eJournal Universitas Iskandarmuda
Not a member yet
532 research outputs found
Sort by
PENGARUH MODEL WORD SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI SIKLUS HIDROLOGI
Abstract: The reason for this review was to decide the impact of the word square model on understudy learning results in the social examinations subject on the hydrological cycle for class V SD Negeri Mesjid Andeu. The strategy utilized was pre-explore different avenues regarding a one gathering pretest-posttest research plan. The populace in this review was all of class V adding up to 22 understudies. The example in the review were 22 5th grade understudies at SD Negeri Mesjid Andeu. Research instruments comprise of perceptions, tests, archives. Test the legitimacy of the inquiries in the high class with a worth of 0.81. Information assortment procedures incorporate tests, perceptions, and records. Information examination methods utilize the typical recipe, ordinariness test, Matched Example T-test. The consequences of his examination that the aftereffects of testing the speculation that the importance level is the importance level (2 followed) <0.05, it very well may be presumed that there is a distinction in the normal understudy learning results for the pretest and posttest. Importance (2 followed) > 0.05, it tends to be presumed that there is no distinction in the normal understudy learning results for the pretest and posttest. In this way, the end from the consequences of the Matched Example T-test is a Meaning of 0.000 (2 followed) <0.05, then Ho is dismissed. Thus, it tends to be presumed that there is a distinction in the normal pretest and posttest learning results of understudies in understanding the hydrological cycle and soil through the word square gaining model or there is an impact from the word square model on understudy learning results in the hydrological cycle and soil material. Then, the speculation for the t-test, can be broke down by taking a gander at the dispersion table. The aftereffects of testing the speculation are 11.982 (t test) > 1.72472 (t table) then Ho is dismissed and Ha is acknowledged. In this way, there is an impact of the word square model on understudy learning results in the hydrological cycle and soil material.
Keywords: The influence of the word square model, the results of studying the hydrological cycle
Abstrak: Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model word square terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ujian sosial siklus hidrologi kelas V SD Negeri Mesjid Andeu. Strategi yang digunakan adalah pra-eksplorasi jalan yang berbeda mengenai rencana penelitian pretest-posttest one gathering. Populasi dalam ulasan ini adalah semua kelas V berjumlah 22 siswa yang direview adalah 22 siswa kelas 5 SD Negeri Mesjid Andeu. Instrumen penelitian terdiri dari persepsi, tes, arsip. Uji keabsahan inkuiri pada kelas atas dengan nilai 0,81. Prosedur pengumpulan informasi menggabungkan tes, persepsi, dan catatan. Metode pemeriksaan informasi menggunakan resep khas, uji kebiasan, Matched Example T-test. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa konsekuensi pengujian spekulasi bahwa tingkat kepentingan adalah tingkat kepentingan (2 diikuti) < 0,05, sangat mungkin beralasan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa normal untuk pretest dan posttest. Importance (2 following) > 0.05, maka cenderung diduga tidak ada perbedaan hasil belajar siswa normal untuk pretest dan posttest. Dengan demikian, akhir dari akibat Matched Example T-test adalah Arti 0,000 (2 diikuti) < 0,05, maka Ho ditolak. Dengan demikian, cenderung diduga ada perbedaan hasil belajar normal pretest dan posttest siswa dalam memahami siklus hidrologi dan tanah melalui model word square gain atau ada pengaruh dari model word square terhadap hasil belajar siswa di siklus hidrologi dan material tanah. Kemudian, spekulasi untuk uji-t, dapat dipecah dengan melihat tabel dispersi. Hasil pengujian spekulasi adalah 11,982 (uji t) > 1,72472 (t tabel) maka Ho ditolak dan Ha diakui. Dengan demikian, terdapat pengaruh model word square terhadap hasil belajar siswa pada siklus hidrologi dan materi tanah. Kata kunci: Pengaruh model word square, hasil belajar siklus hidrologi
