Open Journal System Universitas Mohammad Husni Thamrin
Open Journal System Universitas Mohammad Husni ThamrinNot a member yet
1589 research outputs found
Sort by
Mediasi Kepuasan Pelanggan pada Inovasi dan Dampaknya terhadap Brand Loyalty
Dalam kota-kota besar saat ini, kebutuhan akan transportasi menjadi sangat penting. Pertumbuhan penduduk yang pesat dan kepadatan aktivitas masyarakat memunculkan kebutuhan akan transportasi yang cepat, murah, dapat diandalkan, dan mencakup seluruh wilayah kota. Dalam konteks ini, PT. Go-jek Indonesia hadir sebagai penyedia layanan transportasi yang berinovasi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi terhadap kepuasan pelanggan dan dampaknya terhadap brand loyalty GoJek. Sampel penelitian terdiri dari 96 pengguna GoJek di wilayah Jakarta Timur. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode path analysis dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh inovasi terhadap kepuasan pelanggan tidak signifikan. Artinya, inovasi yang diperkenalkan oleh GoJek tidak secara signifikan mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan. Selanjutnya, variabel inovasi juga tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap brand loyalty. Demikian pula, kepuasan pelanggan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap brand loyalty. Selanjutnya, pengaruh variabel inovasi terhadap brand loyalty melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening juga tidak signifikan
Analisis Prediksi Kebangkrutan dengan Metode Altman Z-Score pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Untuk mengetahui kebangkrutan pada sebuah perusahaan dapat diidentifikasi lebih awal sebelum terlambat. Beberapa ahli sudah mengembangkan model-model prediksi kebangkrutan yang dapat membantu manajer dalam memprediksi terjadinya kebangkrutan. Salah satu metode adalah menggunakan metode Altman Z-Score. Metode Altman Z-Score merupakan salah satu metode yang digunakan untuk memprediksi tingkat kebangkrutan suatu perusahaan dengan menghitung nilai dari beberapa rasio, kemudian dimasukan dalam persamaan diskriminan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa prediksi kebangkrutan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017-2020 dengan menggunakan metode Altman Z-Score. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan didapat sebanyak lima perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel yang digunakan yaitu metode Altman Z-Score dengan lima rasio. Sumber data pada penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Hasil dari penelitian pada lima sampel perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan metode Altman Z-Score dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2020, menunjukkan di tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 terdapat empat perusahaan dalam kategori sehat dan satu perusahaan dalam kategori grey area. Perusahaan yang masuk kedalam kategori grey area yaitu PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI). Di tahun 2020 terdapat tiga perusahaan berada dalam kategori sehat dan dua perusahaan berada dalam kategori grey area yaitu PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk (ULTJ) dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI)
Optimalisasi Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Sebagai Alternatif Eosin 2% Untuk Pemeriksaan Telur Cacing Ascaris lumbricoides
Eosin 2% merupakan zat warna yang digunakan pada pemeriksaan telur cacing dengan metode natif. Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) merupakan bahan tanaman alami yang mengandung sejumlah pigmen berasal dari metabolit, yaitu mangosteen serta β-mangosteen yang jika diekstraksi bisa membentuk bahan pewarna alami berupa antosianin yang membentuk warna merah, ungu, serta biru. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan variasi konsentrasi dari ekstrak kulit buah manggis yang optimal dapat mewarnai telur cacing Ascaris lumbricoides. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan variasi konsentrasi ekstrak kulit buah manggis (5%, 7,5%, 10% dan 12%). Hasil penelitian setelah dilakukan uji statistik Kruskal Wallis diperoleh nilai Sig p (0.006) < α (0.05) artinya terdapat perbedaan signifikan pada kualitas pewarnaan telur cacing pada setiap pengulangan terhadap control Eosin 2%. Variasi konsentrasi ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) tidak memberi latar belakang yang kontras dan tidak mewarnai telur cacing. Sehingga dapat disimpulkan, ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) tidak dapat digunakan sebagai alternatif Eosin 2% untuk mewarnai telur cacing Ascaris lumbricoides.Kata Kunci: Ascaris, Eosin, Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Media Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Siswa
