Jurnal STKIP Pembangunan Indonesia
Not a member yet
219 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGARUH STABILITAS KEUANGAN DAN TEKANAN EKSTERNAL TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN (Studi Empiris pada Perusahaan Sub Sektor Otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015 - 2018)
This study aims to determine influence financial stability (X1), and external pressure (X2)to the fraudulent financial statements (Y) at automotive subsector companies listed in IndonesianStock Exchange (IDX) of the year 2015-2018. The samples were 12 companies from 12 of totalpopulation using purpossive sampling method. The analytical method used in this study is multiplelinear regression. The result of this show that: financial stability (1) has not effect on fraudulentfinancial statements, external pressure (2) has not effect on fraudulent financial statements.Key word: financial stability, external pressure, and fraudulent financial statement
Identifikasi Tumbuhan Paku di Situs Wisata Air Terjun Bantimurung
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan paku yang terdapat di Situs Wisata Air TerjunBantimurung. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif. Koleksi tumbuhan dilakukan dengan metodejelajah di sepanjang jalur pintu masuk kawasan wisata sampai di depan gua. Tumbuhan yang dikoleksimewakili setiap spesies yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam jenis tumbuhan paku,yaitu Nephrolepis sp., Adiantum hipsidulum, Drinaria quercifolia (L.) J. Sm., Pteris vittata L., Pteridium sp.,dan Pteridium aquilinum (L.) Kuhn.Kata Kunci: identifikasi, tumbuhan paku, bantimurun
Pengaruh Penggunaan Asesmen Portofolio pada Perkuliahan Perilaku Hewan Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi
Penelitian ini bertujuan pengaruh penggunaan asesmen portofolio pada perkuliahan Perilaku Hewan terhadap mahasiswa Pendidikan Biologi semester V di Universitas Cokroaminoto Palopo tahun pembelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi, kelas VA dan kelas VB yang diambil secara purposive sampling. Teknik pengambilan data diperoleh melalui tugas-tugas terstruktur yang dihasilkan oleh mahasiswa berupa LKM, analisis kritis, studi kasus, makalah, jurnal belajar dan kuis. Portofolio dinilai oleh mahasiswa dan dosen dan dikategorikan dalam 4 kriteria yaitu kelengkapan, kejelasan, kesesuaian dan dokumentasi. Untuk mengumpulkan data hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Perilaku Hewan dilakukan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan asesmen portofolio pada perkuliahan Perilaku Hewan terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Cokroaminoto Palopo
Identifikasi Serangga Tanah Pada Beberapa Tipe Habitat Di Desa Nanga Mbaling Kecamatan Sambi Rampas Kabupaten Manggarai Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur
Insekta atau serangga merupakan spesies hewan yang jumlahnya paling dominan di antara spesies hewan lainnya dalam filum Arthrophoda dan memiliki peran penting dalam rantai ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga tanah yang terdapat pada beberapa tipe habitat di Desa Nanga Mbaling Kecamatan Sambi Rampas Kabupaten Manggarai Timur. Teknik pengambilan sampel serangga dilakukan dengan menggunakan perangkap sumuran (pitfall trap) dan dikoleksi setelah dua hari perangkap dipasangkan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi, sedangkan data yang didapatkan dianalisis menggunakan software PAST (Paleontological analysis statistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis serangga tanah yang terdapat pada beberapa Tipe Habitat di Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur propinsi Nusa Tenggara Timur terdapat 19 spesies dari 17 famili, dengan Indeks keanekaragaman serangga tanah pada beberapa tipe habitat yaitu: stasiun I nilai H adalah 1,855, stasiun II nilai H adalah 1,757 sedangkan stasiun III nilai H adalah 1,60
