Rumah Jurnal ISNJ Bengkalis - Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis
Not a member yet
    519 research outputs found

    Konsep Etika Produksi Dalam Sistem Ekonomi Islam Menurut Afzalur Rahman Dan Yusuf Qordhowi

    Get PDF
    Produksi merupakan sektor yang menentukan roda ekonomi bahkan pembangunan suatu negara, meskipun dalam prakteknya juga harus diimbangi dengan sektor lainnya, seperti distribusi. Tujuan fundamental produksi adalah memenuhi kebutuhan masyarakat (secara praktis) dan menciptakan kesejahteraan ekonomi. Sistem ekonomi Islam adalah suatu sistem ekonomi yang didasarkan pada ajaran dan nilai-nilai Islam. Sumber dari keseluruhan nilai tersebut sudah tentu Al-Qur'an, As-Sunnah, ijma dan qiyas. Nilai-nilai sistem ekonomi Islam ini merupakan bagian integral dari keseluruhan ajaran Islam yang komprehensif dan telah dinyatakan Allah SWT sebagai ajaran yang sempurna (QS. al-Ma'idah ayat 3). Penulisan ini dilator belakangi dari pengamatan penulis terhadap pemikiran tokoh muslim mengenai etika produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan secara ilmiah pemikiran Afzalur Rahman dan Yusuf Qordhowi mengenai Etika Produksi serta permandingan pemikiran antara dua tokoh Islam tersebut mengenai Etika Produksi dalam sistem Ekonomi Islam. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ditemukan enam persamaan pemikiran mereka mengenai Etika Produksi dan terdapat lima perbedaan pemikiran mereka mengenai etika produksi. Adapun Persamaan pemikiran Afzalur Rahman dan Yusuf Qordhowi terdiri dari (1) Kebebasan dalam bersusaha, (2) Barang yang diproduksi harus berhubungan dengan manusia, (3) Dermawan (wajib Sosial), (4) Menjaga sumber daya dari kehancuran, (5) Kerja Keras dalam produksi, (6) keadilan dan kejujuran, (7) Prinsip Halal dalam produksi. Sedangkan perbedaan pandangan mereka mengenai etika produksi terdiri dari (1) berkerja merupakan ibadah dan ijtihad, (2) Ihsan, (3) Ketenangan Jiwa, (4) Istiqomah dalam produksi dan (5) Target Produksi

    Maqashid Syariah Dan Maslahah Dalam Ekonomi Dan Bisnis Syariah

    Get PDF
    Perkembangan lembaga-lembaga perbankan dan keuangan syariah mengalami kemajuan yang sangat pesat baik di panggung internasional maupun di Indonesia. Lembaga-lembaga itu antara lain  asuransi, sukuk, pegadaian, mortgage, leasing dan multifinance, capital market, mutual fund, factoring, Multi Level Marketing dan sebagainya. Loncatan kemajuan sains dan teknologi modern telah menimbulkan dampak besar terhadap kehidupan manusia, khususnya terhadap kegiatan ekonomi bisnis, seperti tata cara perdagangan melalui e-commerce, system pembayaran dan pinjaman dengan kartu kredit, sms banking, perdagangan international / ekspor impor dengan media sampai kepada instrumen pengendalian moneter, exchange rate, waqaf, saham dan jaminan

    Analisis Konsumsi Dan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Riau

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, konsumsi periode sebelumnya, pendapatan disposibel dan suku bunga terhadap konsumsi di Riau dan menganalisis pengaruh konsumsi, kapital dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Riau periode 2000 - 2011. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan analisis model persamaan simultan dengan metode Two Stages Least Square (TSLS). Hasil penelitian menemukan bahwa :1) pertumbuhan ekonomi, konsumsi periode sebelumnya, pendapatan disposibel, dan suku bunga secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap konsumsi di Riau. Akan tetapi secara parsial tingkat suku bunga tidak berpengaruh terhadap konsumsi. 2) konsumsi, kapital dan tenaga kerja baik secara bersama-sama maupun secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Riau. Implikasi kebijakan dari hasil penelitian ini adalah : Pemerintah Daerah Riau perlu memberikan insentif terhadap sektor-sektor produktif atau sektor riil agar mampu meningkatkan produksi (ouput) sehingga akan berdampak terhadap peningkatan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi. Kata Kunci: Konsumsi, Pertumbuhan Ekonomi, konsumsi periode sebelumnya, pendapatan disposibel, suku bunga, kapital dan tenaga kerja

    Dinamika Pasar Modal Syariah, Perdagangan Indeks Saham Gabungan Syariah Dan Pasar Uang Syariah (PUAS)

