilang atau bisa lupa untuk dicatat. Pencatatan pengeluaran keuangan pribadi dalam kehidupan sehari-hari sangat dibutuhkan agar pencatatan pengeluaran keuangan perbulan dapat dilihat dan dikontrol sehingga bisa meminimalkan pengeluaran dan menyeimbangkan antara pemasukan dan pengeluaran. Oleh sebab itu dibutuhkan sebuah alat atau tool yang dapat membantu pencatatan keuangan secara lebih terinci dan akurat baik itu pemasukan ataupun pengeluaran. Untuk memecahkan permasalahan itu peneliti menggunakan metode OOAD (Object-oriented analysis and design) untuk membangun sebuah aplikasi pencatatan pengeluaran keuangan pribadi berbasis web yang memiliki fitur web mobile. Aplikasi yang dihasilkan adalah berupa aplikasi pencatatan keuangan pribadi yang bisa di akses melalui web maupun mobile. Aplikasi dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan informasi yang dibutuhkan setelah diuji dengan data dari lima user pada bulan Desember tahun 2022 sampai Februari 2023

    Rancang Bangun Aplikasi Android Inventaris Video Conference Bidang E-government pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim

    No full text
    Inventarisasi barang merupakan pencatatan data yang berhubungan dengan barang atau aset dalam suatu instansi. Umumnya kegiatan dalam inventarisasi barang  adalah  pencatatan  pengadaan  barang,  penempatan, mutasi dan pemeliharaan. Inventaris  barang  perlu  dikelola dengan  baik  agar  kegiatan  instansi dapat berjalan dengan baik pula. Sistem infomasi inventaris menggunakan sistem aplikasi berbasis android yang dipakai dalam mempermudah melakukan proses inventarisasi barang. Inventarisasi barang, apabila tidak dilakukan menggunakan program aplikasi akan terasa kurang efesien dan tidak akan menghasilkan informasi yang tepat waktu, dengan ketelitian yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem inventarisasi yang baik agar dapat meningkatkan kinerja instansi. Proses inventarisasi barang peminjaman alat Video Conference yang  dilakukan  oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Muara Enim masih menggunakan pencatatan secara manual. Selanjutnya kendala yang terjadi dengan peminjaman Video Conference, sering   hilangnya surat masuk untuk peminjaman alat Video Conference yang berakibat terhadap kendala penjadwalan dan  ketidaksesuaian  data  inventaris  pada jadwal dengan  kondisi di  lapangan

    Diagnosa Prediksi Penyakit Thypoid Fever Menggunakan Data Mining Dengan Metode Algoritma Naive Bayes Classifier

    No full text
    Wabah penyakit Typhoid Fever di Indonesia memang tengah memuncak, penyakit tersebut disebabkan oleh kuman Salmonella Typosa dan menyebar ke manusia melalui makanan dan minuman yang sudah terkotaminasi. Berdasarkan pada data tahun 2018 awal di RS Budi Asih didapatkan bahwa typhoid fever memasuki 3 besar penyakit yang banyak terjadi selama tahun 2018. Seiring dengan banyaknya pasien kasus typhoid fever akan memungkinkan data dengan jumlah skala yang sangat besar dapat terakumulasi, dengan memanfaatkan data tersebut penulis ingin menerapkan salah satu teknik data mining dengan perhitungan statiska dalam melakukan diagnosis penyakit typhoid fever. Metode yang digunakan adalah Naive Bayes dengan menggunakan sebanyak 250 data pasien kasus typhoid fever. Diagnosa Prediksi Penyakit Typhoid Fever menggunakan metode Naive Bayes merupakan aplikasi juga bertujuan membantu masyarakat dalam mendiagnosis penyakit typhoid fever secara dini. Hasil analisis menunjukkan bahwa gejala demam, mual muntah, pusing, batuk, diare, bradikardi bisa menjadi indikator untuk mendiagnosis penyakit typhoid fever. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa ketepatan klasifikasi pasien kasus typhoid fever menggunakan metode naive bayes pada penelitian ini adalah sebesar 92%

    Pengaruh Penyuluhan Pencegahan Stunting Terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Jombang, Kota Tangerang Selatan, Tahun 2022

