e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
    2083 research outputs found

    Correlation Of Differentiated Learning Management to Students\u27 Numeracy Literacy Ability in Realistic Mathematics

    No full text
    Penelitian korelasional ini bertujuan menyelidiki hubungan antara manajemen pembelajaran diferensiasi dan kemampuan literasi numerasi siswa dalam konteks pembelajaran matematika realistik di SMP Negeri 4 Ciamis. Melalui pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel siswa kelas VII, penelitian mengungkap hubungan signifikan yang sangat kuat antara kedua variabel tersebut. Temuan utama menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran diferensiasi memberikan kontribusi sebesar 66% terhadap peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa. Hasil analisis statistik memperlihatkan korelasi yang positif dan signifikan, mengindikasikan bahwa implementasi pembelajaran diferensiasi yang efektif berperan penting dalam pengembangan literasi numerasi. Selain itu, penelitian mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi sebesar 34% terhadap variasi kemampuan literasi numerasi. Kesimpulannya, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan manajemen pembelajaran diferensiasi yang terstruktur sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan literasi numerasi siswa dalam pembelajaran matematika realistik. This correlational study aims to investigate the relationship between differentiated learning management and students\u27 numeracy literacy skills in the context of realistic mathematics learning at SMP Negeri 4 Ciamis. Through a quantitative descriptive approach with a sample of seventh-grade students, the study revealed a powerful and significant relationship between the two variables. The main finding shows that differentiated learning management contributes 66% to the improvement of students\u27 numeracy literacy skills. Statistical analysis results show a positive and significant correlation, indicating that the implementation of effective differentiated learning plays an important role in the development of numeracy literacy. In addition, the study identified other factors that contribute 34% to the variation in numeracy literacy skills. In conclusion, this study emphasises the importance of implementing structured differentiated learning management as part of a strategy to improve students\u27 numeracy literacy in realistic mathematics learning

    Development of Moodle-Based E-Learning to Improve Students’ Mathematical Ability

    Get PDF
    Pengembangan pembelajaran elektronik yang merata merupakan isu pendidikan yang krusial dalam menjawab tantangan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem e-learning berbasis Moodle di SMK Bina Karya Mandiri untuk meningkatkan kemampuan matematis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan pendekatan purposive sampling, melibatkan 35 peserta didik kelas X-Multimedia sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, angket, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi komprehensif mengenai kemampuan matematis dan pengalaman belajar peserta didik. Analisis data dilakukan dengan uji t satu pihak (one-tailed t-test) untuk mengukur peningkatan kemampuan matematis peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan e-learning berbasis Moodle efektif untuk meningkatkan kemampuan matematis peserta didik. Sistem e-learning ini berfungsi sebagai pelengkap dalam kegiatan belajar mengajar, terutama ketika pembelajaran tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan di sekolah. Namun demikian, pembelajaran yang ideal tetap memerlukan peran aktif guru secara langsung guna mencapai hasil belajar yang optimal. The development of equitable e-learning is a crucial educational issue in responding to the challenges of digitalization. This study aims to develop a Moodle-based e-learning system at SMK Bina Karya Mandiri to improve students’ mathematical abilities. The research method used was Research and Development (R&D) with a purposive sampling approach, involving 35 tenth-grade Multimedia students as the sample. Data were collected through tests, questionnaires, and documentation to obtain comprehensive information on students’ mathematical abilities and learning experiences. Data analysis was carried out using a one-tailed t-test to measure the improvement in students’ mathematical abilities. The results showed that the development of Moodle-based e-learning was effective in enhancing students’ mathematical abilities. This e-learning system serves as a complement to teaching and learning activities, especially when learning cannot be conducted according to the predetermined school schedule. Nevertheless, ideal learning still requires the active role of teachers in person to achieve optimal learning outcomes

