Journal of Education Research
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
The Role of Student Services in Improving Student Learning in Higher Education in Cambodia
The Royal Government of Cambodia envisions transforming the country into a middle-income nation by 2030 and a developed nation by 2050, focusing on building human capital to foster a knowledge-based society. As a result, Cambodia's number of higher education institutions (HEIs) has grown significantly over the past decade. Notably, student services have been identified as the fifth criterion to ensure that Cambodian higher education meets regional and global standards. However, up to now, there has been much research focused on student services in Cambodia HEIs. This study, therefore, strives to fill this gap by identifying the benefits of student services in Cambodia's higher education sector. This study explores the impact of student services on student learning outcomes in higher education in Cambodia, an area that has received limited attention from researchers and relevant education sectors. Using a qualitative approach, purposive sampling was used to conduct semi-structured interviews with 38 key informants from various institutions. The interviews included face-to-face discussions with key informants and focus group discussions with students. The research identified four main benefits of student services: academic development, personal development, career development, and citizenship development. The findings suggest that enhancing student service quality is essential for HEIs to create a supportive environment that promotes student learning and ensures overall HEI quality. Key recommendations are given for policymakers and HEI stakeholders in Cambodia based on the findings, particularly the potential advantages for HEIs in using student services to guarantee their financial stability and greater quality of education
Analisis Penerapan Asas Inbezitstelling dalam Gadai Tanah di PT. Pegadaian
PT Pegadaian menyediakan fasilitas gadai tanah sebagai alternatif pembiayaan bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan petani. Namun, penerapan asas inbezitstelling, yang mengharuskan objek gadai berada dalam penguasaan kreditur, tidak sepenuhnya dijalankan. Dalam praktiknya, tanah tetap dikuasai oleh debitur sementara kreditur hanya menahan sertifikat sebagai jaminan. Ketidaksesuaian ini mencakup pengalihan penguasaan yang tidak nyata, tidak dilakukannya pencatatan khusus atas jaminan, serta minimnya pengawasan terhadap pemanfaatan tanah oleh debitur. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum, melemahkan perlindungan hukum bagi kreditur, dan berpotensi menimbulkan sengketa jika debitur menyalahgunakan hak atas tanah. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang lebih rinci mengenai mekanisme pencatatan jaminan dan pembatasan pemanfaatan objek gadai, guna memperkuat kepastian hukum serta menjamin perlindungan bagi kedua belah pihak
Integrasi Aplikasi Berbasis Mobile pada Blended Learning: A Systematic Literature Review
Blended learning yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan online semakin berkembang dengan dukungan aplikasi berbasis mobile. Penelitian ini mengeksplorasi integrasi aplikasi mobile dalam blended learning menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pendekatan PRISMA, menghasilkan 13 artikel inklusi dari Scopus dan Google Scholar. Penelitian ini menyajikan analisis sistematis tentang jenis aplikasi, fitur, dan efektivitasnya, memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam serta dasar rekomendasi penelitian lebih lanjut. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi seperti Google Classroom, Moodle, dan platform Android meningkatkan fleksibilitas, interaktivitas, serta hasil belajar melalui multimedia, gamifikasi, dan umpan balik langsung. Tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan literasi digital tetap menjadi kendala utama, menunjukkan perlunya pendekatan pelaksanaan yang komprehensif. Aplikasi mobile memiliki potensi besar mendukung blended learning yang efektif
Pendekatan Parenting Positif dalam Mengatasi Keterlambatan Bicara di RA Nurul Istiqomah
