Sricommerce - Journal of Sriwijaya Community Service
Not a member yet
129 research outputs found
Sort by
Transformasi UMKM Perikanan di Kabupaten Badung Melalui Pelatihan Pemasaran Digital dengan Aplikasi www.tokoikan.id
Kabupaten Badung sebagai daerah yang memiliki jumlah UMKM Perikanan yang cukup banyak menghadapi tantangan dalam pengembangannya, salah satu diantaranya adalah proses pemasaran produk yang banyak memiliki kendala. Hal ini dikarenakan sebagian besar UMKM perikanan di Kabupaten Badung masih menggunakan sistem konvensional dalam proses penjualan produknya, sehingga kesulitan untuk memasarkan produknya dalam skala lingkup yang lebih luas. Perkembangan teknologi yang cukup pesat telah memberikan peluang bagi pelaku industri dan UMKM perikanan untuk mengembangkan pasarnya melalui penjualan online serta adanya implementasi dari kebijakan pemerintah tentang revolusi industri 4.0. Oleh karena itu dalam mencapai hal tersebut dilakukan kegiatan pengabdian ini, yang memiliki tujuan memberikan pemahaman kepada UMKM perikanan di Kabupaten Badung mengenai pentingnya proses pemasaran digital saat ini dengan cara memberikan pelatihan tentang cara dan kiat untuk memasarkan produk perikanan yang dihasilkan oleh UMKM melalui salah satu pasar digital yaitu www.tokoikan.id. Aplikasi pasar digital www.tokoikan.id merupakan salah satu hasil produk hilirasi dari kegiatan pengabdian di Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, yang bertujuan untuk memberikan ruang kepada UMKM perikanan untuk dapat melakukan penjualan digital. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah UMKM sektor perikanan di kabupaten Badung, dan pelaksanaan Kegiatan pengabdian ini berkolaborasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Badung. Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM perikanan Kabupaten Badung untuk melakukan proses pemasaran digital melalui aplikasi www.tokoikan.id. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa UMKM perikanan di Kabupaten Badung mulai memahami pentingnya perubahan pola pemasaran dari cara konvensional menuju ke metode pemasaran digital, hal ini di kuatkan dengan adanya beberapa UMKM yang langsung memulai proses pemasaran digital dengan membuat akun penjual di aplikasi tokoikan.i
Pendampingan Keterampilan Pengelolaan Keuangan Berbasis Aplikasi Bagi UMKM Makanan dan Minuman Di Kota Palembang
UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di sektor makanan dan minuman di Kota Palembang memiliki potensi besar untuk berkembang, namun seringkali dihadapkan pada tantangan dalam mengelola keuangan dengan efisien dan efektif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan keterampilan pengelolaan keuangan kepada UMKM makanan dan minuman dengan memanfaatkan aplikasi berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan berbagai metode, seperti ceramah, tutorial, diskusi interaktif, dan simulasi. Aplikasi berbasis teknologi digunakan sebagai alat bantu untuk membantu UMKM dalam mencatat transaksi, mengelola inventaris, menghitung pendapatan dan biaya, serta menyusun laporan keuangan. Selain itu, pelatihan melibatkan aspek pengelolaan keuangan, pengembangan bisnis, dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan keterampilan pengelolaan keuangan berbasis aplikasi berdampak positif terhadap UMKM makanan dan minuman di Kota Palembang. Mereka dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih efisien, meningkatkan akurasi pelaporan keuangan, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Selain itu, pemanfaatan aplikasi berbasis teknologi juga membantu meningkatkan aksesibilitas informasi keuangan dan memudahkan pemilik UMKM dalam mengambil keputusan strategis. Saran yang dapat diberikan, yaitu diperlukan pendampingan yang berkelanjutan agar UMKM dapat terus mengembangkan dan mengimplementasikan keterampilan pengelolaan keuangan mereka. Target selanjutnya adalah mengadakan lokakarya lanjutan yang lebih spesifik dalam penggunaan fitur-fitur lanjutan dalam aplikasi tersebut
Pelatihan Instalasi Listrik Penerangan Rumah Tinggal Bagi Siswa SMAN 1 Alalak
Pelatihan instalasi listrik penerangan pada rumah tinggal dimaksudkan untuk memberi pemahaman tentang bahaya listrik dan keterampilan instalasi bagi siswa SMAN 1Alalak Kabupaten Barito Kuala. Pelatihan ini diberikan dalam dua tahap, yaitu tahap pembekalan materi dan tahap pengujian materi. Dengan adanya pelatihan ini peserta dapat memahami dengan baik tentang kelalaian dalam pemasangan instalasi listrik, perbandingan instlasi listrik standar / tidak standar, dan pemilihan atau penggunaan proteksi yang sesuai dengan standar dan ketentuan yang ada pada Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Dalam perancangan sistem instalasi listrik, harus memperhatikan tentang keselamatan makhluk hidup lain dan keamanan harta benda dari bahaya atau kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan instalasi listrik. Pelaksana melalui tim pengabdian telah mengadakan pelatihan terhadap beberapa siswa di SMAN 1 Alalak Kabupaten Barito Kuala dengan memberikan pengetahuan keterampilan secara umum tentang teknik instalasi listrik penerangan pada rumah tinggal. Hal tersebt dilakukan dikarenakan masih minimnya pengetahuan mereka akan hal tersebut. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, siswa memahami dan bisa mempraktikkan cara pemasangan dan pemeliharaan instalasi listrik. Selebihnya, kegiatan ini memanfaatkan tenaga terampil yang ada, yaitu dosen dan mahasiswa Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi dan Teknik Listrik Politeknik Negeri Banjarmasin
