Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Pengaruh Lingkungan Sekolah dan Keluarga Terhadap Pergaulan Peserta Didik Kelas IX di SMP Negeri 27 Banjarmasin
Kata Kunci: Pengaruh, Lingkungann Sekolah, Lingkungan Keluarga, Pergaulan
Pergaulan peserta didik merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial remaja karena berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan perilaku sehari-hari. Berbagai fenomena seperti bullying, pelanggaran tata tertib, dan perilaku menyimpang di lingkungan sekolah menunjukkan bahwa kualitas pergaulan tidak terlepas dari pengaruh lingkungan sekitar, khususnya lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga. Lingkungan yang kondusif diharapkan mampu membentuk pergaulan yang positif, sedangkan lingkungan yang kurang mendukung berpotensi menimbulkan perilaku negatif pada peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap pergaulan peserta didik, pengaruh lingkungan keluarga terhadap pergaulan peserta didik, serta pengaruh lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga secara simultan terhadap pergaulan peserta didik kelas IX di SMP Negeri 27 Banjarmasin.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IX SMP Negeri 27 Banjarmasin yang berjumlah 211 peserta didik, dengan sampel sebanyak 29 peserta didik kelas IX A yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial lingkungan sekolah berpengaruh signifikan terhadap pergaulan peserta didik, sedangkan lingkungan keluarga tidak berpengaruh signifikan. Namun secara simultan, lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap pergaulan peserta didik. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,667 menunjukkan bahwa 66,7% variasi pergaulan peserta didik dipengaruhi oleh lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga, sementara 33,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini
Eksplorasi Etnomatematika pada Gumbaan Sebagai Media Pembelajaran Matematika
Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya kurikulum yang
relevan dengan budaya lokal untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa
terhadap matematika. Etnomatematika dipandang sebagai jembatan yang
menghubungkan konsep-konsep matematika dengan kehidupan dan budaya
masyarakat, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang
terdapat pada Gumbaan sebagai bentuk penerapan etnomatematika dalam
pembelajaran.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif
dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi
langsung terhadap bentuk fisik dan mekanisme kerja Gumbaan, wawancara
dengan pengrajin, petani, dan tokoh masyarakat di Desa Jelapat 1, Kecamatan
Tamban, Kabupaten Barito Kuala, serta dokumentasi pendukung. Analisis data
menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gumbaan mengandung berbagai
konsep matematika. seperti geometri (garis, sudut, persegi, persegi panjang,
segitiga, silinder, balok, trapesium, prisma trapesium, lingkaran dan transformasi
geometri), aritmatika (pengukuran, konversi satuan, dan proporsi), mekanika
(gaya, kecepatan, dan momen), serta statistika (perhitungan efisiensi pembersihan)
yang dapat di terapkan dalam pembelajaran matematika sesuai dengan capaian
pembelajaran fase B, C, D, dan F kurikulum merdeka. Temuan ini membuktikan
bahwa alat tradisional suku Banjar tersebut merupakan wujud nyata penerapan
matematika dalam konteks budaya. Dengan demikian, Gumbaan dapat dijadikan
media pembelajaran berbasis budaya lokal yang memperkuat pemahaman siswa
terhadap konsep matematika abstrak melalui benda nyata di lingkungan mereka
فعالية استخدام وسيلة العجلة الدوارة (Spinning Wheel) في إتقان المفردات العربية لطلبة الصف السابع بالمدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية 1 باليكبابان كاليمنتان الشرقية = Efektivitas Penggunaan Media Spinning Wheel dalam Penguasaan Kosakata Bahasa Arab untuk siswa Kelas VII MTsN 1 Balikpapan Kalimantan Timur
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media
Spinning Wheel dalam penguasaan kosakata bahasa Arab untuk siswa kelas VII
MTsN 1 Balikpapan. Latar belakang penelitian ini berawal dari rendahnya
kemampuan siswa dalam menulis dan memahami mufrodat, yang menunjukkan
perlunya media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Teknik
pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi.
