USM Indonesia E-journal (Universitas Sari Mutiara)
Not a member yet
    3657 research outputs found

    SOSIALISASI MONITORING SUHU DAN KELEMBAPAN BABY INCUBATOR MENGGUNAKAN SENSOR DHT11

    Full text link
    Sosialisasi Sosialisasi Monitoring Suhu Dan Kelembaban Baby Incubator Menggunakan Sensor DHT11 berjalan dengan baik. Kegiatan ini dilakukan di klinik kesehatan dan di ikuti oleh user. Metode yang digunakan observasi, ceramah dan eksperiman. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan user dalam melakukan pemantauan Suhu Dan Kelembaban Baby Incubator Menggunakan Sensor DHT11. Perawatan bayi baru lahir, khususnya bayi prematur, sangat bergantung pada kestabilan suhu dan kelembapan di dalam inkubator. Sensor DHT11 merupakan salah satu sensor yang mengukur suhu dan kelembapan di sekitarnya. Hasil pembacaan suhu dan kelembapan ditampilkan secara real-time melalui LCD display, sehingga memudahkan tenaga medis melakukan pemantauan tanpa harus membuka inkubator. Pada Sistem monitoring ini, sensor di setting hanya mendeteksi suhu kelembapan dengan rentang nilai 30% - 75% dalam rentang suhu 33℃− 37℃, maka sistem akan mengaktifkan buzzer sebagai peringatan dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang menunjukkan bahwa teknologi sederhana berbasis mikrokontroler dapat dimanfaatkan sebagai solusi tepat guna dalam mendukung layanan kesehatan, khususnya neonatal. Dukungan pelatihan dan keterlibatan aktif mitra berperan penting dalam keberlanjutan penggunaan alat ini

    SOSIALISASI ANTI-PERUNDUNGAN MELALUI PROGRAM ROOTS DAY DI SMK NEGERI 1 SIDIKALANG DALAM PERSPEKTIF HUKUM, PSIKOLOGI, DAN KESEHATAN

    Full text link
    Pelaksanaan Program Roots Day sebagai sosialisasi anti-perundungan di SMK Negeri 1 Sidikalang memiliki relevansi dalam bidang hukum, psikologi, dan kesehatan. Dari sisi hukum, bullying merupakan pelanggaran hak anak untuk mendapatkan perlindungan sesuai Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 dan Permendikbud No. 82 Tahun 2015. Secara psikologis, bullying dapat menyebabkan gangguan mental seperti stres dan depresi. Dalam aspek kesehatan, bullying juga berpengaruh pada kondisi fisik korban. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan masyarakat sekolah mengenai bahaya bullying serta mengembangkan agen perubahan yang mampu membangun budaya sekolah bebas kekerasan. Pendekatan multidisipliner ini diharapkan mampu menghasilkan pencegahan yang efektif dan berkelanjutan

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU VULVA HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA

    Full text link
    Latar belakang: Vulva hygiene selama menstruasi merupakan bagian penting dari perawatan diri remaja putri untuk menghindari infeksi dan menjaga kesehatan reproduksi. Secara global, praktik kebersihan menstruasi yang tidak memadai masih menjadi persoalan, termasuk di Indonesia yang mencatat angka praktik buruk sekitar 55%. Dukungan keluarga berperan penting sebagai faktor penguat dalam membentuk perilaku kesehatan remaja. Tujuan: Mengetahui keterkaitan antara dukungan keluarga dengan perilaku menjaga vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross-sectional, melibatkan 72 siswi MTS As’adiyah No. 8 Kampiri sebagai responden melalui metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis dilakukan menggunakan uji Continuity Correction. Hasil: Sebanyak 50% remaja memperoleh dukungan keluarga yang baik, namun 51,4% menunjukkan perilaku vulva hygiene yang kurang. Uji statistik memperoleh nilai p = 0,005 yang menunjukkan hubungan signifikan. Kesimpulan: Dukungan keluarga terbukti berhubungan dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi. Keluarga yang memberikan dukungan optimal dapat membantu membentuk perilaku kebersihan menstruasi yang lebih bai

