Jurnal Arsitektur Archicentre
Not a member yet
56 research outputs found
Sort by
PERANCANGAN HOTEL BISNIS BINTANG 4 BENDUNGAN HILIR
Jakarta merupakan pusat pemerintahan dan pusat aktivitas ekonomi di Indonesia. Beragam aktivitas bisnis yang ada di Jakarta, dan tentunya tidak terlepas dari aktivitas perkantoran, seperti yang terjadi dikawasan Sudirman Business District (CBD). Dengan frekuensi aktivitas bisnis di Sudirman yang cukup tinggi, maka berdampak langsung pada kawasan disekitarnya, yaitu Kawasan Bendungan Hilir. Dampak yang terlihat ditandai dengan bermunculannya bangunan perkantoran baru. Kawasan Bendungan Hilir juga didukung dengan berbagai aspek, seperti aspek aksesibilitas, aspek amenitas, dan aspek fasilitas yang mudah. Sehingga memiliki potensi yang besar untuk dijadikan alternatif lokasi tempat tinggal sementara untuk para pelaku bisnis yaitu hotel bisnis. Hotel bisnis yang dirancang membutuhkan fasilitas-fasilitas yang mampu mendukung berbagai aktivitas bisnis bagi tamu yang menginap, baik aktivitas bisnis formal maupun informal secara ideal. Tentunya mengingat lokasi hotel bisnis yang dirancang berada dikawasan perkotaan yang akrab dengan aktivitas yang padat dengan tingkat stress yang tinggi, maka konsep yang diaplikasikan tentunya sebagai solusi dari pemecahan masalah hal tersebut dengan cara mengaplikasikan “Jakarta’s Urban Leisure”, Urban atau yang lebih sering disebut dengan kaum urban adalah sebutan bagi para penghuni atau masyarakat perkotaan dengan segala macam aktivitas. Jadi tema ini merepresentatifkan tentang kehidupan Jakarta yang kompleks, serba cepat, dan praktis, dengan memaksukan beberapa unsur lokalitas Jakarta sesuai dengan perkembangan zaman
2. PENERAPAN BIM UNTUK SISTEM PENJADWALAN PROYEK DENGAN MODEL 4D DAN ESTIMASI BIAYA MODEL 5D
4D BIM merupakan akronim untuk Pemodelan Informasi Bangunan 4D dan istilah yang banyak digunakan dalam industri CAD, juga untuk memahami intelligent linking komponen CAD 3D individual atau rakitan dengan informasi terkait waktu atau jadwal.5D BIM merupakan akronim untuk Pemodelan Informasi Bangunan 5D, adalah istilah yang digunakan dalam CAD dalam industri konstruksi. Komponen atau elemen 3D CAD dengan batasan jadwal (waktu - 4D BIM) dan kemudian dengan informasi biaya terkait. Melalui pemodelan 3D BIM terpadu, rincian pengukuran diambil langsung dari data perancang, jadi jika desainer membuat beberapa perubahan, perkiraan dapat diperbarui secara otomatis (BIM 3D).Selanjutnya, penjadwalan pekerjaan dapat dilakukan dengan kesadaran yang lebih besar dari dinamika konstruktif yang terlibat, dengan membandingkan status pekerjaan dengan perkiraan waktu penyelesaian, dan untuk setiap aktivitas tunggal dan elemen konstruktif dari pekerjaan, untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi (BIM 4D).Selain itu, analisis yang cermat terhadap biaya dan pemanfaatan sumber daya dapat mengarah pada pemeriksaan biaya yang harus ditanggung tepat waktu, dan margin laba (BIM 5D).Pada tahap pertama estimasi, jumlah take-off memungkinkan kita menentukan pengukuran yang tepat untuk setiap artikel metrik
PENERAPAN KONSEP ARISTEKTUR NEO MODERN PADA BANDUNG INTERNATIONAL SCHOOL DI KOTA BARU PARAHYANGAN
Mutu pendidikan di Indonesia saat ini sedang mengalami masalah yang demikian rumit. UNESCO meletakkan Indonesia dengan Human Development Index (HDI) pada urutan ke-112 di antara 174 negara yang diteliti, sedangkan The Political and Economics Risk Consultancy (PERC) yang berpusat di Hongkong telah meletakkan sistem pendidikan di Indonesia pada urutan ke-12 diantara 12 negara yang diteliti. Berdasarkan hal tersebut, pendidikan di Indonesia sedang tidak nyaman (Suparlan, 2011: 01).
