Kumpulan Jurnal Universitas Madako
Not a member yet
744 research outputs found
Sort by
Kinerja Badan Permusyarawatan Desa Malala Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli
Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyelenggaraan pemerintahan di Desa Malala Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulam data penelitian melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive. Informan penelitian sebanyak 8 orang terdiri dari, Kepala Desa Malala, Sekertaris Desa Malala, Ketua BPD Malala, kepala dusun dan 4 orang masyarakat lokal. Teknik analisis data meliputi; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator produktivitas belum terpenuhi, karena penyelenggaraan musyawarah yang dilakukan BPD untuk menyerap aspirasi masyarakat belum maksimal. Terkait indikator kualitas layanan sudah cukup baik sebab pelayanan di Kantor BPD Malala telah diberikan dengan baik. Pada indikator responsivitas belum terpenuhi, karena ketanggapan BPD terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa belum ditanggapi secara optimal. Begitu pun dengan indikator responsibilitas juga belum terpenuhi disebabkan kewajiban BPD menginformasikan kinerjanya kepada masyarakat desa belum terlaksana dengan baik. Terkahir indikator akuntabilitas yang juga belum optimal, karena BPD belum sepenuhnya menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat lokal.Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyelenggaraan pemerintahan di Desa Malala Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulam data penelitian melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive. Informan penelitian sebanyak 8 orang terdiri dari, Kepala Desa Malala, Sekertaris Desa Malala, Ketua BPD Malala, kepala dusun dan 4 orang masyarakat lokal. Teknik analisis data meliputi; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator produktivitas belum terpenuhi, karena penyelenggaraan musyawarah yang dilakukan BPD untuk menyerap aspirasi masyarakat belum maksimal. Terkait indikator kualitas layanan sudah cukup baik sebab pelayanan di Kantor BPD Malala telah diberikan dengan baik. Pada indikator responsivitas belum terpenuhi, karena ketanggapan BPD terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa belum ditanggapi secara optimal. Begitu pun dengan indikator responsibilitas juga belum terpenuhi disebabkan kewajiban BPD menginformasikan kinerjanya kepada masyarakat desa belum terlaksana dengan baik. Terkahir indikator akuntabilitas yang juga belum optimal, karena BPD belum sepenuhnya menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat lokal
Pengaruh Stres Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada J&T Express Cabang Meruya Utara Jakarta Barat
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Stres Kerja dan Disiplin kerja kerja terhadap kinerja karyawan pada J&T Express Cabang Meruya Utara Jakarta Barat baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh yaitu menggunakan sampel sebanyak 69 responden dari seluruh populasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier, analisis koefisien korelasi, analisis koefisisen determinasi, uji hipotesis. Hasil penelitian Stres Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan secara parsial, ditunjukkan oleh persamaan regresi linier sederhana Y = 2.677 + 0.630X1, dan koefisien korelasi sebesar 0,787 artinya hubungan sangat kuat.  Hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis diperoleh nilai (thitung 3.668 < ttabel 1.66792) dan diperkuat oleh nilai Ï value < Sig.0,05 atau signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05). Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan secara parsial ditunjukkan oleh persamaan regresi linier sederhana Y = 6.247 + 1.055 X2. dan koefisien korelasi sebesar 0,768 artinya hubungan kuat.  Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesisi diperoleh nilai (thitung 2.770 > ttabel 1.66792)dan diperkuat oleh nilaiÂ Ï value < Sig.0,05 atau nilai signifikansi < 0,05 (0,004 < 0,05). Hasil penelitian  Stres Kerja dan Disiplin kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada J&T Express Cabang Meruya Utara Jakarta Barat ditunjukkan oleh persamaan regresi regresi linear berganda Y = 0.924+ 0.387X1 + 0.499X2. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis secara simultan diperoleh nilai (Fhitung 63.917 > F tabel 2.74) dan diperkuat oleh nilai signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05). Hasil uji koefisien determinasi variabel Stres Kerja dan Disiplin kerja memberikan pengaruh sebesar 66,0% terhadap kinerja karyawan pada J&T Express Cabang Meruya Utara Jakarta Barat. Dengan demikian H0 ditolak dan H3 diterima. Artinya terbukti terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Stres Kerja (X1) dan Disiplin kerja kerja (X2) terhadap kinerja karyawan(Y).Kata Kunci: Stres Kerja dan Disiplin kerja Kerja Terhadap Kinerja karyawanÂ
