Journal of Education Research
Not a member yet
    1292 research outputs found

    Adaptasi Rias Wajah Medusa untuk Inovasi Makeup Fantasi Berbasis Mixed Media

    No full text
    Penelitian ini menjadikan karakter Medusa sebagai sumber inspirasi untuk mengembangkan tata rias wajah fantasi berbasis mixed media. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan alternatif makeup yang kreatif dan inovatif serta mengatasi kejenuhan masyarakat terhadap makeup yang konvensional dengan teknik aplikasi mixed media dan face painting. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Hasil riasan ditinjau dari pemiilihan warna, kreativitas, teknik aplikasi makeup, estetika riasan, dan kesesuaian tema dengan hasil akhir makeup memiliki kualifikasi sangat baik dengan tingkat pencapaian 90%. Penelitian ini menghasilkan tata rias yang merepresentasikan karakter Medusa secara artistik, serta memberikan referensi baru dalam tata rias fantasi berbasis mixed media, dan menumbuhkan kreativitas dalam bidang tata rias

    Implementasi Pembelajaran Sosial Emosional oleh Guru Bahasa Jawa SMP Negeri

    Get PDF
    Pentingnya perkembangan sosial emosional anak dalam proses pembelajaran. Pembelajaran sosial emosional (PSE) dapat membantu peserta didik dalam mengembangkan kesadaran diri, pengendalian diri, dan keterampilan interpersonal yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran saat ini tidak hanya mengedepankan intelegensi akademik tetapi juga keterampilan sosial emosional. Selain itu, pelaksanaan pendidikan guru penggerak mulai diimplementasikan di Kabupaten Pemalang melibatkan guru-guru SMP dan pada program ini dibekali materi tentang PSE. Guru-guru diharapkan sudah melaksanakan PSE termasuk guru bahasa Jawa. Bahasa Jawa sebagai mata pelajaran yang penuh pembelajaran karakter dan berkaitan dengan unggah-ungguh patrap subasita sangat berkaitan dengan penerapan kompetensi sosial emosional siswa seperti kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, kemampuan berelasi dan pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi PSE, kendala-kendala saat pelaksanaan PSE, dan solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala penerapan PSE oleh guru bahasa Jawa SMP Negeri se-Kecamatan Pemalang. Metode Peneltian menggunakan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data penelitian yang telah didapat diolah, direduksi data, disajikan dan ditarik kesimpulan serta diverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Jawa SMP Negeri se-Kecamatan Pemalang telah melaksanakan PSE yang terintegrasi pada pembelajaran dan dengan menggunakan metode/strategi diskusi kelompok pada materi sandiwara dan unggah-ungguh basa. Kendala yang dihadapi saat melaksanakan PSE adalah guru dan siswa belum paham betul tentang PSE dan terkendala bahasa yang digunakan siswa. Solusi yang dilakukan adalah mengikuti pelatihan mandiri baik daring maupun luring serta lebih banyak menyampaikan pemahaman kepada siswa tentang PSE dan manfaatnya. Penerapan PSE masih perlu ditingkatkan agar hasilnya dapat lebih dirasakanoleh siswa

    Model Kepemimpinan Kepala Sekolah Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Mengembangkan Budaya Disiplin Guru di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Sebagai pemimpin, kepala sekolah tidak hanya bertanggung jawab dalam memastikan kelancaran proses pembelajaran, tetapi juga dalam menciptakan budaya kerja yang kondusif bagi seluruh warga sekolah, terutama para guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain model pengembangan kepemimpinan kepala sekolah berbasis nilai-nilai kearifan lokal dalam mengembangkan budaya disiplin guru di sekolah dasar Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Research and Development (R&D) dan rancangan penelitian model ADDIE. Sumber data utama sebagai informan yaitu, Kepala Sekolah dan guru se wilayah Gugus Ki Hajar Dewantara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data: Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen. Hasil analisis validitas menggunakan SPSS menunjukkan bahwa semua indikator dalam kuesioner valid pada tingkat signifikansi 0,05 dan 0,01. Hal ini berarti setiap item dalam kuesioner mampu mengukur dengan baik konstruk yang diharapkan sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil analisis uji reliabilitas juga menunjukkan bahwa semua indikator dalam instrumen kuesioner memiliki nilai Cronbach's Alpha > 0,7, yang berarti setiap indikator dinyatakan reliabel. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen penelitian mampu menghasilkan data yang konsisten dan stabil ketika digunakan dalam kondisi yang sama. Dengan demikian, instrumen yang digunakan telah memenuhi kriteria keandalan dan dapat diandalkan sebagai alat pengumpul data yang valid dalam penelitian ini

    The Role of School Leadership in Parental Involvment in Accelerated Christian Education Curriculum

