jurnal.primagraha.ac.id
Not a member yet
267 research outputs found
Sort by
MENINGATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING: IMPROVING MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY THROUGH THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL
Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa merupakan permasalahan yang menuntut pendidik untuk dapat menciptakan dan menerapkan suatu pembelajaran dengan model pembelajaran yang baru. Penelitian ini merupakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian berbentuk pretes-postes control grup design. Tujuan penelitian ini untuk melakukan studi yang berfokus pada penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning yang diduga dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis matematis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Waringinkurung. Pemilihan sampel dilakukan dari populasinya secara purposif (purposive sampling) yaitu kelas X IPA V yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran matematika Problem Based Learning dan X IPA IV dengan pembelajaran ekspositori. Analisis data kemampuan pemecahan masalah menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji-t dan uji N-gain. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran Problem Based Learning lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran ekspositor
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INQUIRY DISCOVERY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 LEUWIDAMAR: INFLUENCE OF LEARNING METHOD OF INQUIRY DISCOVERY OF MATHEMATICS STUDENT LEARNING OUTCOMES GRADE X SMA NEGERI 2 LEUWIDAMAR
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan metode Inquiry Discovery Learning terhadap hasil belajar Matematika di kelas X SMA. Penelitian ini berbentuk kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 2 Leuwidamar. Untuk menguji validitas instrumen dengan menggunakan rumus Product Moment Pearson dan reliabilitas instrumen dalam bentuk tes subjektif digunakan rumus Alpha, uji tingkat kesukaran soal, uji daya pembeda menggunakan indeks diskriminasi (D) dan uji hipotesis dilakukan dengan uji t. Berdasarkan analisis data, hasil penghitungan data penelitian diperoleh skor t hitung > t tabel (2,639>1,693), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar yang positif dan signifikan dengan menerapkan metode Inquiry Discovery Learning dibandingkan dengan tanpa menggunakan metode Inquiry Discovery Learning
THE ARIF'S LEADERSHIP, SUPERVISION AND SUBSTITUTE WORK OUTCOMES
Artikel ini mengkaji gaya kepemimpinan yang arif yang digambarkan sebagai gaya spesialis yang menitikberatkan kepada apa yang dimiliki seseorang, stress penuh terhadap bawahan dan hubungan kekeluargaan dalam suatu organisasi. Gaya kepemimpinan ini dianggap sebagai sebuah pola manajemen paternialistik. Gaya kepemimpinan ini adalah gaya yang memfokuskan kepada manusia sebagai personal dengan segala urusannya secara menyeluruh. Kepemimpinan dapat diartikan bagaimana mensupport bawahan dari segala sisi. Studi ini ditujukan untuk mengidentifkasian pengaruh-pengaruh kepemimpinan kepada bawahan melalui keputusan yang diambil yang disesuaikan dengan kultur organisasi yang dimiliki. Studi ini membantu untuk menentukan hubungan atau korelasi antara kinerja bawahan dengan gaya kepemimpinan. Bantuan atau keikutsertaan yang diberikan dari atasan ke bawahan menghasilkan hubungan atau korelasi positif yang sangat esensi untuk mencapai tujuan dari suatu organisasi. Hasil oberservasi menunjukkan bahwa ada pengaruh campur tangan manajemen (pimpinan) terhadap hasil kinerja bawahan. Selain itu, dalam penelitian ini terdapat faktor yang mempengaruhi lainnya terhadapa kinerja bawahan seperti keefektifan, kultur perusahaan atau organisasi dan daya produktivitas tenaga kerja. Outcome positif dari kinerja pekerja berhubungan dengan support kepemimpinan dimana seorang pekerja selalu bergantung kepada pimpinannya
Teacher Strategy in Character Education Independence of Class V Students Through Thematic Learning Activities
This study aims at describing the strategy of teachers the independent character education in elementary school 16 serang city. The subjects were teachers and students. Objects in this research that are independent of character education. This research is a qualitative descriptive study. Data collection procedures in this study were interviews, observation and documentation. Analysis of data using analysis techniques of data reduction, data display and conclusions. Checking the validity of the data using triangulation, in particular methodological triangulation. The results showed that the independent character in the school could be seen in some aspects of self-development, integration of different character values in the learning implementation plan, and school culture. Aspects of self- development consists of routine, spontaneous activity, programmatic activities and exemplary. Aspects of the integration of independent character value in the learning implemrntation plan consists of independent character value in education, put the value of independent character in the learning implementation plan, using contextual learning strategies, problem-based and cooperative. Aspects of school culture consists of the creation of conditions conducive school, curricular and extracurricular activities
Perilaku Sosial Masyarakat Adat Kampung Kuta Dalam Era Modernisasi (Study Ethnograpi di Kampung Kuta Ciamis)
Indonesia dalam hal Indonesia memiliki kearifan lingkungan, juga disebut pengetahuan tradisional atau lokal sebagai desa milik masyarakat adat Kuta, Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Kearifan lingkungan sebagai salah satu nilai budaya yang hidup dan berkembang di masyarakat Kuta, yang membuat lingkungan alam kuta tetap terjaga, serta denga nilai kesederhanaan, kesetiaan, kerja sama, dan keseimbangan berkelanjutan tercermin dalam perilaku masyarakat adat, Kuta, di era modernisasi. Desa adat Kuta terbuka untuk modernisasi tetapi mereka masih memegang nilai-nilai tradisional, itu tercermin dalam tradisi leluhur yang sedang berjalan. Nilai-nilai warisan budaya lokal adalah upaya untuk mencegah efek negatif dari modernisasi, yang dapat mengubah tatanan budaya yang telah diadopsi oleh desa adat Kuta, nilai-nilai yang dapat mengubah perilaku dan gaya hidup masyarakat adat mereka. Perubahan sosio-budaya dalam masyarakat jika tidak diperiksa akan menyebabkan nilai-nilai asli masyarakat tergeser dan terkikis oleh sistem nilai baru yang datang dari luar