Penelitian ini berusaha mengkaji penggunaan media pembelajaran yang berfokus pada salah satu aplikasi presentasi berbasis edukasi yaitu Microsoft PowerPoint. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh penggunaan media pembelajaran PowerPoint terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analisis korelasional dengan menggunakan instrument kuesioner yang disebar pada 93 sampel dari total 1.462 populasi seluruh siswa di Sekolah Menengah Kejuruan di Jakarta. Adapun instrument kuesioner berjumlah 20 butir pernyataan positif dan negative pada masing- masing variabel X dan Y. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran dengan menggunakan PowerPoint terhadap motivasi belajar siswa, hal ini dibuktikan uji hipotesis ro > rt dengan hasil ro sebesar 0,448 maka hasil tersebut lebih besar daripada “rt†taraf signifikan 5% sebesar 0,207% dan taraf signifikan 1% sebesar 0,267%. Dan hasil penelitian ini adalah pengaruh media pembelajaran dengan menggunakan PowerPoint terhadap motivasi belajar siswa. Apabila dilihat rxy yang diperoleh yaitu 0,448 ternyata terletak antara 0,40 – 0,70 berdasarkan pedoman yang terdapat pada tabel. Sehingga dapat dinyatakan bahwa antara korelasi variabel X (Media Pembelajaran PowerPoint) dan Variabel Y (Motivasi Belajar) adalah korelasi yang tergolong sedang atau cukup. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran menggunakan PowerPoint memiliki korelasi yang sedang/cukup terhadap motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran PAI dengan nilai sebesar 0,448 atau 44,8%
Pelaksanaan Rekrutmen Tenaga Kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan
Penelitian ini mengangkat pembahasan mengenai “ Pelaksanaan Rekrutmen Tenaga Kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan†Adapun penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif, sumber data dari data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan informan penelitian adalah kepala sekolah, waka kurikulum, kepala tata usaha dan guru. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, display data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan berjalan dengan baik. Dilihat dari indikator pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan yaitu koordinasi, motivasi, komunikasi, dan pengarahan. Adapun faktor-faktor pendukung pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan di SMA Bakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan adalah faktor organisasi dalam kebijakan promosi dan kebiasaan pencari tenaga kerja, sedangkan faktor penghambat pelaksanaan rekrutmen tenaga kependidikan di SMA Bhakti Suci Jaya Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan adalah metode pelaksanaan penarikan dan kondisi tenaga kerja
Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan Siswa di MA Patra Mandiri Palembang Sumatera Selatan
Artikel ini membahas tentang pelaksanaan kegiatan keagamaan di Madrasah Aliyah Patra Mandiri Palembang, dengan latar belakang bahwa pelaksanaan kegiatan keagamaan merupakan kegiatan penting untuk memperkenalkan dan membentuk kepribadian siswa pada suatu lembaga pendidikan melalui kegiatan keagamaan. Jenis penelitian yakni kualitatif dengan pendekatan deksriptif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yakni melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang didapat yakni pelaksanaan kegiatan keagamaan (tahfidz dan barzanji) di Madrasah Aliyah Patra Mandiri Palembang sudah dijalankan dengan baik oleh pihak sekolah dan siswa. Pelaksanaan kegiatan keagamaan siswa sangat penting dilaksanakan oleh seluruh sekolah, karena dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan siswa menjadi lebih baik tentang kegiatan islam dan budaya islam. Hasil-hasil dari pelaksanaan kegiatan keagamaan siswa dapat dicontoh dan diterapkan oleh sekolah khususnya di kota Palembang yang belum melaksanakan kegiatan keagamaan dilingkungan sekolah. Hasil-hasil pelaksanaan kegiatan keagamaan juga dapat digunakan oleh guru-guru untuk mengingkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang kegiatan keagamaan islam.Kata Kunci : Pelaksanaan, Kegiatan Keagamaa
Pendidikan Kesehatan Potensi Teh Hijau (Camellia Sinesis L.) Gambung Pada Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis
Tumbuhan telah sering digunakan sebagai alternatif dalam pengembangkan agen obat anti inflamasi yang baru dengan efek samping yang sedikit. Teh hijau merupakan salah satu jenis tanaman yangg sering dikonsumsi masyarakat karena cita rasanya. Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat kesehatan dari teh hijau. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukas terkait manfaat kesehatan teh. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan secara daring. Materi yang diberikan meliputi bahasan tentang teh hijau dan manfaatnya untuk kesehatan, mekanisme antiinflamasi dan eksperimen ilmiah yang membuktikan khasiat teh termasuk hasil penelitian para narasumber yang sudah dilakukan dan yang akan dilakukan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Kegiatan webinar ini diakhiri dengan melakukan post test dan pengisian kuisioner kepuasan. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan pada sebagian besar peserta (77%) setelah pemberian materi. Terdapat beberapa peserta yang tidak mengalami peningkatan (14%) dan justru mengalami penurunan (9%). Webinar yang dilaksanakan berhasil meningkatkan  pengetahuan para mahasiswa tentang teh hijau, dan diharapkan memotivasi mahasiswa untuk lebih sering mengkonsumsi teh hijau
Peran Remaja Dalam Pencegahan Stunting (Kepedulian Remaja Investasi Generasi)
Sebagai agen perubahan, remaja memiliki peran penting dalam pencegahan stunting. Untuk menjadi agen perubahan remaja perlu memahami penyebab, dampak, dan upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kejadian stunting yang di edukasi lewat program pengabdian masyaraka
Penyuluhan Sistem Gaya Belajar Visual Auditorari Kinestetik untuk Mengidentifikasi Gaya Belajar Pada Siswa SMK 1 Cibitung
To determine Learning Styles, currently there are several methods or models, including the Learning Style Inventory model from Kolbs which classifies into 4 types such as Converger, Diverger, Assimilation and Accommodator and besides that there is also the Visual Auditory Kinesthetic model or abbreviated as VAK. This model of VAK emphasizes when a person learns to use the sensory organs possessed by students which consist of Visual, Auditory, and Kinesthetic. Apart from these two models, there are several other Learning Style models such as; The Myers-Biggs Type Indicator Model or abbreviated (MBTI), the Herman Witkin Model, the Dunn & Dunn Model and the Honey & Mumford Model, but for this opportunity we researchers will use the VAK Model to carry out community service activities for students of SMK 1 Cibitung B. using the VAK model you can see trends in student learning styles, which later the results can be used by the teacher to be more precise in determining the type of teaching. The implementation method for this activity uses the Pre Test and Post Test which in this activity has the influence of the intervention which can be seen from the results of the Post Test
Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Kepala Sekolah dan Guru PAUD Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang
Pergantian kurikulum akan berpengaruh dalam pengelolaan satuan pendidikan dan akan di rasakan oleh para guru serta kepala sekolah. Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dapat melaksanakan Kurikulum merdeka tetapi sifatnya belum di wajibkan. Penyusunan kurikulum merdeka beriringan dengan konsep merdeka belajar. Kerangka dasar dan struktur kurikulum perlu di perhatikan dalam penyusunan kurikulum merdeka. Profil Pelajar Pancasilamerupakan tujian dari pendidikan Nasional yaitu (1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia; (2) mandiri; (3) bergotong royong; (4) berkebinekaan global; (5) bernalar kritis; (6) kreatif. Acuan dan kerangka Standar Nasional pendidikan yang di maknai dalam struktur kurikulum, assesmen, serta prinsip pembelajaran serta capaian pembelajaran. Capaian pembelajaran, Assesment, prinsip pembelajaran, struktur kurikulum hasil dari pembahasan dari acuan dan kerangka standar Nasional Pendidikan. Penguatan Profil pancasila dalam kurikulum merdeka, struktur kurikulum merupakan kegiatan intrakulikuler. Tiga elemen dalam capaian pembelajaran Kulikurum merdeka yaitu (1) Nilai Agama dan Budi Pekerti; (2) Jati Diri, (3) Dasar-Dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Seni.Kurikulum Merdeka dapat dikembangkan melalui minat dan bakat anak yang memudahkan  guru (memberi kebebasan dan memudahkan) dan siswa (beradaptasi dengan lingkungan sekitar) serta Kurikulum Merdeka memiliki perangkat ajar yang dapat mengurangi beban dan mewujudkan pembelajaran maksimal sehingga peran guru sebagai perancang modul dan fasilitator dalam memberikan pembelajaran berjalan secara maksimal.Kata Kunci: Implementasi Kurikulum Merdeka, Guru, Kepala Sekola