Journal of Education Research
Not a member yet
    1292 research outputs found

    Analisis Minat Mahasiswa Calon Guru terhadap Penguasaan Matematika dan Bahasa Inggris dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi

    Get PDF
    Mahasiswa calon guru matematika diharapkan dapat memahami matematika sejalan dengan kemampuan Bahasa inggris. Dengan menguasai matematika dan bahasa inggris, mahasiswa calon guru matematika mendapatkan kesempatan yang lebih luas dalam berkarir. Mahasiswa pendidikan matematika memiliki peluang yang besar untuk menjadi guru yang profesional dengan berbagai peluang karir yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat mahasiswa calon guru terhadap penguasaan matematika dan bahasa inggris dalam meningkatkan kemampuan literasi di Era digitalisasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan fenomena tertentu secara numerik berdasarkan data yang dikumpulkan. Hubungan minat mahasiswa calon guru terhadap penguasaan matematika dan bahasa Inggris serta kemampuan literasi diukur secara kuantitatif menggunakan instrumen seperti kuesioner atau angket. Uji korelasi Pearson menunjukkan Korelasi Gabungan sebesar 0.74 (Minat Matematika dan Bahasa Inggris) terhadap Kemampuan Literasi. Selain itu Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Calon Guru Terhadap Penguasaan Matematika Dan Bahasa Inggris adalah faktor internal dan faktor eksterna

    Menerapkan Metode BCM (Bermain, Cerita dan Menyanyi) terhadap Keaktifan Santri dalam Proses Belajar di TPA

    Get PDF
    Keterbatasan pemahaman tentang strategi pengajaran dan manajemen kelas yang belum efektif telah mendorong kami untuk melaksanakan program Pengabdian Masyarakat. Hal ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pendidikan yang sering terjadi, terutama dalam pengelolaan kelas. Fokus kami adalah pada pengajar, baik guru di sekolah, ustadz, maupun ustadzah di pondok pesantren dan TPA. Mereka masih kurang menguasai teknik pengajaran yang tepat, yang menyebabkan proses pembelajaran menjadi monoton. Pengabdian ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi tersebut dengan pendekatan yang lebih kreatif. Berdasarkan hasil observasi lapangan, kami menemukan bahwa para pendidik, termasuk guru di lembaga pendidikan formal serta ustadz dan ustadzah di pesantren dan TPA, belum sepenuhnya menguasai strategi pembelajaran dan pengelolaan kelas yang efektif. Selain itu, wawasan mereka mengenai metode pembelajaran yang inovatif masih terbatas. Hal ini mengakibatkan proses pembelajaran di kelas menjadi kurang optimal dan cenderung monoton. Masalah ini terus berlanjut karena kurangnya kreativitas Guru bergantung pada metode yang telah digunakan oleh guru sebelumnya. Akibatnya, proses pembelajaran di TPA menjadi monoton. Penerapan teknik atau metode pengajaran yang efektif serta pemahaman yang mendalam tentangnya sangat penting, karena dapat mempengaruhi pengelolaan kelas, terutama dalam hal meningkatkan pemahaman siswa atau peserta didik terhadap materi yang disampaikan. Dalam proses pembelajaran di TPA, Guru mampu menyampaikan materi dengan menggunakan teknik dan metode pengajaran Al-Qur'an yang inovatif dan kreatif. Pengajar perlu menyesuaikan penyampaian materi serta strategi pengajaran agar lebih menarik dan efektif. Hal ini penting untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman santri, dengan memaksimalkan kreativitas dalam mengelola kelas dan menyampaikan materi sesuai dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman masing-masing peserta didik. Untuk mendorong kreativitas pengajar dalam menyampaikan metode dan strategi pembelajaran Al-Qur'an di TPA, penulis melaksanakan program Pengabdian Masyarakat. Program ini bertujuan untuk mengembangkan metode dan strategi baru melalui penerapan pendekatan BCM (Bermain, Cerita, dan Menyanyi) dalam proses pengajaran, guna menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan efektif.. Metode ini diterapkan tidak hanya untuk materi Al-Qur’an, tetapi juga dalam penyampaian materi-materi keislaman lainnya, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik bagi santr