    No full text
    Kejadian stunting berdampak pada masa kini maupun masa depan balita. Data Riskesdas provinsi Banten tahun 2018 menunjukkan, sebanyak  28,8% baduta di kota Tangerang Selatan mengalami stunting  dan prevalensi balita stunting di kota Tanggerang adalah tertinggi ketiga di provinsi Banten. Melalui kader, posyandu menjadi ujung tombak yang memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting, sehingga kader posyandu perlu memiliki pengetahuan yang memadai mengenai stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pencegahan stunting terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jombang, Ciputat, Kota Tanggerang Selatan. Jenis penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan One Group Pre test-Post Test. Populasi dalam penelitian ini adalah kader posyandu berjumlah 192 orang dengan jumlah sampel 71 responden. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil pre test dan post tes, yakni hasil pre test responden menunjukkan 11,3% berpengetahuan baik, 45,0% cukup, dan 43,7% kurang. Sementara hasil post test responden menunjukkan 77,5% berpengetahuan baik, 21,1% cukup, dan 1,4%. Kesimpulan: Ada pengaruh penyuluhan pencegahan stunting terhadap tingkat pengetahuan  kader posyanduÂ

    PERILAKU HIDUP SEHAT DAN OBESITAS TERHADAP HIPERTENSI LANJUT USIA INDONESIA (ANALISIS DATA RISKESDAS TAHUN 2018)

    No full text
    Hipertensi merupakan penyakit yang perlu mendapat perhatian, karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan bahkan kematian. Prevalensi hipertensi di Indonesia mengalami peningkatan, sehingga perlu diantisipasi faktor-faktor penyebabnya. Beragam faktor yang berhubungan dengan hipertensi, terutama terkait dengan perilaku hidup sehat dan obesitas. Tujuan menganalisis hubungan perilaku hidup sehat dan obesitas dengan hipertensi lanjut usia di Indonesia. Penelitian ini menggunakan potong lintang (cross sectional) dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018. Unit analisisnya adalah lansia (orang  yang berumur 60 tahun atau lebih). Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dan inferensial. Analisis bivariat menggunakan Chi-Square dan analisis multivariate menggunakan analisis regresi logistik. Hasil responden lansia banyak kelompok umur 60-69 tahun (70.6%), laki-laki (53.4%), tinggal di daerah perkotaan (59.0%), status kawin (72,9%), pendidikan rendah (84.7%), status bekerja (65.3%), tidak melakukan aktifitas fisik (74.0%), tidak konsumsi garam (79.0%), tidak konsumsi buah dan sayur (96.6%), dan tidak obesitas (69.3%). Variabel yang berhubungan dengan hipertensi pada lansia adalah umur, jenis kelamin, status kawin, pendidikan, status pekerjaan, aktifitas fisik, obesitas. Daerah tempat tinggal, kebiasaan merokok, konsumsi buah sayur, konsumsi garam tidak berhubungan dengan hipertensi. Faktor yang dominan berhubungan dengan hipertensi pada lansia di Indonesia adalah obesitas dengan P-value 0.005. Nilai odds ratio nya 1.521, artinya obesitas mempunyai risiko terjadinya hipertensi di Indonesia sebesar 1,5 kali lebih tinggi dibanding dengan lansia yang tidak obesitas. Peningkatan komunikasi, informasi, dan edukasi untuk mengurangi obesitas melalui konsumsi gizi seimbang dan melakukan aktifitas fisik