Hasil pre-test menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas kontrol sebesar
58,06 dan kelas eksperimen sebesar 59,56, dengan selisih rata-rata sebesar 1,5.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelas kontrol yang
belajar tanpa Spinning wheel sebesar 74,34, sedangkan nilai rata-rata post-test kelas
eksperimen yang belajar dengan menggunakan media Spinning Wheel sebesar
82,75 dengan selisih rata-rata sebesar 8,41. Kemudian hasil analisis statistik
menggunakan independent samples t-test melalui SPSS versi 27 menunjukkan nilai
signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,001, lebih kecil dari α = 0,05. Berdasarkan hasil
tersebut, Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa media Spinning Wheel
efektif digunakan dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa
kelas VII MTsN 1 Balikpapan.
Selain itu, hasil analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen
memperoleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 57,19% dengan kategori cukup efektif,
sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 38,8% dengan
kategori tidak efektif. Temuan ini memperkuat bahwa efektivitas penggunaan
ح
media spinning wheel lebih tinggi dibandingkan pembelajaran tanpa media
tersebu
Program Lima Hari Penerapan Metode Talaqqi pada Pembelajaran Qiraʻat Sab’ah di Taman Pendidikan Qur’an Al Mumtaaz Pelaihari
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya lembaga pendidikan
yang mengajarkan qiraʻat sab’ah secara sistematis, serta anggapan bahwa
pembelajaran qiraʻat memerlukan waktu yang panjang dan sulit diterapkan secara
efektif dalam durasi singkat.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran qiraʻat
sab’ah serta menganalisis efektivitas program lima hari penerapan metode talaqqi
pada pembelajaran qiraʻat saab’ah di Taman Pendidikan Qur’an Al-Mumtaaz
Pelaihari.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan (field research). Subjek penelitian meliputi pengajar qiraʻat sab’ah dan
santri yang mengikuti program pembelajaran lima hari. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis
data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran qiraʻat sab’ah di TPQ
Al-Mumtaaz Pelaihari dilaksanakan secara terstruktur melalui penerapan metode
talaqqi yang menekankan interaksi langsung antara guru dan santri. Program lima
hari yang dilaksanakan pada masa libur sekolah dan kuliah dinilai efektif karena
didukung oleh pengaturan durasi dan intensitas pertemuan yang menyesuaikan
kesiapan santri. Metode talaqqi yang dipadukan dengan latihan intensif dan
koreksi langsung mampu meningkatkan kualitas bacaan santri, terutama pada
aspek makhraj, sifat huruf, panjang-pendek bacaan, serta penguasaan lagu
Implementasi Warung Kejujuran untuk Membangun Karakter Siswa pada MAN 1 Banjarmasin
Permasalahan kejujuran terutama jujur dalam jual beli menjadi masalah
yang perlu diselesaikan, akhlak jujur merupakan hal yang penting untuk
ditanamkan pada siswa dan siswi, tak terkecuali siswa dan siswi pada MAN 1
Banjarmasin. Berdasarkan hal tersebut, munculah sebuah inovasi yakni warung
kejujuran untuk membangun karakter siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi warung kejujuran
serta upaya yang dilakukan sekolah melalui warung kejujuran untuk membangun
karakter jujur siswa pada MAN 1 Banjarmasin
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang
dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif.
Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan (verification). Subjek penelitian yakni satu orang
pengelola warung, satu orang guru aqidah akhlak, satu orang guru BK dan satu
orang siswa sebagai perwakilan yakni ketua OSIM. Sedangkan objek penelitian ini
adalah implementasi warung kejujuran dan upaya membangun karakter jujur pada
siswa pada MAN 1 Banjarmasin.
Dari hasil penelitian didapat bahwa pengimplementasian warung kejujuran
yakni disediakannya sebuah lemari, yang berisikan alat tulis dan sebagainya.
Kemudian transaki jual-beli dilakukan secara mandiri tanpa adanya penjual.
Disediakan daftar harga barang serta dua buah wadah untuk menaruh uang dan
mengambil kembalian.
