GENIUS - Indonesian Journal of Early Childhood Education
Not a member yet
    40 research outputs found

    The Impact of Online Education on the Early Children's Learning Outcomes

    No full text
    This research is motivated by the existence of an online learning process in early childhood so that it impacts on children's learning outcomes. This study aims to determine the effect of online learning on early childhood learning outcomes at Raudhatul Athfal Islam Bakti 99 Nairatul Jannah Padang. This study uses quantitative and qualitative research techniques, namely the mixed method. The subjects in this study amounted to five people. Data collection techniques are in the form of interviews and questionnaires. This study uses quantitative data analysis techniques using level categorization, while qualitative data analysis uses coding approaches. And the outcomes of this study meant that there is an effect of online learning on early childhood learning outcomes. Quantitative and qualitative data supports these results. Quantitative data shows the impact of online education on learning outcomes in the moderate category. In contrast, while the results from qualitative data show that online learning partially affects children's learning outcomes so that learning outcomes tend to be less stable.

    Implementing A Foundational Classroom Management in Kindergarten

    No full text
    Classroom management is part of the educator's skills in creating and regulating classroom conditions to support children's learning optimally. Classroom management is essential because it is one factor that affects the success of learning in the classroom. This study aimed to determine and describe classroom management in a kindergarten in Parepare, South Sulawesi. This study uses a qualitative approach with a case study model. The data collection method uses interviews, observation, and documentation. The results showed that the foundational management of the classroom includes (1) Classroom physical design; (2) Classroom routines; (3) Positively stated expectations. This study also reveals what steps and considerations need to be done by teachers and managers in kindergartens to implement foundational classroom management.   Abstrak Manajemen kelas merupakan bagian dari keterampilan pendidik dalam menciptakan dan mengatur kondisi kelas untuk mendukung pembelajaran anak secara optimal. Manajemen kelas sangat penting karena merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengelolaan ruang kelas di sebuah taman kanak-kanak yang berlokasi di Parepare, Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dasar kelas meliputi (1) desain Fisik Kelas; (2) rutinitas kelas; (3) harapan yang dinyatakan secara positif. Studi ini juga mengungkapkan langkah-langkah dan pertimbangan apa yang perlu dilakukan oleh guru dan manajer di taman kanak-kanak untuk menerapkan manajemen kelas dasar

    Developing Children's Expressive Language Through the Storytelling Methods

    No full text
    This study analyzes the storytelling method's implementation in children's expressive language. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Data analysis uses the steps proposed by Milles & Huberman, namely data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this research are 1) the teacher implements the storytelling method following the stages of the lesson plan that has been prepared previously with storytelling techniques adapted to the story conveyed 2) The development of children's expressive language has increased

    Teacher's Strategies in Developing 5-6 Years Old Kindergarteners' Fine Motor Skills: A Study in Pesisir Selatan, West Sumatra, Indonesia

    No full text
    This study aims to describe the development of fine motor skills in a kindergarten in district of Pesisir Selatan, Province of West Sumatra, Indonesia, where the average age of the students is 5-6 years. By using a qualitative approach. The data collection that the researcher uses is observation, interviews, and documentation. This research showed that the teachers implemented the fine motor development strategies well. The teacher prepared plans, including compiling a semester program (PROSEM) in fine motor development. Teachers also always prepare the Daily Learning Plan Weekly Plan (RPPM) and Daily Learning Plan (RPPH) at the beginning of the school year. The method used by the teacher is also appropriate, and the media used is varied enough so that it can be interesting for kindergarten children to hone students abilities in developing fine motor skills.     Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengembangan keterampilan motorik halus di sebuah taman kanak-kanak di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia, yang rata-rata berusia 5-6 tahun. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan motorik halus guru dilaksanakan dengan baik. Hal ini terlihat dari perencanaan yang disusun oleh guru, diantaranya dengan menyusun Program Semester (PROSEM) bidang pengembangan motorik halus. Guru juga selalu menyiapkan Rencana Pembelajaran Harian Rencana Mingguan (RPPM) dan Rencana Pembelajaran Harian (RPPH) di awal tahun ajaran. Metode yang digunakan guru juga sudah sesuai dan media yang digunakan cukup bervariasi sehingga dapat menarik minat anak-anak untuk mengasah kemampuan dalam mengembangkan motorik halusnya

