Jurnal Geosains dan Remote Sensing (JGRS)
Not a member yet
    84 research outputs found

    Aplikasi Metode Weighted Overlay untuk Pemetaan Zona Keterpaparan Permukiman Akibat Tsunami (Studi Kasus: Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah)

    Get PDF
    Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah merupakan bagian dari Provinsi Bengkulu, Indonesia, yang. Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah memiliki luas wilayah 1368.46 km² secara total dan ketinggian hampir kurang dari 500meter. Oleh karena itu memiliki kerentanan untuk terpapar bahaya tsunami. Tingkat keterpaparan tsunami dapat terlihat pada tingkat bahaya (hazard), serta beberapa tempat yang terkena bencana. Selain itu tsunami dapat dikatakan  berbahaya terkait dengan jarak dari garis pantai, ketinggian, wilayah lereng, serta jarak dari sungai. Tingkat keterpaparan tsunami di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah umumnya masuk ke dalam kategori sedang. Proses pemetaan menggunakan beberapa peta tematik dengan menerapkan teknik overlay, metode skoring dan pembobotan hasil. Hal yang didapatkan dari pengamatan menunjukkan bahwa Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah memiliki tingkat keterpaparan terhadap tsunami sedang dengan 31.5 km2, kemudian disusul oleh tingkat keterpaparan tinggi dengan luas 18.33 km2, dan juga tingkat keterpaparan rendah dengan luas 3.68 km2. Permukiman di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah yang terpapar tinggi terhadap tsunami cenderung berada di wilayah barat sampai barat laut yang landai, serta dekat dengan garis pantai

    Aplikasi Citra Landsat 8 OLI/TIRS Dalam Mengidentifikasi Alterasi Hidrotermal Skala Regional; Studi Kasus Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian mengenai eksplorasi geothermal menggunakan Remote Sensing atau penginderaan jauh. Secara umum, penginderaan jauh merupakan metode yang dilakukan untuk mengumpulkan data atau  informasi  tanpa perlu menyentuh objek yang akan diteliti. Remote sensing dilakukan dengan menggunakan foto udara ataupun dengan menggunakan citra satelit seperti Landsat-8, ALOS PALSAR, Radar, dan Sentinel. Penginderaan jauh sering digunakan dalam eksplorasi geothermal karena memiliki keunggulan yang dapat mengakses hingga ke daerah terpencil dan tidak memerlukan biaya yang besar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Citra Landsat 8 OLI/TIRS yang bertujuan untuk memetakan daerah alterasi hidrotermal secara regional dengan studi kasus Suoh, Lampung Barat. Penelitian dilakukan dengan cara memproses beberapa band dengan memiliki rentang pixel yang dapat merepresentasikan mineral alterasi mineral hidrotermal pada daerah penelitian.  Di daerah penelitian, mineral alterasi tersebut terdeteksi dengan warna kuning – orange pada citra komposit 4/2, 6/7, 5 dan 10, dengan menggunakan metode density slicing. Dari penelitian ini didapatkan luas daerah dengan batuan teralterasi hidrotermal mencapai 223H

    Integrasi SIG dan Penginderaan Jauh Untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan Kebakaran Lahan di Lampung Utara

    Get PDF
    Kebakaran hutan merupakan salah satu bentuk gangguan yang makin sering terjadi. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan cukup besar mencakup kerusakan ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, merosotnya nilai ekonomi hutan dan produktivitas tanah, perubahan iklim mikro maupun global, dan asapnya mengganggu kesehatan masyarakat serta mengganggu transportasi baik darat, sungai, danau, laut dan udara. Secara umum metode yang digunakan untuk melakukan penelitian kerawanan kebakaran hutan dan lahan terdiri dari 7 parameter yaitu curah hujan, suhu, aksesibilitas jalan, aksesibilitas sungai, kepadatan hotspot temporal tahun 2019, tutupan/penggunaan lahan, dan peruntukan lahan. Yang kemudian akan dilakukan proses pembobotan menggunakan fitur Weighted Overlay dengan penilaian influen dan pengkelasan masing-masing parameter. Pada penelitian ini digunakan alat dan bahan yaitu software ArcGIS, citra Landsat 8, dan data RBI. Dari hasil overlay yang dilakukan pada 7 parameter, dihasilkan peta kerawanan kebakaran yaitu dengan kelas tidak rawan, sedang, dan sangat rawan. Dengan didapatkannya peta kerawanan kebakaran hutan dan lahan ini akan dapat diketahui masing-masing kerawanan kebakaran wilayah ataupun lahan

    Identifikasi Zona Potensi Banjir Berbasis Sistem Informasi Geografis Menggunakan Metode Overlay dengan Scoring di Kabupaten Agam, Sumatera Barat

    Get PDF
    Banjir merupakan suatu bencana alam yang selalu terjadi di banyak kota dalam skala yang berbeda di mana air dengan jumlah debit yang berlebih berada di daratan rendah yang kering. Berdasarkan hal ini dilakukan penelitian rawan banjir di Kabupaten Agam Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder berupa data topografi, kemiringan lereng, geologi dan jenis tanah, serta data curah hujan dan data penggunaan lahan. Penelitian ini dilakukan agar bisa mendapatkan tingkat kerawanan banjir dengan Sistem Informasi Geografis Pada penginderaan jauh menggunakan Analisis Weighted Scorring yang dapat diaplikasikan untuk meng-identifikasi potensi bencana banjir suatu daerah. Kabupaten Agam memiliki luas daerah 2.232,30 Km2 atau (5,29%) dari luas total wilayah provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Agam memiliki kondisi topografi yang bervariasi dan daerah ini merupakan daerah yang dikategorikan sebagai daerah yang rawan banjir dikarenakan memiliki intensitas rata-rata hujan yang cukup tinggi pada wilayah timur, hal ini juga didukung dengan topografi daerah kabupaten Agam yang didominasi oleh daratan yang curam, dan sistem drainase yang buruk yaitu lebih dari 50% wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Lalu data tutupan lahan sawah dan juga pemukiman dengan curah hujan tahunan sebesar 3200 - 3700 mm/thn, sehingga < 50% daerah ini berpotensi rawan banji

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Geosains dan Remote Sensing (JGRS)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