Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
استراتيجيات تعليم اللغة العربية لطلبة ذوي الاحتياجات الخاصة للمدرسة الشاملة في مدرسة محمدية التاسعة الابتدائية ببنجرماسين = Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi Pada SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin
Pembelajaran Bahasa Arab di sekolah inklusi menuntut strategi khusus karena adanya perbedaan karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Guru dituntut untuk menerapkan pembelajaran yang adaptif agar proses belajar dapat berlangsung efektif dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pembelajaran Bahasa Arab bagi siswa ABK, mengidentifikasi strategi pembelajaran yang diterapkan guru, serta mengkaji upaya dan kendala sekolah dalam memfasilitasi pembelajaran Bahasa Arab di SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilaksanakan hingga Desember 2025. Subjek penelitian terdiri atas guru Bahasa Arab, guru pendamping khusus (GPK), pihak sekolah, serta siswa ABK dengan karakteristik autis ringan, kesulitan belajar spesifik (SLD), ADHD, autism spectrum disorder (ASD), dan slow learner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pembelajaran Bahasa Arab bagi siswa ABK sangat beragam dan tidak dapat disamaratakan. Strategi pembelajaran yang dominan diterapkan adalah model Direct Instruction, yang dipadukan dengan Cooperative Learning sederhana bagi siswa dengan ADHD serta pendekatan berjenjang (Tiered Instruction) bagi siswa dengan kesulitan belajar spesifik dan slow learner. Upaya sekolah meliputi penugasan GPK, kolaborasi antar guru, penyesuaian evaluasi, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif. Namun demikian, pembelajaran masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi guru, belum tersedianya modul adaptif, dan keterbatasan media pembelajara
ﻓﻌﺎﻟﻴﺔ اﻟﻄﺮﻳﻘﺔ اﻟﺴﻤﻌﻴﺔ اﻟﺸﻔﻮﻳﺔ ﺑﺎﺳﺘﺨﺪام وﺳﻴﻠﺔ اﻟﻔﻴﺪﻳﻮ في ﺗﻨﻤﻴﺔ ﻣﻬﺎرة اﻟكلام ﺑﺎﻟﻠﻐﺔ اﻟﻌﺮﺑﻴﺔ ﻟﺪى ﻃﻼب اﻟﺼﻒ اﻟﺤﺎدي ﻋﺸﺮ ﺑﺎﻟﻤﺪرﺳﺔ اﻟﺜﺎﻧﻮﻳﺔ اﻹﺳﻼﻣﻴﺔ اﻟﺤكوﻣﻴﺔ ٢ ﺑﻧﺠﺮﻣﺎﺳين = Efektivitas Metode Audiolingual dengan media video untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas 11 madrasah Aliyah Banjarmasin
Mahārah al-kalām adalah keterampilan berbicara dalam bahasa Arab, yaitu
kemampuan seseorang untuk mengungkapkan ide, pikiran, perasaan, dan pendapat
secara lisan dengan bahasa Arab yang fasih, tepat, dan dapat dipahami oleh lawan
bicara.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara
(maharah kalam) siswa kelas XI di MAN 2 Banjarmasin yang disebabkan oleh
kurangnya inovasi dalam metode pembelajaran serta minimnya penggunaan media
interaktif yang menarik. Sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam
pelafalan dan kurang percaya diri karena proses belajar cenderung monoton dan
berfokus pada teks tertulis saja. bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan
metode Audiolingual dengan bantuan media video berbasis percakapan dalam
meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa kelas XI di MAN 2
Banjarmasin. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen
semu (quasi-experimental) menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group
Design. Subjek penelitian terdiri dari 68 siswa yang terbagi menjadi kelompok
eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes
lisan (pre-test dan post-test), observasi, serta dokumentasi. Data dianalisis
menggunakan uji-t (Independent Samples t-Test) melalui program SPSS. Hasil
penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan
berbicara siswa setelah diberikan perlakuan. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji-t
pada skor post-test yang memperoleh nilai signifikansi 0,003 (< 0,05). Rata-rata
nilai kelas eksperimen yang menggunakan media video (72,00) lebih tinggi
dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional (63,06).
