Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
    1371 research outputs found

    Implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project in Improving Students' Understanding of Democracy in Junior High School

    Get PDF
    Education has a strategic role in developing students' potential, both cognitively, skills, and attitudes, one of which is realized through the implementation of the Independent Curriculum with the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). This study intends to: (1) find out the implementation of P5 in improving students' understanding of democracy at SMP Negeri 11 Samarinda, (2) identify supporting and inhibiting factors for the implementation of P5 related to democracy education, and (3) formulate solutions to overcome obstacles that arise. Qualitative descriptive research is the approach implemented in this study, where data is collected by implementing semi-structured interview techniques, field observation, and documentation. The research informants consisted of PPKn teachers, P5 coaching teachers, and students who were active in project activities. The results of the study show that the implementation of P5 with the theme "Voice of Democracy" with the election of the Student Council President has succeeded in increasing students' understanding of democratic values such as freedom of opinion, social responsibility, and consensus deliberation. Student participation reached 90%, supported by the enthusiasm of students, the active role of teachers, and the support of schools and parents. The obstacles identified include the lack of understanding of some students related to the project objectives and limited implementation time. To overcome these obstacles, schools carry out strategies to strengthen students' understanding from the beginning of the school year, continuous coaching, and improve communication between schools and parents. These findings confirm the importance of P5 as a contextual learning vehicle to foster democratic character in students

    Penerapan Model STEM Menggunakan Virtual Reality pada Pembelajaran Gelombang Elektromagnetik

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji respon siswa terhadap penggunaan media Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran Gelombang Elektromagnetik pada siswa SMAN 1 Soreang angkatan 2024/2025. Metode penelitian menggunakan kuesioner yang mengukur tiga aspek utama yaitu kemudahan penggunaan, efektivitas pembelajaran, serta minat dan motivasi belajar terhadap media VR. Data dari 36 responden menunjukkan bahwa meskipun terdapat kendala awal dalam penggunaan aplikasi VR, sebagian besar siswa menyatakan bahwa media ini memudahkan pemahaman konsep gelombang elektromagnetik melalui visualisasi interaktif dan pengalaman belajar yang lebih imersif. Hasil juga mengindikasikan peningkatan minat dan motivasi belajar, serta rasa percaya diri siswa dalam menguasai materi. Namun, keterbatasan literasi digital dan dukungan teknis menjadi tantangan yang perlu diperhatikan dalam implementasi VR secara lebih luas. Penelitian ini merekomendasikan integrasi VR dengan metode pembelajaran yang mendukung serta peningkatan pelatihan dan infrastruktur agar media VR dapat memberikan manfaat optimal dalam pembelajaran sains

    Hasil penelitian Strategi Kepala Sekolah dalam Mengintegrasikan Nilai Keimanan dan Ketakwaan untuk Mewujudkan Budaya Religius di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam mengintegrasikan nilai keimanan dan ketakwaan untuk mewujudkan budaya religius di sekolah dasar, serta tantangan dan solusi yang diterapkan untuk mengatasi hambatan-hambatan yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SDN 01 Karanganyar, dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan analisis tematik. Untuk memastikan keabsahan data, dilakukan triangulasi data dengan membandingkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dan metode pengumpulan data. Selain itu, teknik validasi juga dilakukan dengan member checking, di mana hasil wawancara dikembalikan kepada informan untuk memperoleh konfirmasi atau klarifikasi lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah menerapkan berbagai strategi untuk mengintegrasikan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, seperti kegiatan keagamaan rutin, integrasi nilai agama dalam pembelajaran akademik, dan pelibatan orang tua serta masyarakat. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, pemahaman guru yang masih terbatas, dan kurangnya dukungan orang tua. Untuk mengatasi tantangan tersebut, kepala sekolah mengadopsi solusi seperti penyesuaian jadwal, pelatihan bagi guru, dan peningkatan komunikasi dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan strategi yang konsisten dan evaluasi berkala, nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dapat diintegrasikan dengan efektif, menciptakan budaya religius yang mendalam di lingkungan sekolah dasar. &nbsp

    The Utilization of Digital Technology in Learning Quality Management at State Vocational High School

    Get PDF
    This research aims to explore the use of digital technology in the management of learning quality at SMK Negeri 1 Plered, with a focus on the implementation of the PDCA (Plan-Do-Check-Act) cycle in improving the quality of education as initiated by Deming and Sallis. The approach used is qualitative with an exploratory case study method, which allows researchers to explore a deep understanding of the application of digital technology in vocational schools. This research was carried out at SMK Negeri 1 Plered, Purwakarta Regency, West Java, with the main data source involving 6 informants, namely the Principal, Deputy Head of Curriculum, teachers, and 3 students. The data collection technique involved in-depth interviews, observations, and documentation, which were analyzed using interactive models from Miles and Huberman by triangulation to ensure the validity of the findings. The results show that the use of digital platforms such as Google Classroom, Canva, and YouTube plays an important role in increasing learning flexibility, student engagement, and 21st century skill development. However, the main challenges faced are the technology skills gap among teachers and students, as well as limited infrastructure. Suggested follow-up includes improved ongoing training for teachers and the provision of more adequate tools to ensure technology-based learning is optimally accessible to all students. This research provides implications for the development of technology-based learning strategies in other vocational schools to improve the quality of education

