Jurnal STIKES Mutiara Mahakam Samarinda
Not a member yet
    58 research outputs found

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN LANSIA DALAM MENGIKUTI POSYANDU LANSIA DI POSYANDU LANSIA “SAKURA” SAMARINDA TAHUN 2017

    Full text link
    Dukungan keluarga merupakan salah satu bentuk dari terapi keluarga, melalui keluarga berbagai masalahkesehatan bisa muncul sekaligus dapat diatasi. Posyandu lansia merupakan pos pelayanan terpadu untukmasyarakat usia lanjut yang kegiatannya meliputi kegiatan preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif analitik dengan rancangan CrossSectional. Penelitian ini dilakukan mulai tanggal 24 September sampai 30 September 2017. Sampel padapenelitian ini adalah lansia yang datang di Posyandu Lansia tahun 2017 yang memenuhi syarat inklusi danekslusi dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel yang didapatkan adalah 51 responden. Pengambilandata dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakanuji statistik Chi Square (X2).Hasil penelitian yang didapat adalah dukungan keluarga rendah menyebabkan kepatuhan lansia juga rendah.Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai Chi-Square yaitu 7,849 lebih besar dibandingkan dengan nilai tabel3,841 (Xhitung 7,849 > Xtabel 3,841) dan P Value = 0,003, dimana Sig < nilai α (0,003 < 0,05).Kesimpulan yang didapat yaitu ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhanlansia mengikuti posyandu lansia di Posyandu Lansia “Sakura” Samarinda tahun 2017. Berdasarkan hasilpenelitian sebagian besar lansia mendapatkan dukungan keluarga yang rendah sehingga kepatuhan lansia punrenda

    HUBUNGAN MOBILISASI DENGAN PERCEPATAN KALA I PADA PRIMIGRAVIDA DI BIDAN PRAKTEK SWASTA GUSTIANA SAMARINDA TAHUN 2017

    Full text link
    Mobilisasi bagi ibu hamil dalam kala I sangat penting sehingga mengurangi durasi persalinan. Terjadinyaketerlambatan dalam proses persalinan dapat berdampak kurang baik pada ibu dan janin yang akan yangdilahirkan yaitu meningkatkan resiko infeksi, perdarahan postpartum, meningkatkan rasa nyeri, meningkatkansectio cesaria, semakin meningkat kecemasan ibu. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui HubunganMobilisasi dengan Percepatan Kala I pada Ibu Primigravida di Bidan Praktek Swasta Gustiana Samarinda.Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Crosectional karena kedua variabel diambilpada saat yang bersamaan. Sehingga mengapa fenomena kesehatan itu terjadi khususnya untuk mengetahuihubungan apa saja yang mempengaruhi mobilisasi dengan percepatan kala I pada ibu primigravida di BidanPraktek Swasta Gustiana Samarinda tahun 2017. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis,terdapat hubungan mobilisasi terhadap percepatan kala I pada ibu primigravida di Bidan praktek SwastaGustiana Samarinda Tahun 2017 yaitu P value < α = 0,0

    GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG SUPLEMENTASI VITAMIN A MASA NIFAS BERDASARKAN UMUR DAN PENDIDIKAN DI RUANG MELATI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE TAHUN 2017

    Full text link
    Berdasarkan penelitian di Nepal mengkonsumsi vitamin A setelah melahirkan dapat menurunkan angkamortalitas ibu nifas sebesar 40%. Dengan mengetahui manfaat vitamin A pada ibu nifas kelaianan dapatdicegah, selain itu dengan mengetahui bahaya yang akan ditimbulkan oleh kurangnya vitamin A ibu dapatmelakukan mawas diri sehingga kelainan dapat dideteksi secara dini ketempat pelayanan kesehatan.Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang suplementasi vitamin Aberdasarkan usia dan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodedeskritif dengan rancangan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas di RSUDAbdul Wahab Sjahranie yang memenuhi syarat inklusi dan ekslusi dengan teknik purposive sampling. Jumlahsampel yang didapatkan adalah 57 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berpengetahuan baik sebanyak 30 (52,6%)responden. Dilihat dari aspek umur mayoritas responden berusia 20-35 tahun sebanyak 5 (8,8%) responden.Serta mayoritas responden berpendidikan SMA yakni sebanyak 30 (52,6%) responden. Kesimpulan yangdidapat yaitu gambaran pengetahuan ibu nifas mengenai suplementasi vitamin A baik di Ruang Melati RSUDAbdul Wahab Sjahranie Tahun 201