Penggunaan metode Audiolingual berbantuan media video terbukti efektif dalam
meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa. Metode ini mampu
mendorong siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, dan terbiasa dalam melafalkan
ungkapan bahasa Arab melalui latihan imitasi yang tersedia dalam vide
Eksplorasi Etnomatematika pada Arsitektur Masjid Al-A’la Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Indonesia memiliki ragam kebudayaan, kebudayaan akan bertahan selama
masih ada masyarakat yang mendiaminya, dan kebudayaan membawa manfaat
yang berarti untuk kehidupan masyarakat. Salah satu bentuk perwujudan yang dapat
dijadikan objek peninjauan dari aspek budaya adalah bangunan bersejarah. Dalam
hal ini bangunan bersejarah yang dimaksud ialah Masjid Al-A’la yang merupakan
salah satu contoh dari bangunan bersejarah yang terdapat di Kota Barabai,
Kalimantan Selatan. Masjid Al-A’la ialah tempat ibadah bersejarah dan yang
hingga kini masih aktif digunakan di Barabai. Masjid ini memiliki nilai budaya
berupa warisan bersejarah yakni panji-panji. Bangunan masjid ini juga memiliki
keunikan bersejarah yang mana menurut masyarakat setempat katanya masjid ini
selalu bertambah tinggi setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengeksplorasi keterkaitan antara konsep matematika dengan arsitektur Masjid Al
A’la Barabai.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara
dengan tokoh masyarakat, dan melakukan studi dokumentasi terkait bangunan
Masjid Al’A-la Barabai. Fokus penelitian diarahkan pada elemen-elemen arsitektur
yang mencerminkan konsep geometri, termasuk bentuk 2 dan 3 dimensi, simetri,
transormasi, serta pola-pola geometris yang kompleks.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan tersebut menyajikan
berbagai konsep matemaatika yang dapat dimanfaatkan sebagai media
pembelajaran kontekstual di kelas, sehingga siswa dapat memhami materi geometri
secara nyata melalui contoh yang ada di lingkungan sekitar. Penelitian ini juga
menekankan pentingnya integrasi antara seni arsitektur dan pendidikan matematika
untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep abstrak, serta
memberikan perspektif baru dalam pengembangan kurikulum matematika berbasis
konteks lokal. Selain aspek matematika, Masjid Al’Ala Barabai juga menyimpan
nilai-nilai filosofis Islami karena dibangun di atas tanah wakaf milik Penghulu
Muda Yuda Lena dan memiliki peninggalan bersejarah berupa panji-panji dan
mushaf Al-Qur’an tulisan tangan yang dipercaya sebagai hadiah dari kerajaan Arab
Saud
Peran Asuransi dalam Meminimalisir Risiko Finansial Masyarakat Banjarmasin (Studi Pada PT. BRI Insurance Cabang Banjarmasin)
Asuransi memainkan peran penting dalam menghadapi risiko finansial
yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan (khususnya masyarakat Banjarmasin)
dengan memberikan sejumlah nilai manfaat finansial yang sesuai dengan
kesepakatan polis yang telah disetujui antara kedua belah pihak. Latar belakang
penelitian ini berfokus pada peran asuransi dalam memberikan manfaat atas
risiko yang tidak terduga, seperti kebakaran, kerusakan dan kecelakaan. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana peran asuransi dapat
memberikan perlindungan finansial masyarakat.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis
literatur dan wawancara untuk memahami persepsi masyarakat terhadap peran
asuransi dan bagaimana manfaat yang telah didapatkan oleh nasabah. Sampel
diambil menggunakan metode nonprobabily simpling, dengan menggunakan
teknik qouta simpling, Qouta simpling ialah teknik penentuan sampel dari
populasi dengan kriteria yang ditentukan hingga jumlah yang dibutuhkan.
