Journal of Information System,Graphics, Hospitality and Technology
Not a member yet
    103 research outputs found

    Continuance Intention Pengguna Online Food Delivery di Indonesia dengan Menggunakan Extended Expectation Confirmation Model

    Full text link
    Pertumbuhan pesat layanan online food delivery di Indonesia mengubah perilaku konsumen dalam pembelian makanan menggunakan aplikasi digital. Namun penelitian mengenai perilaku pengguna aplikasi layanan online food delivery ini masih terbatas. Dalam penelitian sebelumnya, variabel brand image dan income sebagai moderator terbukti memengaruhi continuance intention di sektor lain, namun belum banyak dieksplorasi dalam konteks online food delivery. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi continuance intention pengguna online food delivery di Indonesia serta mengisi kesenjangan tersebut dengan mengeksplorasi pengaruh brand image serta peran income sebagai moderator terhadap continuance intention pengguna aplikasi online food delivery di Indonesia. Penelitian ini mengadopsi Expectation-Confirmation Model (ECM) yang diperluas dengan variabel tambahan seperti brand image, price saving orientation, dan perceived convenience. Income (pendapatan) digunakan sebagai variabel moderator untuk melihat pengaruh berdasarkan tingkat pendapatan pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan mengembangkan model dan hipotesis, merancang kuesioner, serta melakukan pengumpulan dan analisis data. Sebanyak 409 responden dengan pengalaman sebelumnya menggunakan layanan online food delivery dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dan diproses dengan software AMOS. Hasilnya menunjukkan bahwa confirmation, perceived usefulness, satisfaction, dan perceived convenience berpengaruh positif terhadap continuance intention. Sebaliknya, brand image dan price saving orientation tidak berpengaruh signifikan. Income memoderasi hubungan antara perceived usefulness dan continuance intention, dengan pengaruh yang lebih kuat pada pengguna berpendapatan rendah. Temuan ini memberikan wawasan bagi penyedia layanan untuk meningkatkan retensi, khususnya pada pengguna dengan pendapatan renda

    Halaman Belakang

    No full text

    HALAMAN BELAKANG

    No full text

    Pengembangan Sistem Informasi Estimasi Biaya Proyek Perangkat Lunak Berbasis Function Point

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi yang dapat mengotomatiskan proses estimasi biaya proyek perangkat lunak secara akurat dan efisien. Sistem ini mengadopsi metode Function point Analysis untuk menentukan ukuran fungsional perangkat lunak, kemudian menghitung estimasi biaya berdasarkan kompleksitas setiap komponen yang dinilai oleh manajer proyek. Pengembangan sistem menggunakan bahasa pemrograman VB.NET dengan arsitektur client-server dan database Microsoft SQL Server. Metode waterfall digunakan dalam tahapan pengembangan, memastikan setiap fase, mulai dari analisis kebutuhan hingga pengujian, dilaksanakan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan estimasi biaya yang lebih akurat dan cepat dibandingkan metode konvensional. Sistem ini juga menyediakan fitur pelaporan komprehensif yang memudahkan manajemen proyek dalam mengambil keputusan yang tepat. Fitur ini meliputi laporan rinci mengenai komponen proyek, estimasi waktu, dan sumber daya yang dibutuhkan. Selain itu, sistem ini mampu menghasilkan harga proyek yang dapat digunakan sebagai dasar penentuan harga penawaran kepada klien, meningkatkan transparansi dan kepercayaan dalam negosiasi proyek. Sistem informasi yang dikembangkan tidak hanya membantu dalam mengelola biaya proyek secara lebih efisien, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional perusahaan secara keseluruhan. Dengan menyediakan estimasi yang akurat dan laporan yang komprehensif, manajemen proyek dapat merencanakan dan mengalokasikan sumber daya dengan lebih efektif. Kesimpulannya, sistem informasi ini dapat menjadi alat bantu yang sangat berguna bagi perusahaan dalam mengelola proyek perangkat lunak, meningkatkan akurasi estimasi biaya, dan mempercepat proses pengambilan keputusan, sehingga perusahaan dapat bersaing lebih baik di pasar yang kompetitif

    Market Basket Analysis untuk Penjualan Perlengkapan Cetak dengan Algoritma FP Growth