    PERBANDINGAN PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN METODE POINT OF CARE TESTING (POCT) DAN HEMATOLOGY ANALYZER DI PUSKESMAS X

    Full text link
    Latar belakang: Laboratorium merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang sangat penting untuk membantu dokter sebagai penunjang diagnosis. Pemeriksaan hemoglobin (Hb) merupakan indikator penting masalah kesehatan. Metode POCT sering digunakan di fasilitas kesehatan primer karena kecepatan dan portabilitasnya, ideal untuk area pedesaan namun, POCT memiliki keterbatasan dalam jenis pemeriksaan serta akurasi dan presisi dibandingkan Hematology Analyzer yang merupakan gold standard Tujuan: mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan hemoglobin menggunakan metode POCT dan Hematology Analyzer. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik menggunakan objek penelitian berupa eksperimen yang dilakukan di Puskesmas X pada bulam Juni 2025 dengan total sampel 44 Hasil: penelitian ini menjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dengan antara pemeriksaan hemoglobin menggunakan metode POCT dan Hematology Analyzer dengan nilai sig 0.083 (<0,05) Kesimpulan: POCT dapat digunakan sebagai alternatif atau pengganti Hematology Analyzer dalam pemeriksaan kadar hemoglobin

    GRAFIK RECEIVER OPERATING CURVE (ROC) UNTUK UJI SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS SKOR RISIKO CEDERA REMAJA DI KOTA PALANGKA RAYA

    Full text link
    Latar belakang: Cedera pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan karena berdampak terhadap morbiditas, disabilitas, dan beban sosial-ekonomi keluarga. Diperlukan alat skrining yang valid dan efisien untuk mendeteksi remaja berisiko cedera sejak dini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menilai sensitivitas, spesifisitas, dan akurasi skor risiko cedera pada remaja di Kota Palangka Raya menggunakan analisis Receiver Operating Characteristic (ROC). Metode: Desain penelitian adalah cross-sectional dengan melibatkan 265 remaja usia 15–24 tahun dari lima SMA negeri dan komunitas remaja kota Palangka Raya tahun 2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup skor kesehatan mental emosional, penggunaan helm, konsumsi alkohol, domisili, dan jenis kelamin, serta dikonfirmasi dengan pemeriksaan fisik dan radiologis sebagai gold standard. Hasil: Hasil menunjukkan nilai Area Under the Curve (AUC) sebesar 0,714 (CI95% 0,623–0,805; p<0,001), menandakan akurasi sedang-baik. Nilai sensitivitas sebesar 56,8% dan spesifisitas 82,0% diperoleh pada titik potong optimal 13,47. Kesimpulan: Skor risiko cedera memiliki kemampuan diskriminatif yang cukup baik untuk mengidentifikasi remaja berisiko, namun peningkatan sensitivitas diperlukan agar lebih efektif sebagai alat skrining awal di masyarakat

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SIKAP IBU TERHADAP ASI EKSKLUSIF DAN PEMBERIAN MP-ASI DINI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDAMANIK, KECAMATAN SIDAMANIK, KABUPATEN SIMALUNGUN

    Full text link
    Latar belakang: ASI adalah makanan terbaik untuk bayi karena mengandung nutrisi lengkap yang mudah dicerna. Pemberian makanan bayi harus memperhatikan waktu, frekuensi, jenis, jumlah, dan cara pengolahan. Salah satu kebiasaan yang kurang tepat adalah pemberian makanan padat atau tambahan terlalu dini, yang dapat mengganggu ASI eksklusif dan meningkatkan risiko penyakit pada bayi karena sistem pencernaan bayi belum matang. Tujuan: untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan sikap ibu terhadap ASI Eksklusif dan pemberian MP-ASI dini di wilayah kerja Puskesmas Sidamanik Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun. Metode: Studi ini menggunakan deskriptif korelasi dengan desain cross sectional dengan populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan sejumlah 120 orang. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling berjumlah 70 responden. Hasil: Di kelompok intervensi, 54,8% responden tidak menjumpai mual muntah sesudah mengonsumsi permen jahe, sedangkan pada kelompok kontrol 74,2% masih mengalami emesis ringan. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p value=0,000). yang didapat adalah berdasarkan dukungan keluarga mayoritas tidak mendukung (61,4%), sikap mayoritas cukup (65,7%), hubungan tidak mendapat dukungan tetapi tetap memberikan ASI (37,1), mendapat dukungan dan memberikan ASI (32,9%), hubungan sikap responden mayoritas cukup (40%) dan sikap baik (30%). Pada responden disarankan tidak memberikan MP-ASI terlalu dini pada bayi dan sebaiknya berikan ASI Eksklusif sampai usia 6 bulan tanpa makanan atau minuman lain