    Get PDF
    Dalam dunia investasi dikenal adanya investasi riil dan investasi keuangan. Investasi sektor keuangan antara lain berupa pasar modal, perdagangan indeks saham gabungan,  dan pasar uang. Sudah bertahun-tahun investasi sektor keuangan dikuasai sistem konvensional. Seiring bangkitnya kembali ekonomi syariah, mendorong pula lahirnya instrumen investasi keuangan syariah. Di Indonesia yang penduduknya sebagian besar muslim juga tidak ketinggalan menerapkan instrumen investasi syariah. Instrumen investasi syariah terus mengalami dinamika, baik di Indonesia maupun negara lain di dunia. Namun demikian instrumen investasi syariah masih mengadobsi instrumen investasi keuangan konvensional yang kemudian disesuaikan dengan prinsip syariah

    Analisis Perbandingan Perhitungan Sistem Bunga (Bank Konvensional) Dan Bagi Hasil Tabungan (Bank Syariah)

    Get PDF
    Bank merupakan salah satu aturan main yang diciptakan manusia yang berperan penting dalam sektor perekonomian pada negara-negara di dunia saat ini, termasuk Indonesia. Perbankan di Indonesia dibagi dua yaitu bank konvensional dan bank syariah. Perbedaan mendasar antara Bank Syariah dan Bank Konvensional adalah penggunaan instrumen bagi hasil dan bunga. Bunga adalah aktualisasi riba yang diharamkan secara pasti oleh Islam. Kesamaan yang sulit dibantah apalagi secara nyata aplikasi sistem bunga pada perbankan lebih banyak dirasakan mudharatnya daripada manfaatnya. Sistem bagi hasil adalah suatu sistem yang meliputi tata cara pembagian hasil usaha antara penyedia dana dengan pengelola dana. Pembagian hasil usaha ini dapat terjadi antara bank dengan penyimpan dana, maupun antara bank dengan nasabah penerima dana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Aplikasi Perhitungan Sistem Bunga (Tabungan  Konvensional) dan Sistem Bagi Hasil (Tabungan Syariah). Aplikasi perhitungan sistem bunga tabungan konvensional sangat berpengaruh pada dua aspek, yaitu saldo harian tabungan nasabah dan persentase bunga yang ditetapkan oleh pihak bank, sehingga bunga dapat ditetapkan diawal secara pasti kepada nasabah, sedangkan perhitungan jumlah bagi hasil (tabungan syariah) sangat berpengaruh pada tiga aspek, yaitu HI-1000 yang ditetapkan oleh bank syariah, saldo rata-rata harian nasabah dan nisbah yang disepakati, sehingga bagi hasil tidak dapat ditetapkan diawal maupun diprediksi secara pasti

    Pengaruh Sistem Marketing Bank Syariah Terhadap Preferensi Dan Permintaan Masyarakat

    Get PDF
    Marketing strategy is not just limited to meet the customer but also a lot of rethinking and changing what is perceived by the customer, so the creation of customer preferences for products or services offered. The first objective of this study is to investigate and analyze the influence of the dimensions of price, products, services and processes directly or indirectly to the preferences of the Islamic Bank. The second objective of this study is to investigate and analyze the influence of the dimensions of price, product, service, and process the request through the client's preferences at the Islamic Bank. This study uses a quantitative approach that intends to explain causal relationships between variables through hypothesis testing. In these study methods of data analysis using path analysis (path analysis). The results of path analysis showed that the first sub-dimensional structure of pricing, product, process and especially the dimension of service capable of providing significant direct influence and positive impact on customer preference in Islamic Bank. The second sub-structure shows that the dimensions of price, product, service and process indirect significant effect on customer demand through customer preference in Islamic Banks. The results of this analysis also indicate that customer preference is a mediating variable in creating and enhancing customer demand at the Islamic Bank

    Analisa Akuntansi Pendapatan Pegadaian Berbasis Syariah Dengan Pegadaian Berbasis Konvensional

    Get PDF
    Perkembangan produk-produk berbasis syariah kian marak di Indonesia, tidak terkecuali pegadaian. Perum pegadaian mengeluarkan produk berbasis syariah yang disebut dengan pegadaian syariah. Pada dasarnya, produk-produk berbasis syariah memiliki karakteristik seperti, tidak memungut bunga dalam berbagai bentuk karena riba, menetapkan uang sebagai alat tukar bukan sebagai komoditas yang diperdagangkan, dan melakukan bisnis untuk memperoleh imbalan atas jasa dan atau bagI hasil. Pegadaian syariah atau dikenal dengan istilah rahn, dalam pengoperasiannya menggunakan metode Fee Based Income (FBI) atau Mudharobah (bagi hasil). Karena nasabah dalam mempergunakan marhumbih (UP) mempunyai tujuan yang berbeda-beda misalnya untuk konsumsi, membayar uang sekolah atau tambahan modal kerja, penggunaan metode Mudharobah belum tepat pemakaiannya. Oleh karenanya, pegadaian menggunakan metode Fee Based Income (FBI). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perlakuan akuntansi pendapatan berbasiskonvensional dan berbasis syariah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif dengan membandingkanperlakuan akuntansi pendapatan Pegadaian konvensional dan Pegadaian syariah. Setelah data-data dikumpulkan, penulis menggambarkan keadaan objek penelitianyang sesungguhnya dan mengkomparasikannya untuk menganalisis tentang perbedaan pada Pegadaian konvensional dan Pegadaian syariah. Dan hasil dari penelitian, dapat disimpulkan bahwa Perum Pegadaian  baik yang berbasis konvensional maupun berbasis syariah mengakui pendapatannya secara Basis akrual. Sistem dan prosedur akuntansi pada Pegadaian syariah masih tunduk pada ketentuan yang masih berlaku di Perum Pegadaian Konvensional. Perbedaannya terletak pada sistem pembiayaan, penentuan biaya administrasi, dan penetapan tarif sewa modal / bunga atau yang dalam istilah syariah dikenal dengan tarif ijarah

