Jurnal STKIP Pembangunan Indonesia
Not a member yet
219 research outputs found
Sort by
Keanekaragaman Avifauna di Objek Wisata Alam Air Terjun Berambai, Samarinda Kalimantan Timur
Keanekaragaman jenis burung berkaitan dengan struktur dan strata vertikal vegetasi. Namun kerusakan hutan dapat mengganggu komunitas burung di habitatnya. Objek wisata alam air terjun Barambai di Samarinda Kalimantan Timur adalah salah satu contoh hutan yang mulai mengalami kerusakan akibat aktifitas pembukaan lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman, dominasi dan kesamaan jenis burung berdasarkan strata vertikal vegetasi di kawasan Objek Wisata Alam Air Terjun Berambai. Metode point count digunakan untuk mengamati keanekaragaman jenis burung berdasarkan empat stratifikasi vertikal vegetasi dan metode plot digunakan untuk membual profil vegetasi. Hasil penelitian ini menunjukkan total 45 jenis burung dari 674 individu ditemukan. Keempat statifikasi vertikal vegetasi menunjukkan indeks keanekaragaman sedang , indeks keseragaman relatif merata dan tidak ada jenis burung yang domina
Pengaruh Strategi Pembelajaran Induktif Berbasis Masalah terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Penilaian Pembelajaran Biologi Program Studi Pendidikan Biologi STKIP-PI Makassar
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran induktif berbasis masalah terhadap motivasi dan hasil belajar mahasiswa. Populasi dalam penelitian adalah adalah mahasiswa program studi pendidikan biologi yang sedang menempuh mata kuliah penilaian hasil belajar biologi pada semester genap (VI) tahun akademik 2016/2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random kelas (Class Random Sampling). Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-postest control group design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket untuk motivasi belajar dan pretest-postest untuk hasil belajar kognitif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 79,27 dan kelas kontrol 73,03 dengan standar deviasi berturut-turut adalah 7,46 dan 9,95. Hasil pengujian hipotesis menggunakan Independent Samples T-test melalui program SPSS for Windows 20, diperoleh nilai signifikan 0.033. Nilai signifikan 0.000 < α= 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran induktif berbasis masalah berpengaruh positif terhadap motivasi dan hasil belajar mahasiswa mata kuliah penilaian pembelajaran biologi Program Studi Pendidikan Biologi STKIP-PI Makassar.Kata kunci: Strategi pembelajaran induktif berbasis masalah, motivasi, hasil belaja
Penggunaan Media Powerpoint dan Animasi terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Makassar
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experimental) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media power point dan animasi terhadap hasil belajar biologi siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Makassar. Hipotesis penelitian ini adalah ada pengaruh penggunaan media power point terhadap hasil belajar biologi siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Makassar kelas XI IPA2sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 32 orang dan kelas XI IPA3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 32 orang. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 kali pertemuan. Pengukuran hasil belajar dilakukan dengan memberikan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda. Pengambilan data dilakukan dengan mengevaluasi hasil belajar, melalui tes tertulis yang meliputi Pretes (tes hasil belajar kognitif awal siswa) dan postest (tes hasil belajar kognitif akhir siswa) Data yang terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif dengan menggunakan pedoman pengkategorian hasil belajar menurut Arikunto dan uji hipotesis secara inferensial dengan menggunakan analisis kovariansi (Anakova) dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran diperoleh nilai p lebih kecil dari alpha 0,05 (p < 0,05) dengan sig. 0,010. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar biologi siswa
Aktivitas Antioksidan Senyawa Antosianin dari Ekstrak Etanol Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L)
