Journal of Information System,Graphics, Hospitality and Technology
Not a member yet
103 research outputs found
Sort by
Perancangan Aset Visual 3D untuk Mobile Game Bertema Superhero
Industri video game telah berkembang pesat dalam satu dekade terakhir oleh karena ketersediaan video game di berbagai platform, seperti komputer, konsol game, ponsel, dan berbagai perangkat genggam. Indonesia merupakan salah satu pasar game terbesar, sehingga banyak pengembang game bermunculan, salah satunya adalah Artbid Studio. Artbid berencana untuk membuat permainan baru bernama Transforming Superhero Rush yang merupakan jenis endless run. Dalam membuat game tentunya tidak lepas dari aset visual yang menarik. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dibuat aset visual untuk mobile game bertema Superhero. Permainan ini berbasis Android dan dikembangkan dengan Unity. Dalam pembuatan penelitian ini terdapat 4 tahapan dasar untuk mencapai kesuksesan dari tujuan yang ingin dicapai. Tahapan tersebut meliputi pengumpulan data, visual development untuk menentukan desain aset visual, 3D production sebagai proses pembuatan game ready asset, dan implementation to game engine yang merupakan penerapan aset serta tahap testing pada aset yang telah dibuat. Hasil akhir pada penelitian ini terbagi menjadi karya utama yang merupakan aset visual dalam bentuk model 3D. Hasil aset visual ini berupa model 3D karakter dengan rigging yang telah terpasang, environment, dan objek properti yang dirancang pada software 3D modeling dan siap digunakan pada game engine. Hasil karya dievaluasi kepada 50 orang responden dengan kriteria berusia 12-17 tahun, tinggal di Indonesia, dengan nilai bonus jika gemar bermain video game. Mayoritas responden memberikan tanggapan positif terhadap karya penelitian ini. Berdasarkan hasil kuesioner, sebanyak 80,6% responden memberi jawaban positif yang menunjukkan ketertarikan pada pemain terhadap tampilan aset visual. Berdasarkan fungsinya, aset visual 3D pada game ini dinyatakan berhasil yang mana sebanyak 97,43% responden memberi jawaban positif dan menunjukkan tidak adanya kendala yang menghambat alur permainan
Perancangan Sistem Informasi Pencatatan Pekerjaan Pada Telkom Akses Sidoarjo Menggunakan Metode Rapid Application Development (RAD)
PT Telkom Akses merupakan salah satu anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) yang bergerak di bidang konstruksi pembangunan dan manage service infrastruktur jaringan. Perusahaan ini bergerak dalam bisnis penyediaan layanan konstruksi dan pengelolaan infrastruktur jaringan. PT Telkom Akses dengan produk Indihome-nya, memiliki permasalahan dimana saat ini masih menerapkan sistem monitoring manual dengan cara Team Leader (TL) akan mengirimkan kumpulan Work Order dalam format Excel yang didistribusikan ke PIC (Person In Charge). Nantinya Work Order tersebut didistribusikan ke para teknisi melalui aplikasi Telegram sehingga rentan terjadi kesalahan dan keterlambatan pelaporan pada saat pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Pada penelitian ini dikembangkan sistem informasi untuk pendistribusian work order agar lebih tersistematis dan terarsip dengan baik. Pengembangan aplikasi ini akan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) karena mempertimbangkan efisiensi waktu pada saat fase implementasi. Hasil dari implementasi aplikasi berbasis web ini adalah sistem yang mampu memonitor Work Order yang telah di pick up oleh teknisi terkait secara berkala dan tepat waktu. Dari hasil uji coba menggunakan metode blackbox testing terlihat semua fitur pada aplikasi dapat berjalan dengan baik. Selain itu lewat pengujian kuisioner Webqual 4.0 didapatkan hasil bahwa sistem mampu mempercepat dan mengefisienkan kerja dari tim
Peran Moderasi Keamanan Kerja Pada Hubungan Psychological Contract Breach dan Turnover Intention