Pemberian Minyak Sereh Terhadap Transportasi Benih Ikan Patin (Pangasius sp.) Berkepadatan Tinggi
Transportasi ikan merupakan salah satu penunjang kegiatan produksi dalam bidang perikanan. Faktor pembatas transportasi adalah adanya jarak waktu yang cukup jauh antara usaha pembenihan ikan dengan usaha kegiatan pendederan dan pembesaran sehingga menimbulkan peningkatan metabolisme tubuh ikan yang mengakibatkan tingginya mortalitas/kematian ikan selama transportasi. Minyak sereh memiliki zat aktif yang mampu menurunkan metabolisme di dalam tubuh ikan sehingga tubuh ikan menjadi lebih tenang. Tujuan penelitian transportasi ini adalah menganalisa pemberian minyak sereh dosis berbeda dengan penambahan garam, karbon aktif dan zeolit guna meningkatkan kelangsungan hidup benih ikan patin. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan yaitu: Perlakuan K: Tanpa dosis minyak sereh, garam, karbon aktif dan zeolit; Perlakuan A: Minyak sereh dosis 0 mg/L, garam dosis 6 g/L, karbon aktif dosis 10 g, dan zeolit dosis 20 g; Perlakuan B: Minyak sereh dosis 3,5 mg/L, garam dosis 6 g/L, karbon aktif dosis 10 g, dan zeolit dosis 20 g; Perlakuan C: Minyak sereh dosis 7 mg/L, garam dosis 6 g/L, karbon aktif dosis 10 g, dan zeolit dosis 20 g; Perlakuan D: Minyak sereh dosis 10,5 mg/L, garam dosis 6 g/L, karbon aktif dosis 10 g, dan zeolit dosis 20 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan minyak sereh dosis 7 mg/L, garam dosis 6 g/L, karbon aktif dosis 10 g, dan zeolit dosis 20 g memperoleh tingkat kelangsungan hidup benih ikan patin sebesar 86,67±1,33 %.Keywords: benih ikan patin, minyak sereh, tingkat kelangsungan hidup, transportasi tertutu
Kualitas Pelayanan Surat Keterangan Izin Usaha Pada Kantor Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas Pelayanan Surat Keterangan Izin usaha pada kantorKelurahan Talise Kecamatan mantikulore. Dasar Penelitian ini menggunakanMetode Kualitatif, dan tipe PenelitianinimenggunakanPendekatanDeskriptif.dalampenelitianini,penelitimencobamengungkapkankebenaransebenarnya mengenai tentang kualitas pelayanan surat keterangan izin usaha pada kantor kelurahan talise kecamatanmantikulore. Tekhnik pengumpulan data dilakukan dari orang yang mengetahui melalui Observasi,wawancara dandokumentasi,Berdasarkan hasil penelitian inidapat disimpulkan bahwa dari beberapa indicator izin usaha padakantor kelurahan talise kecamatan mantikulore dapat dikatakan bahwa belum semuanya optimal terutamadalam halterkait kecepatan pada kantor Talise Kecamatan Mantikulore Kota Paludalam pengurusan izin usaha masih belummaksimal.Kata Kunci: Kecepatan, Ketepatan, Kemudahan, Keadilan  Â
Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Pada Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 Di Kelurahan Baru Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli
Salah satu topik penting dalam konteks kesetaraan politik dan inklusi adalah pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam pemilihan umum. Mereka diberikan hak yang sama untuk berpartisipasi secara penuh dan adil dalam politik, termasuk hak untuk dipilih dan memilih. Namun, meskipun ada kemajuan dalam memperjuangkan hak-hak ini, masih banyak tantangan yang harus diatasi. Tujuan penelitian untuk menguraikan lebih dalam bagaimana pemenuhan hak penyandang disabilitas pada pemilihan umum serentak tahun 2024 di Kelurahan Baru Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive, jumlah informan sebanyak 7 orang terdiri dari Ketua KPU Kabupaten Tolitoli, Ketua Bawaslu Kabupaten Tolitoli, Ketua PPS Kelurahan Baru, Kasubbag Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Tolitoli, masyarakat atau keluarga penyandang disabilitas. Analisis masalah penelitian merujuk pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Hak Politik Penyandang Disabilitas khususnya Pasal 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terjadi ketimpangan dalam pemenuhan hak terutama hak politik para penyandang disabilitas, hal ini terjadi karena mereka dibatasi oleh kondisi fisik dan minimnya perhatian dari pemerintah daerah dan KPU sebagai pelaksana pemilihan umum. Dari 8 indikator hanya 2 indikator yang sudah berjalan maksimal yaitu memilih partai politik atau individu yang menjadi peserta pemilihan umum, kedua indikator ini sudah bisa dikatakan optimal karena disabilitas yang