Journal of Education Research
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
Hubungan Manajemen Mutu terhadap Kinerja Guru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan manajemen mutu dan kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Korelasi Rank Sperman digunakan dalam mencari hubungan atau untuk menguji signifikansi hipotesis asosiatif, sebelum melakukan uji korelasi rank sperman terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan uji relibilitas kusioner/angket yang merupakan instrument dari penelitian ini. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu semua guru yang ada di SD Inpres Fatufeto dua Kupang yang berjumlah dua puluh orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara manajemen mutu dan kinerja guru. Sehingga dapat disimpulkan manajemen mutu yang ada di SD Inpres Fatufeto dua Kupang sangat berpengaruh dan memiliki hubungan yang erat terhadap kinerja para guru
A Upaya Pondok Pesantren dalam Mencegah Penyebaran Homoseksualitas
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya penyesuaian lingkungan yang cukup baik untuk pencegahan dasar munculnya homoseksualitas pada lingkungan bersosialisasi santri, yakni adanya pertemuan antara laki-laki dan Perempuan yang masih dalam pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor menyebarnya homoseksualitas di lingkungan pondok dan Upaya-upaya Pondok Pesantren al Hilmu sendiri dalam mencegah hal tersebut terjadi. Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kualitatif deskripstif yang bertujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan karakteristik, perilaku, atau keadaan homoseksual di Pondok Pesantren al Hilmu. Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara pada pengasuh pondok dan ustadzah, observasi Lokasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa faktor homoseksualitas berasal dari lingkungan pondok, baik dari kondisi tempatnya maupun kualitas orang-orangnya. Upaya pondok pesantren sendiri adalah: membekali santri dari kegiatan mengaji dengan berbagai pengengetahuan agama, menciptakan lingkungan yang mendukung heteroseksual, memberi hukuman yang dapat diambil hikmahnya oleh santri yang melanggar aturan
Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 4 MI Al Falah Beran Ngawi
Proses pembelajaran masih didominasi oleh pendidik, dan pendidik belum memaksimalkan data, menerapkan model pembelajaran sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa kelas empat MI Al-Falah Beran Ngawi. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif. Penelitian eksperimen meupakan penelitian yang dilakukan dengan suatu percobaan atau sebuah kegiatan yang dilakukan dilapangan. Pada penelitian ini menggunakan bentuk desain One-Group Pretest-Posttes. Populasi dua puluh dua dalam penelitian ini dan mengambil sempel delapan belas siswa kelas empat MI Al-Falah Beran Ngawi. Kriteria data berdistribusi normal dengan taraf signifikansi lima persen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes. Analisis data menggunakan Uji T. hasil pembelajaran berdiferensiasi post test rata-rata lebih baik dan mengungguli
Pengaruh Buku Bacaan terhadap Peningkatan Minat Baca dan Keterampilan Bahasa pada Siswa Sekolah Dasar
Dalam era digital, penggunaan buku bacaan tradisional dan digital mempengaruhi minat baca dan keterampilan bahasa siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas kedua jenis buku bacaan tersebut. Melalui metode literature review, artikel ini mengkaji studi empiris yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa buku bacaan tradisional lebih efektif dalam membangun keterampilan dasar membaca dan kosakata, karena interaksi fisik dengan buku meningkatkan konsentrasi dan pemahaman. Buku digital, sebaliknya, menawarkan keunggulan dalam aksesibilitas dan interaktivitas, meningkatkan motivasi membaca melalui fitur multimedia. Buku digital juga memungkinkan penyesuaian tingkat kesulitan bacaan sesuai kemampuan siswa, mempercepat perkembangan keterampilan bahasa. Namun, buku digital memiliki tantangan seperti potensi distraksi dan kebutuhan perangkat teknologi yang memadai. Kesimpulannya, kombinasi buku tradisional dan digital dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan minat baca dan keterampilan bahasa siswa. Integrasi keduanya dalam kurikulum pembelajaran diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan interaktif