Turnover intention adalah fenomena yang menarik untuk diteliti karena memiliki dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek dalam sebuah organisasi. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi turnover, organisasi dapat mengambil langkah-langkah proaktif untuk mengelola turnover dan meningkatkan kinerja serta keberlanjutan organisasi dalam jangka panjang. Psychological contract breach (pelanggaran kontrak psikologis) dan keamanan kerja adalah dua faktor yang sering dikaitkan dengan tingginya turnover intention dalam konteks organisasi. Ketika karyawan merasa kontrak psikologisnya dilanggar, hal ini dapat meningkatkan niat untuk berpindah kerja. Di sisi lain, keamanan kerja yang tinggi dapat memberikan rasa nyaman dan keyakinan bahwa mereka dapat mengandalkan pekerjaan mereka untuk jangka waktu yang lama. Studi ini menguji pengaruh psychological contract breach terhadap turnover intention. Studi ini juga menguji keamanan kerja karyawan sebagai pemoderasi pada hubungan psychological contract breach dan turnover intention. Data dikumpulkan dengan desain survei melalui distribusi kuesioner. Responden studi ini adalah 165 karyawan yang bekerja sebagai tenaga penjual dan tenaga pemasaran di berbagai industri di Surabaya. Pendistribusikan kuesioner dilakukan secara daring dengan menggunakan google form kepada karyawan yang berada pada lingkup jejaring sosial. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi hirarkikal. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa psychological contract breach berpengaruh postitif pada turnover intention dan keamanan kerja memoderasi hubungan antara psychological contract breach dan turnover intention. Pada akhir artikel ini dibahas keterbatasan dan saran penelitian serta implikasi praktis untuk organisasi
Perancangan UI/UX Prototipe Website RFC Telkom University Surabaya Menggunakan Metode Lean UX
Saat ini, website memiliki berbagai peran bagi suatu proses bisnis seperti dalam proses penjualan produk atau website e-commerce. Rooftop Farming Center (RFC) merupakan komunitas yang berinovasi untuk mengelola lahan rooftop Telkom University Surabaya dengan menggunakan smart urban farming yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) untuk mendapatkan hasil yang maksimal sekaligus untuk mewadahi mahasiswa untuk melakukan riset terkait IoT. RFC telah menghasilkan berbagai jenis sayuran, buah-buahan, dan ikan air tawar yang dijual ke masyarakat sekitar dengan sistem penjualan konvensional yaitu secara mouth-to-mouth maupun dengan melalui whatsapp sehingga masih belum terintegrasi. Oleh karena itu, Hal ini mengakibatkan sulitnya mendapatkan informasi stok terbaru, sulitnya memperluas jangkauan penjualan produk RFC, serta sulitnya mendapatkan data-data untuk keperluan riset. untuk meningkatkan jangkauan pasar dan efektifitas pengelolaan produk yang dihasilkan oleh RFC, diperlukan perancangan User Interface (UI) dan User Experience (UX) sebuah website RFC. Penelitian ini menggunakan metode Lean UX untuk melakukan perancangan desain UI/UX yang dikembangkan dalam bentuk high-fidelity prototype. Perancangan tersebut akan dievaluasi dengan thinking aloud dan kuesionerSystem Usability Scale (SUS) untuk mendapatkan desain yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Setelah itu, desain tersebut akan disesuaikan kedalam front-end yang akan diuji menggunakan black box testing. Dari hasil pengujian desain yang telah dilakukan dengan metode thinking aloud dan SUS, diperloleh nilai 81,4 pada tampilan pelanggan dan 85 pada tampilan admin yang keduanya telah disesuaikan berdasarkan hasil pengujian thinking aloud. Sedangkan dalam pengujian black box testing yang telah dilakukan, keseluruhan fitur pada sistem yang dibuat dapat berjalan dengan baik
Analisis Pengaruh Kinerja Mitra Kerja Terhadap Suplai Raskin Menggunakan Regresi Berganda-Path Analysis, Studi Kasus: Pengadaan Gabah dan Beras
Hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Raskin menyatakan lemahnya pengawasan dan kontrol membuat kinerja mitra kerja Bulog ikut melemah sehingga berakibat terhadap proses penyaluran raskin. Keterlambatan pengiriman barang dan kuantitas kontrak yang tidak terpenuhi oleh mitra kerja diduga berpengaruh pada proses bisnis yang ada di Bulog, dimana penyaluran raskin merupakan salah satu proses bisnis utamanya. Analisis diperlukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh faktor kinerja mitra kerja terhadap suplai raskin sehingga mampu memberikan rekomendasi tindakan yang tepat pada level manajerial Bulog. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode regresi berganda yang dikembangkan dengan metode path analysis dengan lima variabel bebas dan satu variabel terikat. Variabel bebas merepresentasikan kinerja mitra kerja yang mencakup faktor pemenuhan kuantitas beras berdasarkan kualitas atau LHPK, kuantitas realisasi tahun sebelumnya, kontribusi mitra kerja terhadap target, kapasitas produksi, dan pemenuhan hari kontrak oleh mitra kerja. Sedangkan variabel terikat dari penelitian ini ialah suplai raskin. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja mitra kerja secara keseluruhan memiliki pengaruh positif terhadap kontribusi mitra kerja dalam memenuhi target Raskin. Pengaruh terbesar terdapat pada saat jumlah realisasi mitra kerja sama dengan target. LHPK yang diterima juga memiliki pengaruh terbesar terhadap kinerja mitra kerja, jumlah realisasi dan penetapan target mitra kerja
Penggunaan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dan Waste Assessment Model (WAM) untuk Mereduksi Waste Pada Pabrik Timah di Pasuruan
PT. XYZ merupakan pabrik penghasil lead alloy dengan menggunakan bahan baku berupa aki bekas. Produksi dilakukan melalui 3 proses yaitu, proses battery breaker, proses furnace, proses refining. Penelitian ini akan mengamati proses produksi secara menyeluruh untuk mengetahui pemborosan yang terjadi. Metode yang diterapkan adalah Waste Assessment Model (WAM) dan metode Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Hasil dari pengamatan ini menemukan rata-rata tingkat pelayanan sebesar 87% yang berarti tingkat efektifitas pelayanan masih kurang karena masih dibawah 100% sehingga masih dapat dilakukan perbaikan. Dan untuk memperbaiki tingkat pelayanan, maka perusahaan dapat menggunakan metode WAM yaitu dengan melakukan analisis atau pengamatan terhadap pemborosan yang terjadi terlebih dahulu. Usulan perbaikan yang direkomendasikan meliputi pengeliminasian pemborosan pada battery breaker untuk permasalahan pengeringan menggunakan energi matahari dapat digantikan dengan menggunakan mesin filter press dan untuk permasalahan pengumpulan hasil crushing dari aki bekas dapat diganti dengan langsung meletakkan hasil crushing pada wadah supaya dapat lebih cepat. Sedangkan pada proses refining dapat dilakukan penambahan jumlah operator dan untuk permasalahan produk menunggu sesuai lot untuk di kemas dapat dilakukan penambahan kapasitas mesin untuk menghindari penyimpanan berlebih
Information Extraction Pada Pesanan Pembelian Menggunakan RetinaNet dan Tesseract untuk Toko Maju
Proses jual beli berubah mengikuti perkembangan zaman. Kini, proses transaksi dapat dilakukan dengan sistem pemesanan yang diikuti dengan dokumen pesanan pembelian. Melalui pesanan pembelian, pengusaha dapat memperoleh banyak informasi untuk analisis bisnis. Akan tetapi, banyak dari pengusaha retail masih belum menyimpan data tersebut secara terstruktur, sehingga sulit untuk melakukan analisis dan pelacakan. Meskipun banyak dari pesanan pembelian telah berbentuk digital seperti PDF, pencatatan terstruktur bersumber dari dokumen digital masih memerlukan upaya dalam waktu dan usaha, serta rawan kesalahan jika dilakukan secara manual oleh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model information extraction dari pesanan pembelian berbentuk PDF. Alur kerja dari penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data, data pre-processing, information extraction, evaluasi, dan penyimpanan kedalam database. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah pesanan pembelian dari “Toko Maju” yang berbentuk PDF. Pesanan pembelian akan dirubah ke format JPEG, sebelum dilakukan proses pelabelan dan pembentukan bounding boxes. Proses information extraction meliputi proses object detection dan OCR. Object detection akan menggunakan model Keras RetinaNet. Setelah letak daerah ekstraksi ditemukan, maka akan dilakukan deteksi karakter atau OCR dengan menggunakan library Tesseract. Informasi hasil ekstraksi akan disimpan ke database MySQL. Model information extraction memperoleh nilai confidence sebesar 95.6% dan nilai accuracy sebesar 95.5%