sudah wajib pilih diberikan haknya untuk memilih partai politik atau individu yang menjadi calon anggota legislatif maupun eksekutif. Kemudian indikator membentuk atau menjadi anggota /pengurus organisasi masyarakat atau partai politik sudah berjalan dengan baik, karena beberapa penyandang disabilitas bergabung dalam partai politik yang ada di Kabupaten Tolitoli.Salah satu topik penting dalam konteks kesetaraan politik dan inklusi adalah pemenuhan hak penyandang disabilitas dalam pemilihan umum. Mereka diberikan hak yang sama untuk berpartisipasi secara penuh dan adil dalam politik, termasuk hak untuk dipilih dan memilih. Namun, meskipun ada kemajuan dalam memperjuangkan hak-hak ini, masih banyak tantangan yang harus diatasi. Tujuan penelitian untuk menguraikan lebih dalam bagaimana pemenuhan hak penyandang disabilitas pada pemilihan umum serentak tahun 2024 di Kelurahan Baru Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive, jumlah informan sebanyak 7 orang terdiri dari Ketua KPU Kabupaten Tolitoli, Ketua Bawaslu Kabupaten Tolitoli, Ketua PPS Kelurahan Baru, Kasubbag Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Tolitoli, masyarakat atau keluarga penyandang disabilitas. Analisis masalah penelitian merujuk pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Hak Politik Penyandang Disabilitas khususnya Pasal 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terjadi ketimpangan dalam pemenuhan hak terutama hak politik para penyandang disabilitas, hal ini terjadi karena mereka dibatasi oleh kondisi fisik dan minimnya perhatian dari pemerintah daerah dan KPU sebagai pelaksana pemilihan umum. Dari 8 indikator hanya 2 indikator yang sudah berjalan maksimal yaitu memilih partai politik atau individu yang menjadi peserta pemilihan umum, kedua indikator ini sudah bisa dikatakan optimal karena disabilitas yang sudah wajib pilih diberikan haknya untuk memilih partai politik atau individu yang menjadi calon anggota legislatif maupun eksekutif. Kemudian indikator membentuk atau menjadi anggota /pengurus organisasi masyarakat atau partai politik sudah berjalan dengan baik, karena beberapa penyandang disabilitas bergabung dalam partai politik yang ada di Kabupaten Tolitoli
Pre-reading activity to improve students’ reading comrehension
The objective of this research is to find out whether pre-reading activity can improve students reading comprehension of eight grade at SMP Negeri 3 Tolitoli or not. This is pre- experimental research design. The sample consisted of 26 students at class VIII D. The data were collected through Pretest and Posttest. The pretest was conducted to know the students prior knowledge before treatment, whereas posttest was accomplished to measure their knowledge after treatment. The researcher analyzed the data statistical. The result of the test showed that the students’ mean score in posttest 73.76 is higher that pretest 61.34. The testing hypothesis shows t-count 11,736 was higher than t-table 2.06. It indicates that null hypothesis is (HO) rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. In other words, the students’ reading comprehension can be improved through Pre-Reading Activity.The objective of this research is to find out whether pre-reading activity can improve students reading comprehension of eight grade at SMP Negeri 3 Tolitoli or not. This is pre- experimental research design. The sample consisted of 26 students at class VIII D. The data were collected through Pretest and Posttest. The pretest was conducted to know the students prior knowledge before treatment, whereas posttest was accomplished to measure their knowledge after treatment. The researcher analyzed the data statistical. The result of the test showed that the students’ mean score in posttest 73.76 is higher that pretest 61.34. The testing hypothesis shows t-count 11,736 was higher than t-table 2.06. It indicates that null hypothesis is (HO) rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. In other words, the students’ reading comprehension can be improved through Pre-Reading Activity
Sosialisasi Pemanfaatan E-Commerce Terhadap Peningkatan UMKM Di Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli
E-commerce adalah suatu proses terjadinya transaksi jual beli yang dalam prakteknya dilakukan secara online melalui media elektronik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat penggunaan e-commerce terhadap UMKM di Kec. Baolan Tolitoli. Penelitian dilakukan pada tanggal 06 November 2023 di 20 tempat UMKM yang ada di Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM lebih tertarik memanfaatkan e-commerce karena dapat menjadi salah satu alternatif pemasaran yang digunakan untuk bisa menjangkau lebih banyak pelanggan sehingga berpeluang hingga melakukan penjualan diluar daerah.Kata kunci : jual beli, pemasaran, pelanggan, media elektroni