    Global Trends in Contextual Trigonometry E-Books: A Scopus Bibliometric Study

    No full text
    Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis tren global terkait pengembangan dan penerapan e-book trigonometri kontekstual berdasarkan publikasi internasional yang terindeks Scopus (2019–2024). Dengan menggunakan metode PRISMA, 82 artikel terpilih dianalisis melalui VOSviewer dan Excel untuk memetakan dinamika publikasi, kutipan, kolaborasi antarnegara, serta fokus penelitian yang diarahkan pada pola pertumbuhan publikasi dan kolaborasi serta arah perkembangan riset. Metode penelitian yang digunakan adalah bibliometrik dengan memanfaatkan perangkat lunak VOSviewer dan analisis data dari basis Scopus. Data yang diperoleh kemudian dikaji untuk mengidentifikasi produktivitas publikasi, jejaring sitasi, serta tema-tema utama yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan publikasi sejak 2020, dengan puncak pada 2022–2024 akibat adopsi teknologi selama pandemi COVID-19. China mendominasi jumlah publikasi (204 dokumen), sementara Amerika Serikat unggul dalam pengaruh kutipan. Topik utama mencakup peningkatan pemahaman konseptual, pembelajaran kontekstual, dan sistem pembelajaran dengan teknologi. Publikasi awal (2019–2020) menjadi rujukan paling berpengaruh dengan 4750 kutipan. Namun, studi mengidentifikasi kesenjangan, termasuk minimnya penelitian dampak jangka panjang, variasi konteks budaya, dan peran pendidik dalam pembelajaran berbasis simulasi. Abstract This study aims to analyze global trends related to the development and implementation of contextual trigonometry e-books based on international publications indexed by Scopus (2019–2024). Using the PRISMA method, 82 selected articles were analyzed using VOSviewer and Excel to map the dynamics of publications, citations, international collaborations, and research focus, focusing on publication and collaboration growth patterns and the direction of research development. The research method used was bibliometrics, utilizing VOSviewer software and data analysis from the Scopus database. The obtained data were then reviewed to identify publication productivity, citation networks, and key emerging themes. The results showed a significant increase in publications since 2020, with a peak in 2022–2024 due to technology adoption during the COVID-19 pandemic. China dominated the number of publications (204 documents), while the United States excelled in citation influence. Key topics included improving conceptual understanding, contextual learning, and technology-enabled learning systems. Early publications were the most influential references with 4,750 citations. However, the study identified gaps, including a lack of research on long-term impact, variations in cultural context, and the role of educators in simulation-based learning

    Junior High School Students\u27 Analogical Reasoning in Geometry: A Preliminary Study for Learning Model Development

    No full text
    Studi pendahuluan ini bertujuan untuk menganalisis penalaran analogi siswa SMP pada materi bangun ruang sisi datar sebagai dasar untuk mengembangkan model pembelajaran matematika yang lebih efektif. Penalaran analogi memiliki peran penting dalam mendukung berpikir matematis tingkat tinggi dan pemahaman konseptual, namun kemampuan siswa di bidang ini masih tergolong rendah. Penelitian deskriptif kualitatif ini melibatkan tiga siswa kelas IX dari 3 SMPN yang berada di Kota Tasikmalaya. Subjek dipilih secara purposive yaitu masing-masing satu orang siswa dari 3 sekolah yang memiliki nilai rata-rata matematika tertinggi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penalaran analogi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi dengan fokus pada empat komponen utama penalaran analogi yaitu encoding, inferring, mapping, dan applying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penalaran analogi siswa secara umum masih tergolong rendah, terutama pada komponen inferring,  mapping dan applying. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesulitan siswa tidak hanya bersumber pada lemahnya penguasaan konsep, melainkan juga akibat minimnya strategi pembelajaran berbasis analogi yang eksplisit dan sistematis di kelas sehingga diperlukan pengembangan model pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan penalaralan analogi. This preliminary study aims to analyze junior high school students\u27 analogical reasoning on the material of flat-sided solid shapes as a basis for developing a more effective mathematics learning model. Analogous reasoning has an important role in supporting high-level mathematical thinking and conceptual understanding, but students\u27 abilities in this area are still relatively low. This qualitative descriptive research, involving three ninth-grade students from three junior high schools in Tasikmalaya City. The subjects were selected purposively, namely one student each from 3 schools who had the highest average mathematics score. Data collection was carried out through analogical reasoning tests, semi-structured interviews, and documentation with a focus on the four main components of analogical reasoning, namely encoding, inferring, mapping, and applying. The results show that students\u27 analogical reasoning is generally still relatively low, especially in the inferring, mapping and applying components. This finding indicates that students\u27 difficulties do not only stem from weak conceptual mastery, but also from the lack of explicit and systematic analogy-based learning strategies in the classroom, so that it is necessary to develop effective learning models to develop analogical reasoning