    Pengaruh Penerapan Metode Sosiodrama terhadap Kepekaan Sosial pada Siswa Kelas XII dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya sikap sosial siswa yang cenderung acuh tak acuh pada lingkungan sekitarnya, dengan adannya penerapan metode sosiodrama pada pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kepekaan sosial pada siswa. Maka dari itu penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui adakah pengaruh penerapan metode sosiodrama terhadap kepekaan sosial pada siswa Kelas XII SMAN 1 Ciampel dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dan seberapa besar pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode korelasi yang pengumpulan datanya berupa skala Likert (angket), studi literatur dan dokumentasi. Populasi merupakan siswa kelas XII yang berjumlah 251 sampel diambil melalui teknik random sampling dan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% yaitu sebanyak 154. Hasil sekaligus kesimpulan dari penelitian ini (1) membuktikan bahwasanya penerapan metode sosiodrama terdapat hubungan terhadap kepekaan sosial Siswa Kelas XII SMAN 1 Ciampel dalam Pembelajaran PPKn yang dimana penerapan metode sosiodrama terhadap kepekaan sosial menunjukkan angka 0,897 bernilai signifikansi 0.000 hal tersebut memperlihatkan bahwasanya adanya Pengaruh antara penerapan metode sosiodrama pada Kepekaan Sosial dikarenakan nilai signifikansinya 0,000<0,05. Dan diketahui bahwa  dari 154 responden yang bertaraf signifikansi 5% atau 0,05 yaitu dengan besaran 0,158 bila >  maka Ha diterima, (2) adapun besaran pengaruh penerapan metode sosiodrama terhadap kepekaan pendidikan pancasila dan kewarganegaraan hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwasanya nilai R = 0,907, yang menandakan bahwa penerapan metode sosiodrama Terhadap Kepekaan Sosial termasuk dalam kategori "Sangat kuat". Nilai R² = 0,822 atau besar pengaruh berada di persentase 82,2% yang dimana jika metode sosiodrama ini di terapkan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kepekaan siswa

    Perilaku Konsumtif terhadap Belanja Online pada Pelajar di SMAS Arrahman Medan

    Get PDF
    Sangat banyak perilaku konsumtif yang ditemukan di masyarakat, baik di seluruh Indonesia tanpa membatasi usia, maupun di kalangan remaja, yang mendorong penelitian ini. Kehidupan remaja sekarang telah mengenal gaya hidup modern. Hal ini dapat dilihat dari cara remaja mengenakan pakaian dan barang bermerek setiap hari. Remaja modern biasanya tertarik untuk membeli barang atau produk secara teratur, memilih yang terbaik dan terutama yang terbaru. Dengan munculnya globalisasi dan perubahan ekonomi, perilaku membeli remaja juga berubah. Mereka kadang-kadang membeli barang hanya untuk kesenangan daripada kebutuhan sebenarnya, menyebabkan boros. Jadi, remaja modern dikategorikan sebagai konsumtif dalam hal ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana perilaku konsumtif pelajar di SMAS Arraman Medan berkembang terkait dengan belanja online. Penelitian ini menggunakan metode survei dan wawancara untuk mengumpulkan informasi tentang tingkat konsumtif siswa di SMA Arrahman Medan dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif di kalangan pelajar SMAS Arrahman Medan cukup tinggi, terutama terkait belanja online. Mayoritas pelajar, yaitu 95%, telah mengenal belanja online, dan 65% di antaranya aktif melakukan pembelian secara online. Faktor pendorong utama perilaku konsumtif ini adalah adanya diskon, diikuti oleh keinginan untuk mengikuti tren dan promosi dari figur idola. Kebiasaan ini mengindikasikan potensi risiko bagi manajemen keuangan pelajar, yang dapat memicu masalah finansial di masa mendatang

    Pengembangan Media Pembelajaran SAR (Simulasi Augmented Reality) untuk Meningkatkan Kecakapan Riset Mahasiswa Berkebutuhan Khusus

