Journal of Education Research
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
Penerapan Media Angklung dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara bagi Pemelajar BIPA A1
Optimalisasi pelaksanaan pembelajaran BIPA telah dilakukan sejak tahun dua ribu enam belas melalui berbagai cara, antara lain pengenalan permainan tradisional Indonesia, pemutaran film Indonesia, pengajaran tari daerah Indonesia. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan tidak hanya kemahiran berbahasa Indonesia tetapi juga pemahaman dan apresiasi terhadap budaya Indonesia. Tujuan penelitian ini guna memberikan pendeskripsian media angklung dalam pembelajaran keterampilan berbicara bagi pemelajar BIPA A1. Pendekatan yang dipakai pada penelitian ini yakni pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik yang dipakai pada mengumpulkan data yakni teknik simak dan teknik catat. Teknik simak yakni sebuah teknik yang dilaksanakan dengan melakukan penyimakan pemakaian metode pembelajaran, yaitu pembelajaran dengan metode handsign melalui permainan musik angklung. Adapaun teknik catat dilakukan dengan cara mencatat bentuk simbol-simbol yang diajarkan oleh pengajar dengan metode handsign pada permainan musik angklung yang akan digunakan oleh peneliti dalam melihat keterampilan berbicara pada pemelajar BIPA A1. Kemudian analisis data kualitatif dilakukan berdasarkan analisis data yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menampilkan yakni metode hand sign yang berbasis visual pada pembelajaran BIPA yakni satu diantara metode pembelajaran BIPA dengan menggunakan pendekatan integratif. Pendekatan integratif bisa jadi alternatif yang tepat dalam pembelajaran BIPA. Dengan metode hand sign yang berbasis simbol dalam pembelajaran angklung, diharapkan pemelajar BIPA khususnya pada tingkat pemula dapat mendeskripsikan simbol-simbol dalam permainan angklung terlebih dahulu yang kemudian nantinya para pemelajar BIPA dapat berargumentasi menggunaan bahasa Indonesia yang baik serta benar secara perlahan
Model Asesmen Literasi Sains pada peserta Didik Sekolah Dasar dengan Aplikasi Model Rasch
Pengukuran literasi sains penting dilakukan untuk mengetahui ketercapaian literasi sains siswa dalam memahami konsep sains yang sudah dipelajari . Pengukuran literasi sains juga penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap konsep-konsep sains yang telah dipelajarinya. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui kebutuhan kepala sekolah,guru dan siswa Sekolah dasar terhadap instrumen assesmen literasi sains,mengembangkan desain model asesmen literasi sains,mengetahui validitas isi,psikometri dan validasi konstraks dari instrumen asesmen literasi sains. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian dan pengembangan (resecarch and development) atau dikenal dengan istilah R&D. Rancangan penelitian yang digunakan pada jenis penelitian dan pengembangan yaitu menggunakan model ADDIE. Tempat penelitian di SD se- Gugus Sultan Agung Kec.Kedungbanteng. Waktu penelitian pada bulan Mei - Juni 2024. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VI SD se- Gugus Sultan Agung Kec.Kedungbanteng. Sampel penelitian ini ada 147 anak. Hasil penelitian adalah Secara kuantitatif butir tes yang dinyatakan fit atau berfungsi baik karena nilai Outfit MSQ antara 0,5 sampai 1,5 , nilai outfit t antara -2 sampai 2,0 dan peluang penerimaan Ho (kecocokan contoh) lebih sensitif berdasarkan 0,01 (p > 0,01). Berdasarkan hasil penelitian, sebaiknya asesmen literasi sains di terapkan di sekolah dasar, dan asesmen perlu di validasi sebelum diujikan kepada peserta didik . Bagi sekolah agar melengkapi semua fasilitas belajar. Sementara itu untuk meningkatkan literasi sains dalam pembelajaran dengan menyisipkan asesmen literasi sains dalam pembelajaran IPA
Pengaruh Model Pembelajaran Brainwriting terhadap Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas VIII
Fokus pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran brainwriting terhadap pembelajaran keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII dengan pendekatan kuantitatif metode kuasi eksperimen. Sampel penelitian kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan VIII C sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data terdiri dari pretest dan posttet. Pengolahan data dengan bantuan IBM SPSS versi dua puluh lima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen lima puluh tujuh menjadi delapan puluh empat, artinya terjadi peningkatan pada siswa dalam menulis puisi. Pada nilai pretest dan posttest kelas kontrol dan eksperimen berdistribusi normal. Uji homogenitas pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen dinyatakan homogen dengan memperoleh. Nilai rata-rata N-Gain yang diperoleh kelas eksperimen dengan klasifikasi sedang. Berdasarkan hasil uji Independent Sample T-Test atau uji hipotesis memperoleh hasil sebesar. Dengan demikian dapat disimpulkan, model pembelajaran brainwriting berpengaruh terhadap pembelajaran keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website untuk Meningkatkan Prestasi Belajar di Perbatasan Jawa Sunda
