Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    إبداع إدارة الصف في تعزيز دافعية تعلم اللغة العربية لدى طلاب المدرسة الابتدائية الإسلامية = Kreativitas Pengelolaan Kelas dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab Siswa MIN 9 Banjar

    No full text
    Motivasi belajar siswa pada pelajaran Bahasa Arab di MIN 9 Banjar awalnya tergolong rendah, sebagaimana ditemukan pada observasi 25 Februari 2023 di kelas 3. Siswa terlihat kurang fokus, beberapa bercanda atau berbicara, serta minim antusiasme terhadap pembelajaran. Faktor seperti penataan ruang kelas yang kurang menarik dan penggunaan media pembelajaran yang terbatas turut memengaruhi hal ini. Namun, observasi lanjutan pada 15 Oktober 2024, menunjukkan perubahan signifikan: Siswa menjadi lebih fokus, aktif, dan bersemangat. Hal ini mendorong penelitian lebih lanjut tentang kreativitas guru dalam pengelolaan kelas dan dampaknya pada motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kreativitas guru dalam pengelolaan kelas pada pembelajaran Bahasa Arab di MIN 9 Banjar serta dampaknya terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru meliputi penataan ruang dan tempat duduk yang menarik, penggunaan media pembelajaran inovatif, serta pengelolaan emosional siswa. Guru juga menerapkan metode seperti diskusi kelompok dan permainan edukatif, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Upaya ini terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa, terlihat dari perhatian, partisipasi aktif, dan hasil belajar yang meningkat. Penelitian menyimpulkan bahwa kreativitas pengelolaan kelas berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Direkomendasikan agar sekolah mendukung pelatihan guru dan menyediakan fasilitas untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif

    Simbolisme Kata Rûh dalam Al-Qur’an (Telaah Penafsiran Al-Naisâbûrî dalam Tafsir Gharâ`ib Al-Qur’an Wa Raghâ`ib Al-Furqân)

    No full text
    Perbincangan mengenai rûh merupakan salah satu hal sentral di bidang ilmu pengetahuan. Pada dialog manusia dengan ilmu pengetahuan yang berkembang, banyak para cendekiawan yang mencoba mengembangkan dan memecahkan makna ini. Proses dialog ini sendiri menghadirkan banyak sekali pemaknaan mengenai rûh, sehingga kajian mengani hal ini menarik untuk dianalisis. Penulis pada penelitian ini menggunakan tafsir Gharâ`ib Al-Qur'an wa Raghâ`ib Al-Furqân karya al-Naisâbûrî untuk menganalisis penafsiran simbolik terhadap kata ini dalam tafsir karyanya. Tujuan penelitian ini sendiri untuk menganalisis bagaimana penafsiran simbolik al-Naisâbûrî terkait makna rûh dan menganalisis metode yang digunakan dalam penafsirannya. Kedua hal ini menjadi penting, karena penafsiran simbolik dengan pendekatan isyârî yang digunakan bisa melihat maqbûl atau tidaknya penafsiran dari sisi isyarat itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang menganalisis sumber primer berupa kitab tafsir Gharâ`ib Al-Qur'an wa Ragâh`ib Al-Furqân karya al-Naisâbûrî dan sumber sekunder berupa kitab-kitab tafsir, buku, artikel, dan karya ilmiah lainnya yang relevan. Pada praktiknya, penelitian ini masuk ke dalam ranah tafsir maudhû’iy karena berfokus pada satu kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama; penafsiran simbolik kata rûh oleh al-Naisâbûrî yakni, sebagai sumber kehidupan agama dan penghubung antara manusia dengan Allah melalui pemaknaan malaikat Jibril serta Al-Qur'an dan Wahyu. Kedua, metode penafsiran yang digunakan al-Naisâbûrî memiliki beberapa karakteristik: dimulai dengan makna zahir sebelum menyelami makna yang lebih dalam, menggunakan pendekatan antar ayat dalam membangun makna, menerapkan metode perluasan makna, dan menjaga keseimbangan antara makna zahir dan batin. Penelitian ini juga menemukan bahwa penafsiran al-Naisâbûrî termasuk dalam kategori tafsir isyârî yang maqbûl (dapat diterima) karena memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan para ulama, seperti tidak mengabaikan makna zahir, didukung dalil syar'i dan tidak bertentangan dengan syariat

