Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    Pengaruh Religiusitas dan Literasi Perbankan Syariah terhadap Keputusan Menabung Masyarakat Desa Tatah Layap di Bank Syariah

    No full text
    Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena masih ditemukannya masyarakat yang beragama Islam dan tinggal di lingkungan yang religius, namun tetap menjadi nasabah bank konvensional. Kondisi tersebut terjadi meskipun masyarakat telah mengetahui adanya ketentuan hukum riba dalam Islam, di mana riba secara tegas dilarang dan umat Islam diperintahkan untuk menjauhinya. Desa Tatah Layap merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, dengan jumlah penduduk sekitar 1.900 jiwa yang seluruhnya tercatat beragama Islam. Dengan kondisi tersebut, religiusitas masyarakat seharusnya menjadi faktor yang kuat dalam mendorong pemilihan lembaga keuangan yang berlandaskan prinsip syariah, khususnya bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas dan literasi perbankan syariah terhadap keputusan menabung masyarakat Desa Tatah Layap pada bank syariah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan masyarakat Desa Tatah Layap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dan literasi perbankan syariah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan menabung masyarakat Desa Tatah Layap pada bank syariah. Selain itu, hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa masing-masing variabel, yaitu religiusitas dan literasi perbankan syariah, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan menabung masyarakat Desa Tatah Layap pada bank syariah

    Pengembangan Lift The Flap Book untuk Pembelajaran Anti Bullying Pada Anak Usia Dini di TK Tunas Pembangunan Batulicin

    No full text
    Banyaknya kasus bullying yang terjadi di lingkungan sekolah menunjukkan bahwa permasalahan ini masih sering dialami oleh anak, termasuk pada jenjang anak usia dini. Bullying yang tidak ditangani sejak dini dapat berdampak negatif terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini sebagai upaya pencegahan bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Lift the Flap Book bertema anti-bullying serta mengetahui keefektifitas sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Dan Evaluasi. teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan tes. Adapun sumber data ada 2 yaitu guru beserta kepala sekolah dan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Lift the Flap Book bertema anti-bullying dinyatakan layak berdasarkan validasi media yang di lakukan oleh ahli dengan nilai 75% dan validasi ahli materi dengan nilai 90%. Media juga efektif dalam pembelajaran anti bullying hasil tes pada anak dengan nilai statistik yaitu sebesar 0,001 yang berarti 0,001<0,05 yang artinya penggunaan Lift The Flap Book mampu meningkatkan kemampuan anak. Kelompok B TK Tunas Pembanguna

    Workshop Penyiapan Dokumen Akreditasi di SMPN 25 Satu Atap Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah

    No full text
    Kegiatan pengabdian ini di latar belakangi oleh kondisi SMPN 25 Satu Atap yang masih berakreditasi C dan menghadapi berbagai kendala dalam penyiapan dokumen akreditasi sehingga dokumen sekolah belum tertata secara sistematis, banyak eviden tidak lengkap, dan belum sesuai indikator Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan 2024. Ketiadaan tenaga tata usaha turut menyebabkan pengelolaan administrasi menjadi terkendala. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi awal dokumen akreditasi sebelum dilaksanakannya workshop, mendeskripsikan persiapan workshop, menjelaskan pelaksanaan workshop sebagai bentuk pendampingan, serta mengidentifikasi dokumen yang akan dibuat dalam kegiatan workshop penyiapan akreditasi. Kegiatan dirancang menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi kondisi awal, pemetaan kebutuhan dokumen, perencanaan langkah kerja, hingga pelaksanaan penyusunan dan pengelompokan eviden dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan pengawas sekolah. Hasil workshop menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam penataan dokumen akreditasi sehingga memberikan dampak positif bagi sekolah. Kegiatan ini membantu menata ulang buku induk siswa dan buku klapper yang baru, serta menyusun dokumen manajerial, perangkat pembelajaran, arsip keuangan, dan laporan kegiatan sesuai komponen IASP 2024. Kepala sekolah dan guru juga mengalami peningkatan pemahaman dalam menyusun, mengelola, dan mengarsipkan dokumen, meskipun tidak semua dokumen dapat diselesaikan karena keterbatasan waktu dan ketersediaan eviden sehingga masih memerlukan penyempurnaan lebih lanju

    Peran Guru Kelas Terhadap Keterampilan Komunikasi Siswa Melalui Pembelajaran Interaktif di Kelas VI MI Al-Muhajirin Banjarmasin

