e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
Not a member yet
    2083 research outputs found

    Peran Parenting Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak

    No full text
    Motivasi belajar menjadi salah satu faktor penunjang keberhasilan seseorang dalam proses pembelajaran.Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi belajar anak ialah pola asuh orang tua, orang tuahendaknya mengetahui kebutuhan bahasa kasih dari anaknya. Bahasa kasih sayang terdiri dari 5 diantaranya (1) Kata-Kata Pendukung/Words of affirmation, (2) Waktu Berkualitas/Quality Time, (3) Sentuhan Fisik/Physical Touch, (4) Pelayanan/Act of Service, (5) Menerima hadiah/Receiving Gifts.Setiap orang tua harus mengetahui kebutuhan bahasa kasih anak, agar dapat memberikan perlakuan yang tepat sehingga berdampak baik pada motivasi belajarnya

    Mapping Cognitive Load and Thinking Zones in Understanding Function Limits

    Full text link
    Penelitian ini merespons terbatasnya kajian yang memetakan pola berpikir siswa berdasarkan beban dan zona kognitif dalam memahami limit fungsi secara grafis. Dengan menggunakan teori beban kognitif dan klasifikasi zona (risiko, tantangan, optimal), enam mahasiswa dipilih secara purposif dalam studi kasus kualitatif untuk mewakili variasi kemampuan. Data berupa respons tertulis dan think-aloud dianalisis untuk menelusuri transisi zona kognitif. Hasil menunjukkan pola kognitif yang beragam, dari miskonsepsi hingga integrasi konseptual. Beban tinggi dapat dikelola melalui regulasi diri, sedangkan beban rendah tetap berisiko jika struktur pemahaman belum berkembang. Studi ini menekankan pentingnya instruksi adaptif berdasarkan profil kognitif mahasiswa dan menawarkan kerangka zona berpikir untuk mendukung pembelajaran matematika yang personal. This study addresses the limited research mapping students’ thinking patterns through cognitive load and cognitive zones in understanding function limits graphically. Using Cognitive Load Theory and the classification of risk, challenge, and optimal zones, six first-year mathematics education students were purposively selected in a qualitative case study to represent varying academic abilities. Data from written responses and think-aloud protocols were analyzed to trace zone transitions. Findings showed diverse cognitive patterns, from misconceptions to successful conceptual integration. High cognitive load was manageable through self-regulation, while low load still poses risks if the understanding structure is undeveloped. The study highlights the importance of adaptive instruction aligned with students’ cognitive profiles and offers a thinking zone framework to support personalized mathematics learning

    LITERATURE ANALYSIS: PANCASILA AS THE FOUNDATION OF ETHICS IN THE DIGITAL ERA

    Full text link
    Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, memainkan peran penting dalam membentuk etika digital di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji posisi Pancasila dalam literatur sebagai dasar etika digital dan penerapannya dalam perilaku bermedia masyarakat Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan literature review, penelitian ini menganalisis berbagai pandangan akademik dan temuan penelitian terkait implementasi nilai-nilai Pancasila dalam ruang digital. Fokus utama artikel ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diinternalisasi dalam perilaku digital dan untuk mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat memperkuat penerapan nilai tersebut dalam dunia maya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai-nilai Pancasila berperan penting dalam membentuk perilaku bermedia yang bertanggung jawab dan bijak. Sebagai kesimpulan, artikel ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan etika digital yang berkelanjutan di Indonesia

    ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERILAKU BULYYING DI SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Bullying di sekolah dasar merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya perilaku bullying melalui studi literatur terhadap artikel-artikel ilmiah dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku bullying dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu faktor individu (rendahnya empati dan kebutuhan dominasi), keluarga (pola asuh otoriter dan konflik rumah tangga), lingkungan sekolah (kurangnya pengawasan dan budaya permisif terhadap kekerasan), serta pengaruh media (paparan konten kekerasan). Keempat faktor ini saling berkaitan dan menciptakan kondisi yang mendukung terjadinya bullying. Studi ini menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan bullying melalui edukasi, pengawasan, dan pembentukan lingkungan yang aman dan suportif bagi anak. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan strategi intervensi yang lebih efektif di tingkat sekolah dasar

    KAJIAN LITERATUR: KETERGANTUNGAN SISWA TERHADAP TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN

    Full text link
    Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran siswa. Gadget seperti smartphone dan tablet kini menjadi bagian dari aktivitas belajar sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab ketergantungan siswa terhadap teknologi serta mengevaluasi peran guru dan orang tua dalam membimbing penggunaan teknologi secara bijak. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 10 jurnal terbitan tahun 2020–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi memiliki dua sisi: positif jika digunakan secara terarah untuk mendukung pembelajaran, dan negatif jika digunakan secara berlebihan tanpa kontrol, karena dapat menurunkan motivasi serta konsentrasi siswa. Kurangnya pengawasan orang tua dan guru menjadi faktor utama penyebab ketergantungan ini. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah dan rumah sangat penting dalam mengarahkan siswa agar memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu belajar, bukan sebagai sumber distraksi