Identifikasi Dampak Pembangunan Konstruksi Pada Masa Covid-19 Di Kota Banda Aceh
Wabah Corona (Covid-19) yang menyebar diseluruh dunia saat ini memberikan pengaruh di segala bidang, salah satunya pada pekerjaan konstruksi. Sehingga menimbulkan dampak risiko. Penelitin ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berpengaruh terhadap kondisi pembangunan konstruksi dan untuk menganalisis faktor risiko paling dominan. Ruang lingkup penelitian ini adalah, lokasi penelitian terletak di Kota Banda Aceh, responden ditujukan kepada perusahaan kontraktor proyek konstruksi yang ada di Kota Banda Aceh dengan kualifikasi Menengah (M) dan Kecil (K) dan berjumlah 50 orang. Faktor risiko di teliti adalah Material (bahan bangunan), Manpower (tenaga kerja), Money & Machiner (uang dan peralatan) dan Method (metode yang diterapkan). Hasil pengujian instrument dilakukan dengan menggunakan analisis faktor yaitu dengan menggunakan metode Kaiser-Mayer-Olkin Measure of Sampling Adequacy (KMO MSA) didapatkan untuk seluruh variabel > 0,50 dan nilai Bartlett?s Test of Sphericity (Sig.) < 0,05, sehingga untuk semua variabel data dinyatakan valid dan reliabel. Hasil analisis deskriptif diketahui risiko yang paling dominan terjadi pada variabel X1 “Bahan Bangunan (Material)” diperoleh pada indikator X1.4 dengan nilai mean 3,66. Hasil analisis risiko dengan menggunakan probability impact matriks terdapat 5 indikator dengan risiko sedang (medium risk) dan 17 indikator dengan risiko rendah (low risk). Risiko dominan tersebut yaitu pada variabel X1 “Bahan Bangunan (Material)” terdapat pada indikator X1.1 dengan nilai 8,200 (medium) dan pada indikator X1.3 dengan nilai 8,260 (medium). Selanjutnya pada variabel X3 “Uang & Peralatan (Money & Machiners)” terdapat pada indikator X3.3 dengan nilai 8,740 (medium) dan pada indikator X3.5 dengan nilai 8,060 (medium). Kemudian pada variabel X4 “Metode (Method)” terdapat pada indikator X4.1 dengan nilai 8,060 (medium)
Studi Komparatif Pendapat Ulama Syafi’iyah tentang Zakat Uang Kertas
Kajian ini berusaha menganalisis uang kertas yang selama ini berlaku dalam masyarakat dalam persepktif mazhab syafi’i. penelitian ini menggunakan metode penelitian Pustaka. Data primer diperoleh dari kitab Maszhab Syafi’i dan analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini penulis menemukan bahwa uang kertas ada yang mengatakan wajib dizakati, ada yang mengatakan tidak wajib. Pendapat yang mengatakan wajib memberi alasan, bila posisi uang kertas sekarang sebagai ganti dari uang dirham dan dinar yang ada pada masa lalu maka hikmah yang ada pada dirham dan dinar pun ada pada uang kertas yang berlaku pada masa sekarang dan bila dilihat dari segi nilai uang kertas ini sebagai ganti dari nilai emas dan perak, artinya uang kertas yang dimilki seseorang sebagai ganti emas dan perak hanya pada bentuknya saja maka uang kertas inipun wajib dizakati. Pendapat yang mengatakan tidak wajib memberi alasan tidak datang dalil yang mewajibkan mata uang selain dirham dan dinar untuk dizakati, hikmah yang ada pada emas dan perak tidak ada pada mata uang selain emas dan perak. Mata uang selain emas dan perak tidak ada persamaannya dengan dirham dan dinar yang hinga bisa dikiaskan kepada wajib dizakati
Studi Manajemen Lalu Lintas Di Ruas Jalan Imam Bonjol Kota Medan Dengan Menggunakan Metode Pkji
Kota Medan merupakan salah satu kota yang memiliki kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi.Salah satu ruas jalan yang sering mengalami persoalan kemacetan akibat dari pertumbuhan arus lalu lintas adalah ruas jalan Imam Bonjol, pada ruas jalan imam bonjol terdapat 4 simpang tak bersinyal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ruas jalan Imam Bonjol dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dengan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) tahun 2014. Metode yang digunakan pada penelitian adalah survey lapangan yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung di lapangan untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan. Dalam menganalisa kapasitas dan perilaku lalu lintas pada persimpangan ini mengacu pada metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 (PKJI 1997). Hasil dari penelitian didapat untuk mengetahu kinerja ruas jalan tersebut dilakukan analisa data berupa nilai perbandingan Volume per-kapasitas atau Derajat Kejenuhan (DJ), dengan bentuk penanganan menambah kapasitas ruas jalan Imam Bonjol berupa penambahan 1 lajur sehingga tipe ruas jalan dari 3/1 menjadi 4/1 memberikan gambaran yang signifikan dalam hal meningkatkan kinerja ruas jalan Imam Bonjol. Hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan tindakan manajemen lalu lintas berupa pengendalian hambatan samping dan penambahan 1 lajur atau penambahan kapasitas pada ruas jalan Imam Bonjol memberikan tingkat pelayanan yang cukup baik
Analisis Parkir Inap (Zona B) Kendaraan Roda Empat Bandara Internasional Kualanamu
Transportasi mendukung berkembangnya aktivitas masyarakat, menjadikan mobil pribadi sebagai kebutuhan. Fasilitas parkir yang buruk dapat menyebabkan masalah pada jalan di sekitarnya. Pada kendaraan roda empat diperlukan penataan yang baik agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, informasi tentang karakteristik parkir seperti akumulasi parkir, volume parkir, dan perputaran parkir diperlukan. Pada studi kasus ini dilakukan pengujian pada tempat parkir inap roda empat zona B di Bandara Kualanamu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh parkir inap roda empat zona B pada hari yang berbeda. Penelitian dilakukan selama tujuh (7) hari dalan waktu lima (5) jam dan metode pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh dari studi langsung dan data sekunder yang diperoleh menggunakan peta tempat parkir inap kendaraan roda empat zona B Bandara Kualanamu. Dari hasil penelitian akumulasi kendaraan yang masuk maksimal sebanyak 106 mobil di hari Sabtu dengan hasil pergantian parkir < 1 yang menunjukan bahwa tersedia banyak ruang area parkir inap B Bandara Kualanamu dan didominasi di isi oleh kendaraan umum
Penilaian Kriteria Green Building Pada Gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa: Indonesia
Permasalahan lingkungan dan pemanasan global menjadi salah satu penyebab dari kerusakan lingkungan dating dari bidang jasa konstruksi. Mengingat juga aspek pembangunan di Kota Langsa yang semakin meningkat dengan munculnya beberapa gedung bertingkat, salah satunya adalah gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa. Maka diperlukannya suatu tolok ukur dalam menerapkan konsep Green Building pada pembangunan tersebut. Pemilihan gedung ini didasari karena bangunan ini merupakan salah satu perkantoran yang digunakan sejak 2010 dengan luas keseluruhan bangunan 2.500 m2, terdiri dari 2 lantai, dan belum menggunakan standar kriteria green building pada perkantoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bangunan perkantoran ini sudah menerapkan konsep green building berdasarkan standar Greenship, juga untuk mengetahui peringkat pada bangunan (platinum, gold, silver, atau tidak green). Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa memperoleh poin sebesar 30 poin dari poin maksimal 117 poin atau sebesar 25,64%, diantaranya adalah Tepat Guna Lahan 6 poin, Efisiensi Energi dan Konservasi 17 poin, Konservasi Air 2 poin, Siklus dan Sumber Daya Material 1 poin, Kenyamanan dan Kesehatan Dalam Ruang 4 poin, dan Manajemen Lingkungan Bangunan 0 poin. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Langsa belum termasuk kedalam kriteria gedung perkantoran yang green berdasarkan Greenship
Analisis Beban Gempa Pada Gedung A1 Pemondokan Upt. Asrama Haji Embarkasi Aceh Dengan Metode Statik Ekivalen (SNI 1726-2019)