    Pendidikan Kesehatan, Gizi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Bagi Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Abstract On March 2019, Indonesia began to be exposed by covid-19 virus, not only Indonesia, but the whole world also exposed it. The pandemic caused by this virus has been going on for a year. It has a big impact on various sectors, including the economic and education sectors. In terms of economic sector, it can be seen that many employees have been laid off. Moreover, in terms of education, students are asked to study at home with their parents as an effort to break the covid-19 chain. Based on this problem, parents must familiarize children with healthy behavior, fulfill their nutritional needs and instill clean and healthy lifestyle for children so their immunity will be good and avoid the Covid-19 virus, another reason is that the habits given by the child will be carried until the child is an adult. This study uses a descriptive method, with data collection techniques using a survey in a google form, that is shared via WhatsApp. The data collection techniques using research instruments in the form of google form. The results of the collected data then the next step is to analyze and process it using simple statistics, namely the percentagethen entered into three categories; Good (B), Adequate (C) and Bad (Br). This study reveals that aspects of healthy behavior carried out by children with a percentage of 92% with good criteria, 88% fulfillment of nutrition with good criteria and 57% clean and healthy lifestyle with sufficient criteria. It can be concluded that the clean and healthy lifestyle aspect is not optimal because children are not used to sunbathing in the morning and using masks.   Abstrak Pada bulan maret tahun 2019, Indonesia mulai terpapar virus covid-19 bukan negara Indonesia saja yang terkena virus tersebut melainkan seluruh dunia juga ikut merasakannya. Pandemi yang diskibatkan oleh virus ini sudah berlangsung setahun, hal ini tentunya memiliki dampak yang besar bagi semua sektor, antara lain dari sektor ekonomi dan pendidikan. Dari sektor ekonomi, terlihat banyak pegawai yang terkena PHK, dari segi pendidikan anak-anak diminta untuk belajar di rumah bersama orang tua salah satu upaya untuk memutus rantai Covid-19. Dilihat dari hal tersebut orang tua harus membiasakan anak untuk berperilaku sehat, mencukupi kebutuhan gizinya dan menanamkan PHBS bagi anak di rumah agar imunitas anak baik dan terhindar dari virus covid-19, alasan lainnya adalah pembiasaan yang diberikan oleh anak tersebut akan dibawa sampai anak dewasa kelak. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif, dengan teknik pengambilan data menggunakan survei berupa Google Form yang dibagikan melalui Whatsapp. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitan dalam bentuk Google Form. Hasil data yang terkumpul kemudian langkah selanjutnya adalah dianalisis dan diolah dengan menggunakan statistik sederhana yaitu prosentase kemudian dimasukan dalam tiga kategori yaitu Baik (B), Cukup (C) dan Buruk (Br). Hasil dari penelitian ini adalah aspek perilaku sehat yang dilakukan oleh anak  presentase 92% dengan kriteria baik, pemenuhan gizi 89% dengan kriteria baik dan PHBS 57% dengan kriteria cukup. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk aspek PHBS belum maksimal karena anak belum terbiasa untuk berjemur pagi dan menggunakan masker

    Pengaruh Metode Bercerita dengan Gambar dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Anak Usia Dini