Penelitian ini berfokus pada Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website untuk meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa di SMAN 1 Losari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar peserta didik, untuk mengetahui efektifitas penggunaan Website dalam pembelajaran Bahasa Jawa di SMAN 1 Losari Losari. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan dengan mengacu pada Metode Penelitian dan Pengembangan yang bisasa disebut dengan R&D atau Research and Development dengan model penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model procedural yang prosesnya bersifat deskriptif mengikuti penelitian model ADDIE dengan menerapkan tiga langkah yaitu (1) Analysis (analisis), (2) Design (desain), (3) Development (pengembangan), (4) Implement (implementasi), dan (5) Evaluatie (evaluasi). Teknik analisis dta yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung kelayakan dan efektifitas media yang dikembangkan. Hasil dari penelitian ini adalah Media Pembelajaran berbasis Website pada mata pelajaran Bahasa Jawa serta efektif digunakan sebagai media untuk menunjang pembelajaran dalam rangka meningkatkan prestasi belajar peserta didik
Model Asesmen Profil Pelajar Pancasila Kegiatan Pramuka SMP Negeri 2 Randudongkal
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara diketahui belum adanya asesmen pramuka terintegrasi dengan profil pelajar Pancasila, kurangnya pengetahuan pembina pramuka dengan model ADDIE, asesmen belum divalidasi dengan model rasch. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil analisis kebutuhan instrumen, kategori kelayakan instrumen bernalar kritis melalui kegiatan pramuka. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D) dengan tiga tahapan yaitu Analysis, Design, dan Development. Desain uji coba terdiri dari uji validitas isi dan psikometri oleh para ahli dan dianalisis dengan formula Aikens. Sedangkan validitas konstruk dianalisis dengan Rasch model. Hasil penelitian menunjukkan (1) Siswa memiliki kemampuan berpikir kritis (2) Instrumen bentuk pilihan ganda, layak digunakan. Instrumen dianalisis dengan indeks Aikens. Hasil analisis dengan Rasch model yaitu tiga butir soal mudah, tujuh butir soal sedang, tidak terdapat butir asesmen sulit (3) mayoritas siswa SMP Negeri 2 Randudongkal memiliki kemampuan bernalar kritis kategori sedang, hanya terdapat dua siswa memiliki kemampuan tinggi, dan empat orang berkriteria renda
National Identity and Mixed-Race Public Figures: A Critical Discourse Analysis Study
The identity and nationalism of mixed-race individuals are frequently questioned. Therefore, this study aims to synthesize the national identity of Bryan Domani, Cinta Laura, and Aurelie Moeremans as mixed-race public figures using the Critical Discourse Analysis (CDA) approach. A descriptive qualitative method was used to interpret this data, wherein the researcher analyzed podcast interviews and examined Instagram posts. This study’s synthesis is divided into the background context of adapting their language skills, evaluating their cultural acceptance, and analyzing their preference for Indonesia. As a result, they experience difficulties with Indonesian proficiency due to their foreign-sounding accent. Additionally, they also demonstrate their national identity through their contribution to Indonesia
Buku Cerita Bergambar Berbasis Ketahanan Pangan bagi Siswa SD Kelas Rendah
Ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang ketahanan pangan, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengatasi kebutuhan itu. Buku cerita bergambar adalah cara yang bagus untuk mengajarkan anak-anak tentang ketahanan pangan. Dengan demikian, penelitian ini diantisipasi untuk memainkan peran dalam menyajikan gagasan tentang ketahanan pangan dan berfungsi sebagai sumber daya pendidikan yang bermanfaat. Penelitian dan Pengembangan adalah strategi penelitian yang didasarkan pada adaptasi Borg dan Gall. Para ahli dalam media, konten, pendidikan, dan kelompok kecil siswa semuanya berkontribusi pada proses validasi buku, yang bertujuan untuk menjamin bahwa buku tersebut dapat diakses oleh berbagai siswa. Sampel acak anak-anak dari SD Jember Lor 3 digunakan untuk validasi. Usia siswa berkisar antara 7 hingga 9 tahun. Pertama, ada 90,2% validasi dari ahli media; kedua, 90,3% validasi dari ahli materi; ketiga, 90,7% validasi dari praktisi pendidikan; dan keempat, 90,3% validasi dari uji coba kelompok kecil. Temuan-temuan ini mendukung penggunaan buku cerita bergambar sebagai alat pengajaran yang layak untuk murid-murid sekolah dasar di kelas-kelas yang lebih rendah. Dengan menggunakan validasi dari (a) ahli media, (b) ahli materi, (c) praktisi pendidikan, dan (d) kelompok-kelompok kecil siswa, penelitian ini sebanding dengan (Timutiasari, 2016). Berbeda dari penelitian sebelumnya. Kisah-kisah yang digunakan dalam penelitian Buku Cerita Bergambar Berbasis Ketahanan Pangan sesuai dengan usia dan menggunakan bahasa yang sederhana, sehingga sangat relevan dengan anak-anak saat ini. Estetika, bahan, dan kualitas cetakan (a), bahasa (b), buku bergambar (c), dan buku pengayaan fiksi (d) semuanya merupakan bagian dari kelayakan penelitian; dan (2) temuan uji efektivitas buku cerita anak-anak untuk siswa kelas empat di sekolah dasar merupakan bagian dari metodologi penelitian. Hal ini layak untuk dikaji karena penelitian ini belum pernah dilakukan sebelumnya, khususnya di lokasi penelitian SD Jember Lor 3