Pengaruh Insentif dan Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Banten
This study aims to examine the effect of incentives and leadership in improving employee’s work discipline with job satisfaction as an intervening variable. This study uses quantitative and descriptive methods with causality approach. The object of this study is DPMPTSP Banten Province, using a sample of 62 respondents. Questionnaire answers were measured on an interval scale of 1- 10. Analysis data is using SmartPLS software version 3.0. The results showed that incentives had an effect on employee’s work discipline while leadership had no effect on employee’s work discipline. Incentives affect job satisfaction, leadership influences job satisfaction and job satisfaction affects employee’s discipline. Mediation test results showed job satisfaction can mediate the indirect effect of incentives on employee’s work discipline and leadership on employee’s work discipline
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Di PT. Cemindo Gemilang (Cilegon–Banten)
This study aims to examine the effect of Transformational Leadership Style and Organizational Culture on Employee Performance with Job Satisfaction as an Intervening Variable. This study uses quantitative and descriptive approaches, with a approach to causality. The object of this research is PT. Cemindo Gemilang Cilegon - Banten, using a sample of 100 respondents. Questionnaire answers are measured on an interval scale of 1-10. Data were analyzed using the help of SmartPLS Software version 3.0. The results of this study state that: 1) Transformational Leadership Style does not significantly influence employee performance. 2) Organizational culture has a significant effect on employee performance. 3) Transformational leadership has a significant effect on job satisfaction. 4) Organizational culture has a significant effect on job satisfaction. 5) Job satisfaction has a significant effect on employee performance. Job satisfaction fully mediates between transformational leadership and employee performance, while job satisfaction can mediate partially between organizational culture and employee performance
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI METODE SOKRATIS MATERI STATISTIKA: IMPROVING STUDENT MATHEMATICS LEARNING RESULTS THROUGH THE SOCRATIC METHOD OF STATISTICS MATERIALS
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar matematika siswa, sehingga perlu dilakukan suatu penelitian agar dapat teratasi permasalahan tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII MM SMK N 7 Pandeglang dengan objek aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi statistik dengan menggunakan metode sokratis. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Gagasan peneliti, motode pembelajaran yang sesuai untuk memecahkan masalah ini adalah metode sokratis. Metode sokratis hampir sama dengan Tanya-jawab. Kegiatan Guru pada metode sokratis yang paling menonjol ialah bertanya dan memperhatikan jawaban para siswa. Dari hasil observasi pada pra siklus jumlah skor total 73 keaktifan belajar meningkat 45 pada siklus I. Pada siklus I jumlah skor total sebesar 118 keaktifan belajar meningkat sebesar 31 pada siklus II jumlah skor total kekatifan belajar siswa mengalami peningkatan, jumlah persentase hasil belajar siswa meningkat 6,06% pada siklus I. Pada siklus I jumlah persentase ketuntasan hasil belajar siswa 54,54% meningkat 39,39% pada siklus II jumlah persentase ketuntasan hasil belajar siswa mengalami peningkatan jumlah persentase 93,93%. Dalam penelitian ini terdapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa setelah diterapkan model metode sokratis pada materi statistic di SMK NEGERI 7 Pandeglang
PENGARUH KECERDASAN NUMERIK DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK: THE EFFECT OF NUMERICAL INTELLIGENCE AND LEARNING INDEPENDENCE ON MATHEMATIC PROBLEM SOLVING ABILITY
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji kebenaran hipotesis mengenai hubungan langsung kecerdasan numerik dan kemandirian belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis jalur (path analysis). Besar sampel sebanyak 90 siswa yang diperoleh dengan teknik multi stage sampling. Instrumen yang digunakan adalah instrument tes dan non tes. Instrumen tes berbentuk tes pilihan ganda untuk mengukur kecerdasan numeric, instrumen non tes yang digunakan adalah angket untuk mengukur kemandirian belajar, dan kemampuan pemecahan masalah matematik diukur dengan tes bentuk uraian. Hasil uji hipotesisnya, yaitu (1) terdapat pengaruh langsung yang signifikan kecerdasan numerik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik (2) terdapat pengaruh langsung yang signifikan kemandirian belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik (3) terdapat pengaruh langsung yang signifikan kecerdasan numerik terhadap kemandirian belajar (4) terdapat pengaruh tidak langsung yang tidak signifikan kecerdasan numerik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik melalui kemandirian belajar
The Development of GISEL Media (Giant Snakes and Ladders) In Social Class V Elementary School
This study aims to determine how to develop gisel media (giant snakes and ladders) in social studies class V Elementary Schools, to determine the feasibility of giant gakes products (giant snakes and ladders) in social studies class V Elementary Schools that were developed get an assessment from experts , and to determine students' responses to giant snakes and ladders media products in social studies class V Elementary School. The type of research used in the research and development method of the Borg and Gall modified from Sugiyono consists of 6 stages: the problem analysis stage, the data collection stage, the product design development stage, the product design validation stage, the improvement test stage (revision) product design, and product trial phase. The results of the validation test by experts (media experts, material experts, linguists, and education experts) on the quality of gisel media (giant snakes and ladders) developed are included in the very feasible criteria with a percentage rating of 94.57%. The results of the trial are limited to students of giant snakes and ladders media who get very decent criteria with an assessment percentage of 97.60%. Based on the results of the study it can be concluded that the gisel media (giant snakes and ladders) developed are very feasible to be used in the learning process of Social Sciences (IPS)