Bimtek Digital Marketing dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Penjual Abon Ikan di Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran
Pelatihan pemasaran digital memiliki peran penting dalam meningkatkan penjualan produk lokal seperti abon ikan. Acara ini diadakan pada 22 Juli 2023 di Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu Participatory Rural Appraisal (PRA) yaitu metode melibatkan masyarakat secara aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Proses pelatihan dimulai dari identifikasi masalah, analisis kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan, dan pelaporan. Narasumber yang dihadirkan merupakan orang yang kompeten dibidangnya. Adapun peserta pelatihan yaitu mitra yang merupakan produsen abon ikan. Pelatihan ini memberikan pemahaman mengenai dasar-dasar digital marketing serta bagaimana aplikasinya pada produk yang dijual oleh mitra yaitu abon ikan. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, skor pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan mencapai angka 85% yang artinya sudah baik
Pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik Air Mineral Bernilai Ekonomis bagi Remaja Putri dan Ibu Rumah Tangga
Sekarang ini, plastik kian sering digunakan. Penggunaan plastik ditujukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, maka permintaan plastik mengalami peningkatan sehingga memengaruhi produksi plastik. Jumlah pemakaian plastik yang melonjak pun menambah masalah baru, yaitu jumlah sampah plastik yang meningkat sehingga menyebabkan lingkungan tercemar. Salah satu produk yang menggunakan plastik sebagai kemasan, yaitu air mineral. Produk ini amat digemari dan diminati oleh masyarakat. im Fakultas Ekonomi melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan Pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik Air Mineral Bernilai Ekonomis bagi Remaja Putri dan Ibu Rumah tangga. Sasaran dari aktivitas pengabdian ini, yaitu remaja putri maupun ibu rumah tangga di Desa Talang Jawa sejumlah 20 peserta. Metode yang dipergunakan ialah ceramah dan demonstrasi. Metode ceramah mendeskripsikan perihal sampah, jenis, dan sumber sampah, kemudian melanjutkannya dengan mendemonstrasikan pelatihan mendaur ulang limbah sampah plastik air mineral. Hasil yang diinginkan, yaitu remaja putri maupun ibu rumah tangga terampil dan kreatif dalam mendaur ulang sampah plastik air mineral sehingga bernilai ekonomis. Hasil pengabdian kategori sangat baik dengan mencapai target materi 86% dan kemampuan peserta dalam menguasai materi 93%
Financial Accounting Software Application for MSME Members of Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) in South Sumatra
Implementation of Community Service Activities with the theme "Creation and Training of Financial Accounting Software Applications for Members of Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in South Sumatra." This community service activity received positive responses from participants, as evidenced by evaluations submitted through a Google Form. The favorable responses regarding the community service activity can be broadly categorized into at least two aspects: firstly, the activity effectively enhanced participants' knowledge, and secondly, the presenters demonstrated a strong command of the delivered content. Several participants recommended conducting similar activities periodically, with a focus on delving deeper into specific topics
Pelatihan Menggunakan Aplikasi Photo Room Sebagai Strategi dalam Meningkatkan Branding Produksi UMKM di Wilayah Kelurahan Bandarjo Ungaran Barat
Indonesia saat ini mengalami tren berwirausaha yang didorong oleh kebutuhan masyarakat yang beragam, memberikan peluang besar bagi calon wirausahawan, terutama UMKM. Tercatat pada tahun 2021 terdapat 59,2 juta pelaku UMKM di Indonesia, namun banyak yang kesulitan mempromosikan produknya secara efektif. Penggunaan teknologi, seperti aplikasi Photo Room, dapat membantu mengatasi masalah ini. Pelatihan pengeditan foto produk menggunakan aplikasi Photo Room telah dilaksanakan di Kelurahan Bandarjo Ungaran Barat, dengan peserta dari kalangan UMKM. Pelatihan ini mencakup pengenalan fungsi dan manfaat aplikasi, prosedur praktis penggunaannya, serta latihan mengedit foto produk. Peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif sepanjang kegiatan, yang berujung pada kemandirian dalam menggunakan aplikasi sesuai selera masing-masing. Hasil pelatihan ini berdampak positif, memperkuat kerjasama antara Jurusan PLS FIP UNNES dengan Kelurahan Bandarjo Ungaran Barat. Pelatihan ini membuktikan bahwa teknologi sederhana dapat meningkatkan branding produk UMKM dan memberdayakan pelaku usaha kecil
