Journal of Education Research
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
Pengembangan Media Game Adventure of Blood Berbasis Role Play Peredaran Darah Manusia
Pelaksanaan metode role play pada materi sistem peredaran darah menggunakan media kertas memiliki kekurangan yaitu efisiensi waktu, kondusifitas, dan tidak sesuai dengan perkembangan teknologi. Maka dari itu peneliti mencoba mengembangkan permainan role play tradisional menjadi media game adventure of blood berbasis role play modern dengan gadget dan komputer. Tujuan penelitian yaitu mengukur validitas dan efektifitas media game adventure of blood berbasis role play. Jenis penelitian pengembangan model ADDIE. Subjek penelitian dua puluh tiga siswa kelas lima SDN Barurambat Kota lima Pamekasan. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, Pretest Posttest, dan dokumentasi. Uji coba desain One Group kepada dua puluh tiga siswa. Hasil penelitian menunjukkan skor persentase ahli materi sembilan puluh satu, ahli media delapan puluh sembilan persen, praktisi pembelajaran delapan puluh enam persen, dan ahli Bahasa delapan puluh lima persen kategori sangat layak. Nilai kepraktisan media sembilan puluh lima persen sangat praktis. Rerata penilaian pakar delapan puluh delapan persen kategori sangat layak. Hasil belajar efektif meningkatkan hasil belajar. Media pembelajaran interaktif valid, praktis, dan efektif meningkatkan hasil belajar siswa kelas lima SDN Barurambat Kota lima Pamekasan
Pengaruh Memory Game Menggunakan Geometrik Shapes terhadap Kemampuan Berpikir Logis pada Anak Usia 4-5 Tahun
Pendidikan Anak Usia Dini adalah pelatihan pra sekolah yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun, yang dilaksanakan dengan memberikan rangsangan pendidikan untuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak siap menerima pendidikan, yaitu melalui jalur formal, saluran non-formal dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk yaitu mengetahui pengaruh memory game menggunakan geometric shapes terhadap kemampuan berpikir logis anak usia empat sampai lima tahun di taman kanak – kanak Bowong Cindea sebelum dan setelah diberi perlakuan permainan Memory game menggunakan geometrik shapes di taman kanak – kanak Bowog Cindea. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Memory game menggunakan geometrik shapes sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir logis. Populasi dalam penelitian ini sebanyak dua puluh anak yaitu seluruh anak didik kelompok A. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Sampling Jenuh. Sampel dalam penelitian ini sebanyak dua puluh anak, sepuluh anak kelompok eksperimen dan sepuluh anak kelas kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dan analisis statistik non parametrik. Hasil analisis data yang diperoleh peningkatan rata–rata pada kelompok eksperimen sebesar lima koma sembilan sedangkan pada kelompok control sebesar dua koma sembilan. Hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa permainan memory game menggunakan geometric shapes terhadap kemampuan berpikir logis pada anak usia empat sampai lima tahun di Taman Kanak – Kanak Bowong Cindea
Pengaruh Kesulitan Membaca Huruf Abjad pada Siswa Sekolah Dasar
Sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih, terutama dalam teknologi percetakan maka semakin banyak informasi yang tersusun rapi di dalam sebuah buku. Pada semua jenjang pendidikan kemampuan membaca menjadi prioritas yag harus dikuasai oleh siswa. Dengan membaca maka siswa akan mengetahui berbagai informasi. Semakin rajin membaca maka semakin banyak pulalah ilmu yang tersimpan dalam memori siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan dan faktor penyebab kesulitan membaca. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, orang tua siswa, dan siswa yang bersangkutan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa faktor yang di dapat yaitu kurangnya kasih sayang orang tua, sikap kurang percaya diri, solusi dari hambatan yang dihadapi adalah selalu memberi motivasi dan dorongan kepada siswa agar percaya diri ketika belajar di sekolah maupun di rumah, memberikan sosisalisasi kepada orang tua untuk membantu dan mendukung keberhasilan siswa dalam meningkatkan kegiatan membaca
Desain Didaktis Jaring-Jaring Bangun Ruang dengan AR dan Benda Konkret
