Jurnal Arsitektur Archicentre
Not a member yet
    56 research outputs found

    KAJIAN FASAD PERPUSTAKAAN UMUM KOTA CIMAHI TEMA MODERN IKONIK

    No full text
    Perkembangan teknologi pada bahan fasad bangunan sekarang ini berkembang dengan cukup pesat. Begitu juga dengan perkembangan penggunaan teknologi pada bangunan, salah satunya adalah tersedianya perpustakaan digital, Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan menurunnya minat masyarakat terhadap perpustakaan konvensional. Fasilitas perpustakaan yang kurang lengkap, desain bangunan yang kurang menarik, dan tidak mengikuti perkembangan teknologi menjadi beberapa penyebab tidak diminatinya perpustakaan konvensional. Beberapa desain bangunan baru dari perpustakaan, mulai menggunakan konsep arsitektur yang menarik perhatian, salah satunya adalah konsep modern ikonik. Cara untuk mengekspresikan karakteristik Perpustakaan tersebut dapat dilakukan melalui penerapan konsep Modern Ikonik. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk merumuskan kriteria perancangan fasad bangunan perpustakaan umum dengan pendekatan Modern Ikonik dengan metode kualitatif deskriptif. sehingga disimpulkan bahwa dengan penerapan konsep ini diharapkan bangunan Perpustakaan Umum Kota Cimahi menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi, sebagai tempat memperoleh informasi, dan juga sebagai tempat rekreasi

    ANALISIS POLA KAMPUNG SENTRA TAHU CIBUNTU, BANDUNG

    Get PDF
    Kampung Cibuntu merupakan kampung dengan komunitas pengrajin tahu yang berada di kota Bandung. Mayoritas warga kampung Cibuntu memiliki pekerjaan di bidang pengrajin tahu serta hal-hal yang mendukung dalam proses pengelohan serta distribusi tahu, seperti penyedia gas dan kayu bakar, penyedia biji kedelai, ataupun penjual tahu. Penelitian “Analisis Pola Kampung Sentra Tahu Cibuntu, Bandung” adalah mengamati permasalahan dalam hal pola ruang pabrik dan hunian, pengadaan air bersih dan pengolahan limbah tahu, sirkulasi dan distribusi bahan baku kedelai, hingga tahu jadi. Penelitian juga melakukan studi banding antara pabrik besar dan industri rumahan yang berbeda dalam beberapa komponen produksi tahu. Metode penelitian merupakan penelitian kualitatif dan tabulasi perbandingan antara industri besar dan rumahan. Kesimpulan yang diperoleh berupa temuan dan usulan terutama dalam hal pengolahan limbah tahu agar tidak mencemari air permukaan dan sungai

    ANALISIS TINGKAT HARAPAN MASYARAKAT TERHADAP MOBILITAS BERKELANJUTAN DI BANDARLAMPUNG

    Get PDF
    Kemacetan disebabkan banyaknya pengguna kendaraan pribadi dan mulai berkurangnya pengguna transportasi umum serta berjalan kaki. Kota perlu menerapkan konsep green mobility dan liveable city agar kemacetan berkurang dan kualitas lingkungan menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat harapan masyarakat terhadap mobilitas berkelanjutan di kota, membandingkan tingkat harapan pada variabel-variabel mobilitas berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik hierarchical clustering dan Analysis of Variance (Anova). Temuan yang didapat adalah kelancaran lalu lintas memiliki tingkat harapan paling tinggi dibanding transportasi umum yang memadai, jalur pedestrian yang nyaman, dan ketersediaan jalur sepeda.  Berdasarkan latar belakang, responden perempuan dan responden yang berumur 16-20tahun, 21-25tahun, 26-30tahun memiliki tingkat harapan yang tinggi terhadap mobilitas berkelanjutan di kota saat ini

    PENERAPAN ARSITEKTUR KONSTEKTUAL PADA MUSEUM SEJARAH ISLAM INDONESIA

    Get PDF
    Cirebon adalah salah satu pusat propagasi Islam di Jawa Barat yang melestarikan bukti-bukti sejarah. Bukti-bukti ini tidak hanya dalam bentuk keterbatasan fisik seperti museum, masjid, istana, makam, dan pesantren lama, tetapi juga yang non-fisik seperti perpaduan tradisi yang unik dari Jawa dan Islam yang masih dipertahankan oleh orang-orang hingga saat ini. Hasil penelitian ini merupakan kajian konseptual pendirian museum cirebon. Berdasarkan kajian konseptual tersebutBangunan Museum sejarah islam ini menerapkan gaya arsitektur kontekstual pada fasade bangunannya dimana Kontekstual menekankan bahwa sebuah bangunan harus mempunyai kaitan dengan lingkungan (bangunan yang berada di sekitarnya). Keterkaitan tersebut dapat dibentuk melalui proses menghidupkan kembali nafas spesifik yang ada dalam lingkungan (bangunan lama) ke dalam bangunan yang baru sesudahnya.Tema kontekstual ini mengacu pada area Islamic center yang ada di dalam satu kawasan ini, dari desain bangunan museum ini mengambil beberapa elemen dari bangunan Islamic center yaitu :Bentuk atap,Entrance masjid at-taqwa dan side entrance museum, Bentuk lengkung pada portal antara kolom,Kemiringan grid kiblat pada bangunan

