e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
2083 research outputs found
Sort by
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM SIARAN BIANGLALA PAGI RADIO REKS
Latar belakang masalah penelitian ini menitik beratkan pada kajian campur kode padasiaran radio yang dituturkan oleh penyiar, bahwa dalam sebuah siaran radio penyiar seringmemasukkan unsur bahasa lain baik bahasa daerah, atau bahasa asing ke dalam bahasa yangpenyiar gunakan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Kemudian untuk teknikpengumpulan data, peneliti menggunakan teknik studi dokumenter yaitu dengan caramenghimpun dan menganalisis dokumen rekaman. Sumber data yaitu sebuah rekama suaraedisi 8 dan 9 April 2021 dengan judul program Bianglala Pagi, dan penyiar radio itu sendiri.Untuk data yang diambil dalam penelitian ini yaitu campur kode pada siaran Radio Reksedisi 8 dan 9 April 2021 dengan judul Program Bianglala pagi. Hasil penelitian yangditemukan adalah terdapat wujud campur kode yang berupa kata 17 data, wujud campurkode berupa frasa 23 data, dan wujud campur kode berupa klausa 25 data. Sedangkan jeniscampur kode terdapat jenis campur kode ke dalam 59 data, jenis campur kode ke luar 4 data,jenis campur kode campuran 2 data. Latar belakang dari terjadinya campur kode penyiarmengatakan karena, memiliki bahasa Ibu yang sama, untuk mencari padanan kata yang pas,ingin menciptakan situasi yang santai, adanya maksud tertentu yaitu ingin menyidir, danreflek
ANALISIS NILAI RELIGI PADA NOVEL THE PURPOSE OF LIFE KARYA ALNIRA
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai religi dalam novel Purpose ofLife karya Alnira. Upaya mencari alternatif bahan ajar apresiasi sastra di SMA. Penelitianini menggunakan metode dan teknik deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakandalam penelitian ini adalah novel The Purpose of Life karya Alnira. Data dalam penelitianini yaitu berupa kutipan-kutipan dalam novel The Purpose of Life karya Alnira. Teknikpengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan teknik studi pustaka dan teknikanalisis isi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat nilai religi yang mencakup nilai akidah,nilai ibadah, nilai kejujuran, nilai kesopanan, dan nilai kesabaran, layak di jadikan sebagaibahan ajar apresiasi sastra di SMA, dilihat dari aspek bahasa, aspek psikologi dan dariaspek latar belakang budaya
HUBUNGAN SOSIAL DAN KONFLIK SOSIAL PARA TOKOH PADA NOVEL HAYYA KARYA HELVY TIANA ROSA & BENNY ARNAS
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya hubungan sosial dan konflik sosial yang terjadi padapara tokoh baik itu dari segi berinteraksi, kebiasaaan, tradisi suatu kelompok dan bagaimanapenyelesaian konflik yang terdapat pada novel Hayya karya Helvy Tiana Rosa & Benny Arnas.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) hubungan sosial, (2) konflik sosial, dan (3)penyelesaian konflik sosial para tokoh yang tercermin dalam novel Hayya karya Helvy Tiana Rosa& Benny Arnas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Hasil penelitian menunjukan bahwa novel Hayya karya Helvy Tiana Rosa & Benny Arnas terdapathubungan sosial, konflik sosial, dan bagaimana penyelesaian konflik sosial para tokoh yang terjadipada kehidupan sosial. Hubungan sosial para tokoh yang terdapat pada novel Hayya sesuai denganteori yang dikemukakan oleh Soerjono Soekanto adalah hubungan sosial antarindividu, hubungansosial antarkelompok, dan hubungan sosial antarindividu dan kelompok. Sedangkan konflik sosialpara tokoh yang terdapat pada novel ini adalah amarah, tekanan batin, kebingungan, ketegangan,ketakutan, kecemasan, kebohongan, dan kesalahpahaman sedangkan penyelesaian konflik terdapatdi akhir cerita dengan terbukti Rahmat bukan tersangka atas hilangnya Hayya dan dipulangkannyaanak kecil bernama Hayya ke Palestina