Pengaruh Profesionalisme Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Camat Tandun Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu
Profesionalisme birokrasi ini menjadi sangat penting sebab tingkat kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang sudah semakin kompleks. Untuk itu, dalam rangka memperbaiki kesan birokrasi agar menjadi birokrasi yang profesional sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang prima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar profesionalisme berpengaruh terhadap Kualitas pelayanan publik Di Kantor Camat Tandun Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai Kantor Camat Tandun Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 35 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 orang. Teknis analisis data dalam penelitian ini adalah regresi linier menggunakan SPSS V.25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan variabel Profesionalisme (X) terhadap Kualitas pelayanan publik dimana t hitung 2,797 > t tabel 2,034 atau signifikansi 0,009 < 0,05. Adapun persentase pengaruh variabel tersebut sebesar 56,2% sedangkan sisanya 43,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian iniProfesionalisme birokrasi ini menjadi sangat penting sebab tingkat kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang sudah semakin kompleks. Untuk itu, dalam rangka memperbaiki kesan birokrasi agar menjadi birokrasi yang profesional sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang prima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar profesionalisme berpengaruh terhadap Kualitas pelayanan publik Di Kantor Camat Tandun Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai Kantor Camat Tandun Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu sebanyak 35 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 orang. Teknis analisis data dalam penelitian ini adalah regresi linier menggunakan SPSS V.25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan variabel Profesionalisme (X) terhadap Kualitas pelayanan publik dimana t hitung 2,797 > t tabel 2,034 atau signifikansi 0,009 < 0,05. Adapun persentase pengaruh variabel tersebut sebesar 56,2% sedangkan sisanya 43,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian in
Struktur Komunitas Plankton Di Perairan Gosong Tiaka Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah
Plankton are important organisms in aquatic ecosystems including marine ecosystems because of their large contribution to primary productivity and consumer abundance. The role of plankton as an important component in maintaining the balance of aquatic ecosystems and providing fishery resources that benefit the surrounding community is the basis for research on the condition of plankton in the waters of Gosong Tiaka. This study aims to assess the species composition and ecological index of plankton in the location. The research location was divided into 5 stations, namely the western part of Gosong Tiaka, northwest of Gosong Tiaka, southwest of Gosong Tiaka and northeast of Gosong Tiaka. The results showed that there were 6 phytoplankton classes and 8 zooplankton classes in the waters of Gosong Tiaka. The highest number of species for phytoplankton and zooplankton groups were found in the Bacillariophyceae class (9 species) and Copepoda class (3 species), respectively. While the highest abundance of phytoplankton and zooplankton was obtained in Chaetocerus sp. (Bacillariophyceae class) and Temora sp. (Copepoda class), respectively. This indicates that plankton from the Bacillariophyceae and copepod classes play a very important role in the study site. Based on the ecological index assessment, plankton diversity is in the medium assessment range, which means that the condition of the aquatic environment in the water location is in the medium assessment range (not under heavy environmental pressure). The plankton community in these waters is in a stable condition, indicated by the absence of dominating species.Plankton adalah organisme penting dalam ekosistem perairan termasuk ekosistem laut karena kontribusinya yang besar terhadap produktivitas primer dan kelimpahan konsumen. Peranan plankton sebagai komponen penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan serta menyediakan sumber daya perikanan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar menjadi landasan penelitian mengenai kondisi plankton di perairan Gosong Tiaka. Penelitian bertujuan untuk mengkaji komposisi jenis dan indeks ekologi plankton di perairan Gosong Tiaka. Lokasi penelitian dibagi menjadi 5 stasiun yaitu bagian barat Gosong Tiaka, barat laut Gosong Tiaka, barat daya Gosong Tiaka dan Timur laut Gosong Tiaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 kelas fitoplankton dan 8 kelas zooplankton di perairan Gosong Tiaka. Jumlah spesies terbanyak untuk kelompok fitoplankton dan zooplankton berturut-turut di temukan pada kelas Bacillariophyceae (9 spesies) dan kelas Copepoda (3 spesies). Sementara kelimpahan fitoplankton dan zooplankton tertinggi masing-masing di peroleh pada spesies Chaetocerus sp., (Kelas Bacillariophyceae) dan Temora sp., (kelas Copepoda). Hal ini mengindikasikan bahwa plankton dari kelas Bacillariophyceae dan Copepoda berperan sangat penting pada lokasi penelitian. Berdasarkan penilaian indeks ekologi, keanekaragaman plankton dalam rentang penilaian sedang, yang artinya kondisi lingkungan perairan di lokasi perairan dalam rentang penilaian sedang (tidak sedang mengalami tekanan lingkungan yang berat). Komunitas plankton di perairan ini dalam kondisi yang stabil, diindikasikan dengan tidak ditemukannya spesies yang mendominasi
Pemeliharaan Lobster Pasir (Panulirus Homarus) Menggunakan Keramba Jaring Dasar Di Perairan Selat Bali
Spiny lobster (Panulirus homarus) is one of the marine commodities that has a high demand value and export commodities to Singapore, Hong Kong, China, Japan, Thailand, Malaysia, Vietnam and Korea. However, most of the spiny lobster still comes from natural catches which these productivity is decreasing. Therefore, spiny lobster farming one of strategies to fulfil the high demand for lobster and maintain the spiny lobster population in nature. Spiny lobster cultivation technology can be carried out in floating net cages, fixed net cages and bottom/sinking net cages. The bottom cage system was to be the best methods because it can prevent cultured organisms from predators, temperature fluctuations and surface pollutants such as trash and oil spills. The objective of this study is to evaluate the spiny lobster culture system using bottom net cages, especially in the Bali Strait Waters. This research was conducted from 9 August - 9 October 2021 at the Bottom Net Cage System Lobster Cultivation Pilot Unit, ‘PESONA BAHARI’ Banyuwangi, East Java. The method used in this research is descriptive explorative and comparative through primary and secondary data collection. Parameters observed included specific growth rate, feed conversion ratio and survival rate. The data obtained were then descriptively analysed using table. The results showed that the sand lobster culture system with round bottom net cages in the Bali Strait Waters showed higher SGR, FCR and SR values than the box shape.Lobster pasir (Panulirus homarus) merupakan salah satu komoditas laut yang memiliki nilai permintaan yang tinggi dan menjadi komoditas ekspor ke Singapura, Hongkong, Cina, Jepang, Thailand, Malaysia, Vietnam dan Korea. Namun, sebagian besar lobster pasir yang diekspor masih berasal dari hasil tangkapan alam yang produktivitasnya semakin menurun. Oleh karena itu, peran usaha budidaya lobster pasir sangat diperlukan sebagai upaya untuk memenuhi permintaan lobster yang tinggi serta menjaga populasi lobster pasir di alam. Teknologi budidaya lobster pasir dapat dilakukan dalam keramba jaring apung, keramba jaring tancap maupun keramba jaring dasar/tenggelam. Sistem keramba jaring dasar/tenggelam (submersible cage) dianggap paling baik karena dapat menghindarkan organisme budidaya dari predator, fluktuasi suhu permukaan serta bahan polutan permukaan seperti sampah dan tumpahan minyak. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi sistem budidaya lobster pasir yang menggunakan keramba jaring dasar, terutama di Perairan Selat Bali. Penelitian ini dilaksanakan mulai 9 Agustus – 9 Oktober 2021 di Unit Percontohan Budidaya Lobster Sistem Keramba Jaring Dasar, Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) ”PESONA BAHARI” Banyuwangi, Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif eksploratif dan komparatif melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan dan sintasan. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa secara deskriptif dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem budidaya lobster pasir dengan keramba jaring dasar berbentuk bulat di Perairan Selat Bali menunjukkan nilai SGR, FCR dan SR yang lebih tinggi dibandingkan bentuk persegi