Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    استراتيجيات تعليم اللغة العربية لطلبة ذوي الاحتياجات الخاصة للمدرسة الشاملة في مدرسة محمدية التاسعة الابتدائية ببنجرماسين = Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi Pada SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin

    No full text
    Pembelajaran Bahasa Arab di sekolah inklusi menuntut strategi khusus karena adanya perbedaan karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Guru dituntut untuk menerapkan pembelajaran yang adaptif agar proses belajar dapat berlangsung efektif dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pembelajaran Bahasa Arab bagi siswa ABK, mengidentifikasi strategi pembelajaran yang diterapkan guru, serta mengkaji upaya dan kendala sekolah dalam memfasilitasi pembelajaran Bahasa Arab di SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin.   Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilaksanakan hingga Desember 2025. Subjek penelitian terdiri atas guru Bahasa Arab, guru pendamping khusus (GPK), pihak sekolah, serta siswa ABK dengan karakteristik autis ringan, kesulitan belajar spesifik (SLD), ADHD, autism spectrum disorder (ASD), dan slow learner.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pembelajaran Bahasa Arab bagi siswa ABK sangat beragam dan tidak dapat disamaratakan. Strategi pembelajaran yang dominan diterapkan adalah model Direct Instruction, yang dipadukan dengan Cooperative Learning sederhana bagi siswa dengan ADHD serta pendekatan berjenjang (Tiered Instruction) bagi siswa dengan kesulitan belajar spesifik dan slow learner. Upaya sekolah meliputi penugasan GPK, kolaborasi antar guru, penyesuaian evaluasi, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif. Namun demikian, pembelajaran masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi guru, belum tersedianya modul adaptif, dan keterbatasan media pembelajara

    ﻓﻌﺎﻟﻴﺔ اﻟﻄﺮﻳﻘﺔ اﻟﺴﻤﻌﻴﺔ اﻟﺸﻔﻮﻳﺔ ﺑﺎﺳﺘﺨﺪام وﺳﻴﻠﺔ اﻟﻔﻴﺪﻳﻮ في ﺗﻨﻤﻴﺔ ﻣﻬﺎرة اﻟكلام ﺑﺎﻟﻠﻐﺔ اﻟﻌﺮﺑﻴﺔ ﻟﺪى ﻃﻼب اﻟﺼﻒ اﻟﺤﺎدي ﻋﺸﺮ ﺑﺎﻟﻤﺪرﺳﺔ اﻟﺜﺎﻧﻮﻳﺔ اﻹﺳﻼﻣﻴﺔ اﻟﺤكوﻣﻴﺔ ٢ ﺑﻧﺠﺮﻣﺎﺳين = Efektivitas Metode Audiolingual dengan media video untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas 11 madrasah Aliyah Banjarmasin

    No full text
    Mahārah al-kalām adalah keterampilan berbicara dalam bahasa Arab, yaitu kemampuan seseorang untuk mengungkapkan ide, pikiran, perasaan, dan pendapat secara lisan dengan bahasa Arab yang fasih, tepat, dan dapat dipahami oleh lawan bicara.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara (maharah kalam) siswa kelas XI di MAN 2 Banjarmasin yang disebabkan oleh kurangnya inovasi dalam metode pembelajaran serta minimnya penggunaan media interaktif yang menarik. Sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam pelafalan dan kurang percaya diri karena proses belajar cenderung monoton dan berfokus pada teks tertulis saja. bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan metode Audiolingual dengan bantuan media video berbasis percakapan dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa kelas XI di MAN 2 Banjarmasin. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental) menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 68 siswa yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes lisan (pre-test dan post-test), observasi, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji-t (Independent Samples t-Test) melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan berbicara siswa setelah diberikan perlakuan. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji-t pada skor post-test yang memperoleh nilai signifikansi 0,003 (< 0,05). Rata-rata nilai kelas eksperimen yang menggunakan media video (72,00) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional (63,06). Penggunaan metode Audiolingual berbantuan media video terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa. Metode ini mampu mendorong siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, dan terbiasa dalam melafalkan ungkapan bahasa Arab melalui latihan imitasi yang tersedia dalam vide

    Eksplorasi Etnomatematika pada Arsitektur Masjid Al-A’la Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah

