Open Journal System Universitas Mohammad Husni Thamrin
Open Journal System Universitas Mohammad Husni ThamrinNot a member yet
1589 research outputs found
Sort by
Sensitivitas dan Spesifisitas GeneXpert Pada Suspek Tuberkulosis Di RSAL dr. Mintohardjo
Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi yang masih menjadi masalah kesehatan dalam masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dari kelompok Mycobacterium yaitu Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru – paru. Infeksi akan terjadi apabila orang lain menghirup udara yang mengandung percik renik dahak yang infeksius tersebut. Teknik pemeriksaan untuk menegakkan untuk penyakit ini adalah dengan metode Tes Cepat Molekuler (TCM) menggunakan alat GeneXpert merupakan pemeriksaan molekuler dengan teknologi Nucleic Acid Amplification Technology (NAAT) yang dapat mendiagnosis tuberkulosis dan resistensi terhadap Rifampisin. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai sensitivitas dan spesifisitas GeneXpert pada penderita suspek tuberkulosis paru di Rumah Sakit Angkatan Laut dr. Mintohardjo. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan data hasil pemeriksaan TCM menggunakan alat GeneXpert di Laboratorium Mikrobiologi RSAL dr. Mintohardjo pada bulan Mei - Juni 2021 sebanyak 523 pasien. Hasil penelitian dari 523 sampel pasien suspek TB paru hasil positif sebanyak 121 sampel dan diperoleh hasil negatif sebanyak 402 sampel dengan nilai sensitivitas 95,04 % dan nilai spesifisitas 100%.  Simpulan, metode TCM dengan alat GeneXpert mampu mendeteksi spesimen yang terdeteksi positif Mycobacterium tuberkulosis dalam waktu yang lebih singkat dan dengan sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi. Kata kunci : Sensitivitas dan Spesifisitas, GeneXpert, Mycobacterium tuberculosis, Tuberculosi
Hubungan Hasil Jumlah Trombosit Dengan Hasil IgG IgM Pada Pasien DBD Di Laboratorium RS Gading Medika Kota Bengkulu
Demam berdarah merupakan penyakit yang mudah menular. Sarana penularan demam berdarah sendiri berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan hasil pemeriksaan jumlah trombosit dengan hasil pemeriksaan IgG IgM pada pasien DBD. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium RS Gading Medika Kota Bengkulu pada Tahun 2020 - 2022. Sampel yang digunakan yaitu 162 sampel dan waktu penelitian di laksanakan mulai 30 Maret sampai 31 April 2023. Data yang diambil adalah nama, usia, jenis kelamin, hasil pemeriksaan IgG IgM serta jumlah trombosit. Analisis data menggunakan SPSS dengan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat hubungan antara jumlah trombosit dengan hasil IgG IgM pada pasien DBD di Laboratorium RS Gading Medika Kota Bengkulu pada Tahun 2020-2022, yang mana terdapat hubungan berdasarkan hasil Uji Chi Square yaitu nilai sebesar 0,001 (<0,05) dengan artian H1 diterima dan H0 ditolak, sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan antara jumlah trombosit dengan hasil IgG IgM pada pasien DBD. Simpulan, hasil pemeriksaan jumlah trombosit pasien DBD yang bersal gigitan nyamuk Aedes aegypti mengalami mengalami trombositopenia dengan didapatkan hasil 8 (4.9%) pasien positif IgG -/IgM +, 120 (74.1%) pasien positif IgG +/IgM - dan 34 (21.0%) pasien positif IgG +/IgM +.Kata kunci : DBD, IgG IgM dan Trombosi
Gambaran Kadar C-Reaktive Protein (CRP) pada Penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Sidomulyo Samarinda