    Tipologi Resepsi Fungsional Al-Qur’an dalam Tradisi Siklus Kehidupan Masyarakat Desa Jumba Kecamatan Amuntai Selatan

    No full text
    Resepsi fungsional Al-Qur’an mengarah kepada cara masyarakat memahami, memanfaatkan, dan menerapkan pesan-pesan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks tradisi siklus kehidupan seperti kelahiran, pernikahan, dan kematian. Dalam tradisi siklus kehidupan, Al-Qur’an diresepsikan sebagai simbol keberkahan, perlindungan, dan harapan. Hal ini terlihat ketika masyarakat memfungsikan Al-Qur’an dalam suatu tradisi dengan keyakinan penuh. Penelitian ini berbentuk penelitian lapangan (field research). Bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan antropologi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan interpretasi data dan melakukan pembenahan secara sistematis terhadap data yang terkumpul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan ayat-ayat Al-Qur’an dalam tradisi siklus kehidupan masyarakat Desa Jumba yang meliputi kelahiran, pernikahan, dan kematian. Penelitian ini juga mengeksplorasi bentuk resepsi fungsional Al-Qur’an yang mencakup pembacaan, pendengaran, tulisan, dan sikap terhadap Al-Qur’an. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Jumba menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai sarana doa, memohon keberkahan dan perlindungan pada berbagai tahap kehidupan. Bentuk resepsi Al-Qur’an mencerminkan penghormatan masyarakat Desa Jumba terhadap kitab suci melalui berbagai praktik, yaitu pembacaan dalam prosesi kelahiran, pernikahan, maupun kematian, mendengarkan murottal saat kehamilan, penulisan ayat yang diletakkan di dalam kafan, hingga pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari hari. Temuan ini menunjukkan integrasi antara nilai tradisi dan ajaran agama, serta peran Al-Qur’an sebagai pedoman yang melandasi tradisi masyarakat Desa Jumb

    Pengaruh Kelengkapan Sarana Prasarana dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Akademik Siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri se-Kabupaten Balangan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelengkapan sarana prasarana dan motivasi belajar terhadap prestasi akademik siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri se-Kabupaten Balangan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran faktor internal dan eksternal dalam mendukung keberhasilan akademik siswa, terutama pada jenjang pendidikan Islam. Kelengkapan sarana prasarana dipandang mampu mendukung kenyamanan siswa dalam belajar secara efektif, sementara motivasi belajar mendukung siswa dalam mencapai hasil pendidikan yang baik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 301 siswa dari berbagai madrasah di Kabupaten Balangan. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kelengkapan sarana prasarana berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik dengan nilai t_hitung sebesar 12,007 dan signifikansi 0,000 (< 0,05). Nilai koefisien regresi sebesar 0,030; (2) motivasi belajar juga memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi akademik, dengan t_hitung sebesar 16,196, signifikansi 0,000, dan koefisien regresi sebesar 0,099; (3) secara simultan, kelengkapan sarana prasarana dan motivasi belajar memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian akademik siswa Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Balangan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kelengkapan sarana prasarana yang baik dan sesuai dengan kebutuhan, serta perlunya motivasi dari diri siswa maupun dukungan dari orang lain dalam melaksanakan pendidikan, khususnya siswa pada jenjang Madrasah Tsanawiyah

    Analisis Internalisasi Prinsip-Prinsip Syariah pada Bisnis Ritel Syariah di Al-Furqan Mart Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Al-Furqan Mart Banjarmasin sebagai minimarket syariah dalam menginternalisasikan prinsip kehalalan, thayyiban, dan kewajaran harga untuk memenuhi kebutuhan warga sekolah dan masyarakat sesuai syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana internalisasi prinsip syariah di Al-Furqan Mart serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) dengan pendekatan kualitatif deskriftif. Informan terdiri atas manajer, 2 pegawai dan 6 pelanggan Al-Furqan Mart Banjarmasin yang terlibat dalam proses jual beli sehari hari. Menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya Al-Furqan Mart menginternalisasikan prinsip syariah dengan memastikan produk-produk yang dijual bersertifikat halal, menjaga kualitas dan kebersihan produk, serta menetapkan harga secara wajar dan bebas riba. Kendala utamanya yaitu produk UMKM yang belum bersertifikat halal, minimnya informasi produk, dan fluktuasi harga yang menyulitkan penetapan harga secara wajar. Upaya mengatasi kendala yang dilakukan yaitu memberikan edukasi dan dorongan untuk memiliki sertifikat halal, perbaikan kemasan pada produk UMKM, dan menjalin kerja sama yang stabil pada pemasok serta melakukan diversifikasi sumber barang