    STRATEGI KOMUNIKASI DALAM LIFE STYLE FRUGAL LIVING DI DAERAH WONOSOBO

    Full text link
    Studi kualitatif fenomenologis ini menganalisis strategi komunikasi dalam penyebaran life style Frugal Living di Wonosobo, yang memiliki life style frugal living juga di kenal dengan gaya hidup menabung dan berbelanja secara bijaksana. Namun karena orang memiliki kebutuhan dan gaya hidup yang berbeda, mereka seringkali kesulitan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Hal ini menimbulakan berbagai macam masalah rumit dalam kehidupan, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara hidup Frugal living sebagai Lifestyle sehingga konsep ini menjadi alternatuf bagi masyarakat kelas menengah bawah untuk bertahan hidup dengan menekan pengeluara yang minimal dengan pendapatan terbatas. Melalui wawancara mendalam dengan 10 informan sesuai kriteria dan analisis tematik Miles-Huberman, tiga temuan utama ditemukan: Pertama, hidup hemat bukan sekadar pratik ekonomi, melainkan hasil dari komunikasi yang didasarkan pada jaringan hubungan kuat, yang diturunkan melalui: (a) Peniru antar generasi dalam keluarga, (b) diskusi komunitas dalam kegiatan sosial, dan (c) media sosial untuk berbagi teknik berhemat. Kedua strategi ini menciptakan dilema sosial ketika prinsip menabung secara ekstrem bertentangan dengan norma komunitas, memicu stereotip “kikir”  saat menolak berpartisipasi dalam acara sosial, seperti yang dicermin dalam 70% kasus konflik yang dilaporkan. Ketiga, komunitas menginterpretasikan Frugal Living sebagai keseimbangan dinamis antara kesadaran finansial (investasi aset, pendidikan anak) dan komitmen sosial, dengan 10 informan menekankan pentingnya“kedermawanan strategis” untuk mempertahankan kohesi komunitas. Temuan ini membantah asumsi asumsi bahwa frugal living hanyalah tren perkotaan, dan menegaskan bahwa hal itu merupakan mekanisme ketahanan ekonomi berdasarkan komunitas budaya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah yaitu beberapa orang beranggapan bahwa melakukan gaya hidup frugal living yang secara berlebihan itu tidak dianjurkan, lebih baik sedang-sedang atau biasa saja

    PENGARUH KECENDERUNGAN KEPRIBADIAN CONSCIENTIOUSNESS DAN SELF-EFFICACY TERHADAP SOCIAL LOAFING PADA MAHASISWA

    Full text link
    Latar belakang: Dunia perkuliahan adalah tahap penting bagi pengembangan diri mahasiswa. Salah satu sarana pembelajaran adalah kerja kelompok, yang bertujuan melatih kemandirian, rasa tanggung jawab, dan kerja sama. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kepribadian conscientiousness dan self-efficacy terhadap perilaku social loafing mahasiswa. Metode: menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik quota sampling terhadap 150 mahasiswa aktif Universitas Malahayati dari 15 program studi menggunakan analisis data regresi linier berganda. Hasil: menunjukkan bahwa conscientiousness dan self-efficacy secara simultan berpengaruh signifikan terhadap social loafing. Secara parsial, conscientiousness berpengaruh negatif signifikan terhadap social loafing, begitu pula self-efficacy yang juga memiliki pengaruh negatif signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan keyakinan diri mahasiswa berkontribusi pada penurunan perilaku social loafing. Kesimpulan: menguatkan pentingnya aspek kepribadian conscientiousness dan self-efficacy menjadi perhatian serius untuk menunjang prestasi dan efektivitas kerja kelompok mahasiswa, khususnya dalam merancang intervensi untuk meningkatkan motivasi dan kerja sama mahasiswa dalam pembelajaran kelompok di perguruan tinggi