Pemerintah Indonesia mulai menggalangkan Sekolah Bertaraf Internasional untuk peningkatan kualitas pendidikan sehingga mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Sesuai dengan UU No.20 tahun 2003 tentang SISDIKNAS dan PP No.19 tahun 2005 pasal 61 ayat 1 yang menyatakan ‘’Pemerintah bersama-sama pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan sekurang-kurangnya satu sekolah pada jenjang pendidikan menengah untuk dikembangkan menjadi sekolah bertaraf internasional.” Hal ini merupakan upaya Pemerintah untuk mengatasi kualitas pendidikan di Indonesia yang masih ketinggalan dengan negara-negara lain, bahkan dengan negara-negara ASEAN dan negara-negara didunia
PERSEPSI KENYAMANAN SIRKULASI VERTIKAL PADA ASRAMA MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) RADEN INTAN LAMPUNG
Tingkat kenyamanan yang dirasakan pengguna pada suatu bangunan dapat menentukan ketercapaian tujuan didirikannya bangunan tersebut. Selain bangunan diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan ruang bagi manusia, bangunan juga harus memberikan kenyamanan kepada penggunanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi kenyamanan pengguna asrama mahasiswa UIN Raden Intan Lampung pada ruang sirkulasi vertical. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada 50 orang penghuni asrama. Hasil penelitian menunjukan bahwa menurut persepsi penghuni asrama mahasiswa UIN Raden Intan Lampung, sirkulasi vertical asrama masih dirasakan nyaman. Penelitian ini hanya terbatas pada sirkulasi vertical. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian lanjutan mengenai sirkulasi horizontal serta penelitian mengenai besaran ruang-ruang yang ada di asrama tersebut
PENERAPAN KONSEP PENGEMBANGAN WILAYAH PESISIR DENGAN MEMANFAATKAN POTENSI SUMBER DAYA KELAUTAN
Wilayah pesisir yang merupakan sumber daya potensial di Indonesia adalah suatu wilayah peralihan antara daratan dan lautan. Sumber daya ini sangat besar yang didukung oleh adanya garis pantai sepajang sekitar 81.000 km (Dahuri et al. 2001). Garis pantai yang panjang ini menyimpan potensi kekayaan sumber alam yang besar. Potensi itu diantaranya potensi hayati dan non hayati. Potensi hayati misalnya: perikanan, hutan mangrove, dan terumbu karang, sedangkan potensi nonhayati misalnya: mineral dan bahan tambang serta pariwisata. Di daerah ini juga berdiam para nelayan yang sebagian besar masih prasejahtera. Keadaan pantai di Indonesia sangat bervariasi, yaitu mulai dari pantai pasir putih-berbatu, landai-terjal, bervegetasi-berlumpur, teduh, bergelombang yang semua ini sangat cocok dengan berbagai peruntukannya, seperti perikanan pantai, budidaya perikanan, industri perhotelan, turisme, dan lain-lain.Pengelolaan berbasis masyarakat atau biasa disebut Community-Based Management (CBM) menurut Nikijuluw 1994 dalam Zamani dan Darmawan 2000, merupakan salah satu pendekatan pengelolaan sumber daya alam, misalnya perikanan, yang meletakkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan masyarakat lokal sebagai dasar pengelolaannya
ANALISIS POLA PENATAAN RUANG PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK AMANAH BANDUNG BERDASARKAN AKTIVITAS DAN PERILAKU PENGHUNI
Pola penataan ruang pada suatu bangunan dapat mempengaruhi perkembangan psikologis penghuni. Salah satunya ruangan pada Panti Asuhan Anak dimana terdapat anak – anak dengan usia dan karakter berbeda. Segala aspek yang berada di panti asuhan ini harus mampu mendukung terciptanya pengasuhan yang baik salah satunya melalui penataan ruang sehingga anak akan merasa nyaman dan anak bisa berkembang sesuai dengan perkembangan usia anak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penataan ruang yang baik sesuai perkembangan usia anak asuh sehingga bisa mendukung perkembangan anak. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif dengan studi kasus yang dilakukan pada Panti Sosial Asuhan Anak Amanah melalui studi literatur dan observasi. Hasil dari analisa studi kasus ini berdasarkan studi literatur akan menghasilkan sebuah kriteria pola penataan ruang yang sesuai dengan karakteristik anak asuh yang berada di panti asuhan ini. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam pola penataan ruang pada Panti Sosial Asuhan Anak Amanah ini harus memperhatikan karakter anak asuh dari segi fisik dan psikologis
BENTUK, FUNGSI DAN MAKNA PADA ARSITEKTUR NEO GOTHIC Studi Kasus: Gereja Katedral Santo Petrus di Bandung
Penerapan langgam bangunan arsitektur neo gothic telah cukup lama menghiasi arsitektur Indonesia. Arsitektur yang dikembangkan dari arsitektur Gothic yang pernah mendominasi Eropa di abad pertengahan ini cukup sederhana namun memiliki kemampuan untuk menghadirkan kesan klasik sekaligus modern bagi sebuah lingkungan yang baru mulai dikembangkan di pusat urban. Artikel ini berusaha memaparkan seluk beluk arsitektur neo gothic dalam koridor fungsi serta bentuk yang dimilikinya dengan mengamati Katedral Santo Petrus Bandung sebagai kasus. Metode survai arsitektural diterapkan dalam upaya memperoleh gambaran detail penerapan konsep religiusitas Katolik ke dalam artifak bangunan peribadahan. Diharapkan dengan adanya pemahaman akan arsitektur neo gothic ini pada gilirannya dapat membantu arsitek dalam pengaplikasian langgam ini lebih dalam daripada sekadar eklektisisme
PENERAPAN ARSITEKTUR ORGANIK PADA GEDUNG SARANA OLAHRAGA KABUPATEN GARUT
Olahraga merupakan suatu kegiatan yang sangat penting bagi perkembangan fisik maupun mental masyarakat. Memadukan kegiatan olahraga, rekreasi dan edukasi merupakan sesuatu yang positif untuk mendukung perkembangan kehidupan olahraga yang modern. Seiring dengan perkembangan peradaban manusia yang terus berkembang, banyak kegiatan olahraga yang disempurnakan dan diperlombakan sebagai kegiatan pemersatu masyarakat baik lokal maupun internasional.