    Pengembangan Aplikasi Berbabsis Website Untuk Penilaian OSCE

    No full text
    Uji kompetensi bidan  menggunakan Objective Strukture Clinical Exaination (OSCE  metode penilaian yang andal, valid dan realible karena menggunakan dua metode yaitu checklist dan global rating.  a Namun metode OSCE ini memiliki kelemahan seperti faktor sumber daya manusia serta sarana dan pra- sarana yang tersedia. Sebagian besar dosen belum terlatih sehingga kemampuan melakukan ujian OSCE masih kurang.   Hasil evaluasi kegiatan uji OSCE di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta diketahui bahwa sebagian penguji merasa tools yang digunakan dalam menentukan nilai seperti Borderline regression method dan global performance masih kurang praktis. Dan data dikumpulkan, menggunakan excel. Oleh karen itu peneliti ingin mengembangkan tools penilaian uji kompetensi OSCE menggunakan aplikasi berbasis android agar pelaksanaan ujian lebih efisien dan efektif. Tujuan khusus : untuk menilai efektifitas tools OSCE kebidanan yang akan dikembangkan pada STIKes Mitra RIA Husada.Pada  studi ini menggunakan metode    evaluasi menggunakan instument User Experience Questionnare (UEQ). Kuisioner UEQ dalam versi bahasa Indonesia yang terdiri dari 26 item dengan sampel adalah dosen kebidanan yang telah mendapat pelatihan OSCE  yaitu sebanyak 40 orang. Dari  penelitian yang telah dianalisis  pada pengembangan telah dihasilkan aplikasi OSCE untuk penilaian uji praktik kebidanan berbasis website   Hasil dari  UEQ didapatkan hasil rata rata di atas 1 artinya sudah cukup baik diantaranya yaitu yaitu daya tarik aplikasi diatas arata-rata (1,00), ketepatan aplikasi dibawah rata-rata (1,06), stimulasi aplikasi baik (1,14), dan kebaruan juga dinyatakan baik ( 1,88). Hanya pada dari segi kejelasan aplikasi dibawah rata_rata (0,92), dalam hal effesiensinya diatas rata-rata (0,93) Kesimpulan: pengembangan aplikasi OSCE  sangat memungkinkan untuk digunakan  untuk instrumen menguji OSCE . aspek kejelasan yang masih kurang akan diperbaiki  kembaliÂ

    Analisis Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Mengenai Pubertas Antara Siswa dan Siswi SMP Negeri 265 Jakarta

    No full text
    Remaja membutuhkan layanan kesehatan dan konseling yang dapat membantu mereka tetap sehat (WHO, 2018). Salah satu layanan kesehatan yang dapat diberikan pada remaja mengenai kesehatan reproduksi. Kesehatan reproduksi yaitu bagaimana menjaga diri dan cara mencegah agar terhindar dari gangguan reproduksi serta mengenai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan reproduksi (Wirenviona, 2020). Memberikan informasi  kesehatan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi, berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa sumber informasi memiliki hubungan dengan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja (Purba & Rahayu, 2021). Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan pengetahuan setelah diberi penyuluhan antara siswa dan siswi mengenai kesehatan reproduksi di SMPN 265 Jakarta. Kuesioner diberikan sebelum dan sesudah penyuluhan untuk mengukur tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi. Responden penelitian sebanyak 89 orang merupakan siswa-siswi SMPN 265 Jakarta yang mengikuti penyuluhan kesehatan reproduksi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan  deskriptif kuantitatif, desain penelitian Cross Sectional, analisis data menggunakan uji t dependen. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan pada siswa dan siswi setelah diberikan penyuluhan menggunakan metode dan media yang sama, namun peningkatan lebih efektif pada siswi (murid perempuan) dengan P Value 0,000. Rekomendasi, diperlukan intervensi berkesinambungan, tenaga penyuluh yang terlatih, serta penggunaan berbagai media sehingga dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi Kata kunci : Kesehatan reproduksi,  pengetahuan remaja, jenis kelamin Â

    Analisis Implementasi Program Pelayanan Antenatal Terpadu di Klinik Pratama Dokter Abdul Radjak DKI Jakarta

    No full text
    Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara, dengan data terakhir mencatat AKI sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015. Upaya asuhan antenatal menjadi kunci utama dalam mengurangi angka kematian ibu dan mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yang telah diterapkan di berbagai negara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2016 melaporkan tingkat angka kematian maternal (Maternal Mortality Rate/MMR) di negara berkembang yang sangat tinggi, mencapai sekitar 415/100.000 kelahiran hidup, yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara Eropa dan negara maju. WHO juga mencatat bahwa sekitar setengah juta perempuan meninggal setiap tahunnya akibat kehamilannya, dan 99% dari kematian ini terjadi di negara-negara berkembang. Sebanyak 75% kematian ibu disebabkan oleh komplikasi obstetri langsung, termasuk perdarahan, hipertensi, sepsis, aborsi, emboli, dan penyebab lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pelayanan antenatal terpadu di Klinik Pratama Dr. Abdul Radjak.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan berbagai informan seperti Koordinator Klinik Pratama, Kepala Klinik Pratama, pemegang program KIA, Bidan, dan ibu hamil. Pendekatan cross sectional digunakan untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan program pelayanan antenatal terpadu di Klinik Pratama Dr. Abdul Radjak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, FGD, serta pengumpulan data primer dan sekunder. Sampel dipilih secara purposive sampling dengan melibatkan 20 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan pelayanan antenatal terpadu di Klinik Pratama Dr. Abdul Radjak cukup baik, dengan sumber daya manusia bidan yang telah mengikuti pelatihan pelayanan antenatal Terpadu. Kata Kunci : analisis, klinik pratama, pelayanan antenatal terpad