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendekatan parenting positif sebagai solusi yang berfokus pada peran aktif orang tua dalam menstimulasi kemampuan berbahasa anak, Penelitian ini didasarkan pada pemikiran bahwa lingkungan keluarga yang suportif dan penuh interaksi positif dapat menjadi fondasi yang kuat bagi perkembangan bahasa anak. Pendekatan parenting positif diyakini mampu memberikan stimulasi yang tepat dan konsisten, membangun rasa percaya diri anak untuk berkomunikasi, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan tanpa tekanan. Metode yang digunakan meliputi analisis literatur dari berbagai studi terkait, observasi terhadap interaksi antara orang tua dan anak, serta wawancara mendalam dengan para ahli di bidang perkembangan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan parenting positif memiliki potensi signifikan dalam mengatasi keterlambatan bicara. Orang tua yang menerapkan pola asuh yang responsif, memberikan pujian dan dukungan, serta aktif berkomunikasi dengan anak, cenderung berhasil memfasilitasi perkembangan bahasa anak secara optimal. Selain itu, pemahaman orang tua mengenai pentingnya stimulasi bahasa sejak usia dini juga berperan krusial dalam keberhasilan intervensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa parenting positif merupakan strategi yang menjanjikan dalam mengatasi keterlambatan bicara, serta menekankan pentingnya edukasi dan dukungan bagi orang tua dalam mengimplementasikan pendekatan ini
Efektivitas Media Kotebak Barang dalam Meningkatkan Nalar Kritis Siswa Kelas V pada Pembelajaran Geometri
Pembelajaran geometri di sekolah dasar sering kali menghadapi tantangan dalam meningkatkan nalar kritis siswa, mengingat sifat materi yang abstrak dan kurangnya metode yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media kotebak barang dalam meningkatkan nalar kritis siswa kelas V pada pembelajaran geometri. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental, melibatkan 40 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes nalar kritis yang terdiri dari 20 soal. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis (uji t dan uji non-parametrik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kotebak barang secara signifikan meningkatkan nalar kritis siswa dalam geometri, dengan hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap teori pembelajaran geometri dan berpikir kritis, serta menawarkan implikasi praktis bagi pengajaran di sekolah dasar, dengan mendorong penggunaan media interaktif dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pendekatan pedagogis dalam pendidikan matematika dan meningkatkan kualitas pembelajaran geometri di tingkat dasar
Evaluasi Kebijakan Pendidikan Inklusif di Indonesia: Pendekatan CIPP dan Perspektif Keadilan Sosial
Pendidikan inklusif telah diadopsi sebagai strategi nasional di Indonesia untuk menjamin akses pendidikan yang merata bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Namun, data empiris menunjukkan bahwa implementasinya di tingkat satuan pendidikan masih menghadapi tantangan struktural dan kultural yang kompleks. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia melalui pendekatan kajian pustaka, dengan menganalisis dokumen kebijakan, studi-studi empiris sebelumnya, dan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) serta lensa keadilan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan inklusif telah selaras secara normatif dengan tujuan global seperti Sustainable Development Goals (SDGs), namun implementasinya masih menghadapi hambatan serius pada aspek input dan proses. Di antaranya adalah keterbatasan pelatihan guru, infrastruktur yang belum memadai, lemahnya koordinasi lintas lembaga, serta minimnya mekanisme pemantauan dan evaluasi berbasis data. Selain itu, orientasi kebijakan yang cenderung administratif belum sepenuhnya merefleksikan prinsip keadilan sosial dalam praktik. Temuan ini berkontribusi pada diskursus global mengenai efektivitas kebijakan pendidikan inklusif di negara-negara berkembang, dengan merekomendasikan perlunya pendekatan kebijakan berbasis evaluasi kontekstual, peningkatan kapasitas aktor pendidikan, penguatan sinergi antar pemangku kepentingan, serta perumusan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan lokal
Hubungan Growth mindset dengan Resiliensi Pengurus BEM FKIP ULM