    THE IMPLEMENTATION OF ARTICLE 31 PARAGRAPH (1) OF THE 1945 CONSTITUTION IN FULFILLING THE RIGHT TO EDUCATION FOR WOMEN IN TANJUNGSARI VILLAGE

    No full text
    Abstract Article 31 paragraph 1 of the 1945 Constitution states that every citizen has the right to education. However, in reality, not all girls have received their right to education fairly, especially in rural areas. Therefore, the purpose of this study is to examine the implementation of Article 31 Paragraph (1) of the 1945 Constitution in fulfilling girls\u27 right to education in Tanjungsari Village, Cilebar District, Karawang Regency. Using a qualitative descriptive approach through interview and observation techniques, this study involved 5 girls who had dropped out of school, 5 of their parents, and 1 village head as informants. The results show that although much infrastructure is available, the fulfillment of the right to education is not optimal. Of the 52 children who dropped out of school in 2023, 34 of them were girls. Economic factors are the main obstacle (limited costs), exacerbated by a patriarchal culture that considers higher education unimportant for women. The implementation of constitutional norms has not been optimal due to the absence of a systematic cooperation program between the village government and schools and the lack of structured socialization. These findings indicate the need for real intervention by the government, village officials, and families to ensure the fulfillment of girls\u27 educational rights comprehensively and equally in accordance with the constitutional mandate. Keywords: Implementation of the constitution, right to education, girls, gender gap, village governmen

    IMPLEMENTATION OF QUIZIZZ LEARNING MEDIA IN IMPROVING THE LEARNING OUTCOMES OF PANCASILA EDUCATION FOR GRADE X STUDENTS AT SMK NEGERI 2 KARAWANG

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pendidikan Pancasila siswa kelas X SMK Negeri 2 Karawang ditingkatkan melalui penggunaan platform pembelajaran Quizizz. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian deskriptif dan mengambil pendekatan kualitatif. Siswa dan instruktur dari program pendidikan Pancasila SMK Negeri 2 Karawang berperan sebagai partisipan dalam penelitian ini. Observasi, wawancara, dan studi dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. Mengumpulkan data, memilih data, menyajikannya, dan menarik kesimpulan adalah langkah-langkah dalam proses analisis data. Temuan penelitian ini menggambarkan bagaimana mata kuliah Pendidikan Pancasila memanfaatkan media pembelajaran Quizizz, yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, berkat perencanaan yang matang dan umpan balik positif dari siswa. Ketidakmampuan siswa untuk memahami media Quizizz, koneksi internet yang tidak lancar, dan gadget yang tidak mampu menghambat peluncurannya. Kemampuan siswa untuk berpikir kritis ditingkatkan melalui penggunaan media pembelajaran Quizizz, yang pada gilirannya mengarah pada hasil belajar yang lebih baik. Hal ini khususnya berlaku dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila

    Pengembangan Modul Elektronik Materi Berpikir Komputasional Pada Mata Pelajaran Informatika Kelas X Di SMAN 1 Garut