    No full text
    Abstract The issue discussed is that several children's communication skills are still low. So, this study aims to determine the effects of storytelling with pictures in improving early childhood communication skills. This study uses a quantitative approach with the type of Quasy Experiment research. The research sample consisted of two groups, namely the experimental and control groups with 17 children each. This research took place in TK Negeri 01 Tiumang, Dharmasraya Regency. Data collection techniques in the form of tests, observations, and documentation, with quantitative analysis. Based on the post-test scores of the experimental group, it was found that there was an increase in the average score of children's communication skills before and after being given treatment, from 12.05 to 17.23. Furthermore, the results of the calculation of the Man-Whitney test show that the Asymp value. Sig (2-tailed) 0.001 is smaller than 0.05 (0.001 < 0.05), so that the results of the study show that there is a significant effect of using the storytelling method with pictures in improving early childhood communication skills. then the results of the effect size test show that the effect is high with a total of 0.899 (d > 0.8).   Abstrak Permasalahan pada penelitian adalah kemampuan komunikasi anak yang tergolong masih rendah. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh metode bercerita dengan gambar dalam meningkatkan kemampuan komunikasi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berjenis Quasy Experiment. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan control, masing-masing kelompok sebanyak 17 orang anak. Penelitian ini bertempat di TK Negeri 01 Tiumang Kabupaten Dharmasraya. Teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, dan dokumentasi, dengan menggunakan analisis kuantitatif. Berdasar pada nilai post-test, diperoleh adanya kenaikan skor, rata-rata kemampuan komunikasi anak sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada kelompok eksperimen, yakni dari 12,05 menjadi 17,23. Selanjutnya, dari hasil perhitungan uji Man-Whitney menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,001 lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0.05), sehingga diperoleh hasil penelitian bahwa ada pengaruh yang signifikan penggunaan metode bercerita dengan gambar dalam meningkatkan kemampuan komunikasi anak usia dini. Lalu dari hasil uji effect size menunjukkan efeknya tergolong tinggi dengan jumlah 0,899 (d > 0,8)

    Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Sosial Anak Usia Dini di TKIT Cahaya Ananda Depok

    No full text
    Abstract This study aimed to find out to know the influence of parenting style on the social behavior of children studied at TKIT Cahaya Ananda Depok West Java. This study conducted as a quantitative research and involved 61 parents as samples of the research. The data was collected using instruments in the form of a parenting style scale and early childhood social behavior scale. Based on the results of data analysis there is an effect of parenting style on early childhood social behavior with R square value of 0.465, it means that 46.5% of the social behavior variation on children in early childhood are influenced by parenting styles. But the remaining 53.5% are influenced by the other variables outside of this study. Democratic parenting has a positive and significant influence on early childhood social behavior, authoritarian parenting positively affects early childhood social behavior but not statistically significant, permissive parenting negatively affects early childhood social behavior and is statistically significant.    Abstrak Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial anak usia dini yang bersekolah di TKIT Cahaya Ananda Depok Jawa Barat. Jenis Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan sampel penelitian sebanyak 61 orang tua siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa skala pola asuh orang tua dan skala perilaku sosial anak usia dini. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial anak usia dini dengan nilai R square sebesar 0.465, dengan nilai tersebut berarti sebesar 46.5% bervariasinya perilaku sosial anak usia dini dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Sedangkan sisanya sebesar 53.5% dipengaruhi oleh variabel lainnya di luar penelitian ini. Pola asuh demokratis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku sosial anak usia dini. Sedangkan pola asuh otoriter secara positif mempengaruhi perilaku sosial anak usia dini tetapi tidak signifikan secara statistik, pola asuh permisif secara negatif mempengaruhi perilaku sosial anak usia dini dan signifikan secara statistik

    Efektivitas Kegiatan Kolase dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini

    No full text
    Abstract One of problems in early children development is that some children still have stiffness when using their fingers. This study aims to determine the effectiveness of the application of eggshell collage in improving the fine motor skills of children in Harapan Ibu Kindergarten. This study uses a quantitative approach with the type of Quasy Experiment research. The sample of this study includes two classes, the experimental class and the control class, with 15 children. Data collection techniques in the form of tests, observations, and documentation. Based on the results of the post-test scores of the experimental class, there was an increase in the average score of children's abilities from 22.3 to 31.2. Furthermore, the calculation results of the Man-Whitney test show the Asymp value. Sig (2-tailed) 0.000 which is less than 0.05. from these results, it can be concluded that eggshell collage is effectively used to improve children's fine motor skills. Then from the calculation of the effect size test, the result is 1.696 (d > 0.8), then the effect is classified as a high effect.   Abstrak Permasalahan pada penelitian ini terdapat beberapa anak yang masih kaku saat menggunakan jari-jemarinya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan kolase kulit telur dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak di Taman Kanak-kanak Harapan Ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasy Experiment. Sampel penelitian ini meliputi dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing kelas berjumlah 15 anak. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan tes. Berdasarkan hasil nilai post-test kelas eksperimen terjadi kenaikan terhadap jumlah skor rata-rata kemampuan anak dari 22,3 menjadi 31,2. Selanjutnya dari hasil perhitungan uji Man-Whitney, diketahui bahwa nilai Asymp.Sig (2-tailed) 0.000, yaitu lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan pada hasil tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwasanya kolase kulit telur efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Kemudian dari hasil perhitungan uji effect size menunjukkan hasil 1,696 (d > 0,8), maka efeknya tergolong efek tinggi

    Penanaman Nilai-Nilai Karakter Melalui Lagu Anak

    No full text
    Abstract This study aims to describe the process of establishing character values ??through children's songs. The current phenomenon shows that good character values ??among children have begun to fade away. Factors causing the fading of children's character are the crisis of religious values. Therefore, the establishment of character values ??must be carried out from early childhood. Some of the efforts that can be made are to build up some character values in early childhood through singing children's songs in the learning process. This research used a phenomenological qualitative type of research. The research subjects were teachers, students, and parents of the Mutiara Kasih Pre-School Mangli Jember. In collecting the data, this study used interview, observation, and documentation techniques. The collected data were analyzed using a spiral analysis The results of the study showed that it was important to build up character values since early childhood because the establishment of character values ??from an early age is considered to be more effective and very influential in the future development of children. Building up character values ??in Mutiara Kasih Pre-School Mangli Jember was done by singing children's songs. Those songs are songs that contain character values. Among the children's songs that have been used by the teacher to instill good character values ??in early childhood are Pelangi-Pelangi, Bangun Tidur, Kasih Ibu, Aku Anak PAUD, Rukun Islam, and Doa Orang Tua. The strategies or techniques that were used in building up character values ??through children's songs to students in Mutiara Kasih Pre-School was done by giving exemplary and make the students to be getting used to doing good things.   Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai-nilai karakter melalui lagu anak. Fenomena yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter yang baik di kalangan anak sudah mulai luntur. Faktor penyebab lunturnya karakter anak  adalah krisis nilai-nilai keagamaan.  Oleh karena itu, Penananaman nilai-nilai karakter harus dilakukan sejak anak usia dini. Upaya yang dapat dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini adalah dengan menyanyikan lagu anak dalam proses pembelajaran.   Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis fenomenologis. Subjek penelitiannya adalah guru, peserta didik dan orang tua dari peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mutiara Kasih Mangli Jember. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini digunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis model spiral analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter penting untuk ditanamkan sejak anak usia dini karena  penanaman nilai-nilai karakter sejak usia dini dinilai lebih efektif dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak di masa yang akan datang. Penanaman nilai karakter di PAUD Mutiara kasih Mangli Jember dilakukan dengan menyanyikan lagu-lagu anak. Lagu anak yang dinyanyikan adalah lagu-lagu yang mengandung nilai-nilai karakter. Di antara lagu-lagu anak yang  telah dimanfaatkan oleh guru untuk menanamkan nilai-nilai karakter yang baik pada anak usia dini adalah lagu Pelangi-Pelangi, Bangun Tidur, Kasih Ibu, Aku Anak PAUD, Rukun Islam dan Doa Orang Tua. Strategi atau langkah yang diterapkan dalam menanamkan nilai-nilai karakter melalui lagu anak kepada anak didik di PAUD Mutiara Kasih dilakukan dengan cara memberikan keteladanan dan pembiasaan melakukan hal-hal yang baik.  