Dengan hal ini, penelitian dilakukan pada 11 orang nasabah.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, hasil penelitian ini adalah:
Pertama, asuransi telah menjalankan perannya dan dengan adanya peranan
asuransi
dapat memberikan ketenangan pikiran dalam menghadapi
ketidakpastian risiko di masa depan. Kedua, asuransi telah memberikan manfaat
yang cukup signifikan, yang mana asuransi memberikan nilai manfaat finansial
saat terjadi suatu risiko pada nasabah sesuai dengan premi yang telah disepakati
di polis antara kedua belah pihak. Asuransi memberikan manfaat secara optimal
dalam mendukung stabilitas keuangan dan kesejahteraan masyarakat
Banjarmasi
Pengembangan E-Modul Berbasis Etnokimia Berorientasi Reflective Thinking Skills pada Materi Hidrokarbon di MA SMIP1946 Banjarmasin
Kesulitan yang dihadapi peserta didik di MA SMIP1946 Banjarmasin pada
materi hidrokarbon adalah kurangnya pemahaman konsep dasar, sulitnya
mengingat karena banyaknya reaksi, dan sulit memahami konsep isomer, media
ajar yang digunakan masih berupa LKS. Maka diperlukan suatu media ajar seperti
e-modul yang dapat menyajikan materi secara lebih konkret, khususnya
menjelaskan struktur senyawa hidrokarbon, tata nama, dan isomernya, dan
diperlukan e-modul berbasis etnokimia yang mengintegrasikan nilai lokal, budaya
dan tradisi, ke dalam pembelajaran reflektif yang melibatkan tindakan rasional dan
logis berdasarkan metode ilmiah, yang melibatkan definisi, analisis, dan
penyelesaian masalah. Berdasarkan masalah tersebut tujuan penelitian untuk
mengetahui kelayakan dan respon peserta didik setelah diterapkannya e-modul
berbasis etnokimia berorientasi reflective thinking skills pada materi hidrokarbon di
MA SMIP 1946 Banjarmasin
Penelitian menggunakan metode R&D, pendekatan mixed methods
(kuantitatif dan kualitatif) dengan model ADDIE. Penelitian dilakukan di MA SMIP
1946 Banjarmasin dengan 15 orang peserta didik kelas XI sebagai partisipan. Jenis
data yang digunakan data kuantitaif dan kualitatif, sumber data primer dan
sekunder, serta teknik pengumpulan data berupa wawancara, angket dan
dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan pedoman wawancara, lembar
validasi materi dan media, serta lembar angket respon peserta didik.
Data diperoleh berdasarkan kelayakan yang diukur menggunakan n-gain, dan
respon peserta didik untuk mengetahui kepraktisannya. Hasil penelitian
menunjukkan n-gain 0.36 dengan kategori “sedang”. Respon peserta didik 89.33%
kategori “sangat positif” dan kepraktisan 89.33% dengan kriteria “sangat praktis”.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa e-modul berbasis etnokimia
berorientasi reflective thinking skills pada materi hidrokarbon di MA SMIP1946
sangat valid digunakan dalam pembelajara
Pengaruh Konsumsi Pemerintah, Pembentukan Modal Tetap Bruto dan Ekspor Neto Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Selatan Periode 2010-2024
Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator penting dalam menilai
kesejahteraan suatu daerah. Kalimantan Selatan memiliki dinamika pertumbuhan
ekonomi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya Produk Domestik
Regional Bruto (PDRB) menurut pengeluaran yang terdiri dari beberapa komponen
termasuk konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) dan
ekspor neto. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tiga komponen PDRB
tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan periode 2010–2024.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear
berganda. Data yang digunakan adalah data time series yang diperoleh dari Badan
Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial semua variabel
independen tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di
Kalimantan Selatan. Variabel konsumsi pemerintah tidak memiliki pengaruh
terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai probabilitas 0,0762, pembentukan
modal tetap bruto (PMTB) juga tidak memiliki pengaruh dengan nilai probabilitas
0,0879 serta ekspor neto yang juga tidak memiliki pengaruh dengan nilai
probabilitas 0,1252. Secara simultan, seluruh variabel independen tidak memiliki
pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, yang ditunjukkan oleh nilai probability
F-Statistic sebesar 0,202225. Nilai R-squared sebesar 0,461937 mengindikasikan