    No full text
    Indonesia memiliki ragam kebudayaan, kebudayaan akan bertahan selama masih ada masyarakat yang mendiaminya, dan kebudayaan membawa manfaat yang berarti untuk kehidupan masyarakat. Salah satu bentuk perwujudan yang dapat dijadikan objek peninjauan dari aspek budaya adalah bangunan bersejarah. Dalam hal ini bangunan bersejarah yang dimaksud ialah Masjid Al-A’la yang merupakan salah satu contoh dari bangunan bersejarah yang terdapat di Kota Barabai, Kalimantan Selatan. Masjid Al-A’la ialah tempat ibadah bersejarah dan yang hingga kini masih aktif digunakan di Barabai. Masjid ini memiliki nilai budaya berupa warisan bersejarah yakni panji-panji. Bangunan masjid ini juga memiliki keunikan bersejarah yang mana menurut masyarakat setempat katanya masjid ini selalu bertambah tinggi setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterkaitan antara konsep matematika dengan arsitektur Masjid Al A’la Barabai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara dengan tokoh masyarakat, dan melakukan studi dokumentasi terkait bangunan Masjid Al’A-la Barabai. Fokus penelitian diarahkan pada elemen-elemen arsitektur yang mencerminkan konsep geometri, termasuk bentuk 2 dan 3 dimensi, simetri, transormasi, serta pola-pola geometris yang kompleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan tersebut menyajikan berbagai konsep matemaatika yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual di kelas, sehingga siswa dapat memhami materi geometri secara nyata melalui contoh yang ada di lingkungan sekitar. Penelitian ini juga menekankan pentingnya integrasi antara seni arsitektur dan pendidikan matematika untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep abstrak, serta memberikan perspektif baru dalam pengembangan kurikulum matematika berbasis konteks lokal. Selain aspek matematika, Masjid Al’Ala Barabai juga menyimpan nilai-nilai filosofis Islami karena dibangun di atas tanah wakaf milik Penghulu Muda Yuda Lena dan memiliki peninggalan bersejarah berupa panji-panji dan mushaf Al-Qur’an tulisan tangan yang dipercaya sebagai hadiah dari kerajaan Arab Saud

    Peran Asuransi dalam Meminimalisir Risiko Finansial Masyarakat Banjarmasin (Studi Pada PT. BRI Insurance Cabang Banjarmasin)

    No full text
    Asuransi memainkan peran penting dalam menghadapi risiko finansial yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan (khususnya masyarakat Banjarmasin) dengan memberikan sejumlah nilai manfaat finansial yang sesuai dengan kesepakatan polis yang telah disetujui antara kedua belah pihak. Latar belakang penelitian ini berfokus pada peran asuransi dalam memberikan manfaat atas risiko yang tidak terduga, seperti kebakaran, kerusakan dan kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana peran asuransi dapat memberikan perlindungan finansial masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan wawancara untuk memahami persepsi masyarakat terhadap peran asuransi dan bagaimana manfaat yang telah didapatkan oleh nasabah. Sampel diambil menggunakan metode nonprobabily simpling, dengan menggunakan teknik qouta simpling, Qouta simpling ialah teknik penentuan sampel dari populasi dengan kriteria yang ditentukan hingga jumlah yang dibutuhkan. Dengan hal ini, penelitian dilakukan pada 11 orang nasabah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, hasil penelitian ini adalah: Pertama, asuransi telah menjalankan perannya dan dengan adanya peranan asuransi dapat memberikan ketenangan pikiran dalam menghadapi ketidakpastian risiko di masa depan. Kedua, asuransi telah memberikan manfaat yang cukup signifikan, yang mana asuransi memberikan nilai manfaat finansial saat terjadi suatu risiko pada nasabah sesuai dengan premi yang telah disepakati di polis antara kedua belah pihak. Asuransi memberikan manfaat secara optimal dalam mendukung stabilitas keuangan dan kesejahteraan masyarakat Banjarmasi

    Pengembangan E-Modul Berbasis Etnokimia Berorientasi Reflective Thinking Skills pada Materi Hidrokarbon di MA SMIP1946 Banjarmasin

