Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    Analisis Aktivitas Preventive dan Curative Guru Rumpun PAI Terhadap Perbuatan Bullying di MTs Sabilarrosyyad dan MTs Izharil Ulum kabupaten Banjar

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya tindakan bullying di lingkungan madrasah yang berdampak pada perkembangan psikologis, sosial, dan moral peserta didik. Guru rumpun PAI memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai figur pembina karakter melalui aktivitas pendidikan yang bersifat Preventive dan Curative. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada: (1) bagaimana aktivitas Preventive yang dilakukan guru rumpun PAI dalam mencegah terjadinya bullying, (2) bagaimana aktivitas Curative yang dilakukan guru rumpun PAI dalam menangani kasus bullying, dan (3) bagaimana peran pedagogis, religius, dan sosial guru rumpun PAI dalam menghadapi serta menanggulangi perbuatan bullying di MTs Sabilarrosyad dan MTs Izharil Ulum Kabupaten Banjar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (Field Research) Subjek dari penelitian ini meliputi guru rumpun PAI, kepala Madrasah, dan peserta didik. data di kumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian Data, dan Penarikan kesimpulan. Penelitian dilaksanakan tahun 2025. Sedangkan objek penelitian ini adalah Aktivitas Preventive dan Curative guru rumpun PAI terhadap perbuatan Bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas Preventive guru rumpun PAI dalam mencegah Bullying dilakukan melalui penanaman nilai religius dan akhlak mulia dalam pembelajaran, keteladanan sikap, pembiasaan sikap saling menghargai. penguatan disiplin, memiliki karakter positif, serta penciptaan iklim madrasah yang humanis dan inklusif. Sementara itu, aktivitas Curative dilaksanakan melalui pendekatan konseling mediasi antara pelaku dan korban, pemberian sanksi edukatif dan profesional, serta adanya kerja sama dengan wali murid dan pihak madrasah, faktor pendukung pelaksanaan aktivitas tersebut antara lain budaya sekolah yang religius, kerja sama antar pendidik, serta dukungan kebijakan madrasah. Adapun faktor penghambatnya meliputi pengaruh lingkungan pergaulan, dan kurangnya kontrol diri sebagai siswa

    Penanaman Akhlak Terpuji Terhadap Guru Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Slb Negeri 2 Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di lapangan yang menunjukkan bahwa masih terdapat siswa tunagrahita yang belum mampu menerapkan akhlak terpuji kepada guru secara optimal. Hal ini terlihat dari berbagai perilaku, seperti kurang santun dalam berkomunikasi, tidak membiasakan diri memberi salam atau menyapa guru, berbicara ketika proses pembelajaran sedang berlangsung, serta belum menunjukkan sikap hormat secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa penanaman nilai-nilai akhlak pada siswa tunagrahita memerlukan pendekatan yang lebih terarah, sistematis, dan berkesinambungan melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SLB Negeri 2 Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam proses penanaman akhlak terpuji kepada guru pada siswa tunagrahita dalam pembelajaran PAI, sekaligus mengkaji berbagai faktor yang menjadi pendukung maupun penghambat dalam pelaksanaannya. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menggambarkan praktik pembelajaran, tetapi juga memberikan gambaran kontekstual mengenai dinamika yang terjadi di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi guru PAI, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Objek penelitian mencakup perencanaan pembelajaran, metode, strategi, media, serta pendekatan yang digunakan guru dalam menanamkan akhlak terpuji kepada siswa tunagrahita. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menyusun perencanaan pembelajaran yang inklusif dan menyesuaikan dengan kemampuan siswa. Dalam pelaksanaannya, guru menggunakan strategi variatif, keteladanan, media yang sesuai, serta pendekatan emosional, dengan evaluasi melalui pengamatan dan penilaian individual. Namun, penanaman akhlak terpuji masih terkendala oleh pergaulan peserta didik dan ketidakkonsistenan keteladanan sebagian guru, sehingga menghambat proses internalisasi nila

    Rekonstruksi Hukum Tentang Ganti Rugi Sisa Pengadaan Tanah Proyek Milik Pemerintah dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Nasional