    Model Blended Learning : Alternatif Pembelajaran Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    The world of education has always been a concern of the government during the Covid-19 pandemic. One of the proofs is by urging the public to carry out online learning to prevent the spread of the Covid-19 virus. This applies to institutions at all levels of education, including early childhood education. The implementation of online learning is considered not too effective in the learning process in early childhood, and blended learning began to be an alternative in early childhood learning during pandemics. Blended learning is a learning strategy that combines online and face-to-face learning. This article aims to reveal the learning model in the face of the Covid-19 pandemic outbreak with a blended learning model. Research methods using literature studies (Literature studies), data collection is done by looking for information through written documents, photographs, images, and electronic documents that support the study activities of several books, literature, and scientific papers related to research. Data analysis used is content analysis, then conducted assessment related to blended learning, so as to get data in the form of descriptive narratives about this research. The results showed that the blended learning model could be used as an alternative solution in implementing an effective early childhood learning model in the covid-19 pandemic. A blended learning model that carries the combination of two methods, namely offline/face to face methods and online methods. In evaluation activities, that can be done using two aspects of assessment, namely on aspects of skills (for evaluation in offline learning methods) and on aspects of knowledge (for evaluation on online learning methods). Both aspects of the assessment can be compiled and combined so as to get the final value in the early childhood learning assessment process.   Abstrak Dunia pendidikan tak luput menjadi sorotan perhatian pemerintah selama masa pandemi covid-19, salah satunya yakni dengan mengimbau pembelajaran di sekolah dilaksanakan secara daring untuk sementara demi mencegah penyebaran virus covid-19. Ini berlaku bagi lembaga di semua jenjang pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini. Pelaksanaan pembelajaran daring dinilai belum terlalu efektif dalam proses pembelajaran pada anak usia dini dan blended learning mulai menjadi alternatif dalam pembelajaran anak usia dini saat pandemi. Blended learning merupakan strategi pembelajaran yang memadukan antara pembelajaran online dan tatap muka (offline). Artikel ini bertujuan untuk mengungkapkan model pembelajaran dalam menghadapi wabah pandemi covid-19 dengan model blended learning. Metode penelitian menggunakan studi literatur, pengumpulan data dilakukan dengan mencari informasi melalui dokumen-dokumen tertulis, foto-foto, gambar, maupun dokumen eletronik yang mendukung kegiatan telaah beberapa buku, literatur, dan karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan penelitian. Analisis data yang digunakan adalah analisis isi, selanjutnya dilakukan pengkajian yang berkaitan dengan blended learning, sehingga mendapatkan data berupa narasi deskriptif tentang penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model blended learning yang dapat dijadikan sebagai alternatif solusi dalam menerapkan model pembelajaran bagi anak usia dini yang efektif di masa pandemi covid-19. Model blended learning yang mengusung penggabungan dua metode yaitu metode luring/tatap muka dan metode daring. Pada kegiatan evaluasi yang dapat dilakukan menggunakan dua aspek penilaian yaitu pada aspek keterampilan (untuk evaluasi pada metode pembelajaran luring) dan pada aspek pengetahuan (untuk evaluasi pada metode pembelajaran daring). Dari kedua aspek penilaian tersebut dapat dikompilasi dan digabung, sehingga mendapatkan nilai akhir pada proses penilaian pembelajaran anak usia dini

    0

    full texts

    40

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    GENIUS - Indonesian Journal of Early Childhood Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