Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
463 research outputs found
Sort by
Peningkatan Hasil Belajar melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning
Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (Ppkn) adalah dasar diperlukan bagi seorang siswa untuk pembentukan pribadinya Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa kelas V (PPKN) pada materi keragaman di SDN Pandeanlamper 03 dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini adalah kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan berupa preexperimental dengan sistem one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 28 peserta didik dengan jumlah 15 siswa perempuan dan 13 siswa laki-laki. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data berupa uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil yang didapatkan yaitu nilai pretest memperoleh nilai rata-rata 56,59 dengan nilai dan nilai postest 71,07. Berdasarkan hasil uji t-test nilai sig (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05 artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kelas V dengan model pembelajaran berbasis masalah
Penerapan Token Ekonomi untuk Meningkatkan Kedisiplinan dan Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun
metode yang menarik. Sering kali kondisi kelas kurang kondusif siswa bermain dan saling berbicara saat mengerjakan aktivitas, sebagaian siswa belum dapat menyelesaikan sendiri dan belum dapat bermain mengikuti aturan sesuai dengan kesepakatan saat pembelajaran dimulai. Tujuan dari penelitian ini menganalisis penerapan token ekonomi dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kedisiplinan dan kemandirian siswa. Adapun subjek penelitian ini yaitu siswa pada kelompok A usia 4-5 tahun di TK SBU Jakarta. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak tiga siklus yang memiliki 4 tahapan dalam setiap siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan rubrik penilaian untuk mengukur kedisiplinan dan kemandirian siswa. Hasil menunjukkan kedisiplinan dan kemandirian siswa meningkat setelah penerapan token ekonomi siswa yang mencapai berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik sebanyak 89,29% pada kedisiplinan dan 85,71% siswa mencapai kemandirian. Berdasarkan capain tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan token ekonomi dalam pembelajaran dapat meningkatkan kedisiplinan dan kemandiriaan siswa
Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas V
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan M.C Taggart. Dilaksanakan di kelas V SDN Panggung Lor Semarang dengan 28 peserta didik, terdiri dari 16 perempuan dan 12 laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes pilihan ganda serta esai. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebelum menggunakan PBL, hasil belajar Pendidikan Pancasila masih rendah, dengan hanya 18% peserta didik mencapai ketuntasan belajar di atas KKTP 70. Pada siklus I, meskipun terjadi peningkatan, hanya 29% peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar. Namun, pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan, dengan 82% peserta didik mencapai ketuntasan belajar. Penerapan PBL efektif meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila, memicu keterlibatan aktif, interaksi, dan pengembangan kemampuan pemecahan masalah peserta didik, sehingga meningkatkan pemahaman dan kinerja peserta didik dalam mata pelajaran tersebut. Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran PBL berhasil meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik kelas V SDN Panggung Lor Semarang dari rendah menjadi tinggi pada siklus terakhir, yaitu siklus II
Kurikulum Merdeka: Dampak Peningkatan Beban Administrasi Guru terhadap Efektivitas Pembelajaran
Kurikulum merupakan seperangkat rencana yang berisi tujuan, isi, metode, evaluasi pembelajaran yang menjadi pedoman bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Salah satu kurikulum yang baru diciptakan dikenal dengan kurikulum merdeka yang mana menghadirkan perubahan signifikan terhadap pemangku pendidikan. Di mana terjadi peningkatan beban administrasi bagi seorang guru. Peningkatan beban yang dimaksudkan meliputi ketentuan dalam penyusunan RPP, pelaporan capaian pembelajaran serta evaluasi hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan beban administrasi guru dalam kurikulum merdeka dan dampaknya terhadap efektivitas pembelajaran. Metode yang digunakan peneliti yaitu metode library research yang merujuk dari berbagai sumber data. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa dampak peningkatan beban administrasi guru dalam kurikulum merdeka meliputi waktu yang terbuang, peningkatan stress, mengurangi kolaborasi, dan inovasi terhambat, serta biaya tambahan. Sehingga hal ini tentunya dapat mempengaruhi efektivitas pembelajaran di dalam kelas