    Pengaruh Pengunaan Media Ladder And Snakes terhadap Motivasi Siswa dalam Pembelajaran Fiqh pada Kelas 3 di MIN 9 Banjar

    No full text
    Tingkat Madrasah Ibtidaiyah, pembelajaran Fiqh bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar kepada siswa mengenai hukum-hukum Islam yang berkaitan dengan ibadah dan interaksi sosial. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran Fiqh seringkali menghadapi tantangan, terutama dalam hal motivasi belajar siswa. Metode pengajaran yang konvensional, seperti ceramah dan penggunaan media yang hanya terfokus pada buku teks, sering kali membuat siswa merasa bosan dan kurang terlibat dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa menggunakan media Ladder and Snakes pada pembelajaran Fiqh di kelas 3 MIN 9 Banjar, mengetahui terdapat pengaruh penggunaan media Ladder and Snakes dalam meningkatkan motivasi belajar Fiqh di kelas 3 MIN 9 Banjar, dan mengetahui keterlaksanaan penggunaan media Ladder and Snakes dalam pembelajaran Fiqh di kelas 3 MIN 9 Banjar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimental dengan desain pra-eksperimental jenis One Group Pretest-Posttest Study. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Ladder and Snakes. Rata-rata skor pre-test adalah 48,2, sedangkan rata-rata skor post-test adalah 66,6, dengan selisih sebesar 18,4. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai t hitung sebesar 11,080 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan media pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik dalam pendidikan agama Islam khususnya Fiqh, serta menjadi referensi bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas

    Intervensi Dini Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Kelas Pull Out di RA Ulumul Qur’an Al Madani Kota Banjarbaru

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan intervensi dini bagi anak berkebutuhan khusus melalui kelas Pull Out di RA Ulumul Qur’an Al Madani Kota Banjarbaru. Intervensi dini merupakan upaya sistematis untuk memberikan dukungan dan layanan khusus bagi anak-anak yang mengalami hambatan perkembangan sejak dini, dalam hal ini anak dengan hambatan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan tunarungu. Pemilihan dua kategori tersebut didasarkan pada kondisi nyata di lapangan, di mana hanya anak dengan gangguan tersebut yang mengikuti program kelas Pull Out di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan intervensi dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses perencanaan dilakukan setelah anak terdeteksi mengalami hambatan melalui asesmen menggunakan DDTK dan instrumen KPSP, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyusunan Program Pelayanan Individual (PPI). Pelaksanaan intervensi dilakukan oleh Guru Pendamping Khusus (GPK) dengan menggunakan metode, media, dan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk mengukur perkembangan anak dari aspek minat belajar, sosial, dan emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program intervensi dini melalui kelas Pull Out terbukti mampu meningkatkan keterlibatan dan perkembangan anak, baik dalam aspek akademik maupun sosial-emosional. Faktor pendukung pelaksanaan program ini meliputi komitmen lembaga, ketersediaan sarana prasarana, serta dukungan dari orang tua. Adapun faktor penghambat berasal dari kondisi anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa intervensi dini melalui kelas Pull Out efektif dalam membantu anak berkebutuhan khusus berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya

    Materi Fikih Tentang Shalat dalam Kitab Sabilal Muhtadin Karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

    No full text
    Materi fikih tentang shalat merupakan bagian penting dalam ajaran Islam, terutama dalam hal pelaksanaan ibadah sehari-hari. Salah satu kitab klasik yang membahas hal ini secara mendalam adalah kitab Sabilal Muhtadin karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, seorang ulama besar Nusantara abad ke-18. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur penyajian materi fikih shalat dalam kitab Sabilal Muhtadin karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan mengungkap keunikan metode penyajian fikih shalat yang digunakan oleh Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dalam kitab Sabilal Muhtadin. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari berbagai sumber, termasuk kitab Sabilal Muhtadin, sementara data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan, seperti buku-buku fikih mazhab Syafi’i, jurnal ilmiah, dan referensi pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Sabilal Muhtadin menyajikan materi fikih shalat secara sistematis dan aplikatif dengan pendekatan berbasis pengamatan fenomena alam. Kitab ini juga berhasil mengintegrasikan nilai-nilai pedagogis dan memberikan ruang tafsir yang realistis terhadap kondisi masyarakat, sehingga menjadi model kontekstualisasi hukum Islam yang relevan dan responsif terhadap tantangan zaman. Dengan demikian, kitab Sabilal Muhtadin menjadi salah satu karya fikih yang monumental dan relevan untuk dijadikan rujukan dalam pembelajaran fikih di madrasah atau lembaga pendidikan Islam

    Exploring Student’s Psychological Aspect in Utilizing YouTube Video as English Language Learning Media: A Narrative Inquiry Study

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek psikologis yang dialami oleh siswa dalam memanfaatkan video YouTube sebagai media pembelajaran bahasa Inggris dalam konteks pembelajaran di kelas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain narrative inquiry, penelitian ini menyelidiki bagaimana YouTube memengaruhi motivasi, minat, sikap, bakat, kecerdasan, dan kecemasan siswa, serta tantangan yang mereka hadapi dalam proses pembelajaran. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh siswa kelas VIII SMP Hidayatullah Martapura yang mengikuti pembelajaran bahasa Inggris menggunakan video YouTube yang disediakan oleh guru mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video YouTube secara signifikan meningkatkan keterlibatan psikologis siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Sebagian besar partisipan melaporkan peningkatan motivasi, minat yang lebih tinggi, serta sikap yang lebih positif ketika berinteraksi dengan konten video. Format audiovisual dari YouTube membantu siswa dalam memahami materi dan mengurangi kecemasan dalam belajar. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi siswa, seperti keterbatasan akses teknologi, koneksi internet yang tidak stabil, iklan yang mengganggu, serta kesulitan dalam menemukan konten edukatif yang tepat. Penelitian ini menegaskan bahwa video YouTube memiliki potensi besar dalam mendukung perolehan bahasa Inggris, namun efektivitasnya sangat bergantung pada pemilihan konten yang sesuai, bimbingan dari guru, serta dukungan infrastruktur yang memadai. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi pendidik, institusi pendidikan, dan peneliti selanjutnya yang ingin mengintegrasikan media digital ke dalam pembelajaran bahasa yang responsif secara psikologis dan efekti

    Kontribusi Beban Kerja Terhadap Kinerja Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Bersertifikasi Di SMKN 1 Marabahan

    No full text
    Lingkungan kerja yang mendukung diyakini mampu meningkatkan motivasi dan kinerja guru, sedangkan beban kerja yang tinggi dapat menjadi penghambat dalam pelaksanaan tugas dan pencapaian hasil kerja optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat beban kerja serta tingkat kinerja guru Aparatur Sipil Negara (ASN) bersertifikasi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Marabahan. Secara khusus, penelitian ini ingin mengetahui kontribusi beban kerja terhadap kinerja guru di lingkungan sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk mengukur kontribusi antara beban kerja dan kinerja secara objektif. Subjek penelitian adalah seluruh guru ASN yang telah bersertifikasi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Marabahan, dengan jumlah populasi sebanyak 33 orang, dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan merupakan skala adaptasi yang didasarkan pada teori beban kerja dari Hard dan Staveland, serta teori kinerja dari Stephen P. Robbins. Instrumen diadaptasi dari skripsi Muhammad Mina untuk beban kerja dan dari skripsi Muhammad Ali Musa Nasution untuk kinerja. Validitas instrumen menunjukkan bahwa seluruh item pada skala beban kerja (r hitung > r tabel 0,284) dan skala kinerja guru (r hitung > r tabel 0,213) dinyatakan valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersertifikasi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Marabahan memiliki tingkat beban kerja pada kategori sedang (63,6%) dan kinerja pada kategori rendah (51,5%). Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru nilai sig. = 0,002 < 0,05), yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,268 menunjukkan bahwa 26,8% variasi dalam kinerja guru dapat dijelaskan oleh beban kerja, sementara sisanya berkontribusi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa beban kerja memiliki kontribusi nyata terhadap kinerja guru, namun faktor lain di luar beban kerja juga perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan kinerja secara menyeluru

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