    TUBERKULOSIS DALAM LANSKAP KEPADATAN DAN HUNIAN: STUDI SPASIAL DI PULAU NIAS

    Full text link
    Latar belakang: Penyakit tuberkulosis adalah salah satu penyakit yang dipengaruhi oleh lingkungan. Diantaranya yaitu, kepadatan penduduk dan cakupan rumah sehat. Penyakit tuberkulosis paru. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepadatan penduduk dan cakupan rumah sehat dengan kejadian tuberkulosis di Pulau Nias. Metode: Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif. Desain yang dipakai adalah desain penelitian ekologi. Sumber data penelitian diperoleh dari Dinas Kesehatan di Kepulauan Nias, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan BPS Provinsi Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita tuberkulosis di Pulau Nias yang ada pada TB 03 tahun 2023. Penelitian ini menggunakan total sampling dimana seluruh data penderita Tuberkulosis di Pulau Nias. Analisa data menggunakan analisa spasial. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan kepadatan penduduk cukup padat dengan kasus tuberkulosis rendah sebanyak 16 kecamatan. Wilayah dengan kepadatan penduduk cukup padat dengan kasus rendah sebanyak 14 kecamatan. Tidak ada hubungan kepadatan penduduk dengan kejadian tuberkulosis di Pulau Nias. Ada hubungan cakupan rumah sehat tinggi dengan kasus tuberkulosis. Simpulan: Tidak ada hubungan kepadatan penduduk dengan kejadian tuberkulosis di Pulau Nias. Ada hubungan cakupan rumah sehat tinggi dengan kasus tuberkulosis. Dinas Kesehatan di Pulau Nias, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan BPS Provinsi Sumatera Utara lebih meningkatkan ketersediaan data-data kasus tuberkulosis per kecamatan serta melengkapi data-data terkait kasus tuberkulosis dan jumlah penduduk di Pulau Nias

    SLEEP QUALITY AND BLOOD PRESSURE IN HYPERTENSION PATIENTS UNDERGOING HEMODIALYSIS

    No full text
    Background: Hypertension or increased blood pressure is a silent killer disease whose main cause is currently unknown. High blood pressure is the highest case with an incidence reaching 22% of the world's population, or around two-thirds of hypertension sufferers coming from countries with lower-middle incomes. One of the factors causing hypertension or increased blood pressure is poor sleep quality. Purpose: The objective of this  was to identify the relationship between sleep quality and blood pressure in hypertensive patients undergoing hemodialysis Methods: The study was a quantitative survey with a cross-sectional approach in a population of End State Renal Disease patients with hypertension underwent hemodialysis at RSUP. H. Adam Malik, Medan. A total of 57 individuals were sampled using a purposive sampling technique.  The measuring instrument uses a questionnaire and a digital tensiometer. Univariate and bivariate data were obtained from statistical analysis using a computer. Results: Statistical tests used Spearman rank. The outcomes of the study showed the average score of respondents' sleep quality was 13.16, meaning poor sleep quality, and the average systolic blood pressure was 147.26 mmHg, meaning grade 1 (mild) hypertension, and diastolic blood pressure was 93.81 mmHg, meaning grade 1 (mild) hypertension. Statistical tests showed a significant value of p-value = 0.000 (α <0.05), This means there are relationship between sleep quality and blood pressure in hypertensive patients undergoing hemodialysis. Conclusion: It is recommended that health workers improve the quality of their services by providing education to have good sleep quality and controlled blood pressure

    3,513

    full texts

    3,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    USM Indonesia E-journal (Universitas Sari Mutiara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