Aplikasi Modul Pembelajaran Berbasis Media Camtasia dengan Metode Pembelajaran Tutor Sebaya pada Mahasiswa Semester VI Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Cenderawasih Tahun Akademik 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa dan untuk melihat keefektifitasan pengaplikasian modul berbasis media camtasia dengan metode tutor sebaya, yang diajarkan pada semester VItahun ajaran 2018/2019. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa semester VI yang berjumlah 36orang. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang diberikan setiap menyelesaikan pokok bahasan/pertopik, yang diberikan sebanyak tiga pokok bahasan mata kuliah, lembar pengamatan/observasi kelas(observingclassroom), dan angket respon mahasiswa terhadap pelaksanaan pembelajaran selama menggunakan modul yang disandingkan dengan penerapan metode tutor sebaya. data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar mahasiswa yang berada pada kategori tuntas, siklus I sebesar 42%, siklus kedua sebesar 77% dan siklus III meningkat sebesar 94%, sedangkan nilai rata-rata peningkatan ini sebesar 52%. Sementara hasil observasi di kelas dan angket respon mahasiswa terhadap pengaplikasian modul dengan metode ini berada pada rata-rata persentase 84%. sehingga dapat disimpulkan aplikasi modul berbasis Camtasia dengan metode tutor sebaya ini efektifdalam pelaksanaannya serta meningkatkan hasil belajar.Kata kunci: Aplikasi Modul Pembelajaran Berbasis Media Camtasia, Tutor Sebaya, Hasil Belajar, DanEfektifitas
SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI SMP NEGERI 35 MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan; 1) Untuk mendeskripsikan unsur-unsur apa yang menjadifokus supervisi akademik oleh Kepala SMP Negeri 35 Makassar, 2) Mendeskripsikan apastrategi kepala SMP Negeri 35 Makassar dalam melaksaanakan supervisi akademik. Metodedan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancaradilakukan kepada kepala sekolah, 46 guru, 3 tata usaha, dan 27 ketua kelas. Observasidilakukan oleh untuk mengamati suasana pembelajaran di kelas dengan lembar observasiyang bersifat naratif deskriptif. Dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan dokumenhasil supervisi, notulen rapat dan dokumen pelaksanaan berbagai pelatihan internal sekolah.Hasil penelitian menunjukkan 1) unsur-unsur yang disupervisi kepala sekolah meliptutiupervisi administrasi pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi hasilpembelajaran. Supervisi administrasi pembelajaran dilakukan dengan pembimbingan, koreksidan penilaian terhadap 14 komponen administrasi guru mapel dan 12 bagi guru BK,mayoritas guru memperoleh kategori Baik. Supervisi pelaksanaan pembelajaran dilakukandengan Supervisi Kunjungan Kelas dengan tahapan diskusi pra kunjungan, penilaian kegiatanpembelajaran di kelas dengan 30 indikator bagi guru mata pelajaran dan 19 bagi guru BK,Supervisi Evaluasi Hasil Pebelajaran dilakukan dengan menilai proses pelaksanaan ulanganharian dengan 11 indikator, PTS dan PS 10 indikator, hasilnya mayoritas guru mendapatkategori Baik. 2) Strategi supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah meliputi tekniksupervisi individu dan teknik supervisi kelompok. Teknik supervisi individu meliputi limacara; supervisi kunjungan kelas kepada 46 guru, Observasi Kelas kepada 3 orang guru danKunjungan Antar Kelas kepada seorang guru, percakapan individu formal dan tidak formal,mengfasilitasi guru mengikuti pelatihan diluar sekolah. Teknik supervisi kelompok dilakukanmelalui 3 cara yaitu rapat guru, mengaktifkan MGMP sekolah dan melaksanakan berbagaipelatihan dalam lingkungan sekolah.Kata Kunci: Supervisi Akademik, Kompetensi Profesiona
Distribusi Ukuran Siput Bakau Nerita lineata Gmelin 1791 pada Ekosistem Mangrove di Desa Tongke-Tongke Kabupaten Sinjai
Siput bakau Nerita lineata Gmelin, 1791 hidup dalam ekosistem mangrove. Siput ini juga ditemukan di Desa Tongke-tongke, Kabupaten Sinjai. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran distribusi ukuran siput bakau Nerita lineata dalam ekosistem mangrove yang ada di Desa Tongke-tongke. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Data dianalisis dengan analisis korelasi. Panjang cangkang (SL) rata-rata yaitu 21,26±3,72 mm, lebar cangkang (SW) rata-rata yaitu 25,45±4,77 mm, lebar bukaan cangkang (AW) rata-rata yaitu 5,83±1,16 mm, panjang bukaan cangkang (AL) rata-rata yaitu 11,27±2,20 mm, dan berat siput rata-rata yaitu 5,72±2,14 gr. Panjang dominan cangkang (SL) yaitu 21,75 – 24,13 mm, lebar dominan cangkang (SW)yaitu 25,85 – 28,68 mm, lebar dominan bukaan cangkang (AW) yaitu 6,08 – 6,83 mm, panjang dominanbukaan cangkang (AL) yaitu 11,80 – 13,15 mm, dan berat dominan siput yaitu 6,16 – 7,34 gr. Panjangcangkang (SL), lebar cangkang (SW), lebar bukaan cangkang (AW), panjang bukaan cangkang (AL), danberat siput saling berkorelasi dengan nilai signifikan sama dengan 0,00 dalam taraf sigfinikan 0,01.Kata Kunci : Nerita lineta, Tongke-tongke, Mangrove, Ukura