    No full text
    Kesulitan yang dihadapi peserta didik di MA SMIP1946 Banjarmasin pada materi hidrokarbon adalah kurangnya pemahaman konsep dasar, sulitnya mengingat karena banyaknya reaksi, dan sulit memahami konsep isomer, media ajar yang digunakan masih berupa LKS. Maka diperlukan suatu media ajar seperti e-modul yang dapat menyajikan materi secara lebih konkret, khususnya menjelaskan struktur senyawa hidrokarbon, tata nama, dan isomernya, dan diperlukan e-modul berbasis etnokimia yang mengintegrasikan nilai lokal, budaya dan tradisi, ke dalam pembelajaran reflektif yang melibatkan tindakan rasional dan logis berdasarkan metode ilmiah, yang melibatkan definisi, analisis, dan penyelesaian masalah. Berdasarkan masalah tersebut tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik setelah diterapkannya e-modul berbasis etnokimia berorientasi reflective thinking skills pada materi hidrokarbon di MA SMIP 1946 Banjarmasin Penelitian menggunakan metode R&D, pendekatan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif) dengan model ADDIE. Penelitian dilakukan di MA SMIP 1946 Banjarmasin dengan 15 orang peserta didik kelas XI sebagai partisipan. Jenis data yang digunakan data kuantitaif dan kualitatif, sumber data primer dan sekunder, serta teknik pengumpulan data berupa wawancara, angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan pedoman wawancara, lembar validasi materi dan media, serta lembar angket respon peserta didik. Data diperoleh berdasarkan kelayakan yang diukur menggunakan n-gain, dan respon peserta didik untuk mengetahui kepraktisannya. Hasil penelitian menunjukkan n-gain 0.36 dengan kategori “sedang”. Respon peserta didik 89.33% kategori “sangat positif” dan kepraktisan 89.33% dengan kriteria “sangat praktis”. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa e-modul berbasis etnokimia berorientasi reflective thinking skills pada materi hidrokarbon di MA SMIP1946 sangat valid digunakan dalam pembelajara

    Pengaruh Konsumsi Pemerintah, Pembentukan Modal Tetap Bruto dan Ekspor Neto Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Selatan Periode 2010-2024

    No full text
    Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator penting dalam menilai kesejahteraan suatu daerah. Kalimantan Selatan memiliki dinamika pertumbuhan ekonomi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menurut pengeluaran yang terdiri dari beberapa komponen termasuk konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) dan ekspor neto. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tiga komponen PDRB tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan periode 2010–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan adalah data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial semua variabel independen tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan. Variabel konsumsi pemerintah tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai probabilitas 0,0762, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga tidak memiliki pengaruh dengan nilai probabilitas 0,0879 serta ekspor neto yang juga tidak memiliki pengaruh dengan nilai probabilitas 0,1252. Secara simultan, seluruh variabel independen tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, yang ditunjukkan oleh nilai probability F-Statistic sebesar 0,202225. Nilai R-squared sebesar 0,461937 mengindikasikan bahwa konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto dan ekspor neto mampu menjelaskan 46,19% variasi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan, sedangkan 53,81% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model

    Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Kegiatan Amalan Yaumiyah pada Siswa SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin

    No full text
    Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik. Salah satu karakter yang menjadi fokus penting dalam Kurikulum Merdeka adalah karakter religius. SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin sebagai sekolah berbasis Islam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan mengintegrasikan kegiatan amalan yaumiyah ke dalam kehidupan sehari-hari siswa sebagai upaya pembentukan karakter religius. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin, implementasi Kurikulum Merdeka melalui kegiatan amalan yaumiyah, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya yang berfokus pada pembentukan karakter religius siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru wali kelas, dan siswa SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin dilaksanakan secara kontekstual melalui kegiatan amalan yaumiyah yang terintegrasi dalam pembiasaan ibadah harian. Amalan yaumiyah dilaksanakan secara terstruktur dan konsisten sebagai bagian dari pembiasaan karakter peserta didik. Implementasi tersebut mendukung pembentukan karakter religius, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan siswa sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka. Faktor pendukung implementasi Kurikulum Merdeka terdiri atas faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi pembiasaan ibadah harian. religius yang telah terbentuk, keterlibatan guru dalam pendampingan kegiatan pembiasaan, serta dukungan manajemen sekolah melalui Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP). Faktor eksternal berasal dari dukungan orang tua dan lingkungan keluarga. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan karakter dan tingkat kesadaran siswa, kondisi kelelahan fisik pada jam akhir kegiatan sekolah, serta belum optimalnya kesinambungan pembiasaan antara lingkungan sekolah dan rumah

    Strategi Optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Antasari Banjarmasin dalam Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)