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hambatan belajar (obstacle learning), mendesain rencana didaktik, melakukan aktifitas dedaktik dan menemukan perubahan setelah dilakukannya tahap retrospektif. Metode menggunakan DDR (Didactical Design Research). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Data diperoleh melalui proses observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya kemampuan visualisasi siswa dan kemampuan penguasaan konsep dasar bangun-bangun ruang maka perlukan benda-benda konret dalam mengajarkan konsep jaring-jaring bangun ruang. Media tekhnologi yang sangat membantu dalam menanamkan konsep jaring-jaring bangun ruang adalah media augmented reality (AR). Perubahan yang dilakukan terdapat pada aktifitas penanaman konsep bagian-bagian lingkaran dengan melakukan aktifitas menemukan jumlah sisi dan titik sudut lingkaran menggunakan media konkret lingkaran.Siswa yang memiliki kemampuan visualisasi yang rendah akan kesulitan memahami gambar yang muncul di layar handphone, karena gambar yang muncul kecil sehingg menyulitkan siswa yang memiliki kecerdasan visual yang rendah
Dampak Penggunaan Media Sosial Tik-Tok terhadap Perkembangan Sosial Emosional pada Anak Usia Dini di TK Aisyiyah XI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Penggunaan Media Sosial Tik-Tok Terhadap Perkembangan Sosial Emosional pada Anak Usia Dini Di Tk Aisyiyah XI. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif, data yang didapatkan dari observasi, wawancara dan dokumentasi dengan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Dengan informan yang terdiri dari orang tua dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak penggunaan media sosial Tik-Tok terhadap perkembangan sosial emosional pada anak usia dini yaitu berkenaan dengan perilaku prososial terlihat dengan sikap bermain dengan teman sebaya anak lebih memilih bermain Handphone dibandingkan bermain dengan teman, sehingga mengakibatkan kurangnya interaksi dengan teman, sikap berbagi dengan teman dan orang lain sudah ada anak yang bisa berbagi dan ada juga anak yang tidak bisa berbagi, dalam sikap kooperatif anak sudah bisa bersikap kooperatif seperti anak membantu pekerjaan rumah, mengekspresikan emosi nampak anak yang kecanduan bermain Tik-Tok berlebihan dalam mengekspresikan emosi dan kurangnya respon saat dipanggil. Simpulan penelitian bahwa dampak penggunaan media sosial Tik-Tok terhadap perkembangan sosial emosional tidak terlalu banyak berdampak buruk tetapi juga berdampak positif
Analisis Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kecukupan Modal dan Ukuran Bank terhadap Kredit Bermasalah di Indonesia
Keadaan perekonomian saat ini menjelaskan pertumbuhan ekonomi dengan keterlibatan dari berbagai upaya untuk membangun perekonomian. Negara Indonesia sebagian besar masih mengandalkan kredit sebagai pemasukan utama dalam membiayai operasionalnya. Kredit bermasalah diproksikan dengan rasio Non-Performing Loan (NPL). NPL mencerminkan risiko kredit, semakin tinggi NPL semakin besar risiko kredit. Faktor yang mempengaruhi NPL salah satunya adalah kepemilikan manajerial. Kepemilikan manajerial merupakan saham yang dimiliki manajemen secara pribadi maupun saham yang dimiliki oleh anak cabang perusahaan bersangkutan beserta afiliasinya. Faktor lainnya adalah Capital Adequacy Ratio merupakan nilai yang menjelaskan tentang risiko atas kekayaan yang dimiliki bank. Tingkat NPL diduga dapat disebabkan oleh bank size, semakin besar aktiva atau aset yang dimiliki suatu bank maka semakin besar pula volume kredit yang dapat disalurkan oleh bank tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik observasi nonpartisipan. Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan Bank Umum Konvensional di Indonesia yang berjumlah 92 Perusahaan dengan sampel sebanyak 21 perusahaan Perusahaan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda, uji asumsi klasik serta menggunakan aplikasi SPSS. Dari hasil analisis didapatkan hasil bahwa Kepemilikan Manajerial berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Kredit Bermasalah (NPL), Kecukupan Modal (CAR) berpengaruh negatif signifikan terhadap Kredit Bermasalah (NPL) dan ukuran Perusahaan (Bank Size) berpengaruh negatif signifikan terhadap Kredit Bermasalah (NPL)
Implikasi dan Konsep Dasar Evaluasi dalam Pembelajaran Nahwu dan Shorof di Pesantren
Evaluasi merupakan alat untuk mengukur keberhasilan belajar siswa. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk memahami konsep dan implikasinya dalam pembelajaran nahwu shorof di Pondok Pesantren Al-Irsyad Tengaran 7 Kota Batu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menjelaskan temuan berdasarkan penelitian sebelumnya guna memahami fenomena yang dialami partisipan. Hasil dari Evaluasi meliputi pengukuran dan penilaian, bersifat kualitatif dan kuantitatif, serta mempunyai fungsi mengukur kemajuan, menyusun rencana, dan menggunakan hasil evaluasi. Fungsi evaluasi meliputi aspek psikologis, didaktik dan administratif. Ruang lingkupnya meliputi evaluasi program pendidikan, pelaksanaan dan hasil pendidikan. Model evaluasi dibagi menjadi tujuh kelompok: Tyler, pengukuran, kesesuaian, CIPP, gap, formatif, dan sumatif. Objek evaluasi meliputi masukan, transformasi, dan keluaran. Teknik evaluasi terdiri dari tes dan non tes. Di Pondok Pesantren Al-Irsyad evaluasi nahwu dan shorof dilakukan melalui tes lisan, tertulis dan observasi harian. Hasil evaluasi membantu guru merancang dan meningkatkan pembelajaran