The Flipped Classroom A Synergy of Pedagogy and Technology for Reading Comprehension
Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas model pembelajaran Flipped Classroom terhadap pemahaman membaca mahasiswa semester lima Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dengan menggunakan desain kuasi-eksperimental, sampel terdiri dari 34 mahasiswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan model Flipped Classroom dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa model Flipped Classroom lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman membaca dibandingkan metode konvensional. Kesimpulannya, penerapan Flipped Classroom mampu memberikan peningkatan yang lebih baik pada pemahaman mahasiswa
Peran Kepala Sekolah dalam Mengelola Sumber di Sekolah
Sekolah menjadi wadah dalam mengkaji keilmuan bagi peserta didik. Tentunya proses pembelajaran disekolah harus didukung dengan berbagai sumber belajar yang memadai, sehingga peserta didik dapat memanfaatkannya sebagai penunjang proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam peran kepala sekolah dalam mengelola sumber belajar di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, evaluasi, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, peran kepala sekolah dalam mengelola sumber berlajar diantaranya, meningkatkan kualifikasi guru dengan membuat seminar-seminar peningkatan kompetensi guru, menyediakan sarana-prasarasan di dalam ruang kelas sebagai pendukung proses pembelajaran, menciptakan lingkungan internal sekolah sebagai sumber belajar seperti taman baca atau komunitas belajar yang disebut sebagai Pena Mas (Pendidikan Masyarakat Sekolah) dan eksternal sekolah sebagai sumber belajar dengan membuat komunitas belajar yang diberi nama Pesan Mas (Pesantren Masyarakat Sekolah)
Enhancing Learning Outcomes through Peer Tutoring in ELT at STIFI BP Palembang
This exploration is persuaded by the presence of variables that impact the progress of English learning programs through peer coaching techniques in English subjects. The implementation of English learning using peer tutoring strategies is great since it will help the students in getting and understanding material all the more successfully. In addition, it provides tutors with an opportunity to enhance their skills. The achievement pace of the learning program utilizing peer tutor strategy is very high, where the students become more joyful, grasp the material better and are more adaptable while talking about with peers. This factor makes researcher interested in studying more deeply about how much influence and success of learning programs using peer tutor strategies on student understanding and abilities. This research focus on the implementation of using Peer Tutoring Strategy in English Learning at STIFI Palembang, then to depict the assessment of how the evaluation of Peer Tutoring Strategy in English Learning at STIFI Palembang. This study utilized qualitative descriptive design. The participants were taken from the students in English class. The research data is collected by using Questionnaire and Interview. There were 55 students selected as the subjects of study. The result showed that the improvement and enhancement of the students’ quiz score. There were two quiz sessions taken, the first was a quiz session without tutor, the second session was with the tutor. Therefore, the most common way of carrying out the process of implementing the peer tutoring strategy in English learning found that the tutees felt more agreeable and attractive in learning English. The students who get help are more effective in receiving material. At the same time, for tutors, it is an opportunity to develop their abilities. The tutees become happier, understand the material better and are more flexible when discussing with peers without hesitates. The students who get help are more effective in receiving material. At the same time, for tutors, it is an opportunity to develop their abilities. Therefore this strategy benefits to students, tutors, and teachers by emphasizing activeness, understanding, and cooperation during learning
Mengekspos Luka Tersembunyi Kritik terhadap Perjanjian Kerja dan Dampak Psikologinya pada Tenaga Kerja Buruh di Desa Perkebunan Pernantian