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh problematika yuridis terkait ketidakpastian mekanisme dan batasan waktu pemberian kompensasi atas tanah sisa dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum di Indonesia. Ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 dinilai masih menyisakan celah regulasi (rechtsvacuum) yang berpotensi merugikan hak perdata pemilik lahan, terutama ketika sebagian tanah yang tidak terambil proyek menjadi terisolasi, sempit, atau tidak lagi memiliki nilai guna ekonomi. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis kelemahan regulasi ganti rugi tanah sisa dalam hukum nasional, meninjau permasalahan tersebut dari perspektif hukum Islam, serta merumuskan rekonstruksi hukum yang berbasis pada nilai keadilan substantif dan kemaslahatan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan sifat preskriptif yang berorientasi pada perumusan norma hukum ideal. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan perspektif hukum Islam melalui prinsip la darar wa la dirar dan transformasi konsep Ihya al-Mawat. Dalam penelitian ini, Ihya al-Mawat direkonstruksi bukan sekadar sebagai tindakan fisik menghidupkan lahan, melainkan sebagai kewajiban negara (waliyy al-amr) untuk memulihkan fungsi sosial-ekonomi harta warga negara yang "mati" akibat dampak pembangunan. Negara memikul kewajiban syar‘i untuk memastikan tanah sisa tidak menjadi aset yang terbengkalai melalui pemberian kompensasi (ta’widh) yang adil dan responsif. Hasil penelitian menunjukkan perlunya rekonstruksi hukum pada Pasal 25 dan Pasal 35 UU No. 2 Tahun 2012 untuk mempertegas kewajiban negara dalam memberikan ganti rugi secara otomatis, transparan, dan memiliki batasan waktu yang jelas. Rekonstruksi ini mencakup penambahan norma mengenai definisi teknis tanah sisa, prosedur sosialisasi yang berkelanjutan, hingga kepastian jangka waktu pembayaran ganti kerugian. Temuan utama penelitian menegaskan bahwa transformasi konsep ihya al-mawat dapat dijadikan landasan konseptual bagi pembentukan hukum positif yang berorientasi pada keadilan distributif. Hal ini diharapkan mampu mencegah kematian ekonomi atas harta masyarakat sekaligus mewujudkan kemaslahatan dalam tata kelola agraria nasional yang lebih manusiawi dan berkeadilan

    Fenomena Mindless Scrolling Pada Mahasiswa Prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Antasari Perspektif Herbert Marcuse

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominasi media sosial dalam kehidupan mahasiswa yang tidak hanya mengubah pola komunikasi dan konsumsi informasi, tetapi juga melahirkan praktik konsumsi digital yang pasif, salah satunya berupa mindless scrolling. Mindless scrolling dipahami sebagai kebiasaan menggulir media sosial secara berulang dan tanpa tujuan yang jelas, yang sering kali berlangsung di luar kesadaran reflektif individu. Fenomena ini berpotensi melemahkan konsentrasi belajar, produktivitas akademik, serta daya kritis mahasiswa, khususnya dalam konteks pendidikan tinggi yang seharusnya menumbuhkan sikap reflektif dan kesadaran kritis. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis fenomena mindless scrolling di kalangan mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Antasari Banjarmasin dengan menggunakan perspektif filsafat kritis Herbert Marcuse, khususnya konsep false needs (kebutuhan semu) dan one-dimensional man (manusia satu dimensi). Penelitian ini berupaya memahami bagaimana praktik mindless scrolling mencerminkan pemenuhan kebutuhan palsu yang direkayasa oleh sistem media digital serta bagaimana praktik tersebut berkontribusi dalam pembentukan kesadaran satu dimensi yang cenderung pasif dan tidak kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi nonpartisipatif, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Antasari angkatan 2022–2024 yang merupakan pengguna aktif media sosial, sedangkan objek penelitian adalah fenomena mindless scrolling. Data dianalisis melalui interpretasi kritis dengan menggunakan kerangka konseptual Herbert Marcuse. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindless scrolling telah menjadi praktik yang terintegrasi dalam keseharian mahasiswa, terutama melalui platform berbasis algoritma seperti TikTok dan Instagram. Perspektif Marcuse menjelaskan bahwa praktik ini dapat dipahami sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan semu yang diproduksi oleh sistem kapitalisme digital. Mahasiswa terdorong untuk mengejar hiburan instan dan kepuasan dangkal yang mengaburkan kebutuhan sejati, seperti pengembangan intelektual, hubungan sosial, dan kesadaran spiritual. Selain itu, mindless scrolling berkontribusi pada pembentukan kesadaran satu dimensi yang ditandai dengan penyeragaman cara berpikir, penerimaan informasi secara pasif, serta menurunnya kemampuan refleksi kritis