Ubi jalar ungu banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Warna ungu pada ubi jalar disebabkan oleh adanya zat warna alami yang disebut antosianin. Senyawa antosianin ini mempunyai banyak fungsi, salah satunya yaitu sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan senyawa antosianin ekstrak ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L). Penelitian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu maserasi, pengujian dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT), dan aktivitas antioksidan. Dari hasil penelitian diperoleh ekstrak kental ubi jalar ungu kurang lebih 300 mL. Pada uji KLT diperoleh nilai Rf sebesar 0,5 yang menunjukkan senyawa antosianin jenis sianidin 3-rhamnosida. Selanjutnya pada pengukuran aktivitas antioksidan diperoleh hasil sebesar 61,05 %.Kata Kunci: Ubi jalar ungu, antosianin, aktivitas antioksidan
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA YANG MASUK MELALUI JALUR SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI DENGAN JALUR MANDIRI
Perbandingan Hasil Belajar Mahasiswa Melalui Sistem Masuk Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan Jalur Mandiri pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN dan jalur mandiri pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar.Variabel dalam penelitian ini adalah hasil belajar mahasiswa yang diukur dengan satuan pengukuran persentase. Populasinya adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar, dengan sampel 60 orang, jalur SNMPTN 30 orang dan jalur mandiri 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, data diolah dengan menggunakan rumus Uji beda Independent Sample T-tesUntuk menguji perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN dan jalur mandiri digunakan analisis uji-t untuk membandingkan dua kelompok mean dari dua sampel yang berbeda, dimana hasil yang diperoleh yakni: bahwa thitung (2,041) > dari ttabel (1,67155) pada tingkat kekeliruan 5 persen dan derajat bebas 58, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN dengan melalui jalur mandiri. Hasil belajar mahasiswa yang diterima melalui jalur SMPTN lebih rendah dari pada yang diterima melalui jalur mandiri pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar
POLA DISTRIBUSI BENIH PADI BERSERTIFIKAT MELALUI KEMITRAAN DI KECAMATAN KAHU KABUPATEN BONE
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis sumber daya alam dan manusia penunjang pola distribusi benih padi bersertifikat ditingkat petani. (2) mengidentifikasi factor pendukung dan penghambat pola distribusi benih padi bersertifikat ditingkat petani. (3) menganalisis tingkat pendapatan dan efesiensi dalam penggunaan pola distribusi benih bersertifikat ditingkat petani dan (4) mekanisme pelaksanaan kemitraan antara petani padi dengan pengusaha / pedagang benih padi.Penelitian ini dilaksanakan di sentra pengembangan padi Kecamatan Kahu Kabupaten Bone. Pengambilan sampel menggunakan teknik acak berstruktur stratifikasi dengan mengambil 10 % atau 20 orang petani padi. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sumberdaya alam dan manusia dapat meningkatkan pendapatan petani padi di Kabupaten Bone. Usahatani padi yang melakukan pola distribusi benih padi bersertifikat melalui kemitraan Rp. 15,660.000 per hektar dengan R/C Ratio 5,07 Sedangkan usahatani padi yang tidak melakukan pola distribusi benih padi bersertifikat dengan kemitraan dengan pedagang / pengusaha memberikan keuntungan sebesar Rp. 14.000.000 per hektar dengan R/C Ratio 3,60
KAJIAN KEPADATAN PEMUKIMAN TERHADAP TEKANAN LINGKUNGAN SOSIAL MASYARAKAT DI KELURAHAN BASTIONG TALANGAME KOTA TERNATE SELATAN
Kota Ternate merupakan salah satu kota kepulauan di Propinsi Maluku Utara dan menjadi pusat perdagangan bagi kota-kota kepulauan disekitarnya. Di kota Ternate terdapat pelabuhan utama yang menjadi salah satu pintu masuk aktivitas roda perekonomian di Propinsi Maluku Utara. Kota Ternate menjadi pusat daya tarik penduduk yang bermukim di daerah kepulauan sekitarnya untuk datang beraktivitas dalam rangka memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari. Kota Ternate mengalami kepadatan penduduk karena selain penduduk asli banyak juga penduduk pendatang yang tinggal di Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, yang bertempat di kawasan permukiman Kelurahan Bastiong Talangame. Subjek penelitian ini adalah masyarakat yang mengalami tekanan lingkungan sosial dengan jumlah 88 responden sebagi sampel dari 12 RT. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara wawancara, kuisioner dan observasi secara langsung di Permukiman Kelurahan Bastiong Talangame. Hasil wawancara dengan 88 responden dengan menjawab 10 pertanyaan dan kriteria tertinggi sebanyak 380 responden atau sekitar 86,36 % memilih option kurang baik. ini menunjukan tekanan lingkungan sosial di permukiman Kelurahan Bastiong Talangame sangat tinggi dan berdampak pada timbulnya kekurangan ketersediaan lahan, kebutuhan udara besih, kerusakan lingkungan, dan kebutuhan air bersih.