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapapan riset mahasiswa melalui media SAR. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi yaitu: tahap analisis kebutuhan dan perencanaan. Pada tahap analisis kebutuhan dan perencanaan meliputi: analisis kesulitan belajar mahasiswa, analisis kebutuhan penggunaan media pembelajaran. Kedua, tahap pengembangan media pembelajaran meliputi: lokakarya, pengembangan media awal, penyusunan instrumen penilaian, validasi ahli, analisis dan revisi, uji coba terbatas, analisis dan revisi, uji coba lebih luas, analisis dan revisi. Ketiga, tahap akhir desiminasi meliputi: uji coba produk, analisis dan revisi. Hasil menunjukkan bahwa media pembelajaran SAR dapat memberikan sebuah solusi dalam meningkatkan kecakapan mahasiswa dalam penelitian lapangan baik bidang bahasa, sastra, maupun pembelajaran. Media pembelajaran SAR memliki beberap fitur di dalamnya yaitu bahan penelitian, alur penelitian, dan evaluasi. Media pembelajaran ini berimplikasi terhadap kemampuan riset mahasiswa pada mata kuliah seminar proposal khusunya dalam meyusun proposal penelitian dan presentasi seminar proposal

    Manajemen Pembelajaran Berbasis Field Trip melalui Kegiatan Kunjungan ke Penerbit Mizan untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di RA Alif Cileunyi Kabupaten Bandung

    Get PDF
    Pembelajaran field trip bagi anak usia dini merupakan perwujudan dari pembelajaran menyenangkan sambil bermain di luar kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru RA Alif melalui kegiatan field trip ke penerbit Mizan. Metode penelitian ini adalah jenis dekriptif kualitatif, subyek penelitian yaitu partisipan guru-guru RA Alif Cileunyi Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua partisipan berada pada kategori baik skala nilai tiga. Partisipan telah menunjukkan pemahaman dan kemampuan yang baik dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi field trip, serta integrasi pengalaman tersebut ke dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh kompetensi pedagogis di Indonesia, termasuk perbedaan latar belakang pendidikan di antara para guru. Kunjungan lapangan ke penerbit Mizan terbukti mampu meningkatkan kompetensi pedagogik melalui perolehan pengetahuan baru, memperluas jaringan, dan merefleksikan praktik mengajar. Diharapkan guru PAUD, TK atau RA selalu mendapatkan pelatihan atau workshop secara berkelanjutan untuk mengembangkan kemampuan pedagogik dan memperkuat integrasi pengalaman field trip ke dalam kurikulum dan pembelajaran sehari-hari sebagai fokus pengembangan kompetensi guru

    Pengembangan Instrumen Higher Order Thinking Skill Mata Pelajaran Matematika Dengan Rasch Model

    Get PDF
    Higher Order Thinking Skill peserta didik di SMK Ma’arif NU Talang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk: Mengidentifikasi kebutuhan tes-tes Matematika bagi Guru dan Peserta Didik; Membangun konstruksi tes Mata Pelajaran Matematika berbasis HOTS; Menguji validitas aspek isi tes Mata Pelajaran Matematika berbasis HOTS; Menguji kualitas aspek psikometri butir-butir tes Mata Pelajaran Matematika berbasis HOTS; dan Menguji validitas konstrak tes Mata Pelajaran Matematika berbasis HOTS. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti melaksanakan penelitian menggunakan pendekatan Analysis, Design, Development. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat kebutuhan pengembangan tes Matematika bagi Guru dan Peserta Didik; Konstruksi tes telah mengacu pada indikator soal HOTS; Intrumen tes telah memenuhi validitas dari aspek isi; instrumen tes telah memenuhi validitas aspek psikometrik; dan hasil analisis validitas konstrak menunjukan bahwa terdapat  dua butir soal tidak terpakai dan delapan belas butir soal layak dimanfaatkan untuk mengukur Hot

    Sikap Ilmiah Mahasiswa dalam Melakukan Penelitian: Investigasi pada Tugas Akhir

    Get PDF
    Penelitian skripsi merupakan tahapan penting dalam perjalanan akademik seorang mahasiswa yang menuntut integritas, ketekunan, dan keterampilan analitik yang tinggi. Salah satu aspek kunci yang mendefinisikan kualitas penelitian adalah sikap ilmiah yang diterapkan oleh peneliti. Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk menguraikan sikap ilmiah mahasiswa dalam penelitian skripsi dengan menyoroti pemahaman metodologi, objektivitas, kejujuran, kritisisme, dan terbuka untuk kritik di Prodi S1 PGPAUD Universitas Pahlawan tahun dua ribu dua puluh tiga. Melalui eksplorasi mendalam terhadap sikap ilmiah mahasiswa dalam melakukan penelitian sebagai tugas akhir, hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pemahaman metodologi yang dimiliki mahasiswa lebih banyak pada level sedang yaitu delapan puluh lima persen, dan mahasiswa menunjukkan sikap ilmiah kritis tujuh puluh tiga persen walaupun hanya enam puluh lima persen dari mahasiswa tersebut terbuka untuk dikritik. Selain itu delapan puluh tujuh persen mahasiswa telah transparan dan menghormati hasil penelitian orang lain. Sikap jujur dan objektif telah teridentifikasi sebanyak tujuh puluh tiga persen dan tujuh puluh lima persen. Dalam hal ini, mahasiswa telah menunjukkan sikap ilmiah yang positif dalam melakukan penelitian skrips sebagai tugas akhir

    Analisis Peran Pengawas Sekolah dan Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru

    Get PDF
    Penelitian ini menggambarkan pengaruh antara peran pengawas sekolah dan kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap kinerja guru di Kabupaten Enrekang. Dalam konteks organisasi publik, pentingnya kepemimpinan yang efektif dalam membimbing dan memotivasi bawahan untuk mencapai tujuan organisasi sangat diakui. Kondisi ini terutama terlihat dalam konteks pendidikan, dimana pencapaian tujuan pendidikan seringkali tergantung pada kualitas kepemimpinan di tingkat sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan alat analisis Structural Equation Modeling. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran pengawas sekolah tidak signifikan terhadap kinerja guru, sementara kompetensi manajerial kepala sekolah memiliki pengaruh signifikan. Pengawas sekolah juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kompetensi manajerial kepala sekolah

    Evaluasi Kecukupan Konten Pembelajaran dalam Kurikulum PPG Prajabatan: Kesiapan Guru Profesional dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Modern

    Get PDF
    Program PPG Prajabatan yang dirancang untuk menghasilkan calon guru dengan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian sesuai dengan tuntutan pendidikan modern, ternyata belum sepenuhnya mampu menghasilkan calon guru yang siap mengajar. Data dari Kemendikbud mengindikasikan bahwa hampir setengah dari lulusan PPG merasa kurang kompeten dalam manajemen kelas dan pemanfaatan teknologi pendidikan. Minimnya pengalaman praktik lapangan menjadikan lulusan PPG Prajab mengalami kesenjangan antara kesiapan akademis dan keterampilan mengajar praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecukupan konten pembelajaran dalam kurikulum Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan dan mengukur pengaruhnya terhadap kesiapan guru dalam menghadapi tantangan pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui survei daring yang melibatkan 99 peserta PPG Prajabatan di Universitas Negeri Malang. Kuesioner yang digunakan mencakup aspek teori pendidikan, keterampilan praktis, manajemen kelas, dan penggunaan teknologi pendidikan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mendapatkan gambaran persepsi peserta terkait kecukupan kurikulum dan dampaknya terhadap kesiapan mereka sebagai guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar peserta merasa kurikulum PPG sudah memadai dari segi teori, terdapat kekurangan dalam pelatihan keterampilan praktis, manajemen kelas, dan integrasi teknologi. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum yang lebih menekankan pada praktik dan inovasi teknologi untuk menghasilkan guru yang lebih siap dan kompeten

    1,152

    full texts

    1,292

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Education Research
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