    PERANCANGAN INTERIOR WWF LIVING PLANET CENTER JAKARTA DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE DESIGN

    Get PDF
    Yayasan WWF Indonesia (World Wide Fund for Nature) merupakan salah satu organisasi konservasi independen terbesar di Indonesia yang telah memulai kegiatannya sejak tahun 1962. Kantor pusat WWF terletak di Jakarta Selatan, bertugas untuk menangani masalah-masalah seputar konservasi, restorasi lingkungan, hingga pengolahan data penelitian. Kantor Pusat WWF Indonesia ini merupakan kantor pusat yang aktivitasnya meliputi kegiatan kepengurusan organisasi, kegiatan administrasi, dan kegiatan kepengurusan mitra kerja dan kepemerintahan. WWF ini memiliki aktivitas khusus lainnya yang menjadi ciri khas kantor yaitu menjalin hubungan kerjasama dengan komunitasnya hingga pemberian edukasi ke masyarakat berupa kampanye (seminar, talkshow, roadshow, dll). Di Negara besar seperti Inggris dan Australia telah mengembangkan pembangunan kantor dengan penunjang learning area untuk masyarakat yang bertujuan mendidik masyarakatnya tentang pengetahuan lingkungan. Perancangan Living Planet Center ini merupakan sebuah kawasan dimana Kantor Pusat WWF Indonesia, dengan fasilitas penunjang learning area atau pusat pembelajaran tentang lingkungan hidup dan konservasi alam berbentuk interactive exhibition, dan auditorium pertemuan. Perancangan ini diharapkan dapat membantu kegiatan perkantoran karyawan WWF Indonesia dan juga untuk membantu kegiatan komunikasi dan edukasi ke masyarakat baik dalam segi penyampaian informasi maupun pengaplikasian desain

    POST OCCUPANCY EVALUATION (POE) PADA BANGUNAN RUSUN DI PROV.BANTEN (STUDI KASUS “PEMBANGUNAN RUSUN MBR DI PROV.BANTEN)

    Get PDF
    Provinsi Banten yang memiliki jumlah penduduk sebanyak 2.930.224 jiwa pada tahun 2015 dan akan semakin bertambah dengan jumlah penduduk berpenghasilan rendah sekitar 690.67 jiwa (BPS Prov. Banten, 2016). Lebih lanjut lagi dijelaskan bahwa upah terendah di Provinsi Banten sebesar Rp. 1.965.000,- (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, 2016), sedangkan harga rumah tinggal tipe 36 yang sederhana dapat mencapai RP. 150 Juta -  200 Juta Rupiah. Sehingga dari hasil penelitian kepuasan yang menyebakan masyarakat tidak berminat dan tidak nyaman pada rusun Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sesuai dengan Kuadran I Pada level unit hunian, dua faktor utama yang membutuhkan perbaikan segera adalah terkait fungsi ruang dapur dan fungsi ruang jemur. Keduanya dianggap tidak berfungsi optimal karena cenderung gelap dan kurang penghawaan sebagai akibat banyaknya ventilasi yang harus ditutup oleh fiber untuk menangkal asap pabrik. Pada level sarana. Selain itu juga ketidak konsistenan pemerintah akan regulasi sehingga terjadi bentrokan dilapangan dan pelaksanaan konstruksi dengan adanya perubahan Permen No.5/Permen/M/2007  dan PP No.64 Tahun 2016 terjadi suatu dinamika perubahan masalah/kendala lokasi yang tadinya harus diperkotaan dan batasan minimal kemapuan angsuran/cicilan

    PERANCANGAN HOTEL RESORT DI DAGO”TEMA : ARSITEKTUR EKOLOGIS

    No full text
    Pertumbuhan perekonomian Kota Bandung terus naik. Kota Bandung adalah Kota yang banyak dikunjungi wisatawan sebagai Kota wisata. Kota Bandung masih kewalahan karena banyak sekali wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berkunjung saat akhir pekan. Dago adalah salah satu tempat yang banyak di kunjungi para wisatawan, karena potensi wisata di daerah Dago yang besar, untuk itu dibutuhkan penambahan hotel baru dengan konsep resort yang berfungsi sebagai tempat akomodasi penginapan bagi para wisatawan yang ingin berwisata di Kota Bandung khususnya di Kawasan Dago. Penambahan hotel resort ini bisa semakin menambah daya tampung penginapan bagi para wisatawan yang berwisata di Kota Bandung. Lingkungan hotel resort yang nyaman dan sehat diperlukan penerapan konsep arsitektur ekologis yang dapat mendukung terciptanya lingkungan tersebut. Pendekatan arsitektur ekologis yang mengutamakan desain yang sangat ramah lingkungan dan menyatu dengan alam melewati 6 point ekologis diantaranya memelihara sumber daya alam, mengelola udara, tanah dan air, menggunakan sistem bangunan yang hemat energi, menggunakan material lokal, meminimalkan dampak negatif pada alam, dan meningkatkan penyerapan gas buang. Hasil penelitian desain mengenai perancangan hotel resort ini semoga menjadi salah satu rujukan yang bermanfaat dengan penerapan konsep arsitektur ekologi

