Portal Jurnal Fakultas Agama Islam UMI
Not a member yet
291 research outputs found
Sort by
ILMU ASBAB AL-WURUD MEMAHAMI HADIS SECARA KOMPREHENSIF
Islamic law is inseparable from the rules of Islam itself as an implementation of the massages of Allah contained in His words is also the hadith of the messenger of Allah peace be upon him. That’s the qur’an and hadith as the two main sources in Islamic law. Therefore, both these sources must be understood comprehensively of with examine first the various branches of the discipline of the science of hadith which is related, one of them is the asbab al-nuzul and asbab al-wurud. Asbab-wurud al-hadith compiled scholars mutakhirin to overcome the various problems associated with matan that can cause in the understanding of the hadiths of the Prophet peace be upon him. This study will present a classification of asbab al-wurud, books realeted, some examples and the benefits of knowing asbab al-wurud
MASLAHAH KEBIJAKAN PENCEGAHAN WABAH PANDEMI COVID-19 DALAM ISLAM
Tulisan ini mengulas maslahah kebijakan pencegahan wabah pandemi Covid-19 dalam Islam. Maslahah merupakan salah satu tema penting dalam kajian ushul fiqhi. Aspek maslahah menekankan tujuan pemeliharaan asas manfaat kebaikan untuk menjaga syariat dan jiwa manusia. Konsep ini sangat penting dikedepankan dalam menerima dan menjalani segala bentuk kebijakan pencegahan Covid-19. Hasil observasi penulis menunjukkan bahwa beberapa kebijakan yang diterapkan selama pencegahan Covid-19 diantaranya; anjuran menjaga kebersihan, melakukan isolasi mandiri di rumah, menjaga jarak fisik (Physical Distancing), Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan Pelarangan Shalat Berjamaah di Masjid. Kebijakan-kebijakan ini secara substansial memiliki maslahah dalam Islam karena bertujuan menghindari kemudharatan bahaya Covid-19 yang membahayakan manusia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kebijakan-kebijakan tersebut memiliki maslahah menjaga eksistensi agama Islam, pemeluharaan jiwa dan pemeliharaan keturuna
Dampak Sosial Media Bagi Pembinaan Anak dalam Keluarga
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sosial media terhadap perkembangan perilaku anak dan dampaknya bagi pembinaan anak dalam keluarga. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.Simpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan sosial media memiliki dampak postif dan negatif bagi siswa. Dengan adanya media sosial dapat dijadikan sebagai alat untuk meningkatkan keharmonissan dalam lingkup rumah tangga. Media sosial dapat dijadikan saran untuk mempererat silaturahmi antar keluarga. Dibutuhkan kebijaksanaan ornag tua dalam mendidik anak agar anak menggunakan media sosial dengan cerdas, untuk dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan potensi dirinya. Perlu ada keseimbangan antara pengguna media sosial dan menjaga keharmonisan keluarga
Peranan Supervisi Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Madrasah Aliyah Al-Hidayah Kota Makassar
Penelitian ini bertujuan mengetahui peranan supervisi pendidikan dalam meningkatkan kinerja guru Pendidikan Agama Islam di Madrsah Aliyah Al-Hidayah kota Makassar. Supervisi yang dilakukan departemen pendidikan nasional untuk mengejar ketertinggalan mutu pendidikan di Indonesia adalah kebijakan tentang pembenahan, penyempurnaan aspek substantif yang mendukung pendidikan, yaitu kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah dalam pembinaan dan pengembangan tenaga kependidikan khususnya guru Madarasah. Supervisi pendidikan, adalah elemen strategis dalam pencapaian tujuan penedidikan.Baik tujuan pendidikan dalam konteks nasional, institusional, dan juga tujuan kurikuler. Dunia persekolahan saat  mengalami dilema di suatu sisi harus meningkatkan mutu pembelajaran, disisi yang lain mengahadapi tuntutan stakeholder, sedangkan pada waktu yang bersamaan, terjadi perubahan yang signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi. Masyarakat menuntut agar lulusan persekolahan tidak terpojok dan teraliminasi dengan perubahan yang begitu deras tersebut. Berdasarkan uraian di atas, permasalahan utama yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimana gambaran peranan supervisi Madrasah dalam  peningkatan kualitas kinerja guru Madrasah Aliyah Al-Hidayah Kota Makassar. Metode yang dipakai dalam penelitian ini ex- post facto atau penelitan survey yang bersifat