bahwa konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto dan ekspor neto
mampu menjelaskan 46,19% variasi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan,
sedangkan 53,81% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model
Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Kegiatan Amalan Yaumiyah pada Siswa SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin
Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan
untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual dan berorientasi pada
penguatan karakter peserta didik. Salah satu karakter yang menjadi fokus penting
dalam Kurikulum Merdeka adalah karakter religius. SMP Islam Terpadu Ukhuwah
Banjarmasin sebagai sekolah berbasis Islam mengimplementasikan Kurikulum
Merdeka dengan mengintegrasikan kegiatan amalan yaumiyah ke dalam kehidupan
sehari-hari siswa sebagai upaya pembentukan karakter religius.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi Kurikulum
Merdeka di SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin, implementasi Kurikulum
Merdeka melalui kegiatan amalan yaumiyah, serta faktor pendukung dan
penghambat dalam pelaksanaannya yang berfokus pada pembentukan karakter
religius siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru wali kelas, dan
siswa SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin. Analisis data dilakukan melalui
tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di
SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin dilaksanakan secara kontekstual
melalui kegiatan amalan yaumiyah yang terintegrasi dalam pembiasaan ibadah
harian. Amalan yaumiyah dilaksanakan secara terstruktur dan konsisten sebagai
bagian dari pembiasaan karakter peserta didik. Implementasi tersebut mendukung
pembentukan karakter religius, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan
siswa sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka. Faktor pendukung implementasi
Kurikulum Merdeka terdiri atas faktor internal dan eksternal. Faktor internal
meliputi pembiasaan ibadah harian. religius yang telah terbentuk, keterlibatan guru
dalam pendampingan kegiatan pembiasaan, serta dukungan manajemen sekolah
melalui Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP). Faktor eksternal berasal dari
dukungan orang tua dan lingkungan keluarga. Adapun faktor penghambat meliputi
perbedaan karakter dan tingkat kesadaran siswa, kondisi kelelahan fisik pada jam
akhir kegiatan sekolah, serta belum optimalnya kesinambungan pembiasaan antara
lingkungan sekolah dan rumah
Strategi Optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Antasari Banjarmasin dalam Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Antasari Banjarmasin memiliki peran
strategis dalam menghimpun dan menyalurkan zakat di lingkungan kampus. Secara
umum, UPZ dapat dikatakan sudah baik, namun belum sepenuhnya optimal karena
masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan penguatan. Hal ini terlihat dari
terbatasnya sumber daya manusia, belum adanya regulasi wajib zakat bagi ASN,
penggunaan sistem pelaporan yang masih manual, serta kegiatan sosialisasi yang
belum menjangkau seluruh sivitas akademika. Penelitian ini bertujuan merumuskan
strategi peningkatan kinerja UPZ agar pengelolaan zakat dapat berjalan lebih efektif
dan profesional.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan
pendekatan SWOT dan teori manajemen kinerja yang meliputi perencanaan,
pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, serta pemberian umpan balik. Pendekatan ini
digunakan untuk menggambarkan kondisi UPZ secara menyeluruh, baik dari sisi
kekuatan internal maupun tantangan eksternal yang dihadapi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPZ memiliki sejumlah kekuatan
seperti kredibilitas pengurus, dukungan kelembagaan kampus, serta hubungan baik
dengan sivitas akademika. Namun, beberapa kelemahan seperti minimnya SDM
khusus, kurangnya intensitas promosi zakat, dan sistem administrasi yang belum
digital menjadi faktor yang menghambat peningkatan kinerja. Di sisi lain, peluang
besar muncul dari meningkatnya kesadaran berzakat, berkembangnya teknologi
digital, serta dukungan regulasi nasional. UPZ juga menghadapi ancaman berupa
persaingan dengan lembaga zakat lain serta tingkat literasi zakat yang masih
beragam di lingkungan kampus.