    Get PDF
    Peran orang tua juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan anak secara akademis di sekolah. Pada prakteknya, masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa pendidikan anak merupakan tugas sekolah, sehingga salah satu tugas pemimpin sekolah adalah untuk meningkatkan keterlibatan orang tua di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti dampak keterlibatan orang tua pada sekolah XYZ yang menggunakan kurikulum A.C.E, cara pemimpin meningkatkan keterlibatan orang tua, serta tantangan-tantangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif studi kasus dengan melibatkan 12 partisipan dari pemimpin sekolah, guru kelas, dan orang tua. Penelitian menemukan bahwa keterlibatan orang tua memengaruhi karakter siswa yang secara tidak langsung berhubungan dengan pencapaian akademik siswa, dan pemimpin sekolah memegang peranan penting dalam keterlibatan orang tua dengan menyediakan lingkungan yang kondusif dan secara konsisten mengomunikasikan visi pada orang tua. Tantangan dalam keterlibatan orang tua mencakup inisiatif dan kesibukan orang tua, serta keterbatasan pemimpin

    Meningkatkan Kemampuan Menulis Huruf (b, d, dan p) pada Anak Autis Kelas V menggunakan Angka 8 Tidur

    Get PDF
    Seorang anak autis yang sedang belajar dikelas individual mengalami hambatan menulis dalam membedakan dan menyebutkan huruf yang hampir sama bentuk (b, d, dan p). Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan menulis huruf (b, d, dan p) pada anak autis kelas lima menggunakan angka delapan tidur. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat kali pertemuan yang dilaksanakan dalam beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama memperoleh hasil peningkatan yaitu tujuh puluh dua persen. Selanjutnya pada siklus kedua memperoleh hasil delapan puluh sembilan persen. Hasil kemampuan menulis huruf (b, d, dan p) dapat meningkat menggunakan angka angka delapan tidur

    Meningkatkan Partisipasi Pemilu melalui Literasi Politik Pemuda Milenial dalam Pendidikan Kewarganegaraan

    Get PDF
    Literasi politik adalah kemampuan memahami, menganalisis, dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, yang menjadi kunci peningkatan partisipasi pemuda dalam pemilihan umum (Pemilu). Pendidikan Kewarganegaraan berperan penting dalam menginternalisasi nilai-nilai demokrasi dan meningkatkan kesadaran politik generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi peningkatan literasi politik melalui Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan metode analisis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi politik yang baik, didukung oleh pengajaran kontekstual dan integrasi teknologi, mampu meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi aktif pemuda. Literasi digital juga berperan dalam memperluas akses informasi politik yang valid serta melatih kemampuan berpikir kritis. Pendekatan seperti konstruktivisme, refleksi, dan komunitas belajar terbukti efektif dalam membentuk pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi instrumen strategis untuk memperkuat literasi politik pemuda milenial, sehingga mendukung demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum adaptif serta pemanfaatan teknologi untuk membangun generasi muda yang berperan sebagai agen perubahan dalam pembangunan bangsa

    Sampaikan Pidato Politik di Apel Siaga Perubahan Partai NasDem, Anies Ajak Berdoa Bersama: Analisis Wacana Kritis Berita Online Media Tempo dengan Pendekatan Van Dijk

    Get PDF
    Indonesia saat ini sedang memasuki periode kontestasi politik. Narasi-narasi politik pun dihadirkan dari para calon legislatif, calon presiden, maupun pengamat-pengamat politik di Indonesia turut menjadi bunga-bunga percakapan hangat dalam panggung perpolikan di Indonesia hari ini. Penelitian ini bertujuan memberikan analisis mendalam tentang struktur wacana dalam pidato politik bakal calon presiden Anies Rasyid Baswedan yang diusung oleh partai NasDem pada Apel Siaga partai NasDem dengan pendekatan Van Dijk. Adapun jenis dari penelitian ini deskriptif analisis dengan model Van Dijk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa struktur makro dalam teks pidato politik Anies Rasyid Baswedan adalah Mengusung Perubahan. Pada analisis superstruktur teks, pidato Anies Rasyid Baswedan tersusun sedara sistematis serta menjadi elemen dan strategis yang tepat bagi kader partai NasDem untuk mencari dukungan dalam proses kampanye politik. Dalam konteks struktur mikro atau semantik pidato Anies Rasyid Baswedan dapat dilihat berdasarkan elemen latar, detail, pra-anggapan dan nominalisasi pada bagian semanti

    Pengembangan Modul Ajar Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantu Geogebra Materi Persamaan Garis Lurus pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Bumijawa