Tuberkulosis adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Berdasarkan organ tubuh yang terinfeksi, tuberkulosis dibagi menjadi tuberkulosis ekstra paru dan tuberkulosis paru (TB Paru). Pada TB Paru pengobatan diberikan selama dua tahap, yaitu tahap intensif dan tahap lanjutan. Pemberian obat pada tahap intensif berguna untuk menurunkan jumlah bakteri TB yang menyebabkan inflamasi. Inflamasi yang terjadi akibat Mycobacterium tuberculosis pada penderita TB paru bisa menyebabkan peningkatan kadar CRP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar CRP pada penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Sidomulyo Samarinda. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan metode pemeriksaan CRP semi kuantitatif. Analisis yang digunakan berupa analisis univariat dengan variabel kadar CRP terhadap usia dan masa pengobatan berjumlah 28 sampel. Didapatkan hasil analisis dari 28 sampel berdasarkan ketiga kelompok usia yang memiliki kadar CRP ≥ 6 mg/L terdapat pada usia dewasa sebanyak 16 orang (57%) dan berdasarkan masa pengobatan yang memiliki kadar CRP ≥ 6 mg/L terdapat pada tahap awal sebanyak 11 orang (39%). Kesimpulan : Kadar CRP ≥ 6 mg/L paling banyak terdapat pada kelompok usia dewasa dan pada masa pengobatan tahap awal. Dari hasil penelitian ini disarankan bagi penderita TB Paru untuk memeriksakan kadar CRP sebagai pemantauan inflamasi yang terjadi dan mengetahui keberhasilan pengobatan.Kata kunci: CRP, Masa Pengobatan, Usi
Pelatihan Pengolahan Makanan Bahan Baku Pisang Khas Sulawesi Selatan Upaya Peningkatan Kemampuan untuk menjadi Entrepreneur pada Siswa SMK Negeri 24 Jakarta
Abstrak Banyak remaja yang menghabiskan waktu hanya untuk nongkrong dan waktu terbuang sia-sia. Hal ini membuat mereka memiliki banyak waktu luang, sehingga siswa dapat memanfaatkan untuk menambah kreativitas dalam mengolah makanan menjadi sebuah cemilan yang sangat enak. Siswa dapat memanfaatkan waktu dan peluang berbisnis yang murah tanpa harus mengeluarkan modal yang besar.Peluang bisnis saat ini sangat mudah dengan melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook, dengan bekal pengetahuan dengan itu mudah untuk mengembangkan usaha. Sehingga dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam olahan bahan baku pisang pada siswa SMK Negeri 24 Jakarta dengan pelatihan pengolahan makanan bahan baku pisang khas Makassar, seperti Es Pisang Ijo yang sudah dikenal oleh masyarakat Jakarta namun masih kurang dan sangat jarang ditemui, apalagi Sanggara Belanda dan Kue Brongko yang terbilang belum dikenal oleh masyarakat Jakarta. Dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat bermanfaat dengan baik untuk para siswa kreatif dan produktif di masa sekarang dan akan datang
Manajemen Pemasaran Lembaga Pendidikan Melalui Digital MAarketing Produk Produk Unggulan SMAN 1 Langkap Lancar
Manajemen pemasaran atau marketing management merupakan salah satu manajemen penting yang harus dimiliki aoleh perusahaan atau organisasi, baik itu perusahaan barang maupun jasa. Fungsi manajemen pemasaran berperan sebagai penganalisis, penentu atau pengukur strategi perusahaan dalam memasarkan produknya. Di zaman yang serba digital ini, marketing manajemen tidak dapat dipisahkan dengan istilah digital marketing, yakni pemasaran produk baik barang ataupun jasa melalui berbagai platform digital dengan menggunakan jaringan internet. Digital marketing adalah salah satu cara pemasaran produk yang murah, efektif dan efisien. SMAN 1 Langkap Lancar terletak di jalan Langkaplancar, Lakbok, Cimanggu, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. Teknik pemasaran lembaga pendidikannya melalui pemberdayaan dibidang kewirausahan. Mereka memiliki berbagai produk unggulan seperti kohe (kotoran hewan), cocopeat, tanaman hidroponik, pupuk cair organik dan aneka makanan kering. Kurangnya kemampuan pemasaran pendidikan melalui digital marketing menjadikan SMAN 1 Langkap Lancar stagnan, produk tidak laku dan tidak terpublikasikan kepada masyarakat luas. Penelitian ini merupakan wujud literatur dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul: “Workshop Manajemen Pemasaran Lembaga Pendidikan Melalui Digital Marketing Produk-Produk Unggulan SMAN 1 Langkap Lancarâ€. Kegiatan PKM ini memiliki tujuan memberikan edukasi tentang manajemen pemasaran, kemudian mengenalkan dasar digital marketing kepada para guru, murid dan staf di SMAN 1 Langkap Lancar. Dengan tujuan skill pemasaran digital dapat diterapkan dalam pemasaran pendidikan, sehingga SMAN 1 Langkap Lancar dapat menjadi sekolah yang dikenal, dan menghasilkan manfaat lebih luas lagi untuk masyarakat. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif sedangkan dalam teknik pengumpulan data berdasar pada hasil wawancara, observasi dan dokumentasi fakta dilapangan. Acara berjalan dengan lancar, peserta yang terdiri dari guru dan murid terlihat antusias dalam menyimak penjelasan materi yang diberikan.Â
Edukasi Zat Aditif Makanan Berbahaya dan Efeknya Bagi Tubuh di SMA PGRI 4 Cipayung Jakarta Timur
AbstrakBahan tambahan makanan merupakan zat kimia yang ditambahkan ke dalam makanan maupun minuman yang bertujuan memberikan rasa, warna dan pengawet. Bahan tambahan makanan tersebut tidak memiliki nilai gizi bagi yang mengkonsumsinya. Bila di tambahkan dalam takaran yang melebihi dosis akan berbahaya bagi Kesehatan manusia. Akibat yang ditimbulkan efeknya dapat dirasakan dalam jangka waktu singkat maupun lama. Diduga jajanan yang diperjual belikan di sekitar lingkungan sekolah dasar mengandung bahan zat adiktif yang membahayakan bagi anak-anak. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan bekerjasama dengan pihak Sekolah SMA PGRI 4 Cipayung Jakarta Timur untuk memberikan Edukasi Zat Aditif Makanan Berbahaya dan Efeknya bagi Tubuh.Tujuan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini untuk memberi edukasi dan pengetahuan kepada anak-anak tentang bahaya zat aditif pada jajanan anak sekolah. Anak-anak diharapkan lebih teliti dalam memilih makanan yang sehat atau lebih baik bila membawa makanan sendiri dari rumah yang dibuat oleh orangtuanya. Adapun luaran wajib hasil kegiatan PkM yaitu published pada jurnal. Kegiatan ini dilakukan melalui penyampaian edukasi dengan media power point dilanjutkan demonstrasi mendeteksi kandungan formalin dan borak dalam makanan. Selanjutnya pengisian kuesioner untuk mengetahui pemahaman anak-anak dalam penyampaian materi.Hasil dari pemberian edukasi pada anak-anak Sekolah SMA PGRI 4 Cipayung melalui ceramah dan demonstrasi bahwa pemahaman akan dampak mengkonsumsi zat adiktif penyedap rasa (MSG) yaitu sebesar 78,7 %, pengetahuan akan bahan kimia yaitu sebesar 57,4%, bahan kimia pengenyal 50% dan bahan kimia berbahaya non makanan yaitu sebesar 51,1%. Selain dari 4 kategori tersebut hasil pemahaman peserta kurang paham akan bahan pengawet makanan dan bahan kimia sintetik. Hal ini mendasari kegiatan PkM dilaksanakan di sekolah lainnya. Supaya anak-anak paham akan manfaat dan efek samping dari bahan kimia makanan yang ditimbulkan. Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memlilih jajanan sehat dan bergizi.  AbstractFood additives are chemical substances that are added to food and beverages to provide flavour, color and preservatives. These food additives have no nutritional value for those who consume them. If added in a dose that exceeds, it will be harmful to human health. The consequences of the effects can be felt in the short or long term. It is suspected that the snacks that are bought and sold around the elementary school environment contain addictive substances that are harmful to children. This community service activity was carried out in collaboration with the SMA PGRI 4 Cipayung High School, East Jakarta to provide Education on Dangerous Food Additives and Their Effects on the Body.The purpose of this Community Service activity is to provide education and knowledge to children about the dangers of additives in school children's snacks. Children are expected