    PENERAPAN UNSUR BETAWI PADA ELEMEN INTERIOR HOTEL BUTIK, JAKARTA

    Get PDF
    Jakarta merupakan ibukota negara yang menjadikannya kota favorit sehingga sering dikunjungi wisatawan. Dari banyaknya kunjungan tersebut, maka dibutuhkan akomodasi berupa hotel. Agar dapat menarik minat pengunjung, hotel harus memiliki desain yang unik dan menjadikannya ciri khas tersendiri. Masyarakat kota Jakarta asli sangat mencintai budayanya, yaitu budaya betawi. Salah satu cara untuk memberikan suasana yang berbeda pada hotel serta dapat melestarikan budaya lokal adalah dengan cara penerapan unsur betawi pada elemen interior hotel. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana menghadirkan suasana baru ataupun desain baru pada interior hotel dan bagaimana penerapan unsur betawi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, dimana tidak menggunakan angka yaitu analisa visual melalui survey dan unsur-unsur pada budaya betawi

    HARMONI DAN PROPORSI STRUKTUR SEBAGAI ELEMEN ESTETIKA PADA BANGUNAN TINGGI STUDI KASUS CITY HOTEL DI BANDUNG

    No full text
    Karakter dan image bangunan khususnya bangunan tinggi di tentukan oleh expresi dan pasade / wajah massa bangunan, secara visual dapat dibentuk melalui elemen-elemen estetika pada bangunan. Elemen estetika pada bangunan tinggi bisa dimunculkan melalui system struktur yang dipakai. Struktur merupakan hal penting pada sebuah bangunan termasuk system struktur pada bangunan tinggi, fungsi struktur tidak hanya memperhatikan keamanan, kekuatan, stabilitas dan kenyamanan namun juga harus memiliki nilai estetika. Nilai estetika bisa dihadirkan melalui harmonisasi dan proposional struktur bangunan, seperti system struktur, penggunaan material, bentuk struktur dan desain bangunan. Proporsi dan harmonisasi pada bangunan tinggi, merupkan salah satu unsur penting sebagai pembentuk keindahan/estetika. Harmoni dan proporsi struktur sebagai Elemen astetika bisa diaplikasikan pada bangunan tinggi seperti city hotel

    2. PENERAPAN LANGGAM ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR PADA KONSEP REDESAIN PASAR KOSAMBI BANDUNG

    No full text
    Pasar tradisional merupakan tempat berjual beli yang sangat erat kaitannya dengan tradisi dan nilai budaya di Indonesia. Aktifitas tawar menawar, komoditi yang diperjualbelikan, keakraban antara penjual dan pembeli, menjadi ciri khas tersendiri dari pasar tradisional. Keberadaan pasar tradisional saat ini mulai dikesampingkan seiring dengan meningkatnya pembangunan Pasar Modern. Pasar Tradisional Kosambi merupakan salah satu pasar tradisional yang saat ini cukup memprihatinkan keadaannya, kesan semrawut, tidak tertata, dan tidak terawat membuat para konsumen lebih memilih pasar lain yang lebih rapi dan bersih. Metodologi dari redesain Pasar Kosambi ini menggunakan kualitatif deskriptif analitik dengan tujuan menggambarkan fenomena-fenomena yang ada melalui survey dan studi kasus, analisis dokumen, dan analisis kegiatan. Redesain pasar Kosambi yang dirancang dengan konsep pasar tematik bertujuan menaikkan citra Pasar Kosambi khususnya dan Kawasan Kosambi pada umumnya. Sebagai bagian dari konsep tematik tersebut, dipilihlah tema Arsitektur Neo Vernakular untuk membangkitkan kembali nilai-nilai historik dan budaya Sunda, yang akan menjadi ciri khas dari Redesain Pasar Kosambi.Konsep arsiteknur Neo Vernakular diterapkan agar dapat menghidupkan kembali bentuk-bentuk tradisional dengan pengembangan elemen, bentuk, maupun material menjadi modern. Pembuatan pasar tematik yang berfokus pada penjualan oleh-oleh khas Jawa Barat akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Pasar Kosambi dengan pertimbangan lokasi Pasar Kosambi yang terletak di tengah kota dan berada dikawasan wisata Kosambi.

    48

    full texts

    56

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Arsitektur Archicentre
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