korelasional, di mana peneliti mendapatkan data berdasarkan gejala alam atau fenomena tertentu yang sudah tejadi, peneliti tidak ikut terlibat dalam proses terjadinya gejala tersebut . Jadi, peneliti hanya melakukan survei tentang peranan Supervisi  Madrasah dan Peningkatan kinerja guru Madrsah Aliyah Al-Hidayah Kota Makassar yang terus berlansung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan supervisi dalam meningkatkan kinerja guru Pendidikan Agama Islam. peranan supervisi dalam membantu guru menyiapkan rencana pelaksanaan sebanyak 89,19 % atau kategori sangat tinggi. peranan supervisi dalam membantu guru melakukan perencanaan pengajaran 74,97 % atau kategori tinggi. peranan supervisi dalam membantu guru memahami pelaksanaan proses belajar mengajar 89,18 % atau kategori sangat tinggi. peranan supervisi dalam membantu guru melaksanakan evaluasi hasil belajar 78,37 % atau kategori tinggi
Pendidikan Perguruan Tinggi Era 4.0 Dalam Pandemi Covid-19 (Refleksi Sosiologis)
Diskursus pendidikan Perguruan Tinggi era 4.0 mengemuka hingga akhir tahun 2019 seakan hilang ditelan Covid-19. Realitas tersebut mendorong penulisan ini mengulas situasi pendidikan Perguruan Tinggi 4.0 dalam era pandemi Covid-19. Berdasarkan analisis secara reflektif sosiologis dapat disimpulkan bahwa; Pertama; pendidikan Perguruan Tinggi era 4.0 merupakan gagasan transformasi sistem pendidikan tinggi menuju digitalisasi melalui resistematisasi kurikulum akademik yang kompetibel dengan lapangan kerja industri yang mendorong desain kebijakan pengembangan disiplin ilmu dan program studi menuju Cyber University yang dapat menawarkan model pembelajaran daring distance learning dengan dukungan sumber daya dosen yang profesional, responsif dan mampu melakukan terobosan riset. Dan, kedua; pandemi Covid-19 telah menjadi koreksi penting yang menunjukkan kelemahan utama gagasan besar sistem digitalisasi kampus atau Cyber University dan sistem pembelajaran daring distance learning karena sarana sistem jaringan telekomunikasi Indonesia belum merata. Meskipun demikian, terdapat dinamika positif selama pandemi yakni terciptanya ruang akademik virtual bagi dosen dan mahasiswa melalui webinar dalam skala terbatas serta terjadi peningkatan literasi digital yang masif di daerah dengan akses jaringan yang memadai
Tantangan Dakwah di Era Milenial
Dalam ajaran Islam , hal yang tidak boleh berhenti untuk dilaksankan oleh para penganutnya adalah mengajak umat manusia kejalan kebaikan dan mencegah melakukakan hal-hal yang buruk yang paling dikenal menegakkan amal makruf dan nahi mungkar ,untuk menjalankan hal ini, bagaimana menghadapi tantangan dakwah di era mellineal ini,dengan membekali diri dan menyesuaikan diri untuk sebisa mungkin mengusai tekhnologi , media social dan internet. Karena dakwah bisa mudah ditermah karena sekarang pada umumnya setiap individu bergangtung pada alat komunikasi gajet, yang akses dakwah mudah didapat di internet
PRAKTIK IHTIKAR DALAM TINJAUAN KRITIK ETIKA BISNIS SYARIAH
Praktik ihtikar merupakan penimbunan barang yang dapat menciptakan krisis peredaran barang dan memicu melonjaknya harga barang. Perilaku semacam ini menjadi perbuatan yang merugikan masyarakat dengan praktik yang lebih cenderung tidak adil dan manipulatif. Tulisan ini mengulas ihtikar ditinjau dari segi kritik etika bisnis syariah. Islam mengajarkan nilai-nilai luhur dalam berbisnis yang sangat etis. Dasar etika inilah yang mendorong para ulama mencurahkan perhatian pada ihtikar ini sebagai perbuatan yang dibatasi, bahkan dilarang. Untuk memberikan pemahaman yang saling bertalian, tulisan ini membahas dua subtema utama yaitu (1) Konsep Ihtikar dalam Islam, dan (2) Ihtikar: Tinjauan Kritik Etika Bisnis Syariah. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa praktik ihtikar secara praktis memiliki mudharat yang merugikan diri, merusak keseimbangan, dan merukian orang lain. Dengan demikian, ihtikar merupakan perbuatan yang tidak sejalan dengan etika bisnis syariah karena bertentangan dengan dengan prinsip kesatuan, prinsip keadilan (keseimbangan), prinsip kehendak bebas, prinsip tanggung jawab, dan prinsip kebenaran
TELAAH KARAKTERISTIK CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) UNTUK MAHASISWA HUKUM EKONOMI SYARIAH