Growth mindset merupakan keyakinan bahwa kemampuan individu dapat berkembang melalui usaha dan pembelajaran, sedangkan resiliensi mencerminkan kapasitas psikologis untuk bertahan dan bangkit dari tekanan. Dalam konteks mahasiswa yang memiliki latar belakang pengurus organisasi, keterampilan ini menjadi penting untuk membentuk ketahanan diri yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara growth mindset dan resiliensi pada pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 72 pengurus BEM yang dipilih melalui teknik sampel jenuh. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara growth mindset dan resiliensi dengan nilai korelasi sebesar 0,477 (p < 0,05), yang termasuk kategori hubungan sedang. Mayoritas responden memiliki tingkat growth mindset dan resiliensi dalam kategori sedang, menunjukkan potensi penguatan kapasitas adaptif melalui intervensi psikologis yang terarah. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan program pembinaan mahasiswa berbasis kekuatan psikologis, seperti pelatihan mindset dan pengelolaan stres, guna meningkatkan daya lenting individu dalam menghadapi tantangan organisasi maupun akademik. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model intervensi psikologis serta perluasan studi melalui perbandingan antar fakultas atau universitas, guna mengeksplorasi perbedaan kontekstual yang mungkin memengaruhi hubungan antar variabel
Analisis Kesiapan Kepala Sekolah dalam Era Rapor Pendidikan Nasional
Evaluasi sistem pendidikan berbasis Rapor Pendidikan merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk mendorong peningkatan mutu satuan pendidikan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan kepala sekolah dasar di Kota Banjarmasin dalam mengimplementasikan evaluasi tersebut. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui angket yang diisi oleh 85 kepala sekolah. Hasil menunjukkan bahwa kesiapan kepala sekolah tergolong cukup baik, dengan rerata tertinggi pada aspek pemahaman kebijakan (4,12) dan kepemimpinan instruksional. Sebaliknya, aspek sarana dan prasarana memperoleh skor terendah (3,51), menjadi kendala utama dalam pelaksanaan evaluasi yang menyeluruh. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan dukungan infrastruktur dan pelatihan yang lebih adaptif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan kapasitas kepala sekolah dalam mendayagunakan data mutu pendidikan serta mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam ekosistem evaluasi pendidikan nasional
Kontribusi Madrasah dalam Pelestarian Identitas Budaya dan Agama di Banten pada Masa Kolonial
Madrasah telah memainkan peran penting dalam menjaga identitas agama dan budaya lokal di tengah kebijakan kolonial yang bertujuan untuk mengintegrasikan masyarakat ke dalam sistem pendidikan Barat. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan madrasah sebagai bagian integral dari sejarah sosial dan budaya Banten selama masa kolonial. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah berbasis metode kualitatif, yang melibatkan analisis arsip kolonial, dokumen resmi, literatur akademik, dan narasi masyarakat lokal sebagai sumber utama. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa madrasah tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran agama Islam, tetapi juga berperan dalam membangun identitas kolektif komunitas Muslim Banten. Penelitian ini menawarkan wawasan baru tentang dinamika sosial dan budaya Banten selama masa kolonial dan menyoroti pentingnya pendidikan madrasah sebagai elemen integral dalam menjaga identitas budaya dan agama dalam menghadapi tekanan kolonialisme. Penelitian ini juga menjadi acuan penting untuk pemahaman yang lebih luas tentang hubungan antara pendidikan tradisional dan transformasi sosial-politik dalam sejarah Indonesia
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kreativitas Mengajar dan Kompetensi Profesional Guru di SDN 4 Talang Muandau
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kreativitas mengajar dan kompetensi profesional guru di SDN 4 Talang Muandau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 15 guru yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dan paired sample t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas mengajar guru serta kompetensi profesional guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan yang efektif, ditandai dengan kemampuan memberikan motivasi, dukungan, supervisi akademik, dan keteladanan, mampu menciptakan iklim kerja yang kondusif bagi pengembangan kreativitas dan profesionalisme guru. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat kajian kepemimpinan pendidikan yang menempatkan kepala sekolah sebagai penggerak utama peningkatan kualitas kinerja guru. Secara praktis, hasil penelitian memberikan implikasi bagi kepala sekolah dalam merancang strategi kepemimpinan yang lebih partisipatif dan transformatif guna meningkatkan kreativitas mengajar dan kompetensi profesional guru di sekolah dasar