    Persepsi Dosen Terhadap Program MBKM Pada Institut Transportasi Dan Logistik Trisakti

    No full text
    Proses pembelajaran dalam Kampus Merdeka merupakan salah satu perwujudan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student centered learning) yang sangat esensial. Pembelajaran dalam Kampus Merdeka memberikan tantangan dan kesempatan untuk pengembangan inovasi dan kreativitas serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui kenyataan dan dinamika lapangan. Melalui program Merdeka Belajar yang dirancang dan diimplementasikan dengan baik, maka hard skill dan soft skills mahasiswa akan terbentuk dengan kuat. Kegiatan MBKM menjadi kebijakan Pemerintah sangat diperlukan didalam menghasilkan output yang sesuai dengan harapan masyarakat dan dunia industri. Latar belakang penelitian ini adalah bagaimana kesiapan dosen sebagai pendamping kegiatan MBKM dan bertujuan untuk mengetahuibagaimana persepsi dosen pada Fakultas Manajemen dan Bisnis Institut Trasnportasi dan Logistik Trisakti (ITL Trisakti) tentang kebijakan program MBKM. Metode penelitian yang digunakan statistik deskriptif dengan melakukan survey responden terhadap para dosen yang berjumlah 92 orang. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner pada link Spada Dikti yang telah dibagikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen memperoleh informasi MBKM dari berbagai sumber sehingga memiliki pengetahuan tentang MBKM menjadi tidak utuh, karena belum semua dosen terlibat dalam MBKM, baik sebagai pendamping, maupun yang terlibat pada kegiatan seperti KKN tematik, magang, praktek kerja nyata, dan pengabdian masyarakat bersama mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dosen pada Fakultas Manajemen dan Bisnis ITL Trisakti mendukung pelaksanaan MBKM dan akan selalu meningkatkan kompetensinya agar menjadi pendamping yang baik bagi mahasiswa

    Meningkatkan Pemahaman Orang Tua Dalam Kesiapan Memasuki Sekolah Dasar di KB dan TK Bunga Bangsa

    No full text
    Anak usia dini memiliki aspek perkembangan yang beragam. Segala aspek perkembangan harus diberikan stimulasi, seperti ; bahasa, kognitif, fisik motorik, sosial emosi. Tugas perkembangan berdasarkan rentang usia tentunya akan dilewati setahap, demi setahap. Banyak orangtua yang memiliki pemahaman keliru tentang persiapan masuk SD. Sebagian berpendapat bahwa anak usia dini hanya perlu digembleng tentang kemampuan membaca, menulis dan berhitung saja. Padahal tidak sesederhana itu, anak perlu dipersiapkan dari enam aspek perkembangan anak secara holistik dan komperhensif.Dengan demikian, perlu dilakukan Seminar Parenting yang memberikan pemahaman tentang urgensi kesiapan anak usia dini memasuki jenjang sekolah dasar untuk menstimulasi seluruh aspek perkembangan. Judul Seminar “Meningkatkan Pemahaman Orangtua Dalam Kesiapan Memasuki Sekolah Dasar di KB TK Bunga Bangsa“ diharapakan dapat memberikan pemahaman secara utuh mengenai pentingnya masa transisi dari PAUD ke SD awal. Hal ini bukan hanya terkait dengan Kata Kunci : Pemahaman orangtua, Kesiapan ,Transisi PAUD ke S

    0

    full texts

    1,589

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal System Universitas Mohammad Husni Thamrin is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Journal System Universitas Mohammad Husni Thamrin? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!