to be more careful in choosing healthy foods or having their own food from home made by their parents. The mandatory outcomes of PkM activities are published in journals. This activity was carried out through the delivery of education using power point media followed by demonstrations on detecting formaldehyde and borax content in food. Then filling out the questionnaire to find out the children's understanding in delivering the material.The results of providing education to PGRI 4 Cipayung High School children through lectures and demonstrations that understanding of the impact of consuming addictive flavoring agents (MSG) is 78.7%, knowledge of chemicals is 57.4%, chemical fillers 50% and non-food hazardous chemicals, namely 51.1%. Apart from these 4 categories, the results of the participants' understanding were a lack of understanding of food preservatives and synthetic chemicals. It underlies that PkM activities carried out in other schools. It aims the children understand the benefits and side effects of food chemicals that are caused. It is expected to increase students' knowledge and skills in choosing healthy and nutritious snack
Penerapan Talents Mapping Digital Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Al Hikmah Jakarta
Memilih jurusan kuliah bukanlah hal sembarangan karena memerlukan pertimbangan sesuai minat, bakat, dan pandangan di masa depan. Tak jarang jika asal-asalan memilih bisa berakibat salah jurusan atau kurang menikmati kuliah.Menurut ahli Educational Psychologist dari Integrity Development Flexibility (IDF), Irene Guntur menyebutkan bahwa sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia salah jurusan. Lantas mengapa banyak mahasiswa salah jurusan? berikut alasannya dikutip dari laman WEduShare, : (1). Mengikuti Teman; (2). Terlalu Banyak Menerima Saran; (3). Karena Penawaran Beasiswa; (4). Alasan Orang Tua, Pertimbangan orang tua sangat penting karena mereka memiliki pengalaman yang belum dimiliki siswa. Namun, hal terpenting siswa bisa memilih jurusannya sendiri berdasarkan minat dan tekadnya untuk mempelajari suatu hal; (5). Kurang mengenal Bakat, Minat dan Potensi. Alasan ini menjadi kunci dari kesalahan jurusan yang diambil sehingga siswa memilih jurusan dengan alasan lain seperti diatas.Dampak dari kesalahan jurusan ini adalah masa kuliah menjadi lebih lama , membutuhkan usaha yang lebih keras untuk menyelesaikan tugas kuliah. Setelah lulus merasa tak memiliki skil yang mumpuni yang sesuai dengan jurusan yang dipilih.Seiring berkembangnya pengetahuan tentang pengembangan manusia (people development), berkembang pula teori-teori tentang arti dari bakat (talent). Salah satu yang berkembang terkait hal ini adalah aliran positive psychology.Talents Mapping adalah Assessment Bakat dan Potensi yang efektif untuk digunakan dalam Manajemen SDM, Team Building, Rekrutmen, Perencanaan Karier dan Pendidikan, hingga untuk Family Relationship dan Parenting. Hal ini karena Talents Mapping dapat memetakan sifat kepribadian seorang manusia dan mengungkap potensi yang dimilikinya. Talents Mapping telah dikenal luas dan digunakan di Pemerintahan, BUMN, Multinasional Company, Inkubator Bisnis dan Komunitas UKM, Perguruan Tinggi dan Sekolah, serta di Komunitas Parenting.Kegiatan pengadian kepada masyarakat kali ini akan menawarkan 2 (dua) solusi yang saling terkait dalam mengatasi permasalahan mitra Solusi pertama yaitu mengenalkan dan mengedukasi tentang bakat minat dan potensi kekuatan pada siswa dengan cara memberikan pelatihan untuk menggali potensi kekuatan minat dan bakat siswa. Solusi yang kedua adalah melakukan Asesmen ST 30 kepada siswa untuk melihat sejauh mana siswa mengenal potensi kekuatan dan minat siswa. Siswa akan didampingi dalam melakukan asesmen ini tapi tidak mempengaruhi atau intervensi atau mengarahkan. Pendampingan hanya untuk memastikan siswa mengisi sesuai dengan keadaan siswa yang sebenarnya sehingga hasil asesmen benar dan bisa digunakan sebagai solusi.Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini akan didiseminasikan menjadi sebuah artikel pada media cetak ataupun elektronik, dan akan diterbitkan pada jurnal pengabdian masyarakat ber ISSN. Selain itu luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini juga berpotensi untuk memperoleh Hak Cipta. Konsep kegiatan ini akan dapat diimplementasikan lebih luas lagi dan menjadi program kebijakan bagi sekolah dan Dinas Pendidikan. Kata kunci : Bakat, Jurusan ,Talents Mapping, Digita
Health Education dan Early Detection Kesehatan Mata Pada Santri di Pondok Pesantren Al-Hidayah Bogor
ABSTRAKPada era digital di mana perkembangan teknologi semakin pesat seperti saat ini, penggunaan gawai semakin tak bisa dihindari. Kehadiran gawai kini terasa begitu vital. Mulai dari kebutuhan komunikasi, menghimpun informasi, dokumentasi, transaksi, transportasi, sampai dengan kebutuhan rekreasi dapat terpenuhi lewat satu buah gawai. Permasalahan yang didapatkan di Pondok Pesantren Al hidayah bogor adalah Radang mata pernah dialami oleh santri Pondok Pesantren al hidayah bogor akibat terlalu lama memandang gawai. Tidak mau mengulang ada gangguan mata yang dialami oleh santri, Pondok Pesantren Al hidayah bogor memperketat pengawasan terhadap kegiatan online.Tujuan kegiatan pegabdian kepada masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan serta pemahaman santri tentang Kesehatan mata melalui kegiatan edukasi kesehatan mata dan deteksi dini gangguan mata pada santri di Pondok Pesantren Alhidayah bogor. Metode pengabdian dengan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan mata dan deteksi dini gangguan mata. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan santri tentang Kesehatan mata .Kata Kunci:Edukasi,Kesehatan mata,Deteksi dini
Aplikasi Layanan Pengaduan Lampu Penerangan Jalan Umum
Pengaduan adalah setiap kegiatan yang dilakukan untuk melaporkan suatu kegiatan atau kejadian yang akan diakhiri dengan pembuatan laporan. Laporan adalah catatan yang memberikan informasi tentang kegiatan tertentu dan hasilnya yang disampaikan berupa data. Penerangan Lampu jalan merupakan suatu komponen penting pada suatu ruas jalan. Penerangan lampu jalan harus memberikan rasa aman dan nyaman khususnya pada saat malam hari kepada pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun suatu aplikasi layanan pengaduan permasalahan lampu penerangan jalan. Dalam merancang dan membangun aplikasi layanan pengaduan menggunakan metode SDLC (Software Development Life cycle) dengan permodelan RAD (Rapid Aplication Development) dengan hasil akhir sebuah aplikasi yang dapat membantu staf mengelola laporan masyarakat
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Pengiriman Barang Berbasis Web
Sistem Informasi Manajemen Pengiriman Barang Berbasis Web ini dibutuhkan untuk mempercepat pengolahan data pengiriman barang. Sistem Informasi Manajemen Pengiriman Barang Berbasis Web ini merupakan suatu sistem input data Pembeli, Pesanan dan Pengiriman Barang. Tujuan Sistem Informasi Manajemen Pengiriman Barang ini untuk mempermudah transaksi pada proses Pengiriman. Pengembangan sistem ini menggunakan aplikasi berbasis web untuk mempermudah transaksi Pengiriman Barang dan mempermudah pembeli untuk memesan barang. Pengembangan sistem ini menggunakan metode waterfall. Metode tersebut meliputi beberapa tahapan proses yaitu tahap analisis sistem, tahap desain sistem, tahap pengkodean sistem, tahap pengujian sistem, tahap implementasi sistem. Sistem informasi manajemen pengiriman barang ini dapat mempermudah proses pembuatan laporan penjualan sehingga dapat menghasilkan data yang akurat dan tepat