    Get PDF
    Tujuan dalam penelitian ini adalah Mengetahui analisis pengembangan modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra materi persamaan garis lurus,  Mengetahui desain modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra materi persamaan garis lurus, Mengetahui validitas model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Geogebra pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri dua Bumijawa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development . Langkah-langkah dalam penelitian ini mengikuti langkah-langkah penelitian model ADDIE yang dikembangkan oleh Dick and Carry. Karena keterbatasan waktu penelitian, maka alur penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini hanya pada tiga tahapan, yaitu Analysisatau analisis, Design atau desain, Development dan evaluasi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri dua Bumijawa yang jumlah seratus enam puluh empat siswa. Kesimpulan penelitian adalah Analisis dalam pengembangan modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra terdiri dari lima tahapan antara lain: analisis Awal-Akhir, analisis siswa  atau Learner Analysis, analisis Konsep atau Concept Analysis, analisis Tugas atau Task Analysism dan Spesifikasi Tujuan Pembelajaran atau Specifying Instructional Objectives, Desain modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra yaitu: pembuatan instrumen penilaian modul ajar berupa angket kelayakan produk dan perancangan melalui beberapa tahapan yakni: deskripsi modul ajar sebelum dikembangkan dan hasil pengembangan modul ajar untuk memperbaiki pembelajaran. Validitas dalam pengembangan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Geogebra  terdiri dari dua langkah yaitu Expert Jugdment atau penilaian ahli yang disertai revisi dan delopmental testing atau uji coba pengembangan menggunakan Validasi Ahli atau Expert Jugdment, Uji Validasi Isi Aiken, dan Permodelan Rasch untuk mengukur krakteristik butir pada uji coba angket respon siswa butir soal materi persamaan garis lurus. Berdasarkan rekapitulasi ketuntasan belajar diketahui bahwa dari enam kelas yaitu kelas VIII A, VIII B, VIII C, VIII D, VIII E, dan VIII F  yang berjumlah seratus enam puluh empat siswa, jumlah siswa yang tuntas sebanyak seratus empat puluh tiga atau, sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak dua puluh satu.  Jadi, dari data tersebut dapat disimpulkan terjadi peningkatan ketuntasan belajar siswa setelah pengembangan modul ajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Geogebr

    Kesulitan Guru Menerapkan Pembelajaran Literasi Matematika di Madrasah Ibtidaiyyah Kota Medan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kesulitan guru dalam menerapkan pembelajaran literasi matematika. Data penelitian diperoleh dari dua puluh tujuh guru di Madrasah Ibtidaiyyah di kota Medan. Menggunakan kuesioner terbuka dan wawancara, data persepsi guru tentang kesulitan yang dihadapi dalam menerapkan pembelajaran literasi matematika. Data dianalisis dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif deskriptif melalui tahap: pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan guru tentang literasi matematika sangat baik, tetapi guru kesulitan dalam menerapkan pembelajara literasi matematika. Ada empat aspek, yaitu: aspek penyusunan pembelajaran model literasi matematika, sarana dan prasaran belajar literasi matematika, perbedaan pengalaman siswa atau perbedaan konteks, dan evaluasi literasi matematika. Implikasinya, guru Madrasah Ibtidayyah membutuhkan kegiatan pendampingan yang fokus dalam menerapkan pembelajaran literasi matematika di Madrasah Ibtidayyah, sehingga membantu guru untuk merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran literasi matematika disekolah. Sehingga siswa di Madrasah Ibtidayyah mendapatkan pembelajaran sesuai dengan kompetensi literasi matematika yang diharapakan dalam pembelajaran matematika Nasional

    Peran Guru PAI dalam Pembinaan Etika Berpakaian Islami Siswa MTs Muhammadiyah Blimbing

    Get PDF
    Pendidikan bukan hanya berpusat pada mencerdaskan siswa secara akademik namun juga berperan dalam penanaman etika bagi siswa, sekolah harus mampu membina dan menerapkan etika pada siswa karena etika memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan karena etika digunakan sebagai pedoman dalam bersikap dan merupakan bagian dari norma. Harapannya dengan adanya etika berpakaian siswa dapat menutup aurat dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etika berpakaian siswa baik di lingkungan sekolah maupun pesantren serta mengetahui peran guru PAI dalam mengarahkan siswa untuk berpakaian sesuai dengan syariat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan atau fieldresearch. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data diuji keabsahannya dengan menggunakan teknik triangulasi, dan kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya etika berpakaian siswa di MTS Muhammadiyah Blimbing sesuai dengan syariat Islam yang telah di tentukan, dan guru Pendidikan Agama Islam juga berperan aktif untuk memberikan contoh ataupun teladan serta mengarahkan siswa untuk berpakaian sesuai dengan syariat. Dari penelitian yang dilakukan di dapat kesimpulan, Etika siswa dan siswi dalam berpakaian di sekolah maupun di pesantren sudah ada aturan dan ketentuannya dan Peran guru PAI dalam mengarahkan siswa untuk berpakaian sesuai dengan syariat Islam dengan cara memberikan teladan kepada siswany

    1,152

    full texts

    1,292

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Education Research
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