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL KOTA MAKASSAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh signifikan pelatihan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan 40 sampel (responden). Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan analisis statistik regresi linear sederhana. Hasil analisis diproleh koefisien regresi linear sederhana yaitu Y= 25,947 + 0,496 X, koefisien determinasi (r2) adalah 0,469 atau 46,9%. Nilai thitung = 3,049 > nilai ttabel = 1,689. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable independen (pelatihan) pada penelitian ini berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Makassar
APLIKASI ISOLAT BAKTERI DARI TPA TAMANGAPA MAKASSAR DALAM PROSES PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA
Penelitian bertujuan untuk memperoleh isolat bakteri yang terdapat di TPA Tamangapa yang mampu mempercepat laju pengomposan pada sampah organik dan beberapa perubahan parameter terkait selama proses dekomposisi sampah organik meliputi warna, bau, suhu, pH, kadar air, laju pengomposan, dan rasio C/N. Berdasarkan hasil isolasi dan karakterisasi diperoleh 4 jenis bakteri yang berbeda yaitu isolat A, Isolat B, Isolat C, dan Isoalt D. Pengamatan dekomposisi sampah dilakukan selama 30 hari dengan 7 perlakuan yaitu, Sampah organik + 20 % isolat A, Sampah organik + 20% Isolat B, Sampah organik + 20 % Isolat C , Sampah organik + 20 % Isolat D, Sampah organik + 20 % Isolat A, B, C, dan D, Sampah organik + 20 % EM4, Sampah organik tanpa penambahan isolat bakteri sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat isolat bakteri yang diisolasi dari TPA dapat mempercepat laju pengomposan. Isolat D merupakan bakteri yang paling baik dalam mempercepat dekomposisi sampah organik dilihat dari beberapa parameter per lima hari selama 30 hari dan rasio C/N memenuhi SNI pada semua perlakuan.Kata Kunci : Laju Pengomposan, Isolat Bakteri, Sampah Organik dan TPA Tamangapa
PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU-IBU MASYARAKAT NELAYAN DESA AENG BATU-BATU GALESONG UTARA DAN HUBUNGANNYA DENGAN PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA.
Masyarakat Kelompok Ibu-Ibu Masyarakat Nelayan Desa Aeng Batu-Batu Galesong Utara Kabupaten Takalar salah satu desa pantai yang ada di daerah ini. Permasalahan pokok Ibu-Ibu Masyarakat Nelayan di Desa ini adalah tidak adanya aktifitas yang dapat membantu suami dalam mengatasi permasalahan ekonomi keluarga, belum pernah tersentuh pelatihan keterampilan dalam mengolah hasil tangkapan maupun potensi laut lainnya. Permasalahan lainnya yang dialami adalah manajemen Lembaga Pemberdayaan yang ada di Desa Aeng Batu-Batu belum efektif memberdayakan masyarakatnya. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain adanya metode pengolahan hasil tangkapan, melalui peningkatan keterampilan . . Untuk paket teknologi tepat guna dibuat dalam bentuk buku panduan dalam mengolah hasil tangkapan berupa abon ikan, bakso ikan, sufiner sisi ikan, sufiner dari kerang-kerangan, serta pembuatan kue-kue. Target lainnya adalah terjadinya perbaikan kehidupan social ekonomi keluarga nelayan yang ada di wilayah pengamatan