ANALISIS BENTUK DAN BAHASA SURAT RESMI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GARUT TAHUN 2021
Jurnal ini merupakan penelitian terhadap kajian bentuk dan redaksi surat resmi, yang dijadikanobjek penelitianya yaitu surat resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.Latar belakang masalah penelitian ini yaitu penemuan surat resmi yang dikeluarkan oleh DinasPendidikan Kabupaten Garut dalam penulisan redaksi surat dan bentuk suratnya tidak sesuaidengan aturan surat-menyurat resmi. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode Deskriptifyang di dalamnya mendeskripsikan mengenai bentuk surat dan redaksi surat pada surat yangdikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. Teknik yang digunakan yaitu teknik analisisisi untuk mendapatkan data pada surat yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.Sumber data dan data penelitian ini yaitu surat yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dari bulanJanuari – Maret sebanyak 41 surat. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa bentuk surat yangdigunakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Garut yaitu bentuk menyerupai Resmi IndonesiaLama (RIL), jadi dalam penggunaan bentuk surat sudah sesuai dengan pedoman yang dikeluarkanoleh peraturan Bupati Garut nomor 316 tahun 2011 tentang “Tata Naskah Dinas di LingkunganPemerintah Kabupaten Garut” redaksi surat yang mengalami kesalahan dalam penulisannya yaitutitimangsa, nomor, lampiran, perihal, alamat dalam, isi bagian penutup, salam penutup, dan tandatangan. hal tersebut membuktikan bahwa surat yang dikeluarkan oleh Dinas PendidikanKabupaten Garut dalam penulisan redaksi suratnya masih banyak kekurangan
ANALISIS PANJANG UJARAN ANAK BERUSIA TIGA TAHUN DUA BULAN TERBIASA BERBAHASA SUNDA DAN INDONESIA
Penelitian ini dengan judul “Rerata Panjang Ujaran Anak Berusia Tiga Tahun Dua Bulanyang Terbiasa Berbahasa Sunda dan Berbahasa Indonesia” ini dilatarbelakangi oleh bahasanmengenai pemerolehan bahasa pada anak yang dipengaruhi oleh usia dan tahap normalperkembangannya. Penelitian ini berusaha mengetahui rerata panjang ujaran anak berusia tigatahun dua bulan yang terbiasa berbahasa Sunda dan yang terbiasa berbahasa Indonesia, sertamengetahui perbedaan antara dua anak berusia tiga tahun dua bulan yang terbiasa berbahasa Sundadengan berbahasa Indonesia. Hasil perhitungan rerata panjang ujaran Hafizah mencapai angka3,28 yang artinya dalam kategori normal, sedangkan Rafa mencapai 3,24, berdasarkan hasilperhitungan bahwa ujaran Hafizah lebih tinggi tahapannya dibandingkan ujaran Rafa
ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL TULISAN SASTRA KARYA TENDERLOVA (Sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra di SMA)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah, mengenai nilai moral yang ada padagenerasi muda saat ini, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalamNovel Tulisan Sastra, sebagai alternatif bahan ajar pembelajaran sastra di SMA. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukanbahwa novel Tulisan Sastra Karya Tenderlova memiliki alur cerita menarik serta banyak
pelajaran yang dapat diambil untuk dijadikan sebagai pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari berupa nilai moral dan kesesuaiannya sebagai alternatif bahan ajar di SMA. Nilai moral