Bangunan gedung dituntut mampu bertahan dalam menahan beban yang terjadi dan dapat memberikan kenyamanan kepada penghuninya sesuai dengan yang direncanakan. Objek penelitian ini adalah Bangunan Gedung A1 Pemondokan Asrama Haji Embarkasi Aceh yang terletak di Jalan Teuku Nyak Arif, Kecamatan Kuta Alam. Tujuan penelitian ini melihat kukuatan struktur gedung merespon gaya gempa, berdasarkan data gempa Simeulue I dengan magnitudo 8,3 SR. Tinjauan penelitian ini berupa deformasi, displacement dan simpangan antar tingkat. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana ketahanan struktur gedung. Penelitian ini menggunakan metode Statik Ekivalen dengan pengolahan datanya menggunakan software ETABS v20. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kekuatan geser dasar akibat beban gempa sebesar 2,47x10-6 kN untuk arah x dan 2302,1099 kN untuk arah y. Perpindahan lateral maksimum terbesar yaitu 0.056 mm untuk arah x dan 4.302 mm untuk arah y, sehingga menyebabkan interstory drift dari setiap kombinasi pembebanan struktur bangunan ini masih dalam batas yang diizinkan oleh standar bangunan tahan gempa (SNI 1726:2019
ELT Teacher’s Opinion on The Utilization of Social Media In English Classroom
Education at this time is inseparable from technological advances; even technology is the result of knowledge that is passed on through the educational process. The use of social media to communicate or simply entertain is one of the technologies that we use the most in our daily lives. Therefore, this study tries to investigate students’ opinion on the utilization of social media in English classroom. This study uses qualitative methods through a descriptive approach. Data was collected in two ways: first, by collecting literature related to the use of social media in learning English, and second, by interviewing three English teachers regarding their opinions on the use of social media in teaching English. Data were analyzed through three stages proposed by Miles and Huberman (2013), namely data reduction, data display, and conclusion. The results of the study show that the use of social media in teaching English has a positive impact on learning English, where students would become more confident, creative, innovative, independent, flexible, fun, and it can improve the learning atmosphere, more interactive, and be able to learn from a wide variety of sources so as to encourage them to improve their English skills
Oral Corrective Feedback in EFL Classroom
Feedback is the most essential part in EFL (English as Foreign Language) teaching and learning process. At this stage, students speaking is evaluated so that they know the progress of their learning. This study is aimed at examining the application of teachers’ corrective feedback in classroom interactions. The research used qualitative methods and it used observation sheets and audio recorders. The writer collected data through observations to generate the main data and through interviews to support the primary data. The sample for this study consisted of 34 students and two English teachers. Data were analyzed by a qualitative procedure based on the Mile and Huberman (2013) model. This includes data reduction, data display, and inference. Results showed that the most common corrective feedback used by teachers in classroom interactions was recast, occurring 66.7% or 64 times in the class. Interviews revealed that there were three reasons for using corrective feedback are to help students avoid mistakes; to improve students' grammar, vocabulary, and pronunciation; and to motivate students to learn English bette
Implementasi Implementasi Metode AHP pada Pemilihan Supplier di CV. Mahreem Jaya : SPK, AHP, Supplier
Penelitian ini dilakukan untuk analisis masalah diperusahaan CV. Mahrem Jaya yang berkaitan dengan pemilihan supplier. Pengumpulan data dilaksankan dengan cara observasi dan wawancara. Diharapkan dengan analisis ini CV. Mahreem Jaya berhasil menentukan supplier yang menjadi prioritas dan terbaik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini memakai metode AHP. Dari perolehan perhitungan memakai metode AHP didapatkan bahwa supplier CV. A mendapatkan nilai akhir 0.4853 dan menempati peringkat pertama, kemudian supplier CV. D mendapatkan nilai akhir 0.3739 dan menempati peringkat kedua sedangkan supplier CV. K mendapatkan nilai akhir sebesar 0.1404. Berdasarkan perhitungan maka yang menjadi prioritas supplier dari CV. Mahrem Jaya adalah CV.strategi pemasaran bagi perusahaan CV. A sebesar 0.4853.