Tujuan penulisan ini menguraikan telaah karakteristik Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa, khususnya mahasiswa hukum ekonomi syariah. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan konsep tanggung jawab sosial perusahaan terhadap seluruh pemangku kepentingan. Ruang lingkup pelaksanaan CSR meliputi; keberlanjutan (sustainability), akuntabilitas (accountability), transparansi (transparency), kedermawanan (philantrophy), tanggung jawab (responsibility), dan kebijakan (policy). Implementasi CSR di Indonesia telah diterapkan untuk memenuhi tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. Implementasi tersebut merupakan kontribusi nyata melalui pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan hidup dalam bentuk konservasi dan lain sebagainya. Dengan demikian, konsep CSR dan implementasinya dalam perspektif hukum ekonomi syariah sangat sesuai dengan spirit nilai Islam yang universal
Pola, Prinsip, dan Tugas Supervisi PAI
Dalam dunia pendidikan dikenal adanya pengawas satuan pendidikan yang memiliki tugas tertentu dalam mengawasi jalannya pendidikan. Pengawas satuan pendidikan itu disebut sebagai supervisor. Seorang supervisor bertindak atas dasar ketentuan-ketentuan yang bersifat ilmiah dalam melaksanakan tugasnya agar dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Supervisor harus mempunyai suatu kompetensi khusus yang dapat melihat permasalahan dalam pendidikan yang sedang terjadi. Sebagai seorang supervisor sangat penting untuk mengetahui apa saja pola-pola supervisi yang tepat digunakan seperti supervisi umum, supervisi PBM dan supervisi kolegial atau kelompok. Selain itu dalam menjalankan tugas sebagai seorang supervisor, prinsip-prinsip supervisi harus diterapkan dengan baik sehingga proses pendidikan dapat berjalan sebagaimana mestinya dan tujuan pendidikan dapat dicapai. Adapun tugas-tugas supervise PAI adalah dimulai dari menghadiri rapat/pertemuan dengan guru-guru PAI, mendiskusikan masalah dan metode-metode mengajar guru khususnya dalam PAI, memberikan pembinaan, demonstrasi mengajar, mengevaluasi, dan memberikan penilaian
Aplikasi Strategi Pembelajaran dan Pengaruhnya Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik
Tujuan penelitian adalah: (1) untuk mengetahui strategi pembelajaran yang diterapkan di MAN 03 Daya Makassar, (2) untuk mengetahui prestasi belajar siswa, (3) untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah ex post facto bertujuan untuk mengetahui dan melihat pengaruh yang ditimbulkan dalam aplikasi strategi pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa. Peneliti tidak melakukan kontrol terhadap variabel karena manifestasinya sudah terjadi, atau dapat dikatakan bahwa variabel-variabel dalam penelitian tidak dapat dimanipulasi. Pengambilan data awal lewat observasi dan survey, variabel terikat ditentukan lebih dulu serta uji validasi lewat triangulasi. Instrumen penelitian: obeservasi, wawancara, angket dan dokumetasi. Analisis data menggunakan kriteria yang diindikatorkan menerima dan menolak H0 Hasil penelitian dengan apabila t hitung lebih kecil atau sama dengan t tabel maka H0 diterima (thit ≤ ttbl = H0 diterima) pada taraf signifikansi α = 0.05 dan derajad bebas (db) = . Hasil penelitian menunjukan pretest kemampuan siswa pada K.E dan K.K hampir sama. Perbedaan ada pada nilai rerata kelas dan nilai maksimum sebesar 0.06.. Nilai rerata pretest pada kelas eksperimen sebesar 9.50 dan pada kelas kontrol sebesar 9.44. Nilai maksimum pada kelas eksperimen sebesar 14 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 15. Perbedaan hanya sebesar 1 angka. Adapun nilai yang sama adalah nilai median sebesar 10, nilai mode sebesar 10, dan nilai minimum sebesar 6. Pada postest terjadi perbedaan rerata, median, mode, minimum, dan maksimum pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen rerata postest sebesar 16.55 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 19.04. Perbedaan rerata sebesar 2.49. Nilai median kelas eksperimen sebesar 17 sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 20. Perbedaaan mediannya sebesar 3 angka. Nilai mode pada kelas eksperimen sebesar 18 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 20. Perbedaan modenya sebesar 2 angka. Nilai minimum pada kelas eksperimen sebesar 11 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 13. Perbedaan nilai minimumnya sebesar 2 angka. Nilai maksimum pada kelas eksperimen sebesar 22 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 23. Perbedaan nilai maksimumnya sebesar 1 angka