Adapun upaya yang diterapkan adalah dengan meniadakan penjaga serta
pengawasan kamera CCTV. Dengan ketiadaan pengawasan fisik dan teknologi,
siswa ditempatkan pada situasi di mana integritas pribadi menjadi satu-satunya
kompas dalam bertindak, terutama saat melakukan transaksi pembayaran secara
mandiri
تنفيذ تعليم مهارة القراءة باستخدام كتاب "القراءة الرشيدة" للصف السابع بمعهد الفلاح للبنات بنجر برو = Pelaksanaan Pembelajaran Maharah Qira;ah Dengan Menggunakan Kitab ةديشرلا ةءارقلا Untuk kelas 7 Di Pondok Pesantren Al-Falah Putri Banjarbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pembelajaran maharah qirā’ah
menggunakan kitab Al-Qirā’ah Ar-Rasyīdah pada siswi kelas VII Pondok Pesantren
Al-Falah Puteri Banjarbaru. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya maharah
qirā’ah dalam memahami teks bahasa Arab serta masih ditemukannya permasalahan
pembelajaran, seperti rendahnya kelancaran membaca dan kesulitan memahami
kosakata serta struktur kalimat pada sebagian siswi. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran maharah qirā’ah ditinjau dari tujuan
pembelajaran, materi, metode pembelajaran, dan sistem evaluasi. Metode yang
digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pembelajaran maharah qirā’ah menggunakan kitab Al-Qirā’ah Ar-Rasyīdah
dilaksanakan secara terstruktur dan disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswi.
Guru menerapkan strategi pembelajaran seperti membaca bersama, perbaikan
pelafalan, penerjemahan menggunakan bahasa Arab Melayu, latihan perubahan
dhamir, serta peringkasan bacaan, disertai evaluasi bertahap melalui penilaian harian
dan ujian semester. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan kitab Al-Qirā’ah
Ar-Rasyīdah efektif dalam meningkatkan kelancaran membaca, ketepatan harakat, dan
pemahaman teks bahasa Arab di lingkungan pesantre
Analyzing Speaking Performance Based On Drama Video From Syarifah Irnina Youtube Channel
This research aims to analyze the speaking performance of university students in short drama videos uploaded on the Syarifah Irnina YouTube channel. The research is conducted to answer two research questions: (1) How is the students’ speaking performance in the short drama videos? and (2) What are the strengths and weaknesses of the students’ speaking performance based on fluency, accuracy, pronunciation, and intonation? This study uses a qualitative approach with content analysis as the research method. The data were collected through observation and transcription of students’ dialogues from two short drama videos entitled Supporting Each Other and Beware of Stranger, performed by university students. The findings show that students demonstrate different levels of speaking performance across the four aspects. Fluency appears as a strength for several students who are able to speak smoothly with minimal hesitation, while others show interruptions caused by pauses and fillers. Accuracy is identified as a common weakness, particularly in sentence structure and word choice. Pronunciation is generally understandable, although minor errors occur in fast or spontaneous speech. Intonation varies among students, with some showing appropriate pitch patterns while others display limited variation. In conclusion, the strengths and weaknesses of students’ speaking performance are clearly reflected in the four assessed aspects, indicating uneven development of fluency, accuracy, pronunciation, and intonation among university student
Penerapan Konseling Kelompok dengan Teknik Self Management untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 1 Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu
Motivasi memberikan dampak pada pendidikan yaitu dalam proses belajar
mengajar. Adanya perilaku yang mencerminkan kurangnya motivasi belajar saat
pembelajaran menjadi tanda kurangnya motivasi intrinsik. Permasalahan ini apabila
tidak segera ditangani akan sangat berdampak menyebabkan tidak bisa bertanggung
jawab menekuni tugas yang diberikan, cepat putus asa dalam pengerjaan tugas dan
belajar, sampai menyontek. Dalam kajian bimbingan dan konseling sendiri banyak
jenis layanan maupun teknik bimbingan dan konseling yang dapat meningkatkan
motivasi belajar siswa. Teknik self management dinilai mampu untuk
meningkatkan motivasi belajar peserta didik khususnya motivasi intrinsik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada kelas