Secara keseluruhan, strategi optimalisasi yang dihasilkan melalui analisis ini
mendorong penguatan perencanaan program, peningkatan kapasitas amil,
digitalisasi layanan, perluasan jejaring kelembagaan, serta evaluasi dan sosialisasi
berkelanjutan. Dengan penerapan strategi tersebut, UPZ berpotensi berkembang
jauh lebih baik dan efektivitas penghimpunan ZIS di lingkungan UIN Antasari
dapat meningkat secara signifika
Peran Musyrifah Dalam Bimbingan Keagamaan pada Santriwati di Pondok Pesantren Annisa Pelaihari
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Musyrifah dalam bimbingan
keagamaan pada santriwati di Pondok Pesantren Annisa Pelaihari. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Musyrifah sebagai pendamping,
pembimbing, dan pengarah dalam membentuk sikap keagamaan, kedisiplinan, serta
akhlak santriwati di lingkungan pesantren.
Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan jenis
penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi Musyrifah, kakak asrama, dan
santriwati, sedangkan objek penelitian difokuskan pada apa saja peran dan
bagaimana implementasi peran Musyrifah dalam bimbingan keagamaan. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji
melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Musyrifah dalam bimbingan
keagamaan mencakup peran informatif, persuasif, dan edukatif. Musyrifah
berperan sebagai pemberi informasi keagamaan, pembimbing spiritual, serta
teladan dalam pembentukan karakter santriwati. Bimbingan keagamaan
dilaksanakan melalui berbagai bentuk kegiatan seperti pembinaan ibadah,
pembiasaan akhlak, pendampingan spiritual, dan pengawasan kegiatan sehari-hari.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peran Musyrifah berkontribusi secara
signifikan dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan pemahaman
keagamaan santriwati. Dengan demikian, keberadaan Musyrifah memiliki peranan
strategis dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan dan pembinaan
keagamaan di Pondok Annisa Pelaihar
Aktivitas Pertambangan Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif
Aktivitas pertambangan merupakan salah satu sektor strategis yang
berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional, namun di sisi lain
menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan hidup, sosial dan kesehatan
masyarakat. Di Indonesia, hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat dijamin
secara konstitusional serta diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan.
Pada saat yang sama, sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam,
pandangan hukum Islam memiliki peran penting dalam membentuk etika dan
tanggung jawab moral terhadap pengelolaan sumber daya alam. Kenyataannya,
praktik pertambangan kerap menunjukkan ketimpangan antara tujuan ekonomi dan
kewajiban perlindungan lingkungan, baik akibat lemahnya pengawasan,
pelanggaran AMDAL, maupun eksploitasi berlebihan yang bertentangan dengan
prinsip keadilan dan keberlanjutan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan
pendekatan perundang-undangan, konseptual dan komparatif. Bahan hukum yang
digunakan meliputi peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup dan
pertambangan, fatwa lembaga keagamaan, serta literatur hukum Islam dan hukum
positif. Analisis dilakukan dengan membandingkan prinsip, norma dan mekanisme
perlindungan lingkungan dalam hukum Islam dan hukum positif Indonesia terhadap
dampak aktivitas pertambangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam memandang aktivitas
pertambangan sebagai bagian dari muamalah yang dasarnya dibolehkan, sepanjang
tidak menimbulkan kerusakan, menjaga kemaslahatan umum dan sejalan dengan
prinsip maqashid syariah. Sementara itu hukum positif telah menyediakan regulasi
yang cukup komprehensif melalui kewajiban AMDAL, reklamasi, pascatambang,
serta sanksi administratif, perdata dan pidana. Namun, terdapat kesenjangan dalam
implementasi dan penegakan hukum. Secara komparatif, kedua sistem hukum
memiliki titik temu dalam prinsip perlindungan dan pencegahan kerusakan, namun
berbeda dalam dasar normatif dan pendekatan sanksi. Oleh karena itu, integrasi
nilai etika hukum Islam dengan sistem hukum positif diperlakukan untuk
memperkuat perlindungan lingkungan hidup dalam kegiatan pertambangan secara
berkelanjuta