yang terdapat pada novel Tulisan Sastra Karya Tenderlova ini adalah nilai moral kejujuranyang dicerminkan dengan sikap satu sama lainnya, baik antar keluarga, teman, dan tetangga.Nilai moral kasih sayang antar sesama makhluk hidup yang dicerminkan dengan perilakutokoh. Nilai moral tanggung jawab, toleransi, meminta maaf, kepedulian sosial, menepatijanji dan nilai moral tolong-menolong dengan sesama
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR GUNTUR CIAWITALI GARUT
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya bahasa daerah yang berpeluangmelahirkan manusia multilingualisme. Di dalam masyarakat multilingual, penggunaanbahasa Indonesia seringkali tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku sehinggamengakibatkan terjadinya alih kode dan campur kode. Fenomena alih kode dan campurkode lumrah terjadi pada tempat-tempat yang rutinitas di dalamnya mempertemukanorang-orang yang berasal dari daerah dan bahasa yang berbeda-beda misalnya dilingkungan pasar. Rumusan masalah penelitian ini yaitu (1) bagaimana wujud alih kodedalam kegiatan transaksi di pasar Guntur Ciawitali Garut pada bulan Februari 2022?, (2)bagaimana wujud campur kode dalam kegiatan transaksi di pasar Guntur Ciawitali Garutpada bulan Februari 2022?, (3) faktor apa saja yang menjadi penyebab terjadinya alih kodedalam kegiatan transaksi di pasar Guntur Ciawitali Garut pada bulan Februari 2022? (4)faktor apa saja yang menjadi penyebab terjadinya campur kode dalam kegiatan transaksi dipasar Guntur Ciawitali Garut pada bulan Februari 2022?. Metode yang digunakan padapenelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah ragambahasa yang digunakaan di pasar Guntur Ciawitali Garut pada bulan Februari 2022. Sumberdata dalam penelitian ini yaitu tuturan antara penjual dan pembeli yang melakukantransaksi jual beli di pasar Guntur Ciawitali Garut pada bulan Februari 2022. Berdasarkanhasil penelitian ditemukan wujud alih kode dan campur kode beserta faktor penyebabnya.Berikut ini simpulan dari hasil penelitian di Pasar Guntur Ciawitali Garut. Pertama, wujudalih kode yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi alih varian. Kedua, wujud campurkode yang ditemukan berupa penyisipan kata. Ketiga faktor penyebab alih kode yaitu faktorpenutur, mitra tutur, dan perubahan topik pembicaraan. Keempat, faktor penyebab campurkode dalam penelitian ini yaitu latar belakang penutur meliputi karena penutur yang sudahterbiasa menyisipkan bahasa lain ketika bertutur atas dorongan dirinya, sebagai bentukpenghormatan kepada mitra tutur, dan sekadar bergengsi.
 
The use of word wall media on student learning outcomes and motivation in cartesian coordinate
This research took place at the MTS Ibnu Hajar Bulupitu Gondanglegi Malang using word wall media to help students understand the cartesian coordinate material. This research aims to determine students’ motivation and learning outcomes before and after using word wall media in cartesian coordinate material. The method used in this research is quantitative with the questionnaire method and pretest-posttest, where the questionnaire is used to measure student motivation. In contrast, the pretest-posttest is used to determine student learning outcomes. The study results show the percentage of student motivation before applying word wall media was 55%. In contrast, after the application of word wall media, which was 80%, there was an increase in motivation to learn as much as 25%. The normalized N-Gain results of 0.75, which are part of the high criteria, demonstrate that word wall media also effectively enhance student learning outcomes in learning cartesian coordinate material. This study concludes that using word wall media on Cartesian coordinate material can increase motivation and student learning outcomes.