Salah satu upaya dalam menunjang peningkatan kebutuhan olahraga adalah menghadirkan suatu sarana dan prasarana olahraga. Sarana olahraga yang telah ada di Kabupaten Garut saat ini tidak representatif dan belum memenuhi standar sehingga diperlukan suatu sarana dan prasarana olahraga baru yang disediakan dalam suatu lokasi dan terdiri dari beberapa massa utama yang meliputi fasilitas Olahraga Indoor (olahraga bola basket, olahraga bola voli, dan olahraga badminton / Bulutangkis) dan Fasilitas olahraga Outdoor (olahraga bola voli, jogging trek, sketboard, climbing). Selain itu terdapat pula fasilitas pendukung berupa Kantor Pengelola dan fasilitas komersial berupa ruang baca, food court dan retail untuk penjualan peralatan dan aksesoris untuk olahraga.
Untuk mewujudkan Sarana olahraga yang dimaksud, maka digunakan pendekatan tema Arsitektur Organik. Dimana arsitektur Organik adalah sebuah filosofi arsitektur yang mengangkat keselarasan antara tempat tinggal manusia dan alam melalui desain yang mendekatkan dengan harmonis antara lokasi bangunan, perabot, dan lingkungan menjadi bagian dari satu komposisi, dipersatukan dan saling berhubungan satu sama lain . Dengan demikian diharapkan Gedung Olahraga ini akan dapat menjawab kebutuhan olahraga yang representatif dan memenuhi standarisasi sehingga dapat memberikan pelayanan baik secara rekreasi, edukasi maupun kompetisi
KONSEP SAFETY AND FEMINISM SPACE DALAM PENJARA KHUSUS WANITA
Perkembangan dan kemajuan dunia saat ini nampak semakin kompleks dengan berbagai macam perilaku manusia atau tindakan. Pola pemikiran dan tindakan yang diungkapkan tidak saja dalam bentuk pola pemikiran atau aksi aksi '' positif '', Namun, ada juga bentuk tindakan '' negatif '' yang membahayakan orang lain atau diri mereka sendiri. '' Tindakan '' negatif biasanya disebut kejahatan.
Penjara wanita harus memberi tempat yang nyaman dan aman untuk wanita, tanpa mengurangi sistem hukuman di dalam penjara.
Faktanya di indonesia belum adanya sebuah penjara wanita yang memenuhi kebutuhan wanita, dan lebih parah nya lagi banyak narapidana wanita yang memiliki anak usia batita berada didalam 1 sel bersama narapidana lainnya. seharusnya anak batita yang berada bersama ibunya harus berada didalam sel khusus agar tidak mengganggu psikologis dari anak tersebut.Ruang-ruang didalam penjara banyak ditemukan ruang tersebut kurang nyaman dan kurang aman untuk mereka.dimana ruang yang kumuh, gelap membuat banyak narapidana wanita menjadi depresi dan tidak sedikit yang berakhir dengan bunuh diri
ART & DESIGN ACADEMY
Perkembangan dunia art & design saat ini sangat berkembang pesat, khususnya pada bidang
fashion. Perkembangan tersebut tidak luput dari peran teknologi yang semakin mempermudah masuknya tren baru pada seluruh lapisan masyarakat yang akhirnya memjadikan dunia art & deisgn ini sebagai peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Perkembangan yang pesat tersebut tentunya harus diimbangi dengan SDM yang berkualitas dengan pendidikan atau sekolah mengenai dunia art & design.
Konsep umun bangunan ini yaitu mampu meciptakan harmoni antara fungsi utama bangunan pendidikan, karakteristik – karakteristik art & design serta potensi lokal disekitar. Kreatifitas menjadi bahan utama penggunanya dapat diimplementasikan kedalam tata ruang bangunan, dapat menjadi wadah yang tidak hanya menjadi tempat belajar mengajar, tetapi juga menjadi sarana untuk berkreasi, menumbuhkan percaya diri serta mengembangkan ide-ide di bidang art & deisgn dan memajukan bidang tersebut