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Canva dalam Media Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar
Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menganalisis artikel ilmiah terkait efektivitas penggunaan Canva sebagai media pembelajaran bagi siswa khususnya pada mata pelajaran IPA. Canva adalah platform gratis yang menyediakan desain grafis. Metode yang digunakan adalah metode tinjauan pustaka yang bersumber dari artikel di Google Scholar. Artikel ilmiah yang digunakan dalam tinjauan pustaka ini adalah dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2018-2022). Pembelajaran saat ini tidak hanya memanfaatkan benda-benda yang terdapat di lingkungan sekitar kita saja, namun dapat memanfaatkan dunia digital. Canva merupakan salah satu aplikasi yang dapat digunakan dalam proses pembuatan media pembelajaran IPA yang sangat membutuhkan media untuk menyampaikan pesan dari isi materi pembelajaran yang bersifat abstrak. Aplikasi Canva menyediakan berbagai fitur menarik yang dapat memudahkan guru dalam membuat media pembelajaran, salah satunya adalah tersedianya berbagai template yang dapat digunakan dalam proses perancangan media pembelajaran, salah satunya IPA SD. Pelaksanaan penelitian menggunakan metode tinjauan pustaka melalui proses menempatkan, memperoleh, membaca, dan mengevaluasi berbagai literatur penelitian yang berkaitan atau berkaitan dengan masalah yang akan diteliti. Data yang diuraikan merupakan hasil penelitian mengenai efektivitas penggunaan aplikasi Canva yang telah dilakukan oleh para peneliti sebelumnya
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Team Assisted Individualization terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik
Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperative team assisted individualization (TAI) terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik kelas VIII SMPN 5 Dompu pada mata pelajaran IPS tahun pelajaran 2023/2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 5 Dompu pada mata pelajaran IPS tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 28 orang. Karena jumlah populasi kurang dari 100 maka semua populasi dijadikan sampel penelitian. Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Langkah-langkah dalam meanganalisis data: 1. Pengumpulan data 2. Pengolahan data 3. Perhitungan statistic deskriptif 4. Analisis perbedaan 5. Uji korelasi. Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperative team assisted individualization (TAI) terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik kelas VIII SMPN 5 Dompu pada mata pelajaran IPS tahun pelajaran 2023/2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 5 Dompu pada mata pelajaran IPS tahun pelajaran 2023/2024. Hal ini ditunjukkan dengan nilai r hitung lebih besar dari rtabel (rhitung ≥ rtabel = 0,617 ≥ 0,374) dengan tingkat kategori pengaruhnya sangat kuat
Analisis Hambatan Guru dalam Penerapan Model Pembelajaran Guided Discovery Learning pada Pembelajaran IPS Kelas V Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dalam penerapan model *Guided Discovery Learning* (GDL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada siswa kelas V SD. Latar belakang penelitian ini adalah kesulitan yang dialami oleh sejumlah guru dalam menerapkan model pembelajaran yang efektif di kelas. Guru diharapkan mampu menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik siswa dengan metode pembelajaran yang inovatif, salah satunya adalah model GDL yang mendorong partisipasi aktif siswa melalui eksplorasi terbimbing. Model ini sering digunakan dalam pendidikan IPS untuk mengembangkan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengkaji permasalahan yang dihadapi oleh guru kelas V SDN 01 Kandis dalam menerapkan model GDL. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama dalam penerapan GDL mencakup keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya sarana dan prasarana yang memadai, serta rendahnya kesiapan guru dalam mengimplementasikan model ini secara efektif. Temuan ini menunjukkan pentingnya upaya peningkatan fasilitas pembelajaran, pelatihan guru, dan pengelolaan waktu yang lebih baik agar model GDL dapat diterapkan dengan optimal di lingkungan pendidikan dasar