    Dampak UU Akuntan Publik Terhadap Perkembangan Profesi, Pendidikan Akuntansi Dan Gelar CPA Di Indonesia

    Get PDF
    The birth of UU No. 5 Tahun 2011 has been a legal framework to facilitate and accommodate the interests of the profession of Certified Public Accountants. But among the many positive impacts generated, this Actual so still giving concern to the development of Public Accounting profession in Indonesia. It is still a matter of controversy among practitioners of economics, especially those engaged in the profession of Certified Public Accountants.&nbsp

    Pemikiran Al-Syatibi Tentang Maslahah Mursalah Dan Implementasinya Dalam Pengembangan Ekonomi Syariah

    Get PDF
    Scholarly agreed that Syari' does not establish laws, except for realizing the human benefit. Benefit or islah the main source and the fundamental principles of legal determination. Application of the method in the determination of an issue of Islamic law in this author examines thought of Al-Syatibi, which defines maslahah mursalah is found in the new cases that are not designated by the particular texts, but it contains the benefit of the line (al-munasib) by the action of Personality. In line with the action ahsyaruffah Personality. In this case, does not have to be supported by specific arguments of stand-alone and pointed at maslahah but it can be a collection of arguments provide a definite benefit (qat'i). New problems that there is no confirmation, either justified or rejected and it contains the benefit of which is decided by maslahah mursalah is related to problems Muamalat, not related to worship. Mursalah maslahah uses as the proposition of law only to the needs of nature dharûrî and Hajj. Determine the benefit of an action that will be used as a basis for consideration in maslahah mursalah can use the argument of the maximum sense

    Prakarsa MUI Dalam Mendirikan Bank Syariah di Indonesia

    Get PDF
    Perkembangan produk-produk berbasis syariah kian marak di Indonesia, tidak terkecuali pegadaian. Perum pegadaian mengeluarkan produk berbasis syariah yang disebut dengan pegadaian syariah. Pada dasarnya, produk-produk berbasis syariah memiliki karakteristik seperti, tidak memungut bunga dalam berbagai bentuk karena riba, menetapkan uang sebagai alat tukar bukan sebagai komoditas yang diperdagangkan, dan melakukan bisnis untuk memperoleh imbalan atas jasa dan atau bagI hasil. Pegadaian syariah atau dikenal dengan istilah rahn, dalam pengoperasiannya menggunakan metode Fee Based Income (FBI) atau Mudharobah (bagi hasil). Karena nasabah dalam mempergunakan marhumbih (UP) mempunyai tujuan yang berbeda-beda misalnya untuk konsumsi, membayar uang sekolah atau tambahan modal kerja, penggunaan metode Mudharobah belum tepat pemakaiannya. Oleh karenanya, pegadaian menggunakan metode Fee Based Income (FBI). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perlakuan akuntansi pendapatan berbasiskonvensional dan berbasis syariah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif dengan membandingkanperlakuan akuntansi pendapatan Pegadaian konvensional dan Pegadaian syariah. Setelah data-data dikumpulkan, penulis menggambarkan keadaan objek penelitianyang sesungguhnya dan mengkomparasikannya untuk menganalisis tentang perbedaan pada Pegadaian konvensional dan Pegadaian syariah. Dan hasil dari penelitian, dapat disimpulkan bahwa Perum Pegadaian  baik yang berbasis konvensional maupun berbasis syariah mengakui pendapatannya secara Basis akrual. Sistem dan prosedur akuntansi pada Pegadaian syariah masih tunduk pada ketentuan yang masih berlaku di Perum Pegadaian Konvensional. Perbedaannya terletak pada sistem pembiayaan, penentuan biaya administrasi, dan penetapan tarif sewa modal / bunga atau yang dalam istilah syariah dikenal dengan tarif ijarah

    484

    full texts

    519

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal ISNJ Bengkalis - Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