Upaya Peningkatan Investasi Modal Manusia Pada Womanpreneurs Melalui Optimalisasi Teknologi Digital
Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan perempuan entrepreneur di Desa Tunas Aur dalam pengoptimalan teknologi. Peningkatan investasi modal manusia kepada perempuan entrepreneur menggunakan metode pengabdian masyarakat berbasis pemberdayaan masyarakat melalui, ceramah, diskusi dan praktek. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 20 orang pengusaha perempuan yang ada di Desa Tunas Aur. Hasil yang didapatkan adalah pemahaman perempuan entrepreneur di Desa Tunas Aur tentang penggunaan teknologi digital dalam bisnis, serta terampilnya perempuan entrepreneur dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran online yang lebih menarik. Peserta mendapatkan pendampingan teknik foto produk. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 50% peserta telah memahami materi pelatihan dan kegiatan pratktik yang menghasilkan beberapa foto yang menarik dari produk peserta. Hasil ini dapat menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan untuk memberikan pelatihan fotografi dalam pengembagan kewirausahaan produk online di daerah pedesaan
Pengembangan Ekonomi Kreatif dalam peningkatan Human Capital pada UKM Dusun Putak
Salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian dapat dilakukan dengan menggerakkan roda perekonomian melalui ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi yang mencoba mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan menciptakan gagasan baru. Perusahaan/pelaku usaha dituntut untuk selalu mengoptimalkan modal intelektual dalam aktivitas bisnisnya. Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan untuk meningkatkan sumber daya manusia di Desa Putak, khususnya UKM TumArt sebagai objek pengabdian. Melalui desain awal, pengembangan desain dan desain akhir serta metode pembuatan prototipe. Proses pelatihan sablon dilakukan pada tas yang juga berfungsi sebagai alternatif permasalahan lingkungan yaitu pengurangan sampah plastik dan melakukan visual branding bagi UKM Seni Putak. Hasil kegiatan ini diperoleh adanya peningkatan kemampuan peserta UKM terkait dengan teknik sablon pada tas kemasan dengan daya serap 100% dari ilmu yang diberikan
Penyuluhan Pengelolaan Keuangan Sederhana Siswa SMK KH GHALIB Pringsewu, Lampung
SMK KH GHALIB Pringsewu adalah salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Swasta yang letaknya berada di Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Di SMK KH GHALIB memiliki jurusan seperti : teknik kendaraa ringan, teknik komputer, dan jaringan. Siswa SMK diharapkan untuk dapat masuk ke dalam dunia industri dan dunia wirausaha. Beberapa siswa SMK KH GHALIB memiliki minat berwirausaha yang tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan kegiatan wirausaha yang dilakukan di lingkungan sekolah yaitu dengan membuka bengkel. Fenomena tersebut menimbulkan budaya berwirausaha di lingkungan sekolah. Mayoritas siswa berwirausaha dengan kemampuan skill yang terbatas, sehingga pengalaman dan keuntungan yang didapatkan belum maksimal. Siswa yang memiliki kegiatan usaha dalam hal mengatur kegiatan usaha dan membuat perencanaan keuangan belum berjalan dengan baik. Beberapa diantaranya masih kurangnya pemahaman dan pengetahuan sikap dalam mengelola keuangan yang baik. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membantu siswa dalam memahami pengelolaan keuangan sederhana, serta memotivasi siswa – siswi menuju enterpreneur muda yang kreatif dan inovatif. Peserta akan diajarkan bagaimana menyusun perencanaan keuangan, serta bagaimana memotivasi menjadi enterpreneur muda yang kreatif dan inovatif. Sasaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah seluruh siswa kelas XII SMK KH GHALIB PRINGSEWU. Dalam kegiatan ini terdapat penyampaian materi dan diskusi antara pemateri dan peserta. Peserta dapat mengikuti kegiatan secara kondusif dari awal hingga akhir. Beberapa hasil kegiatan pengabdian masyarakat antara lain: 1) membantu menyusun perencanaan keuangan, 2) memotivasi siswa - siswi menuju enterpreneur muda yang kreatif dan inovatif, 3) menyusun daftar kebutuhan dan mereka diperbolehkan memberikan penambahan daftar keinginan yang ingin mereka capai beserta strategi untuk mencapainya.Kata kunci : pengelolaan keuangan, siswa, SM