    Full text link
    Perusahaan yang bertumbuh adalah perusahaan yang terus berkembang dan berinovasi menemukan berbagai macam strategi seiring dengan berjalannya waktu agar meningkatkan omzet usaha yang ditandai dengan penjualan barang. Namun apabila perusahaan serupa atau kompetitor juga melakukan pendekatan strategi yang sama, maka perlu mempersiapkan strategi pemasaran baru untuk meningkatkan penjualan.             Market Basket Analysis merupakan pendekatan analisis data untuk mengenali pola perilaku konsumen terhadap keterkaitan antar produk dalam transaksi penjualan. Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah association rule mining, yang berfokus pada pencarian relasi produk yang dibeli secara bersamaan. Terdapat tiga metrik utama dalam metode ini, yaitu support, confidence, dan lift, yang digunakan untuk menilai relevansi aturan asosiasi. Algoritma FP-Growth dipakai karena mampu menemukan aturan asosiasi secara lebih efisien melalui pembuatan struktur data FP-Tree, yang memungkinkan penemuan frequent itemset tanpa perlu menghasilkan kombinasi kandidat secara eksplisit.                 Pengujian dilakukan pada data transaksi penjualan dari tahun 2022-2023 dengan total sebanyak 118.709 transaksi dengan bahasa Python lalu menghasilkan 9 aturan asosiasi. Pelaku bisnis dapat melakukan strategi pemasaran seperti membuat promosi product bundling dan peletakan produk yang berdekatan. Produk-produk tertentu yang memiliki keterkaitan satu sama lain seperti HEAD L210 L1110 L3110 L3150 DUS KECIL NEW dengan FP HEAD CLEANER PREMIUM 20ML (93,99%) dan FP PERMANENT STAMP 10ML – BLACK dengan FP PERMANENT STAMP REMOVER 5ML (97,91%) dapat menjadi kandidat bundel produk yang menjanjikan dikarenakan memiliki nilai confidence yang tinggi

    Pengembangan Sistem Informasi LSP Indohusada Berbasis Web Menggunakan Design Science Research (DSR)

    Full text link
    Lembaga Sertifikasi Profesi Tenaga Jasa Pelayanan Kesehatan Indohusada (LSP Indohusada) menghadapi beberapa kendala dalam mengelola proses uji kompetensi, yang berdampak pada efisiensi dan keakuratan operasional. Kendala-kendala tersebut meliputi: (1) proses pendaftaran yang hanya dapat dilakukan dengan datang langsung ke kantor LSP Indohusada atau melalui Google Forms, hal tersebut kurang praktis bagi calon peserta; (2) penyebaran informasi jadwal uji kompetensi melalui aplikasi WhatsApp, di mana pengiriman pesan harus dilakukan secara manual kepada penerima satu per satu; (3) proses rekapitulasi laporan hasil uji kompetensi yang dilakukan secara manual, sehingga rentan terhadap kesalahan manusia; dan (4) pencatatan logbook asesor yang juga dilakukan secara manual, menyebabkan kurangnya efisiensi dan keterlambatan dalam pengelolaan data. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini menggunakan metode Design Science Research (DSR) dan model pengembangan sistem waterfall. Sistem informasi yang dikembangkan berbasis website menggunakan bahasa pemrograman PHP 8.2.4 dengan framework Laravel 10.23.0, serta Bootstrap 5.3.2 untuk antarmuka pengguna. Sistem ini menggunakan MySQL 10.4.28 sebagai DBMS dan Unified Modeling Language (UML) untuk pemodelan sistem. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi LSP Indohusada berbasis website yang dirancang untuk 4 aktor utama (guest, admin, asesor, asesi) dengan total 79 fitur yang terstruktur dalam use case diagram, use case description, class diagram, dan sequence diagram. Fungsionalitas sistem diuji menggunakan teknik black box testing dengan hasil 100% pass. Selain itu, pengujian non-fungsional compatibility testing menggunakan alat Testingbot menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan baik di berbagai sistem operasi, browser, dan resolusi layar dengan hasil 100% pass. Pengujian keamanan (security testing) menggunakan OWASP ZAP 2.12.0 juga menunjukkan bahwa sistem aman dari potensi serangan cyber. Dengan demikian, sistem informasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses uji kompetensi yang dikelola oleh LSP Indohusada

    Faktor Pengaruh Peralihan ke Online Learning pada Pegawai Negeri Sipil Berbasis Teori Push Pull Mooring