    HUBUNGAN AKSEPTOR KB IUD DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN DI PUSKESMAS JETIS KOTA YOGYAKARTA

    Full text link
    The implementation of the Family Planning (KB) program in Indonesia raisesvarious problems in the health sector which are generally experienced by many women.One of the problems faced by women in line with the dissemination of this program inIndonesia is the emergence of vaginal problems in the use of Intra-Uterine Device (IUD)contraception. Leucorrhoea is abnormal vaginal secretion in women, the longer the useof an IUD, the more at risk of developing vaginal discharge. This study aims to study andanalyze the relationship between IUD KB acceptors and vaginal discharge. The researchdesign used was an observational method with a cross sectional study design. Sample sizewas 92 patients. The sample used was patients aged 18-60 years who sufferedleucorrhoea at the Jetis Primary Health Center, Yogyakarta City. Sampling usingpurposive sampling technique. The relationship between intra-uterine devicecontraceptive acceptors and vaginal discharge was analyzed using Chi-Square using theSPSS version 21.0 for Windows program. There was a statistically significant associationof patients using intra-uterine device contraception and experiencing vaginal dischargetotaling 43 people (46.7%) and 12 people who did not experience vaginal discharge(13.1%). While patients who did not use intra-uterine device contraception and hadvaginal discharge were 21 people (22.8%) and those who did not suffer from vaginaldischarge were 16 people (17.4%). The Chi-square hypothesis test results obtainedsignificance 0.029 where p <0.05. There is a relationship between intra-uterine devicecontraceptive acceptors and the incidence of vaginal discharge in the Jetis PrimaryHealth Center in Yogyakarta which is statistically significant

    HUBUNGAN PENGETAHUAN WANITA PEKERJA SEKS (WPS) TENTANG PENGGUNAAN KONDOM DENGAN PERILAKU KONDOMISASI DI LOKALISASI LOA HUI TAHUN 2017

    Full text link
    WPS adalah salah satu bentuk perilaku yang menyimpang dimasyarakat yaitu perilaku yang tidak berhasilmenyesuaikan diri dengan kehendak-kehendak masyarakat atau kelompok tertentu dalam masyarakat.Pemerintah berupaya meningkatkan penggunaan kondom dengan memasukkan kegiatan kampanye kondom,dengan kampanye program Keluarga Berencana (KB). Komunikasi, informasi dan edukasi terkait penggunaankondom, juga dilakukan secara berlanjut kepada populasi yang berisiko tinggi tertular HIV. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan WPS tentang penggunaan kondom dengan perilakukondomisasi di Lokalisasi Loa Hui. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desainpenelitian survei analitik, dengan analisis korelasi sebab akibat menggunakan pendekatan Accidental samplingtekhnik penentuan sampel berdasarkan kebetulan yang berada saat penelitian. Berdasarkan penjelasan tersebutmaka di ambil kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan WPS tentang penggunaan kondom denganperilaku kondomisasi di Lokalisasi Loa Hui Samarinda Tahun 2017. Semakin baik pengetahuan seseorang makasemakin tinggi pula motivasi seseorang melakukan perilaku kondomisasi

    HUBUNGAN ANTARA GIZI KURANG PADA IBU SELAMA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BBLR DI RUMAH SAKIT UMUM ABDUL WAHAB SYAHRENIE SAMARINDA TAHUN 2017

    Full text link
    Pemenuhan gizi selama kehamilan sangat penting, karena apabila seorang ibu hamil mengalami kurangnya asupan gizi maka hal tersebut bisa mempengaruhi pertumbuhan janin yang ada dalam kandungannya, salah satunya adalah bayi lahir dengan berat badan rendah, baik itu kelahiran preterm (prematur) atau cukup bulan namun beratnya tidak sesuai dengan masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar angka kejadian BBLR dengan dipengaruhi kurang gizi pada Ibu selama kehamilannya di RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik karena menganalisis dinamika korelasi antara variabel bebas dan variabel terikat. Model pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan cross sectional dimana subjek penelitian dikumpulkan dengan cara pendekatan atau pengumpulan data sekaligus pada waktu yang bersamaan atau pada suatu saat.Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan hubungan antara gizi kurang pada ibu selama kehamilan dengan kejadian BBLR di RSUD AWS Samarinda di bulan Januari 2017, dengan presentasi cukup besar, yaitu dari 40 bayi yang lahir dengan berat badan <2500 gram, ada 26 bayi yang dilahirkan oleh ibu yang mengalami gizi kurang selama kehamilan

    HUBUNGAN PEMBERIAN MAGNESIUM (MgSO4) PADA KEHAMILAN PRE EKLAMASI/EKLAMASIA TERHADAP KEJADIAN ASFIKSIA PADA BBL DI RS ISLAM SAMARINDA

    Full text link
    Preeclampsia is a disease of hypertension, proteinuria and edema resulting from pregnancy. The incidence of preeclampsia in pregnant women in 2016 in Islamic Hospital Samarinda as many as 126 people and in 2016 there were 104 (41.9%) of 255 pregnant women. The purpose of this study was to determine the relationship with the incidence preeklampsia magnesium adduction in pregnant women in Islamic Hospital Samarinda 2016. This type of research is analytic with case control design in February to June 2016. The population of all pregnant women were recorded in the medical records amounted to 255 people. The total samples are 210 respondens with the proportion of cases and control 1:1. There is a relationship with the incidence of preeclampsia magnesium adduction (p=0.002). It was concluded that the magnesium levels associated with the incidence of preeclampsia

    HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSI PADA BBL DI RSUD A.W. SJAHRANIE SAMARINDA TAHUN 2016

    No full text
    Asfiksia adalah suatu keadaan pada bayi baru lahir yang tidak dapat bernapas secara spontan, teratur dan adekuat. Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan salah satu penyebab langsung dalam persalinan yang mempunyai dampak terhadap peningkatan morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan terjadinya ketuban pecah dini (KPD) pada saat persalinan dengan kejadiannya asfiksia pada BBL di RSUD A.W. Sjahranie bulan September-Mei. Metode penelitian menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan waktu retrospektif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 38, yang terdiri dari 21 bayi berjenis kelamin laki-laki dan 17 bayi dengan jenis kelamin perempuan, dengan karakteristik ibu yang mengalmi Ketuban Pecah Dini (KPD) saat persalinan sebanyak 24, dan yang tidak mengalami Ketuabn Pecah Dini saat persalinan sebanyak 14. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan menggunakan lembar pedoman dokumentasi, yang kemudian dianalisa dengan menggunakan chi kuadrat, didapatkan x2 hitung 18,643 sementara dengan db = 2 didapatkan x2 tabel 5,991. Ternyata x2 hitung lebih besar daripada x2 tabel, yang berarti bahwa ada hubungan terjadinya Ketuban Pecah Dini (KPD) pada saat persalinan dengan terjadinya asfiksia pada Bayi Baru Lahir (BBL) di RSU A.W. Sjahranie bulan Sptember-Mei

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ISI BUKU KIA DENGAN KEPATUHAN –KUNJUNGAN ANC DI KELURAHAN TIMBAU WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAPAK MAHANG TAHUN 2017

    No full text
    Resiko kematian ibu dan bayi di negara-negara berkembang merupakan tertinggi dengan 450/100.000 kelahiran hidup jika dibandingkan dengan rasio kematian ibu dan bayi di 9 negara maju dan 51 negara persemakmuran. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan ibu tentang isi buku KIA dengan kepatuhan kunjungan ANC di Kelurahan Timbau Wilayah Kerja Pukesmas Rapak Mahang Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan rancangan  cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC yang memenuhi syarat inklusi dan eklusi dengan teknik accidental sampling. Jumlah sampel yang didapatkan adalah 30 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi square (X2). Hasil uji statistik menunjukan bahwa nilai tabel 13,032 lebih besar dibandingkan dengan nilai tabel 3,481 (X2hitung 13,032 > X2tabel 3,481). Hasil uji statistik didapatkan Pvalue = 0,000, dimana Sig < nilai α (0,000 < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan kunjungan ANC atau Ha diterima. Kesimpulan yang didapat yaitu ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang isi buku KIA dengan kepatuhan kunjungan ANC di Kelurahan Timbau Wilayah Kerja Puskesmas Rapak Mahang Tahun 2017

    HUBUNGAN PEKERJAAN IBU DENGAN KUNJUNGAN BALITA KE POSYANDU KENANGA I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOA IPUH TAHUN 2017

    No full text
    Angka kematian Balita (AKBA) dilaporkan menurun daari 97/1000 kelahiran hidup pada tahun 1989 menjadi 46/1000 kelahiran hidup pada tahun 2000. Rata-rata penurunan AKBA pada tahun 1990-an adalah 7% pertahun. Posyandu merupakan wadah titik temu antara pelayanan profesional dari petugas kesehatan dan peran serta masyarakat dalam menanggulangi masalah kesehatan masyarakat terutama dalam upaya penurunan Angka Kematiam Bayi dan Angka Kelahiran Sosial. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan rancangan  cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang membawa balitannya ke Posyandu Kenanga I di Wilayah Kerja Puskesmas Loa Ipuh yang memenuhi syarat inklusi dan ekslusi dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel yang didapatkan adalah 32 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar isian. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Fisher’s exact. Hasil penelitian yang didapat adalah mayoritas ibu memiliki pekerjaan atau bekerja sehingga kunjungan balita ke posyandu menjadi tidak teratur. Hail uji statistik menunjukan bahwa nilai Pvalue = 0,018, dimana Sig < nilai α (0,018 < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan kunjungan balita ke posyandu atau Ha diterima. Nilai Odd Ratio (OR) yang artinya ibu tidak bekerja mempunyai peluang sebanyak 1,889 kali untuk melakukan kunjungan balita ke Posyandu dibandingkan dengan ibu yang bekerja. Kesimpulan yang didapat yaitu ada hubungan pekerjaan ibu dengan kunjungan balita ke Posyandu Kenanga di Wilayah Kerja Puskesmas Loa Ipuh Tahun 2017. Berdasarkan hasil penelitian responden banyak yang bekerja sehingga kunjungan balita ke Posyandu tidak teratu

    46

    full texts

    58

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STIKES Mutiara Mahakam Samarinda
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