Pengaruh Kepemimpinan dan Manajemen Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru SMP di Kabupaten Tegal
Tujuan dilakukannya pada penelitian ini adalah untuk 1) Untuk menganalisis pengaruh kinerja kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Tegal, 2) Menganalisis pengaruh manajemen kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Tegal, 3) Menganalisis pengaruh kinerja kepemimpinan dan manajemen kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Tegal. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan sampel 52 SMP Negeri di Kabupaten Tegal. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data di penelitian ini adalah kuesioner. Metode Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis deskripsi dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kinerja kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Tegal berpengaruh sebesar 39,9%. Sedangkan kinerja manajemen kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Tegal sebesar 56,3%. Kinerja kepemimpinan dan manajemen kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Tegal mempunyai nilai R2 sebesar 0,620 yang berarti pengaruh kinerja kepemimpinan dan manajemen kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Tegal sebesar 62%.
Meta Analisis: Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa yang Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dan TPS
Pembelajaran matematika sering menghadapi tantangan dalam meningkatkan pemahaman dan pencapaian akademis siswa, sehigga penting untuk mengevaluasi efektivitas berbagai model ajar kooperatif. Dua model ajar kooperatif yang populer dalam pengajaran matematika adalah Numbered Heads Together (NHT) dan Think-Pair-Share (TPS). Penelitian ini merupakan meta-analisis yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas edukasi matematika di sekolah, dengan fokus pada perbandingan hasil belajar peserta didik yang memanfaatkan model ajar kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dan Think-Pair-Share (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model mana yang lebih efektif dalam mengembangkan keterampilan dan pencapaian akademis murid dalam mata pelajaran matematik. Dalam perbandingan kedua model tersebut, ukuran efek digunakan sebagai ukuran utama untuk menilai dampak dari masing-masing model. Analisis statistik menunjukkan bahwa model NHT lebih efektif dibandingkan model TPS dalam meningkatkan hasil belajar matematika, dengan nilai = 8,23 yang signifikan dibandingkan dengan =1,96, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak. Hasil ini menegaskan adanya perbedaan signifikan dalam efektivitas kedua model pembelajaran kooperatif tersebut. Meskipun kedua model bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui interaksi dan kolaborasi siswa, model NHT terbukti memberikan dampak yang lebih positi
Strategi Pemasaran Madrasah untuk Meningkatkan Jumlah Penerimaan Peserta Didik Baru di MA AL Karimi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemasaran pendidikan di MA AL karimi tentang efektiftas strategi pemasaran komersial yang diadopsi sebagai langkah strategis menarik pesertadidik, dimulai dari, 1) proses analisis calon konsumen berdasarkan preferensi masyarakat terhadap lembaga pendidikan, dilanjutkan dengan 2) mempromosikan nilai pembeda yang dimiliki madrasah melalui komponen bauran pemasaran 4P. 3) analisis implikasi pemasaran terhadap penerimaan pesertadidik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dihasilkan dari proses wawancara, observasi dan dokumentasi, data disajikan seterusnya di tringaluasi berdasarkan teknik pengumpulandata. Hasil dari penelitian ini menunjukan bagaimana proses strategi pemasaran di MA AL Karimi yang sudah mengaplikasikan tahapan proses strategi pemasaran, dimulai dari Pertama, pemetaan segmentasi pasar dan penentuan pangsa pasar yang menghasilkan pemosisian madrasah sesuai dengan preferensi masyarakat, kedua, dalam tahapan promosi komponen nilai pembeda berdasarkan bauran pemasaran 4P di MA AL karimi secara umum telah memanfaatkan potensi madrasah .ketiga,dalam implikasi strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah pesertadidik, MA AL karimi terbukti mengalami peningkatan jumlah pesertadidik namun belum secara signifikan. Secara mendasar teori marketing komersial dapat diadopsi dalam melakukan promosi lembaga pendidikan artinya teori pemasaran bukan hanya berfungsi untuk menjual barang