    No full text
    Abstrak Pengembangan modul elektronik materi berpikir komputasional pada mata pelajaran Informatika di kelas X SMAN 1 Garut dilatar belakangi oleh pembaruan bahan ajar guna mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya media pembelajaran yang menarik, interaktif dan dapat menunjang pemahaman siswa terhadap konsep berpikir komputasional dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model Alessi dan Trollip yang terdiri dari tiga tahap utama, yaitu tahap perencanaan (Planning), tahap desain (Design), dan tahap pengembangan (Development). Untuk validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media sebagai validator menggunakan angket penilaian, sementara untuk persepsi siswa dikumpulkan dengan cara melalui angket respon setelah uji Beta. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul berada dalam kategori skala likert “Sangat Layak” dengan rata-rata skor penilaian ahli materi sebesar 94% dan ahli media sebesar 91,05%. Persepsi siswa terhadap modul menunjukkan tingkat kesesuaian sebesar 93%, yang mencerminkan bahwa modul menarik, mudah dipahami, dan membantu pemahaman konsep. Dengan hal itu, maka modul elektronik yang dikembangkan dinyatakan “Sangat Layak” untuk nantinya digunakan pada pembelajaran informatika, terkhusus pada materi berpikir Komputasional di kelas X SMAN 1 Garut. Kata Kunci: Modul elektronik; Alessi & Trollip; Informatika; Bahan ajar.   Abstract The development of electronic modules on computational thinking material in the Informatics subject for class X at SMAN 1 Garut, is based on the renewal of teaching materials to optimize the utilization of technology. This research is based on the importance of attractive and interactive learning media that can support students\u27 understanding of the concept of computational thinking in the independent curriculum. This research is a development research (Research and Development) using the Alessi and Trollip model, which consists of three main stages: planning stage, design stage, and development stage. Validation is carried out by subject matter experts and media experts as validators using assessment questionnaires, Meanwhile, students\u27 perceptions were collected through response questionnaires after the Beta test. The validation results indicated that the module is in the category of \u27Very Feasible\u27 with an average score of skala likert 94% from content experts and 91.05% from media experts. Students\u27 perceptions of the module showed a suitability level of 93%, reflecting that the module is engaging, easy to understand, and aids in conceptual understanding. Thus, the developed electronic module is declared \u27Very Feasible\u27 for use in Informatics learning, especially for computational thinking material in class X at SMAN 1 Garut. Keyword: Electronic module; Alessi & Trollip; Computer Science; Teaching material

    Pendekatan Deep Learning dalam Meningkatkan Literasi Numerasi di Sekolah Dasar: Literature Review

    No full text
    Rendahnya literasi numerasi siswa sekolah dasar sering dikaitkan dengan pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual dan tidak menarik. Studi ini bertujuan meninjau efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis deep learning dalam meningkatkan literasi numerasi melalui tinjauan pustaka sistematis. Sebanyak 1.800 artikel disaring, dan enam studi relevan dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi seperti pembelajaran berbasis proyek, penggunaan media digital interaktif, dan partisipasi aktif siswa dapat meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, serta kemampuan berpikir kritis. Pendekatan ini juga sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kontekstual dan berpusat pada siswa. Studi ini merekomendasikan implementasi pendekatan deep learning secara sistematis dan berkelanjutan dalam pembelajaran numerasi di sekolah dasar. Meskipun temuan menunjukkan dampak positif, kajian ini memiliki keterbatasan jumlah artikel dan konteks lokal, sehingga diperlukan penelitian lanjutan yang lebih luas untuk validasi hasil

    Literature Review: Penggunaan Buku Cerita Bergambar dalam Meningkatkan Pemahaman Membaca Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan buku cerita bergambar dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Kajian ini dilakukan dengan melakukan tinjauan pustaka terhadap tujuh artikel ilmiah yang relevan, yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga 2024. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan merangkum temuan utama, desain penelitian, serta dampak media terhadap pemahaman siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar tidak hanya mampu meningkatkan minat baca siswa, tetapi juga memperkuat pemahaman teks yang dibaca serta mendukung perkembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Visualisasi yang menarik dan konteks cerita yang sesuai dengan usia siswa menjadi faktor utama yang mendukung efektivitas buku cerita bergambar dalam meningkatkan pemahaman membaca. Selain itu, buku cerita bergambar juga terbukti meningkatkan interaksi antara siswa dan guru, memperkaya pengalaman belajar, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan. Berdasarkan temuan ini, kajian ini merekomendasikan agar guru memanfaatkan buku cerita bergambar secara sistematis dalam proses pembelajaran membaca

    Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality Berbantuan Assemblr Edu pada Materi Sistem Pernapasan Manusia di Kelas V Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media pembelajaran augmented reality (AR) berbantuan Assemble Edu pada materi sistem pernapasan manusia di kelas V SD. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall. Pengembangan media melibatkan validasi oleh ahli media, materi, dan bahasa, serta uji coba pada siswa melalui kelompok kecil, kelompok besar, dan kelas eksperimen. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran ini sangat layak digunakan, dengan rata-rata persentase kelayakan di atas 90%. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, yang tercermin dalam nilai N-Gain sebesar 0,89, yang masuk dalam kategori tinggi dan efektif. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran berbantuan augmented reality ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep sistem pernapasan manusia, serta memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Dengan demikian, media ini sangat layak diterapkan sebagai alat bantu pembelajaran di sekolah dasar

    643

    full texts

    2,083

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