    No full text
    Keterampilan komunikasi merupakan kemampuan dasar yang penting bagi siswa sekolah dasar dalam menunjang keberhasilan belajar dan perkembangan sosial, namun dalam praktik pembelajaran masih ditemukan siswa yang kurang berani menyampaikan pendapat, bertanya, dan berinteraksi secara aktif di kelas. Kondisi ini menunjukkan perlunya peran guru kelas sebagai fasilitator yang mampu menciptakan suasana pembelajaran yang komunikatif dan partisipatif melalui penerapan pembelajaran interaktif. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada peran guru kelas dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa melalui pembelajaran interaktif di kelas VI MI Al-Muhajirin Banjarmasin, serta mengkaji faktor-faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam mengembangkan keberanian, keaktifan, dan kemampuan komunikasi siswa Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas VI dan siswa kelas VI MI Al-Muhajirin Banjarmasin, sedangkan objek penelitian adalah peran guru kelas terhadap keterampilan komunikasi siswa melalui pembelajaran interaktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif berkontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan komunikasi siswa, seperti keberanian berbicara, kemampuan mengemukakan pendapat, bertanya, dan berpartisipasi dalam diskusi. Guru kelas berperan sebagai fasilitator, komunikator, motivator, dan pengelola kelas yang menciptakan suasana pembelajaran aktif dan kondusif. Faktor pendukung dalam peningkatan keterampilan komunikasi siswa meliputi sikap guru yang terbuka, penggunaan metode dan media pembelajaran yang variatif, serta lingkungan kelas yang mendukung. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan karakter siswa, rendahnya rasa percaya diri sebagian siswa, dan keterbatasan waktu pembelajaran

    Evaluasi Pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Menggunakan Model CIPP (Contexs, Input, Process, Product) di Sekolah Dasar Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin

    No full text
    Pemerintah mengeluarkan Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti yang mewajibkan kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran karena rendahnya kemampuan literasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SDIT Ukhuwah Banjarmasin menggunakan Model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan jenis studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan kesiswaan, guru wali kelas 1-3, kepala perpustakaan, dan pustakawan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan dan Pengujian kesimpulan (drawing and veryfying conclusing). Hasil penelitian menunjukkan (1) Evaluasi konteks (contexs) program memiliki landasan hukum yang kuat yaitu Permendikbud No. 23 tahun 2015, selaras dengan visi misi sekolah dan nilai keislaman, dengan kolaborasi efektif antara warga sekolah dan stakeholder. (2) Evaluasi masukan (input) perencanaan sistematis melibatkan seluruh stakeholder, manajemen terstruktur dengan evaluasi berkala, sarana prasarana cukup memadai meski ada keterbatasan, dan pembiayaan dari berbagai sumber. (3) Evaluasi proses (process) pelaksanaan konsisten sejak 2016 melalui membaca 15 menit dan kunjungan perpustakaan mingguan, dengan variasi metode sesuai jenjang, meski menghadapi hambatan seperti minat baca yang rendah dan keterbatasan buku. (4) Evaluasi produk (product) program berhasil membentuk budaya membaca, meningkatkan antusiasme dan prestasi siswa, serta memberikan manfaat luas bagi siswa dan sekolah dalam pencapaian visi misi literasi

    Kontribusi Self Efficacy Terhadap Disiplin Kerja Pada Pegawai Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan

    No full text
    Self efficacy merupakan keyakinan individu terhadap kemampuan diri dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tantangan dimanapun, baik itu di tempat kerja. Sementara itu, disiplin kerja adalah sikap patuh dan taat terhadap peraturan serta tanggung jawab dalam melaksanakan kewajiban kerja. Penelitian ini dilakukan berdasarkan dengan kemungkinan adanya gejala ketidakdisiplinan pada pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat kontribusi self efficacy terhadap disiplin kerja pegawai di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan. Pada penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah non eksperimen dengan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik sampel total, sampel penelitian yang digunakan berjumlah 137 pegawai, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) 66 pegawai maupun Non-ASN 71 pegawai, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan instrumen penelitian terdiri atas skala disiplin kerja dengan reliabilitas sebesar 0,867 dan skala self efficacy dengan reliabilitas sebesar 0,914. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat disiplin kerja dengan kategori tinggi sebesar (20,4%), kategori sedang sebesar (63,5%), dan kategori rendah sebesar (16,1%). Khusus kategori rendah dipengaruhi kurangnya disiplin waktu (waktu datang, istirahat, dan pulang kerja), disiplin peraturan (penggunaan atribut pakaian kerja dan prosedur yang berlaku), dan disiplin tanggung jawab terhadap tugas tetap yang diberikan. Sedangkan pada tingkat self efficacy pegawai termasuk dalam kategori tinggi sebesar (21,2%), kategori sedang sebesar (59,1%), dan kategori rendah sebesar (19,7%). Khusus kategori rendah dipengaruhi kurangnya keyakinan diri berdasarkan tingkatan, kekuatan, dan keluasan self efficacy yang dimiliki oleh individu. Sedangkan Uji linearitas menunjukkan hubungan yang linear antara self efficacy dan disiplin kerja dengan nilai signifikansi 0,301 (> 0,05), dan uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan signifikansi 0,200 (> 0,05). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa self efficacy berpengaruh signifikan dan positif terhadap disiplin kerja dengan nilai koefisien (β = 0,397, t(135) = 9,36, p < 0,05) dan koefisien determinasi sebesar (39,4%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi self efficacy pegawai, maka semakin tinggi pula disiplin kerja yang ditunjukkan. Selain itu, faktor-faktor lainnya yang tidak disebutkan dalam penelitian ini juga memiliki pengaruh sebesar (60,6%) dalam meningkatkan self efficacy dan disiplin kerj

    Kontribusi Kontrol Diri Terhadap Kecenderungan Perilaku Berisiko Penyalahgunaan Narkotika Pada Siswa Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Banjarbaru

    No full text
    Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kontrol diri (X) dapat memberikan kontribusi terhadap kecenderungan perilaku berisiko penyalahgunaan narkotika (Y) pada siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pengaruh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara, dan analisis data yang dikumpulkan melalui buku, arsip, jurnal, dan skripsi. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan skala kontrol diri yang telah diadaptasi dari penelitian Kenyawati, dengan mengacu pada teori Averill dan skala perilaku berisiko penyalahgunaan narkotika yang diadaptasi dari hasil survei prevalensi penyalahgunaan narkotika dari Badan Narkotika Nasional tahun 2019. Penelitian ini dianalisis dengan melakukan beberapa uji, seperti validitas, reliabilitas, normalitas, dan analisis regresi. Dari hasil analisis data ditunjukkan bahwa 97,6% siswa memiliki kontrol diri yang tinggi dan 2,4% lainnya rendah. Adapun ditunjukkan bahwa 95% siswa memiliki tingkat kecenderungan perilaku berisiko penyalahgunaan narkotika yang rendah dan 5% lainnya tinggi. Nilai koefisien regresinya adalah -0,191 dan nilai p-value-nya <0,001, serta nilai R square-nya sebesar 0,145. Tingkat kontrol diri siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Banjarbaru dominan tinggi dan tingkat perilaku berisiko penyalahgunaan narkotikanya dominan rendah. Kontribusi yang diberikan variabel X merupakan kontribusi negatif yang signifika

    Manusia Sebagai Khalifah dalam Perspektif Ahsin Sakho Muhammad

    No full text
    Khalifah bukanlah sebuah gelar semata. Gelar khalifah adalah sebuah tanggung jawab yang diberikan kepada manusia. Maka dari itu manusia harus melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi larangannya. Kemudian manusia menegakkan kehendak Allah dan menerapkan ketetapan-Nya. Sebagai khalifah, manusia harus mejaga interaksi antara manusia dengan alam dengan sesuai dengan petunjuk Ilahi yang tertera dalam kitab suci-Nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna manusia sebagai khalifah menurut Ahsin Sakho Muhammad dan mengetahui metode tafsir yang digunakan oleh Ahsin Sakho Muhammad untuk mengetahui makna manusia sebagai khalifah. Penelitian ini dilakukan berdasarkan penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Mengumpulkan data yang berkaitan dengan tema manusia sebagai khalifah menurut Ahsin Sakho Muhammad. Adapun hasil penelitiannya adalah Ahsin Sakho Muhammad berusaha menekankan bahwa khalifah itu adalah amanah yang harus dijalankan dengan ilmu, keadilan, dan kesadaran sebagai seorang hamba Allah. Jadi khalifah itu tidak hanya terbatas pada penguasa atau sistem dari suatu daerah, melainkan ditujukan untuk seluruh manusia ketika ia hidup hingga ia wafat atau hingga tiba hari kiamat. Dalam menjelaskan penafsiran manusia sebagai khalifah, Ahsin Sakho Muhammad menggunakan metodologi tafsir termatik atau maudhû’î, dengan corak penafsiran adabi al-ijtimâ’î. Sedangkan jenis penafsiran yang digunakan adalah bi al-ma’tsûr dan bi ar-ra’y