Penelitian ini berlangsung di lembaga MTS Ibnu Hajar Bulupitu Gondanglegi Malang, dengan menggunakan media word wall untuk membantu siswa dalam memahami materi koordinat kartesius. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar siswa dan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media word wall dalam materi koordinat kartesius. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kuantitatif dengan metode angket dan pretes-postes, yang mana angket digunakan untuk mengukur motivasi siswa sedangkan pretes-postes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan persentase motivasi siswa sebelum penerapan media word wall yakni 55% sedangkan setelah penerapan media word wall yakni 80% terjadi peningkatan motivasi belajar sebanyak 25%. Penggunaan media word wall ini juga efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajar matematika materi koordinat kartesius dibuktikan dengan hasil normalisasi N-Gain 0,75 termasuk dalam kriteria tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini bahea penggunaan media word wall pada materi koordinat kartesius dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa
Examining The Correlation Between Teachers\u27 Interaction to Student Error and The Development of Students\u27 Mathematical Identities
Komponen penting dari pengajaran matematika yang efektif adalah secara aktif mengatasi kesalahan siswa. Pendekatan pedagogis ini memainkan peran penting dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Studi ini menyelidiki cara guru di dua kelas mata pelajaran matematika sekolah menengah dalam memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan identitas mereka, berdasarkan cara guru membahas dan terlibat dengan kesalahan siswa. Data dikumpulkan selama enam bulan melalui rekaman pembelajaran, catatan lapangan, dan wawancara dengan guru dan siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini mengeksplorasi dua perspektif tentang bagaimana guru menangani kesalahan: persepsi bahwa kesalahan dapat menyebar, dan persepsi bahwa kesalahan dapat berfungsi sebagai peluang belajar yang berharga. Pendekatan guru untuk membahas dan menangani kesalahan dipengaruhi oleh perspektif mereka tentang siswa dan pemikiran logis mereka dalam matematika, yang mempengaruhi identitas yang mereka tunjukkan kepada siswa. Kami menunjukkan bahwa persepsi siswa tentang metode pengolahan kesalahan oleh guru mereka mempengaruhi hubungan mereka dengan matematika. Namun, siswa itu sendiri juga berkontribusi pada pengembangan identitas matematika mereka.Actively addressing student mistakes is an important component of effective mathematics instruction. This pedagogical approach plays an important role in increasing student involvement. The study investigates how teachers in two classes of high school mathematics subjects create opportunities for students to develop their identity as students based on how teaching discusses and engages with student mistakes. We collected the data over six months using learning recordings, field records, and interviews with both teachers and students. This research explores two perspectives on how teachers deal with mistakes: the view that mistakes can spread and the view that mistakes may serve as valuable learning opportunities. The perspectives of students and their logical thinking in mathematics influence the teacher\u27s approach to discussing and dealing with errors, shaping the identity they portray to students. We showed that students\u27 perceptions of the methods of processing their teacher\u27s errors influenced their relationship with mathematics. However, the students themselves also contributed to the development of their mathematical identity
Ethnomathematics of Traditional Houses on Two-Dimensional Figure Decomposition Material
Abstrak
Penting bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan etnomatematika dalam memecahkan masalah kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkatan kemampuan siswa dalam etnomatematika konsep dekomposisi bangun datar. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixing methods). Instrumen yang digunakan yaitu lembar kerja peserta didik saat proses pembelajaran materi dekomposisi bangun datar. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa kelas IV B SD Negeri Bakipandeyan 01. Data yang dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yaitu mereduksi, memaparkan, dan menyimpulkan. Hasil menunjukan bahwa nilai skor siswa ≥ 80 dengan jumlah siswa sebanyak 15 orang dan persentase 100 % maka dapat disimpulkan tingkat kemampuan siswa dalam etnomatematika konsep dekomposisi bangun datar pada rumah adat Jawa dan menyebutkan sifat-sifat bangun datar tersebut sangat baik dengan kategori A. Dengan demikian, rumah adat Jawa dapat menjadi alternatif dalam sumber belajar Matematika pada materi Dekomposisi Bangun Datar.
Abstract
It is important for students to develop ethnomathematical abilities in solving daily life problems. This study aims to determine the level of students\u27 ability in ethnomathematics of the concept of two-dimensional figures decomposition. This research uses mixed methods. The instrument used was student worksheets during the learning process of two-dimensional figures decomposition material. The research subjects consisted of 15 students of class IV B SD Negeri Bakipandeyan 01. The data were analyzed using qualitative data analysis techniques, namely reducing, describing, and concluding. The results show that the student score ≥ 80 with a total of 15 students and a percentage of 100%, it can be concluded that the level of students\u27 ability in ethnomathematics the concept of decomposition of two-dimensional figures in Javanese traditional houses and mentioning the properties of these two-dimensional figures is very good with category A. Thus, Javanese traditional houses can be an alternative in learning resources for Mathematics on Two-dimensional figures Decomposition material