    Analisis Isi Pesan Dakwah pada Film Cinta Dalam Ikhlas

    No full text
    Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan, termasuk pesan dakwah. Melalui unsur visual, dialog, dan alur cerita, film mampu menjadi sarana penyampaian nilai-nilai keislaman secara efektif dan mudah dipahami oleh masyarakat. Film Cinta Dalam Ikhlas merupakan salah satu karya yang memuat berbagai pesan dakwah yang berkaitan dengan aspek aqidah, syariah, dan akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memahami makna pesan dakwah yang terkandung dalam film tersebut, serta mengetahui kategori pesan dakwah yang paling dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (conten analysis). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi dengan cara menonton, mengamati, serta mengidentifikasi adegan dan dialog yang mengandung pesan dakwah dalam film Cinta Dalam Ikhlas. Data penelitian pada 15 scene yang secara khusus memuat pesan dakwah, kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori aqidah, syariah, dan akhlak. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu identifikasi data, kategorisasi, interpretasi makna, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Cinta Dalam Ikhlas mengandung berbagai pesan dakwah yang mencakup aspek aqidah , seperti keimanan kepada Allah, tawakal,dan keyakinan terhadap ketetapan Allah, aspek syariah, seperti anjuran berdoa, sholat, dan istikharah, serta aspek akhlak, seperti keikhlasan, kesabaran, tanggung jawab, dan sikap berbakti kepada orang tua. Dari tiga kategori tersebut, pesan dakwah yang paling dominan adalah pesan aqidah, yang menekankan pentingnya keimanan, keteguhan hati, dan kepasrahan kepada ketentuan Allah dalam menjalani kehidupan. Dengan demikian, film Cinta Dalam Ikhlas dapat menjalani media dakwah yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman melalui media audio visual

    Efektivitas Kinerja Dinas PUPR Kota Banjarmasin dalam Pencegahan Banjir di Kota Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini beranjak dari permasalahan di Kota Banjarmasin mengenai seringnya terjadi banjir dan genangan air akibat drainase dan anakan sungai yang sering bermasalah. Adapun permasalahan yang peneliti ambil dalam penelitian ini adalah mengenai Efektivitas Kinerja Dinas PUPR Kota Banjarmasin dalam Pencegahan Banjir di Kota Banjarmasin yang dilatar belakangi karena banyaknya presepsi masyarakat yang menganggap kinerja PUPR kota banjarmasin masih sangat kurang. Penelitian ini difokuskan pada dua pertanyaan utama, yaitu: (1) Bagaimana efektivitas kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin dalam menangani banjir di Kota Banjarmasin berdasarkan tugas dan fungsi yang diatur dalam Perwali No. 58 Tahun 2022? (2) Apa saja kendala yang dihadapi PUPR Kota Banjarmasin dalam melaksanakan tugasnya menangani banjir di Kota Banjarmasin?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kinerja Dinas PUPR dalam pencegahan banjir serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum, melalui wawancara, observasi, serta studi dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kinerja Dinas PUPR Kota Banjarmasin dalam pencegahan banjir dapat dikategorikan cukup baik namun belum maksimal. Hal ini terlihat dari lima indikator utama: perencanaan program, pemeliharaan sungai dan drainase, pembangunan serta rehabilitasi infrastruktur, monitoring dan evaluasi, serta pelibatan masyarakat. Dari kelima indikator tersebut, masih terdapat kelemahan dalam hal keterbatasan anggaran, ketidakteraturan pemeliharaan, kualitas infrastruktur yang belum merata, monitoring yang berorientasi administratif, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Kendala yang dihadapi Dinas PUPR terdiri atas kendala internal, meliputi keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan koordinasi antar instansi; serta kendala eksternal, yaitu rendahnya kesadaran masyarakat, alih fungsi lahan, dan faktor geografis Kota Banjarmasin yang rawan banjir. Analisis dengan Teori Efektivitas Kinerja Organisasi menunjukkan bahwa aspek produktivitas, kualitas, dan kepuasan publik belum optimal. Sementara berdasarkan Teori Manajemen Bencana Nick Carter, upaya pencegahan banjir masih terlalu berfokus pada mitigasi struktural, sedangkan mitigasi non-struktural seperti edukasi dan partisipasi masyarakat belum maksimal. Dengan demikian, diperlukan strategi peningkatan kapasitas anggaran, penguatan koordinasi, penegakan tata ruang, serta pemberdayaan masyarakat agar pencegahan banjir dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan

    Pengaruh Penggunaan Booklet CERMAT Terhadap Kemampuan Bernalar Kritis dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Al-Istiqomah, Pengambangan Banjarmasin

    No full text
    Pendidikan memiliki peran strategis dalam mentransfer ilmu pengetahuan, nilai, dan budaya dari satu generasi ke generasi berikutnya, sekaligus membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Dalam konteks pendidikan Islam, pembelajaran Akidah Akhlak menjadi aspek penting karena bertujuan menanamkan keyakinan yang kuat serta membentuk perilaku moral yang sesuai dengan ajaran agama. Namun, di era modern yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi dan globalisasi, pembelajaran Akidah Akhlak menghadapi tantangan dalam menanamkan nilai-nilai tersebut secara efektif. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan booklet CERMAT terhadap kemampuan bernalar kritis siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Al-Istiqomah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre and post test one group without control. Penelitian ini bertempat di MTs Al-Istiqomah, Pengambangan Banjarmasin. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner untuk mengukur kemampuan bernalar kritis siswa sebelum dan sesudah pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa nilai P-value sebesar 0,002 (<0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan booklet CERMAT terhadap peningkatan kemampuan bernalar kritis siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa booklet CERMAT sebagai media pembelajaran inovatif mampu memberikan stimulus positif, mendorong siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, serta mengaitkan materi Akidah Akhlak dengan kehidupan seharihari. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan booklet CERMAT berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak. Media pembelajaran yang menarik, sistematis, dan kontekstual memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta membantu pencapaian tujuan pendidikan yang lebih efektif dan bermakna

    Pemahaman Produk Halal dalam Membentuk Gaya Hidup Generasi Z di Desa Sungai Danau

    No full text
    Konsumsi produk halal di kalangan masyarakat Muslim semakin berkembang, namun pemahaman terhadap produk halal tidak selalu sejalan dengan ketentuan regulatif yang berlaku. Di kalangan Generasi Z, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Sungai Danau, kehalalan produk umumnya dipahami secara sederhana berdasarkan keyakinan agama dan kebiasaan sosial. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana pemahaman produk halal Generasi Z telah mencakup aspek normatif dan regulatif, serta bagaimana pemahaman tersebut memengaruhi gaya hidup konsumsi mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pemahaman produk halal Generasi Z di Desa Sungai Danau, serta mengetahui implementasi pemahaman tersebut dalam gaya hidup konsumsi sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap sepuluh informan Generasi Z di Desa Sungai Danau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman produk halal Generasi Z lebih dominan bersumber dari aspek normatif, yang mencakup nilai keagamaan sebagai landasan keyakinan halal haram serta norma sosial yang memengaruhi praktik konsumsi sehari-hari. Sementara itu, pemahaman regulatif seperti sertifikasi halal dan label halal resmi belum menjadi perhatian utama. Selain itu, gaya hidup halal Generasi Z dalam konsumsi lebih mengikuti kebiasaan lingkungan dibandingkan pemeriksaan label halal secara formal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa gaya hidup halal Generasi Z di Desa Sungai Danau lebih dipengaruhi oleh nilai keagamaan dan norma sosial dibandingkan pemahaman terhadap regulasi halal