    Gambaran Resiliensi Ibu Single Parent dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara

    No full text
    Pernikahan merupakan fase kehidupan yang diharapkan mampu membentuk keluarga yang harmonis. Namun ketika npasangan dikaruniai anak dengan berkebutuhan khusus, kondisi tersebut dapat memicu tekanan dan konflik dalam rumah tangga yang dalam beberapa kasus berujung pada perceraian. Situasi ini menempatkan ibu pada peran sebagai single parent dengan tanggung jawab ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh anak. Tumpukan beban fisik dan emosional yang dialami berpotensi menimbulkan stres berkepanjangan. Meski demikian, sebagian ibu mampu bertahan, bangkit dan memnyesuaikan diri melalui kemampuan resiliensi dalam menghadapi berbagai tekanan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses resiliensi ibu single parent dengan anak berkebutuhan khusus serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik analisis data yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Penelitian ini dilakukan di Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan subjek dua orang ibu single parent dan dua orang informan. Penelitian ini menggunakan tiga metode triangulasi sebagai uji keabsahan data, yaitu triangulasi metode, triangulasi sumber, dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu single parent dengan anak berkebutuhan khusus di Kota Amuntai memiliki kemampuan resiliensi dan strategi yang berbeda dalam menghadapi tantangan hidup. Subjek F menunjukkan resiliensi melalui pengendalian emosi, optimisme, empati, serta keyakinan diri dalam mengatasi kesulitan ekonomi, sedangkan subjek M menampilkan resiliensi yang berlandaskan nilai spiritual, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalani perannya sebagai orang tua. Resiliensi kedua subjek terbentuk melalui aspek regulasi emosi, kontrol impuls, optimisme, empati, self-efficacy, dan pencapaian, serta dipengaruhi oleh faktor dukungan sosial, dukungan keluarga, usia, dan keterbukaan diri yang berperan penting dalam membantu mereka beradaptasi dan bertahan menghadapi berbagai tekanan

    التناوب اللغوي والخلط بين اللغات في تعليم اللغة العربية بمعهد الفرقان بنجرماسين = Alih Kode dan Campur Kode Pada Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Al- Furqan Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, faktor penyebab, dan pengaruh penggunaan alih kode dan campur kode dalam pembelajaran bahasa Arab di Pondok Pesantren Al-Furqan Muhammadiyah Banjarmasin. Fenomena ini sering muncul dalam interaksi antara guru dan santri selama proses belajar mengajar, baik dalam bentuk komunikasi lisan maupun tulisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori alih kode Poplack dan teori campur kode Muysken . Hasil dari penelitian ada tiga jenis, yaitu alih kode antar kalimat (intersentential switching), alih kode dalam kalimat (intrasentential switching), dan alih kode berupa sisipan kata atau frasa pendek (tag switching). Sedangkan, campur kode terbagi menjadi tiga bentuk utama, yaitu insertion (penyisipan unsur bahasa), alternation (pergantian struktur antar bahasa), dan congruent lexicalization (penggabungan unsur leksikal dari dua bahasa yang serupa dalam struktur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan alih kode dan campur kode untuk berbagai tujuan pedagogis, seperti mempermudah pemahaman, memperjelas makna, serta menarik perhatian santri selama proses pembelajaran. Faktor-faktor penyebabnya meliputi faktor situasional, topikal, dan kebutuhan komunikatif guru. Fenomena ini memiliki dampak positif dan negatif. Secara positif, alih kode dan campur kode membantu meningkatkan pemahaman santri, menciptakan suasana belajar yang komunikatif, serta menjembatani bahasa ibu dan bahasa Arab. Namun secara negatif, penggunaan yang berlebihan dapat mengurangi intensitas praktik bahasa Arab fusha di lingkungan pesantren. Secara keseluruhan, penggunaan alih kode dan campur kode mencerminkan strategi pengajaran yang adaptif dan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Arab di pesantre

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