Hubungan Durasi Pemakaian Kateter terhadap Infeksi Staphylococcus aureus pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Rawat Inap
Infeksi Saluran Kemih (ISK) akibat kateterisasi merupakan penyebab utama infeksi nosokomial. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rerata jumlah bakteri pada pemasangan kateter 1x24 jam dan 2x24 jam adalah 71,53x103 CFU (Colony Forming Unit) dan 183,37x103 CFU, resiko berkembangnya bakteri meningkat seiring dengan durasi kateterisasi. Dari hasil kultur urin kateter, bakteri Staphylococcus aureus merupakan spesies bakteri yang paling banyak teridentifikasi (45%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi pemakaian kateter urin terhadap infeksi Staphylococcus aureus pada pasien infeksi saluran kemih rawat inap di RS Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji korelasi Coefisien Contingensi. Populasi adalah seluruh pasien yang mengunakan kateter. Sampel diambil secara Accidental Sampling dan didapatkan 30 responden. Hasil penelitian diperoleh dari pemeriksaan kultur urin, uji biokimia dan pewarnaan gram untuk menentukan jenis spesies bakteri. Terdapat 3 sampel urin positif terdapat Staphylococcus aureus dan 27 sampel negatif dan menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara durasi pemakaian kateter dengan nilai p value durasi pemakaian kateter (0,037)
Pengembangan Media Handout Berbasis Gambar pada Mata Kuliah Morfologi Tumbuhan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa Pendidikan Biologi
Handout merupakan bahan ajar yang berisikan ringkasan materi yang berasal dari beberapa sumber yang relevan dengan kompetensi dasar.Handout pada mata kuliah morfologi tumbuhan yang dikembangkan berisi mengenai penjelasan struktur morfologi daun, contoh tumbuhan beserta gambar dari tumbuhan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D (Research and Development) Pra-Eksperimental dengan desain penelitian The One Group Pretest-Posttest Design Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Cokroaminoto Palopo dengan melibatkan 28 mahasiswa semester V sebagai subjek penelitian. Hasil analisis data validasi Handout berbasis gambar yang dinilai oleh 2 validator termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai Rx = 0,66 dan 0,73. Hasil validasi angket respon mahasiswa terhadap penggunaan handout yang dinilai oleh 2 validator termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai Rx = 0,77 dan 0,78. Hasil validasi soal yang dinilai oleh 2 validator termasuk dalam kategori cukup dan tinggi dengan nilai Rx = 0,60 dan 0,70. Hasil analisis Reliabilitas handout berbasis gambar dengan derajat reliabilitas 0,743 berada pada taraf tinggi. Hasil reliabilitas angket respon mahasiswa terhadap penggunaan handout dengan derajat reliabilitas 0,819 berada pada taraf tinggi. Hasil reliabilitas soal dengan derajat reliabilitas 0,684 berada pada taraf sedang. Hasil analisis kepraktisan dengan menggunakan angket respon mahasiswa diperoleh nilai 79,46 dengan kriteria praktis. Hasil analisis kepraktisan dengan menggunakan angket keterlaksanaan pembelajaran diperoleh nilai 83 dengan kriteria praktis. Berdasarkan hasil analisis T-test diperoleh nilai 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa 0,000 < 0,05. Hal ini berarti bahwa penggunan handout berbasis gambar dapat meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa pada mata kuliah morfologi tumbuha
Analisis Aktivitas Enzim Antioksidan Katalase dan Peroksida
ine"> </Enzim atau biokatalisator adalah katalisator organik yang dihasilkan oleh sel.Enzim sangat penting dalam kehidupan, karena semua reaksi metabolisme dikatalis oleh enzim. Praktikum ini bertujuan mengamatitingkat aktivitas enzim katalase dan periksodase pada daun selama cekaman kekeringan, salinitas dan kontrolAnalisis aktivitas enzim katalase dengan cara supernatan sebanyak 0,04 ml ditambahkan kedalam larutanyang mengandung 2,56 ml, 50 Mm Pottasium Phosphate Buffer pH 7 dan 0,4 ml 15 Mm H2O2 dalam waktusatu menit menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 240 nm . kurva standar katalasediperoleh persamaan Y= 2,045.x – 0,173; R2 = 0,976 yang digunakan dalam perhitungan aktivitas enzimkatalase... Aktivitas enzim katalase tertinggi terjadi pada tanaman kontrol dengan aktivitas enzim katalasesebesar 13.189 μmol/g dan pada tanaman yang diberi perlakuan salinitas sebesar 13.158 μmol/g aktivitasenzim paling rendah terjadi pada tanaman dengan perlakuan kekeringan 12.670 μmol/g.Kata Kunci:Aktivitas Enzim, Katalase, Kekeringan, Salinita