    Dampak Pengalaman Organisasi Kemahasiswaan Dalam Kepemimpinan Kepala Sekolah SMP IT Daarul Ishlah Assyafiiyah

    No full text
    Penelitain ini mengkaji secara mendalam Dampak pengalaman organisasi kemahasiswaan dalam kepemimpinan kepala sekolah di SMP IT Daarul Ishlah Assyafiiyah Kabupaten Tanah Bumbu, sebuah sekolah islam terpadu yang menekankan integrasi nilai-nilai keislaman dengan Pendidikan modern. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada teori kepemimpinan transformasional dan pengembangan keterampilan interpersonal, Dimana pengalaman organisasi mahasiswa seperti kepemimpinan dalam organisasi intra kampus, kegiatan sosial, dan manajemen proyek yang dianggap sebagai fondasi penting untuk membentuk kompetensi kepemimpinan yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengindetifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi, kontribusi pengalaman organisasi kemahasiswaan terhadap efektivitas kepemimpinan kepala sekolah, dengan fokus pada aspek-aspek seperti pengambilan Keputusan strategis, Hubungan Interpersonal, dan Nilai-nilai Kepmimpinan yang diterapkan. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan praktik kepemimpinan sebelum dan sesudah Dampak pengalaman tersebut, serta mengukur dampaknya terhadap indicator kinerja sekolah seperti Tingkat partisipasi siswa dan kepuasan stakeholder. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) melalui metode-metode ilmiah dengan teknik pengumpulan data dan mengeksplorasi mendalam terhadap dampak pengalaman organisasi kemahasiswaan dalam gaya kepemimpinan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, staf, guru, dan siswa aktif dalam organisasi sekolah. Observasi partisipan selama kegiatan sekolah serta analisis dokumen seperti Riwayat organisasi kepala sekolah, laporan kinerja sekolah, dan kebijakan internal. Berdasarkan hasil penelitian yang ada telah menunjukkan bahwa Dampak Pengalaman Organisasi Kemahasiswaan memberikan kontribusi yang substansial terhadap kepemimpinan kepala sekolah yang efektif. Pada pengambilan keputusan kepala sekolah mengedepankan sinergi antara data objektif dengan masukan rekan guru dan staf. Adapun hubungan interpersonal kepala sekolah yang digunakan dengan cara membangun iklim kerja yang sehat melalui semangat kolegialitas melalui nilai visioner, adaptif, dan releva

    Kerjasama Guru BK dengan Orang Tua dalam Mendukung Motivasi Belajar Siswa Berkebutuhan di SMP Negeri 23 Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keadaan rendahnya motivasi belajar pada siswa berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah inklusi, yang ditandai dengan sikap kurang antusias, mudah bosan, dan kesulitan dalam memahami materi pelajaran yang bersifat abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran motivasi belajar siswa berkebutuhan khusus serta menganalisis bentuk kerja sama antara guru Bimbingan dan Konseling (BK) dengan orang tua dalam mendukung motivasi tersebut di SMP Negeri 23 Banjarmasin Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap subjek penelitian yang terdiri dari guru BK, orang tua siswa berkebutuhan khusus, siswa berkebutuhan khusus, guru mata pelajaran matematika, dan guru pendamping khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa berkebutuhan khusus di SMP Negeri 23 Banjarmasin sangat bervariasi dan bergantung pada kualitas dukungan lingkungan. Bentuk kerjasama yang terjalin antara guru BK dan orang tua dilakukan melalui berbagai bentuk komunikasi seperti komunikasi di whasapp, konsultasi pribadi, serta pelaporan perkembangan belajar siswa. Kerjasama ini berperan penting dalam memberikan motivasi eksternal maupun internal kepada siswa berkebutuhan khusus, melalui perhatian, dukungan emosional, dan pemberian penghargaan atas usaha belajar. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu orang tua, kurangnya pemahaman tentang kebutuhan khusus siswa, dan keterbatasan fasilitas sekolah

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