kontrol dan kelas eksperimen sebelum dan sesudah dilakukan konseling kelompok
dengan teknik self management serta menganalisis pengaruhnya pada siswa kelas
VII di SMP Negeri 1 Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
eksperimen berupa quasi eksperimen. Dengan subjek penelitian kelas VII
berjumlah 91 siswa. Teknik pengumpulan data dengan angket motivasi belajar dan
observasi. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan analisis statistik
deskriptif dan analisis statistik inferensial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi belajar siswa
sebelum diberikan konseling kelompok dengan teknik self management pada kelas
eksperimen dan kontrol memiliki rata-rata nilai yang seimbang yaitu 73,3 untuk
eksperimen dan 72,3 untuk kontrol, setelah diberikan konseling kelompok dengan
teknik self management nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen
lebih tinggi atau meningkat yaitu 88,6 dibandingkan kelas kontrol yaitu 74, dan
pemberian konseling kelompok dengan teknik self management memberikan
pengaruh yang cukup efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan N
Gain score 59,60
Penerapan Prinsip Pendidikan Buya Hamka pada Program Full Day School di SD Plus Citra Madinatul Ilmi
Pendidikan merupakan upaya sadar untuk mengembangkan potensi peserta
didik secara menyeluruh, baik dari aspek intelektual, emosional, maupun spiritual.
Buya Hamka menekankan bahwa pendidikan harus bersifat holistik, yaitu
mengintegrasikan ilmu pengetahuan, pembentukan akhlak, dan penguatan nilai-nilai
keagamaan. Sejalan dengan prinsip tersebut, program full day school hadir sebagai
sistem pendidikan dengan waktu belajar lebih panjang yang memungkinkan
terlaksananya pembinaan karakter dan pengembangan potensi peserta didik secara
optimal. SD Plus Citra Madinatul Ilmi merupakan salah satu lembaga pendidikan
yang menerapkan program full day school dengan berbagai kegiatan akademik,
keagamaan, dan ekstrakurikuler. Oleh karena itu, perlu dikaji bagaimana penerapan
prinsip pendidikan Buya Hamka dalam program full day school di sekolah tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tujuan
untuk mendeskripsikan prinsip pendidikan Buya Hamka yang relevan dengan
program full day school serta penerapannya di SD Plus Citra Madinatul Ilmi. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Wawancara dilakukan dengan kepala sekolah, guru kelas dan guru bidang. observasi
digunakan untuk mengamati aktivitas peserta didik selama mengikuti program full
day school, sedangkan dokumentasi digunakan sebagai data pendukung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip pendidikan Buya Hamka telah
diterapkan dalam program full day school di SD Plus Citra Madinatul Ilmi,
khususnya pada aspek keseimbangan antara pendidikan intelektual, spiritual, dan
akhlak. Hal ini terlihat dari pelaksanaan pembelajaran yang terintegrasi dengan
kegiatan keagamaan seperti mengaji, tahfidz, pembiasaan ibadah, serta
pengembangan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler. Kesimpulannya,
penerapan prinsip pendidikan Buya Hamka pada program full day school di SD Plus
Citra Madinatul Ilmi berjalan dengan baik dan mendukung terwujudnya pendidikan
holistik
Strategies to Engage Young Learners’ Interest in Learning English: A Single Case Study
This study aims to describe the strategies used by teachers to engage young
learners’ interest in learning English at SDN 1 Sungai Tiung Banjarbaru. The
research employed a qualitative approach with a single case study design. The
participants of this study were an English teacher and students of the elementary
school. The data were collected through classroom observation, interviews, and
documentation. The data were analyzed by using data reduction, data display, and
conclusion drawing. The findings of this study revealed that the teacher applied
various strategies to increase students’ interest in learning English. These strategies
included the use of games, songs, chants, repetition, and interactive activities to
practice vocabulary, grammar, and speaking skills. The teacher also provided
positive reinforcement and constructive feedback to motivate students and to build
their confidence in using English. In addition, teaching aids and simple technology
were used to support the learning process and to create an enjoyable classroom
atmosphere. These strategies made students more active, enthusiastic, and confident
in participating in English learning activities