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 63 pegawai dengan menggunakan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara kuesioner. Metode analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana dan berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t parsial dan uji F simultan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Terdapat pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor, hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi linier sederhana Y = 12,722 + 0,708X. Nilai korelasi sebesar 0,664 (kuat). Nilai koefisien determinasi R Square sebesar 44,1%. Nilai thitung 6,931 > t tabel 1,999 dengan signifikan 0,000 < 0,05. Terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor, hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi linier sederhana Y = 8,689 + 0,803X. Nilai korelasi sebesar 0,822 (sangat kuat). Nilai koefisien determinasi R Square sebesar 67,6%. Nilai thitung 11,277 > t tabel 1,999 dengan signifikan 0,000 < 0,05. Secara simultan terdapat lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor, hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi linier berganda Y = -2,673+0,422X1+0,646X2. Nilai korelasi sebesar 0,898 ( sangat kuat). Nilai koefisien determinasi R Square sebesar 80,6%. Nilai F hitung 124,977 > F tabel 3,15 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05
Upaya Meningkatkan Aktivitas Belajar, Keterampilan Berpikir Kritis, dan Pemahaman Konsep Biologi Siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk 1) meningkatkan aktivitas belajar siswa, 2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, 3) meningkatkan pemahaman konsep Biologi siswa, dan 4) mengetahui pendapat siswa terhadap penerapan Model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran Biologi. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Woja kelas X-2 yang berjumlah 38 orang pada semester ke-1 tahun pelajaran 2020/2021. Dan objek penelitiannya adalah 1) aktivitas belajar, 2) keterampilan berpikir kritis, 3) pemahaman konsep Biologi, dan 4) pendapat siswa terhadap model pembelajaran yang diimplementasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran Biologi, dapat meningkatkan: 1) aktivitas belajar siswa, 2) keterampilan berpikir kritis siswa, dan 3) pemahaman konsep Biologi siswa, serta 4) siswa memberikan respon positif terhadap model pembelajaran yang diterapkan. Peningkatan keterampilan berpikir kritis hampir terjadi disemua indikator, seperti merumuskan masalah, memberikan argumentasi, melakukan induksi, dan memberikan penilaian, kecuali keterampilan melakukan deduksi yang cendrung menurun dari siklus I ke siklus II. Peningkatan pemahaman konsep biologi siswa dapat dilihat dari peningkatan rerata nilai pada siklus I sebesar 6,03 menjadi 6,49 pada siklus II. Keberhasilan penerapan model pembelajaran juga dapat dilihat dari peningkatan ketuntasan belajar siswa, yaitu sebesar 57,89 % pada siklus I menjadi 64,86 % pada siklus II. Bahkan persentase jumlah siswa yang mencapai nilai lebih besar sama dengan 8,00 juga mengalami peningkatan, yaitu dari 10,53 % pada siklus I menjadi 24,32 % pada siklus II. Siswa memberikan respon positif terhadap penerapan model pembelajaran, dimana terdapat 77,98 % siswa yang menyatakan setuju, 18,28% ragu-ragu, dan hanya 3,74% tidak setuju
Pengaruh Video Pembelajaran Berbasis Edpuzzle pada Materi Fusion Pastry Bakery terhadap Level Kognitif dan Kinerja Siswa
Edpuzzle is one of the interactive video-based e-learning platforms that is often used in the world of education. Research objectives are Knowing the effect of using Edpuzzle videos on students' cognitive levels, knowing the influence of using Edpuzzle videos on student practicum performance and knowing the influence of Edpuzzle videos on cognitive levels and practicum performance simultaneously. The type of research used is a type of quantitative research with a quasi-experimental design research model (Pseudo-Experiment). The variables used were three variables with one independent variable (X: Edpuzzle Learning Video) and two dependent variables (Y1: Cognitive Level and Y2: Practicum Performance). Data collection is carried out using test methods and performance observation. The data was processed with Simple Regression T Test and Manova Test. After that, discussion and conclusion are drawn from the problem formulation. From this writing, it is concluded that the Sig value in each hypothesis shows a > number of 0.05 probability, it can show that there is a significant influence between cognitive level and practicum performance and there is an influence of both on fusion pastry bakery learning materials using the Edpuzzle video-based learning method. In line with the conclusions above, it is hoped that the use of Edpuzzle learning media can provide something new to the world of education. And educators can apply innovative learning media to students