Pengaruh Kompetensi Bidang Managerial Supervisi dan Pembinaan Teknis Pendidikan Kepala Sekolah terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan di SMP
Peranan kepala sekolah yang mencakup teknik dan praktek untuk kepentingan guru dan personalia pendidikan untuk meningkatkan kemampuan guru dan meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar guna tercapai tujuan pendidikan secara optimal. Tujuan yang dilakukannya penelitian ini adalah untuk: (1) Untuk mengetahui pengaruh kompetensi bidang managerial kepala sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan (2) Untuk mengetahui pengaruh kompetensi bidang supervisi kepala sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan (3)Untuk mengetahui pengaruh kompetensi bidang pembinaan teknis pendidikan kepala sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMP Maarif NU 3 Tarbiyatut Tholibin Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal. Metode penelitian yang digunakan, penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif. pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.Alasan menggunakan peneliti adalah karena studi ini dapat mencakup populasi dengan sampel yang cukup besar guna memberikan output yang signifikan secara statistik bahkan ketika menganalisis banyak variabel. Selain itu, Penelitian memiliki kapasitas yang kuat guna menghilangkan subjektivitas peneliti. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah seluruh guru yang ada di SMP SMP Maarif NU 3 Tarbiyatut Tholibin, adapun jumlah guru di SMP Maarif NU 3 Tarbiyatut Tholibin adalah berjumlah 43 guru terdiri dari laki-laki dan perempuan. Peneliti menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu dengan angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan yaitu dengan uji normalitas, Uji heteroskedastisitas, multikolinearitas dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh antara kompetensi manajerial, supervisi dan pembinaan teknis pendidikan Kepala Sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMP Maarif NU 3 Tarbiyatut Tholibin, dalam hal ini variabel X1, X2, X3 terhadap Y adalah positif memberikan pengaruh yang signifikan
Implementasi Practical Life Skill dalam Menumbuhkan Rasa Kesadaran Diri pada Anak Usia Dini
Kesadaran diri adalah dimana individu dapat memahami diri sendiri dengan tepat, dan proses internalisasi informasi yang diterima, dan pada akhirnya menjadi nilai yang diyakini serta tercermin dalam perilaku sehari-hari. Salah satu kegiatan yang dapat menumbuhkan rasa kesadaran diri pada anak yaitu practical life skill. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan implementasi practical life dalam menumbuhkan rasa kesadaran diri pada anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, lokasi penelitian di TK Dharma Wanita Tempuran, kecamatan Sawoo, Ponorogo, dengan subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas, dan anak kelompok A usia 1-4 tahun. Penelitian ini di lakukan selama kurang lebih 2 bulan. data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu implementasi practical life skill dapat menumbuhkan rasa kesadaran diri pada anak. Anak dapat melakukan aktivitasnya secara mandiri, dsiplin, memahami peraturan, dan memiliki rasa percaya diri, dan mengendalikan perasaan diri sendiri
Peningkatan Kemampuan Siswa Memecahkan Masalah Operasi Pecahan di SDN Pemurus Luar 1 Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan mendeksripsikan diimplementasikan inovasi pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning yang dikombinasikan dengan Realistic Mathematic Education dan Pair Check. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SDN Pemurus Luar satu Banjarmasin pada tahun ajaran dua ribu dua puluh tiga dua ribu dua puluh empat, melibatkan dua puluh dua siswa kelas lima B. Data yang dikumpulkan terdiri dari data kualitatif melalui observasi aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran, serta data kuantitatif dari hasil tes tertulis siswa. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase dan indikator ketuntasan belajar yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan terakhir, aktivitas guru mencapai kriteria Sangat Baik, aktivitas siswa mencapai kriteria Sangat Aktif, kemampuan memecahkan masalah siswa mencapai kriteria Sangat Terampil, dan ketuntasan klasikal hasil belajar siswa mencapai kriteria ketuntasan klasikal