    No full text
    Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Antasari Banjarmasin memiliki peran strategis dalam menghimpun dan menyalurkan zakat di lingkungan kampus. Secara umum, UPZ dapat dikatakan sudah baik, namun belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan penguatan. Hal ini terlihat dari terbatasnya sumber daya manusia, belum adanya regulasi wajib zakat bagi ASN, penggunaan sistem pelaporan yang masih manual, serta kegiatan sosialisasi yang belum menjangkau seluruh sivitas akademika. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi peningkatan kinerja UPZ agar pengelolaan zakat dapat berjalan lebih efektif dan profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pendekatan SWOT dan teori manajemen kinerja yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, serta pemberian umpan balik. Pendekatan ini digunakan untuk menggambarkan kondisi UPZ secara menyeluruh, baik dari sisi kekuatan internal maupun tantangan eksternal yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPZ memiliki sejumlah kekuatan seperti kredibilitas pengurus, dukungan kelembagaan kampus, serta hubungan baik dengan sivitas akademika. Namun, beberapa kelemahan seperti minimnya SDM khusus, kurangnya intensitas promosi zakat, dan sistem administrasi yang belum digital menjadi faktor yang menghambat peningkatan kinerja. Di sisi lain, peluang besar muncul dari meningkatnya kesadaran berzakat, berkembangnya teknologi digital, serta dukungan regulasi nasional. UPZ juga menghadapi ancaman berupa persaingan dengan lembaga zakat lain serta tingkat literasi zakat yang masih beragam di lingkungan kampus. Secara keseluruhan, strategi optimalisasi yang dihasilkan melalui analisis ini mendorong penguatan perencanaan program, peningkatan kapasitas amil, digitalisasi layanan, perluasan jejaring kelembagaan, serta evaluasi dan sosialisasi berkelanjutan. Dengan penerapan strategi tersebut, UPZ berpotensi berkembang jauh lebih baik dan efektivitas penghimpunan ZIS di lingkungan UIN Antasari dapat meningkat secara signifika

    Peran Musyrifah Dalam Bimbingan Keagamaan pada Santriwati di Pondok Pesantren Annisa Pelaihari

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Musyrifah dalam bimbingan keagamaan pada santriwati di Pondok Pesantren Annisa Pelaihari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Musyrifah sebagai pendamping, pembimbing, dan pengarah dalam membentuk sikap keagamaan, kedisiplinan, serta akhlak santriwati di lingkungan pesantren. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi Musyrifah, kakak asrama, dan santriwati, sedangkan objek penelitian difokuskan pada apa saja peran dan bagaimana implementasi peran Musyrifah dalam bimbingan keagamaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Musyrifah dalam bimbingan keagamaan mencakup peran informatif, persuasif, dan edukatif. Musyrifah berperan sebagai pemberi informasi keagamaan, pembimbing spiritual, serta teladan dalam pembentukan karakter santriwati. Bimbingan keagamaan dilaksanakan melalui berbagai bentuk kegiatan seperti pembinaan ibadah, pembiasaan akhlak, pendampingan spiritual, dan pengawasan kegiatan sehari-hari. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peran Musyrifah berkontribusi secara signifikan dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan pemahaman keagamaan santriwati. Dengan demikian, keberadaan Musyrifah memiliki peranan strategis dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan dan pembinaan keagamaan di Pondok Annisa Pelaihar

    Aktivitas Pertambangan Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif

    No full text
    Aktivitas pertambangan merupakan salah satu sektor strategis yang berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional, namun di sisi lain menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan hidup, sosial dan kesehatan masyarakat. Di Indonesia, hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat dijamin secara konstitusional serta diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan. Pada saat yang sama, sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, pandangan hukum Islam memiliki peran penting dalam membentuk etika dan tanggung jawab moral terhadap pengelolaan sumber daya alam. Kenyataannya, praktik pertambangan kerap menunjukkan ketimpangan antara tujuan ekonomi dan kewajiban perlindungan lingkungan, baik akibat lemahnya pengawasan, pelanggaran AMDAL, maupun eksploitasi berlebihan yang bertentangan dengan prinsip keadilan dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual dan komparatif. Bahan hukum yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup dan pertambangan, fatwa lembaga keagamaan, serta literatur hukum Islam dan hukum positif. Analisis dilakukan dengan membandingkan prinsip, norma dan mekanisme perlindungan lingkungan dalam hukum Islam dan hukum positif Indonesia terhadap dampak aktivitas pertambangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam memandang aktivitas pertambangan sebagai bagian dari muamalah yang dasarnya dibolehkan, sepanjang tidak menimbulkan kerusakan, menjaga kemaslahatan umum dan sejalan dengan prinsip maqashid syariah. Sementara itu hukum positif telah menyediakan regulasi yang cukup komprehensif melalui kewajiban AMDAL, reklamasi, pascatambang, serta sanksi administratif, perdata dan pidana. Namun, terdapat kesenjangan dalam implementasi dan penegakan hukum. Secara komparatif, kedua sistem hukum memiliki titik temu dalam prinsip perlindungan dan pencegahan kerusakan, namun berbeda dalam dasar normatif dan pendekatan sanksi. Oleh karena itu, integrasi nilai etika hukum Islam dengan sistem hukum positif diperlakukan untuk memperkuat perlindungan lingkungan hidup dalam kegiatan pertambangan secara berkelanjuta

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