Penelitian ini mengeksplorasi kritik terhadap perjanjian kerja dan dampak psikologisnya pada tenaga kerja buruh di Desa Perkebunan Pernantian. Sebagai anggota PBB, Indonesia memiliki kewajiban moral dan hukum untuk menjunjung tinggi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, termasuk hak-hak tenaga kerja yang diatur dalam berbagai instrumen internasional. Dalam konteks tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari buruh panen kelapa sawit dan buruh harian lepas di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian kerja yang berlaku seringkali tidak adil, hanya memberikan perlindungan hukum minimal, dan menyebabkan eksploitasi pekerja melalui upah rendah dan jam kerja panjang. Dampak psikologis dari kondisi kerja ini sangat signifikan, mencakup stres, depresi, dan ketidaknyamanan yang mendalam. Solusi yang diusulkan untuk mengatasi masalah ini meliputi pemberian layanan konseling dan psikoterapi, peningkatan kesadaran tentang kesehatan mental, dan pembentukan komunitas yang suportif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perjanjian kerja yang tidak adil dan perlakuan buruk terhadap buruh berdampak negatif pada kesehatan mental dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan, dan menyerukan perubahan kebijakan dan praktik untuk meningkatkan kondisi kerja dan kesejahteraan psikologis buruh di Desa Perkebunan Pernantian
Persepsi Guru dan Siswa terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka (Perspektif Social Learning Theory (SLT)
Penelitian ini dilakukan untuk menilai pelaksanaan Kurikulum Merdeka di MTs Al Hidayah Purwokerto Barat dari sudut pandang guru dan siswa, dengan menggunakan kerangka konseptual Social Learning Theory (SLT). Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam terhadap guru mata pelajaran dan siswa, serta observasi kelas. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa mayoritas guru dan siswa mengekspresikan pandangan optimis terhadap fleksibilitas Kurikulum Merdeka yang memungkinkan adaptasi metode pengajaran sesuai kebutuhan siswa, serta pendekatan kontekstual yang meningkatkan relevansi materi dengan kehidupan nyata. Guru terdorong untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendorong berpikir analitis, kreatif, dan kolaboratif melalui pembelajaran observasional dan interaksi sosial dengan rekan-rekan yang sukses dalam menerapkan kurikulum baru ini. Namun, penelitian ini juga mengungkap adanya persepsi netral dan negatif dari sebagian guru dan siswa, serta hambatan seperti kurangnya sumber daya, sarana prasarana, dan pelatihan yang memadai bagi guru. Temuan ini memperkuat pentingnya dukungan lebih lanjut dari pemerintah dan lembaga pendidikan dalam menyediakan pelatihan, fasilitas, dan pendampingan yang memadai guna mengatasi hambatan tersebut dan memastikan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka. Studi ini memberikan wawasan tentang efektivitas Kurikulum Merdeka dalam mendukung pembelajaran di MTs Al Hidayah Purwokerto Barat, serta mengeksplorasi dinamika persepsi guru dan siswa yang dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial dan lingkungan sesuai dengan prinsip-prinsip Social Learning Theory
Ragam Model Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini
Pendidikan anak sejak usia dini harus dilakukan untuk setiap individu dari suatu lembaga ataupun langsung dari orang tua yang melakukan pendidikan untuk anak sejak usia dini, dalam pendidikan anak berbagai metode digunakan oleh orang tua, guru ataupun pendidik. Salah satunya yaitu beragamnya model pembelajaran yang akan kita gunakan pada pendidikan anak sejak usia dini meliputi, model pembelajaran kelompok, area, sudut, dan sentra. Penelitian ini bertujuan untuk memberitahu bahwa ada beragam model pembelajaran yang dapat digunakan dalam pendidikan anak sejak usia dini pada rentan usia 4-6 tahun. jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitaif dengan bentuk deskriptif, subjek ragam dalam model pembelajaran dan yang terlibat dalam penelitian yaitu guru dan anak yang berusia 4-6 tahun, metode pengumpulan data dengan wawancara kepada guru kelas yang mengajar pada kelas B kelompok usia 4-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ragam model pembelajaran pada pendidikan anak usia dini ada empat model pembelajaran telah digunakan ataupun diterapkan guru kepada setiap kelas dan setiap model pembelajaran mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing