OJS Politeknik Cendana
Not a member yet
80 research outputs found
Sort by
Arus Modal dan Integrasi Pasar Modal Internasional
Telaah literatur ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang Pasar Modal Internasional, arus modal dan intergari pasar modal internasional. Semakin terbukanya perekonomian dunia yang ditandai dengan besarnya arus modal keluar masuk pada suatu pasar negara, memberikan kesempatan bagi para investor dan pelaku usaha dalam meningkatkan keuntungan dan mengurangi risiko dari investasi yang akan ditanamkan. Pasar modal internasional bukanlah merupakan hal asing lagi dalam hubungan ekonomi internasional, yang jelas adalah bagian penting dalam transaksi keuangan antar negara, dengan adanya pasar modal internasional tentunya mempermudah aliran pertukaran valas dan modal.Adanya fenomena kesepakatan-kesepakatan economic community yang diakui oleh beberapa negara saat ini melahirkan peraturan baru yang membolehkan investor asing menanamkan modalnya di pasar modal antar negara. Aliran modal yang terjadi antar negara tersebut dapat mengintegrasikan antar pasar modal. Telaah literatur ini, yang diharapkan akan dapat menambah khasanah pengetahuan dalam memahami perkembangan pasar modal internasional dan peran pemerintah serta pelaku usaha dalam penciptaan arus modal serta integrasi pasar modal
Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan PT. PLN (Persero) Kota Binjai
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan PT. PLN (Persero) Kota Binjai. Penelitian ini didasarkan adanya hasil dari wawancara dengan bagian SDM perusahaan yaitu kinerja karyawan yang kurang maksimal karena masih terdapat karyawan yang belum optimal dalam melaksanakan tugas yang ditunjukkan dengan pelaksanaan pelatihan yang belum optimal. Pelatihan adalah jantung dari upaya berkelanjutan untuk meningakatkan kompetensi dan kinerja karyawan. Pelatihan memberi para pembelajar pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan mereka saat ini. Penelitian dilakukan di kantor PT. PLN (Persero) dengan melibatkan 30 orang karyawan. Dari hasil pengolahan data, didapatkan nilai signifikansi adalah sebesar 0,0 yang lebih kecil daripada 0,05 dan berdasarkan nilai F hitung adalah sebesar 47,766 yang lebih besar daripada F tabel sebesar 4,20. Dari kedua analisi tersebut, maka Ho ditolak, artinya ada secara simultan variabel bebas mempengaruhi variabel terikat. Untuk meningkatkan kinerja karyawan, maka tingkatkan pelatihan-pelatihan kepada karyawan. Nilai Adjusted R Square pada tabel di atas sebesar 0,617 atau 61,7%. Kondisi ini menjelaskan bahwa 61,7% variabel pelatihan mempengaruhi kinerja
Analisis Efektifitas Penerimaan Pajak Reklame dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Asli Kota Medan: Analysis of The Effectiveness of Advertisement Tax Receipts and The Contribution To Medan City Original Revenue
Peningkatan pendapatan daerah dipengaruhi oleh tingkat kesadaran masyarakat dalam menjalankan kewajibannya terutama dalam membayar pajak. Salah satu sumber pendapatan daerah yaitu pajak iklan. Pajak periklanan adalah salah satu sektor potensial untuk administrasi dan pengembangan administrasi kota di Medan. Penelitian ini dilakukan di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah di Medan. Penulis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dalam melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi tagihan iklan tahun 2015-2016 dan 2016-2017 terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Medan pada 2015-2016 sebesar (65,23%) sedangkan pada 2016-2017 (95,99%) . Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerimaan pajak iklan menggandakan kenaikan. Sedangkan kontribusi penerimaan pajak layanan perbankan untuk 2015-2016 adalah 0,19% dan 2016-2017 adalah 25,5%. Ini menggambarkan bahwa pemerintah Kota Medan belum dapat memanfaatkan dan mengoptimalkan semua sumber penerimaan pajak reklame untuk layanan perbankan dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi penerimaan pajak reklame pada layanan perbankan
Posisi Dosen Berdasarkan Kompetensi Pembelajaran Online di Masa Pandemi Covid-19: Lecturer Position Based on Online Learning Competencies During the Covid-19 Pandemic
Pandemi Covid-19 berdampak pada perubahan proses belajar mengajar, yang sebelumnya menggunakan sistem luar jaringan (offline), kemudian berubah menjadi dalam jaringan (online). Perubahan tersebut mendorong adanya adaptasi dari sarana dan prasarana perkulian serta kesiapan dari mahasiswa maupun dosen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi dosen berdasarkan kompetensi pembelajaran online pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif yang bermaksud untuk melakukan pemetaan persepsi mahasiswa terhadap kompetensi dosen berdasarkan pembelajaran online, sedangkan Metode analisis data yang digunakan adalah Multi Dimensional Scaling (MDS). Ghozali (2018), menyatakan bahwa Multi Dimensional Scaling (MDS) merupakan teknik statistik yang digunakan untuk mengambarkan struktur dimensional seperangkat obyek atau stimuli. Populasi merupakan seluruh mahasiswa baru Politeknik Cendana Angkatan 2020, dengan sampel sebanyak 30 orang, sedangkan obyek persepsi sebanyak 7 (tujuh) orang dosen pengampu mata kuliah pada Semeter I. Hasil penelitian diperoleh nilai persepsi terendah sebesar 3,67 dan nilai persepsi tertinggi sebesar 8,20. Hasil uji statistik sesuai dengan Output Joint Plot terdapat 7 orang dosen yang terletak pada kuadran 1 dan 1 orang orang dosen terletak pada kuadran 3. Pada atribut persepsi terdapat 5 atribut yang terletak pada kuadran yang sama serta 1 atribut terletak pada kuadran yang berbeda.
Efektivitas Komunikasi Melalui Google Classroom: Communication Effectiveness Through Google Classroom
Selama masa pandemic covid-19 Mahasiswa dan dosen melalukan pembelajaran online dan berdiskusi melalui media sosial. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Komunikasi melalui Google Classroom (Studi Tehadap Mahasiswa PLM Angkatan 2017). Dalam melakukan penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif, Sampel yang diambil sebanyak 68 mahasiswa yang telah dihitung dengan menggunakan rumus slovin, Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan kuesioner dengan melakukan pengolahan data melalui software excel dan pengolahan data SPSS V.21. Hasil penelitian berdasarkan 3 Indikator yaitu Intesitas, Komunikasi, dan kepuasaan, Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 68 responden dan hasil penelitian menujukan bahwa indikator Intesitas memiliki nilai rata–rata tertinggi sebesar 4,47, Indikator Komunikasi memiliki nilai rata – rata sebesar 4,36 dan Indikator Kepuasaan memiliki nilai rata– rata sebesar 4,34. Dari hasil penelitian dilihat bahwa intesitaslah yang memiliki keefektivitasan komunikasi dalam masa pembelajaran online
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode EOQ (Economic Order Quantity) Pada PT. Supra Matra Abadi Aeknabara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah atau kuantitas pesanan ekonomis (EOQ) pada PT. Supra Matra Abadi Aeknabara. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang berhubungan dengan persediaan bahan baku dan waktu tunggu Data primer diperoleh melalui observasi serta wawanara langsung dengan berbagai pihak yang berkepentingan. Data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen dan laporan-laporan manajemen perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ (Economic Order Quantity) pada PT. Supra Matra Abadi Aeknabara lebih efisien dibandingkan dengan metode sederhana yang digunakan oleh perusahaan. Penerapan metode ini memang menekankan betapa pentingnya perencanaan persediaan bahan baku untuk perusahaan dalam melakukan proses produksi
Dampak Corporate Governance, Financial Leverage, dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Penghindaran Pajak Perusahaan Sektor Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia: Impact of Corporate Governance, Financial Leverage, and Sales Growth on Tax Avoidance of Manufacturing Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak corporate governance, financial leverage dan pertumbuhan penjualan terhadap penghindaran pajak. Ketiga variabel bebas tersebut akan diuji pengaruhnya terhadap satu variabel tidak bebas yaitu penghindaran pajak. Penelitian ini adalah penelitian sensus, yakni memasukan semua perusahaan manufaktur yang menjadi populasi dalam pengamatan berjumlah 55 perusahaan dan 165 pengamatan. Periode pengamatan data penelitian in yaitu tahun 2016-2018. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis linier berganda. Hasil penelitian ini menemukan bahwa corporate governance, financial leverage dan pertumbuhan penjualan berdampak terhadap penghindaran pajak perusahaan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa corporate governance, financial leverage dan pertumbuhan penjualan berpengaruh terhdaap penhindaran pajak, dengan nilai koefisien corporate governance sebesar 3,885, nilai ini tidak sama dengan nol (3,885≠0). Financial leverage berpengaruh terhadap penghindaran pajak, dengan nilai koefisien financial leverage sebesar 0,070, nilai ini tidak sama dengan nol (0,070 ≠0). Pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap penghindaran pajak, dengan nilai koefisien pertumbuhan penjualan sebesar ‒0,040, nilai ini tidak sama dengan nol (‒0,040 ≠0)
Peningkatan Produktivitas Kerja Melalui Peningkatan Motivasi (Karyawan PT. Toba Pulp Lestari): Increasing Work Productivity Through Improving Motivation (Employees Of PT. Toba Pulp Lestari)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap produktivitas karyawan. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian model korelasional dengan melibatkan 35 orang karyawan perusahaan dan meyebarkan angket penelitian. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai metode pengambilan data dan form wawancara untuk menggali informasi dari pihak perusahaan. Pengujian-pengujian statistik dilakukan pada penelitian ini yaitu Uji Validitas, Uji reliabiltas, uji pengaruh dan koefisien determinansi. Dari hasil pengolahan data, didapatkan nilai signifikansi adalah sebesar 0,0 yang lebih kecil daripada 0,05 dan berdasarkan nilai F hitung adalah sebesar 31,935 yang lebih besar daripada F tabel sebesar 4,14. Dari kedua analisi tersebut, maka Ho ditolak, artinya ada secara simultan variabel bebas mempengaruhi variabel terikat. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,476 atau 47,6%. Kondisi ini menjelaskan bahwa 47,6% variabel motivasi kerja mempengaruhi produktivitas. Artinya dari beberapa banyak faktor penunjang produktivitas karyawan, faktor motivasi kerja yang mempengaruhi produktivitas terbanyak yakni sebesar 47,6%. Untuk meningkatkan produktivitas karyawan, maka harus ditingkatkan pula motivasi kerja karyawan
Dampak Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada PT Teguh Jaya Mandiri): Impact of Leadership and Work Environment on Employee Performance (Case Study at PT Teguh Jaya Mandiri)
Abstrak
Penelitian ditujukan untuk mengetahui dampak kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Teguh Jaya Mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif asosiatif, menggunakan 2 (dua) jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan melalui pembagian survey kuesioner kepada responden. Populasi berjumlah 37 karyawan dan keseluruhanya dijadikan sampel. Metode analisis data berupa Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji F, Uji t dan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengujian model regresi untuk variabel kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan menunjukkan nilai signifikansi (sig) sebesar 0.000 < nilai α sebesar 0,05. Sehingga dapat dinyatakan bahwa kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Secara parsial kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang dapat diketahui dari nilai thitung 5,317 > ttabel 1,660 yang berarti Ha diterima. Sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan dikarenakan variabel lingkungan kerja memiliki thitung -0.667 < ttabel 1,660 yang berarti Ho diterima.
Kata Kunci: Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Kinerja Karyawan
Abstract
The research aimed to know the impact of leadership and work environment towards employee performance at PT. Teguh Jaya Mandiri. Associative quantitative method is being applied as the research method, by incorporating 2 types of data source which are primary data and secondary data. Data is collected through the distribution of questionnaire to respondent. The total population was 37 employees and all of them were taken as the sample. Data was analyzed through a series of test such as Coefficient Determination Test (R2), F test, T test and Multiple Linear Regression. The result of the research indicated that the test of regression model of leadership and work environment variable towards employee performance, with a significance (sig) 0.000 < α value of 0.05. It can be concluded that leadership and work environment have a positive impact towards employee performance. Partially, leadership has a positive influence towards employee performance which can be seen from the t count of 5.317 > t table 1.660, which means that Ha is accepted. Meanwhile, work environment has no impact towards employee performance since the work environment variable showed a value of t count -0,667 < t table 1.660, which means Ho is accepted.
Keywords: Leadership, Work Environment, Employee Performanc
Menciptakan Sebuah Keunggulan Bersaing Melalui Fungsi Manajemen Operasi pada Perusahaan Maskapai Penerbangan: Analisis SWOT Airasia
Tujuan dari peneiltian ini adalah untuk menetahui keunggulan bersaing Maskapai AirAsia menggunakan analasis SWOT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari analisis SWOT ini adalah Kekuatan: AirAsia adalah menawarkan penerbangan dengan harga murah tetapi dengan kualitas yang cukup baik, mengadakan promo pembelian tiket, cara pemesanan tiket yang beragam, menawarkan kemudahan dalam pembayaran, dan memiliki fasilitas check-in secara online, dan memiliki fasilitas bandara khusus di Malaysia. Kelemahan AirAsia yaitu: tidak memiliki pemeliharaan, perbaikan dan pemeriksaan fasilitas sendiri, penumpang harus membayar biaya tambahan atau biaya add-on jika ingin service yang lebih, tidak ada kerjasama dengan maskapai lain untuk mengembangkan rute yang belum dijangkau. Peluang: kebutuhan akan sarana transportasi udara masih sangat tinggi khususnya di Asia Tenggara, banyaknya objek pariwisata yang tersebar di Asia Tenggara dan khusunya Indonesia. Ancaman: kecelakaan, serangan teroris, dan bencana, peraturan penerbangan dan kebijakan pemerintah yang ada, gangguan sistem pada penjualan secara online, masuknya kompetitor atau penerbangan murah lain ke pasar, tanggapan masyarakat yang mengasumsikan biaya rendah dapat membahayakan keamanan