    PENINGKATAN PENGENALAN SUKU KATA MELALUI MODEL SCRAMBLE BERBANTUAN MEDIA PAPAN BACA PADA SISWA KELAS 1 SD NEGERI 1 SADANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 1 SD 1 Sadang pada materi mengenal suku kata melalui penerapan model pembelajaran scramble berbasis media papan baca. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 20 peserta didik kelas 1, terdiri dari 13 laki-laki dan 7 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dari prasiklus ke siklus II. Pada tahap prasiklus, rata-rata hasil belajar siswa sebesar 56,45 dengan ketuntasan 30%. Setelah penerapan model scramble berbasis media papan baca, rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 70,05 dengan ketuntasan 55% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 80,2 dengan ketuntasan 80% pada siklus II. Penerapan model pembelajaran scramble berbasis media papan baca terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal dan menyusun suku kata pada peserta didik

    ANALISIS PENGARUH KECERDASAN INTERPERSONAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS DI TINGKAT SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Penelitian yang dilakukan bermaksud untuk menganalisis pengaruh kecerdasan interpersonal pada capaian belajar IPS khususnya di tingkat Sekolah Dasar. Metode yang diterapkan adalah metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur, yaitu menelaah berbagai literatur yang sudah ada. Dalam mencari literatur, peneliti memilih dan mengambil literatur-literatur yang terindeks Google Scholar. Dari beberapa literatur yang dikaji, penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap capaian belajar IPS peserta didik Sekolah Dasar. Semakin bagus kecerdasan interpersonalnya, maka semakin bagus pula hasil belajar yang didapat olehnya. Peserta didik dengan kecerdasan interpersonal yang tinggi cenderung aktif dalam berinteraksi dengan teman dan gurunya, baik dalam bekerja sama, dan tidak ragu dalam mengemukakan pendapat, yang turut berkontribusi pada hasil belajar. Dari hal tersebut, bisa dipastikan bahwasannya kecerdasan interpersonal merupakan salah satu dari banyaknya hal yang berpengaruh terhadap hasil belajar IPS

    PENGARUH STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION BERBANTUAN LKPD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang didukung oleh Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas V di SDN 6 Metro Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain nonequivalent control group. Teknik pengambilan sampel dilakukan melalui nonprobability sampling dengan metode total sampling, yang melibatkan 25 peserta didik kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan 25 peserta didik kelas VB sebagai kelompok kontrol. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh rata-rata nilai kelompok eksperimen sebesar 60,96, sementara kelompok kontrol memiliki rata-rata nilai 53,44. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,027, yang berada di bawah ambang batas 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model STAD berbantuan LKPD berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap peningkatan hasil belajar matematika peserta didik

    IMPLEMENTASI KUIS INTERAKTIF BAAMBOOZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Rendahnya hasil belajar kognitif IPAS kelas IV-B dibuktikan dari hasil tes tulis yang belum mencapai KKM. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan kuis interaktif baamboozle untuk meningkatkan hasil belajar kognitif IPAS pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan PTK. Penelitian ini dilakukan di SDN Banjaran 4 dengan subjek penelitian kelas IV-B sebanyak 30 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes tulis, observasi dan catatan lapangan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil belajar kognitif pada siklus I memperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal sebanyak 30%. Persentase ketuntasan belajar klasikal pada siklus II sebesar 53,3%. Hal ini menunjukkan terjadi peningkatan pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kuis interaktif baamboozle dapat meningkatkan hasil belajar kognitif IPAS siswa kelas IV-B di SDN Banjaran 4. Penerapan kuis interaktif baamboozle dapat digunakan sebagai alternatif bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan

    Analysis of students\u27 mathematical communication skills on the pythagoras theorem material in class viii of junior high school

    Full text link
    This study aims to evaluate the mathematical communication skills of eighth-grade junior high school students on the topic of the Pythagorean Theorem. Mathematical communication is essential as it reflects conceptual understanding, procedural skills, and the ability to clearly express ideas both verbally and in writing. A descriptive qualitative approach was used, involving 23 students as participants. Data were collected through essay tests based on NCTM indicators and supported by interviews. The results showed that 73.91% of students had moderate communication skills, 13.04% were in the high category, and some were able to express mathematical ideas and use symbols accurately. These findings highlight the need for more varied and focused instructional strategies, particularly to improve calculation accuracy, mathematical language use, and visual representation of concepts. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMP pada materi teorema pythagoras. Komunikasi matematis penting karena mencerminkan pemahaman konsep, keterampilan prosedural, dan kemampuan menyampaikan ide secara jelas, baik lisan maupun tulisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan 23 siswa. Data dikumpulkan melalui tes esai berdasarkan indikator NCTM dan wawancara sebagai pelengkap. Hasil menunjukkan 73,91% siswa memiliki kemampuan sedang, 13,04% tinggi, dan sebagian mampu menyampaikan ide serta simbol matematika dengan benar. Temuan ini menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang lebih variatif dan terarah, terutama untuk meningkatkan akurasi perhitungan, penggunaan bahasa matematika, dan representasi visual konsep

    643

    full texts

    2,083

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal Institut Pendidikan Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