    Full text link
    Pegawai Negeri Sipil (PNS) diwajibkan untuk terus mengembangkan kompetensi minimal 20 jam per tahun, yang umumnya dilakukan melalui pembelajaran tradisional Pandemi COVID-19 tahun 2020 mengubah paradigma ini dan menjadikan Online Learning sebagai solusi utama akibat pembatasan sosial dan lockdown untuk mengendalikan penyebaran virus.  Bahkan, dalam perkembangannya, banyak instansi pemerintah mengadopsi konsep Corporate University untuk mendukung Online Learning, meskipun banyak menghadapi tantangan, seperti wilayah yang luas dan tersebar pada 38 provinsi dan 514 Kabupaten/Kota dan literasi digital yang rendah. Namun, seiring dengan meredanya pandemi, Online Learning menjadi suatu pilihan, bukan lagi keharusan dan pembelajaran dengan Traditional Learning kembali dibuka. Penelitian ini berusaha mengungkap faktor-faktor Pendorong (push) yang memengaruhi PNS untuk meninggalkan Traditional Learning, faktor-faktor yang menjadi Penarik (Pull) yang memengaruhi PNS untuk beralih pada Online Learning, dan faktor Penambat (Mooring) yang memengaruhi PNS untuk tetap menggunakan Traditional Learning atau beralih pada Online Learning. Berdasarkan data dari 463 responden PNS yang pernah menggunakan Traditional Learning maupun Online Learning yang diolah dengan metode analisa Structural Equation Model (SEM) dengan bantuan aplikasi SPSS dan AMOS, dapat diketahui bahwa seluruh variabel dalam Pull Factor secara keseluruhan memengaruhi keinginan berpindah, dan tidak seluruh variabel dalam Push Factor dan Mooring Factor yang memengaruhi keinginan berpindah

    Halaman Depan

    No full text

    The Utilization of Virtual Reality Technology for First Aid Learning in Vocational High School Nursing Students: English

    No full text
    This VR application can be used to train nurses for future professional challenges they may face. The continuous development of VR applications enables trainees to effectively confront real-life simulations and experience increasingly concrete situations, which can be highly important in nursing education. The use of 3D visualization allows for study understanding of various activities and can help prevent potential errors in the future. Nursing education has always utilized simulation-based learning methods, which are widely recognized in nurse education. Skills laboratories have been established in recent years as a form of learning that provides skills and knowledge through repeated practice without requiring placement. This study discusses the utilization of virtual reality technology in first aid training. First aid training using VR technology is expected to increase the effectiveness of learning by at least 20%. The VR application for first aid learning consists of four first aid training modules, including treatment for burns, fractures, bleeding wounds, and breathing difficulties. This VR application was tested on students to determine whether it could improve the effectiveness of first aid learning. Based on the application testing using a respondent questionnaire, it was found that the assessment of knowledge enhancement in learning reached 72.08. Furthermore, this virtual reality application is more effective when used in first aid training, as evidenced by the superiority of the post-test scores of students who learned first aid using virtual reality compared to those who learned first aid without VR, which was 23.4%

    Optimalisasi Persediaan Bahan Baku pada Perusahaan MSG dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ)

    Full text link
    Sebuah perusahaan produsen MSG menghadapi tantangan dalam pemenuhan pesanan yang tidak menentu, kendati memiliki kapasitas produksi yang memadai. Kendala ini bersumber dari penentuan kuantitas bahan baku yang kurang efisien untuk melayani permintaan pasar domestik dan global, sehingga menimbulkan beban biaya penyimpanan yang besar dan ketidakmampuan untuk berproduksi sesuai permintaan. Penelitian ini mengkaji permasalahan manajemen persediaan yang dihadapi oleh sebuah perusahaan multinasional produsen Monosodium Glutamate (MSG) di Indonesia. Perusahaan mengalami tantangan signifikan akibat permintaan produk yang sangat fluktuatif, terutama dari pasar ekspor, yang seringkali menyebabkan ketidakmampuan memenuhi pesanan secara konsisten. Kondisi ini menimbulkan dilema operasional: kekurangan stok bahan baku menghambat proses produksi dan menyebabkan kelangkaan produk di pasar domestik, sementara persediaan yang berlebih mengakibatkan pembengkakan biaya penyimpanan yang signifikan. Masalah ini diperparah oleh karakteristik pasokan tiga jenis bahan baku utama (A, B, dan C) yang bersifat musiman dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan tingkat persediaan bahan baku guna meminimalkan total biaya persediaan melalui penerapan metode peramalan (forecasting) yang akurat dan model Economic Order Quantity (EOQ). Hasil analisis menunjukkan bahwa metode peramalan yang paling sesuai adalah Moving Average dengan periode 8 bulan (MA=8) untuk permintaan domestik dan periode 6 bulan (MA=6) untuk permintaan ekspor. Implementasi model EOQ menunjukkan bahwa total biaya persediaan dapat ditekan secara drastis dari kondisi aktual perusahaan sebesar Rp 1.818.914.075 menjadi Rp 1.337.397.305. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode EOQ berpotensi memberikan efisiensi biaya yang sangat signifikan, dengan total penghematan mencapai Rp 481.516.770. Implementasi model ini dapat membantu perusahaan menyeimbangkan ketersediaan stok untuk pasar ekspor dan domestik, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas secara keseluruhan

    70

    full texts

    103

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Information System,Graphics, Hospitality and Technology
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