    Students’ Perceptions of Using Poised Website for Practicing Public Speaking

    Get PDF
    Public speaking is an essential skill for students, yet many face anxiety and lack confidence when speaking in English. This study investigated students' perceptions of using the Poised website, an AI-based public speaking practice tool, to enhance their speaking abilities. The research involved ten senior high school students who practiced using Poised for seven days. Data were collected through observations, recorded speech sessions, and semi-structured interviews. The findings revealed that Poised helped to improve students’ self-confidence, vocabulary acquisition, pronunciation, fluency, and ability to maintain conversation flow. Additionally, students appreciated the structured feedback provided by the platform, which helped them identify areas for improvement. However, challenges such as internet dependency, limited language options, and monotonous AI-generated feedback were also identified. This study contributes to understanding how AI-powered platforms can support English language learning and highlights areas for improvement in technology-assisted speaking training. Further research is recommended to explore long-term effects and potential integrations of AI tools with interactive learning methods

    Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Sekolah yang Aman, Nyaman, dan Inklusif

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan instruksional kepala sekolah dalam membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan inklusi. Kepemimpinan instruksional dipandang sebagai sebuah pendekatan strategis untuk dapat meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus menciptakan ;ingkungan sekolah yang kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SMP IT Amal Insani Jepara pada April – Juni 2025. Partisipan penelitian terdiri dari 1 Kepala Sekolah, 5 Guru dan 10 siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles and Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang menerapkan kepemimpinan instruksional secara konsisten mampu membangun komunikasi yang efektif, menjalin kolaborasi dengan guru serta menetapkan kebijakan inklusif. Partisipan menilai lingkungan sekolah juga berhasil mengoptimalkan sumber daya sekolah untuk mendukung suasana belajar yang kondusif. Temuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan instruksional dalam mengembangkan budaya sekolah yang inklusif dan mendukung kesejahteraan warga di satuan pendidikan. Implikasinya adalah pada penguatan kapasitas kepemimpinan instruksional dalam peningkatan kualitas manajemen sekolah dan hasil belajar peserta didik

    Kesiapan Lembaga Pendidikan Islam dalam Menghadapi Revolusi Industri 5.0: Analisis Perspektif Manajerial

    Get PDF
    This study aims to examine the readiness of Islamic educational institutions in facing the challenges of the Industrial Revolution 5.0, focusing on managerial aspects. The research employed a descriptive qualitative method with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation in two Islamic educational institutions with differing characteristics. The findings indicate that the understanding of school leaders and educators regarding the concept of the Industrial Revolution 5.0 remains superficial and has not been followed by adequate institutional strategic policies. The capacity of human resources, both teachers and administrative staff, is not yet optimally prepared to manage value-based technology for educational and managerial purposes. Moreover, the integration of Islamic values into the use of technology is not yet systematic and still relies on individual initiatives. These findings suggest that the readiness of Islamic educational institutions remains partial, technical, and has not reached the level of value-based managerial transformation. Therefore, strategies are needed to strengthen managerial literacy, develop sustainable human resource capacity, and integrate Islamic values into every innovation practice in education. Keywords: Islamic education management, Industrial Revolution 5.0, digital transformation, managerial literacy, Islamic value integration

    The Effectiveness of AI Applications in Enhancing Students’ Learning Interest: A Case Study at Universitas Muslim Maros

    Get PDF
    This study aims to determine the extent to which students at Universitas Muslim Maros utilize Artificial Intelligence (AI)-based applications in the learning process, as well as to evaluate their impact on enhancing learning interest. The background of this research is grounded in the rapid advancement of digital technology, which has driven transformation in the field of education, particularly in how students access and manage information. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, questionnaires, and in-depth interviews. It also aims to analyze the relationship between the use of AI applications (variable X) and students' learning interest (variable Y), as well as to measure the effectiveness of AI in the context of higher education learning. The results of the study show that out of a total of 148 respondents, 44 students stated “agree” and 57 students stated “strongly agree” regarding the use of AI in learning activities. The percentage of agreement based on the index reached 53.5%, indicating that the majority of students support the use of AI applications as learning tools. Based on these findings, it can be concluded that the use of Artificial Intelligence technology significantly contributes to increasing the learning interest of students at Universitas Muslim Maros

    Manajemen Program Tahfidz di SMP Jaringan Sekolah Islam Terpadu

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen program tahfidz di SMPIT Lentera Qur’ani dan SMPIT TQ Ulil Albab di Karanganyar serta faktor-faktor yang berkaitan dengan manajemen program tahfidz. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara kualitatif dengan model interaktif Miles dan Huberman, dan validitas data diuji melalui triangulasi serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah memiliki tujuan serupa, yakni menghasilkan siswa dengan hafalan Al-Qur’an yang baik, namun dengan pendekatan yang berbeda. SMPIT Lentera Qur'ani menekankan pendekatan personal dan fleksibel, sementara SMPIT TQ Ulil Albab lebih terstruktur dan sistematis. Faktor internal seperti kualitas guru, kurikulum, dan sarana prasarana mempengaruhi efektivitas program tahfidz. Faktor eksternal, seperti dukungan orang tua, lingkungan sosial, dan kebijakan pemerintah juga memainkan peran penting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan dalam sistem evaluasi dan manajemen waktu di SMPIT Lentera Qur'ani serta peningkatan keseimbangan evaluasi dan dukungan emosional di SMPIT TQ Ulil Albab dapat meningkatkan efektivitas program tahfidz

    Pengembangan Instrumen Tes Literasi Sains Berbasis PISA pada Materi Sistem Pencernaan untuk Siswa Kelas V SD

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi instrumen tes literasi sains berbasis kerangka PISA pada materi sistem pencernaan untuk siswa kelas V sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan instrumen penilaian yang tidak hanya mengukur penguasaan konsep, tetapi juga kemampuan berpikir ilmiah dalam konteks kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang dimodifikasi menjadi beberapa tahapan, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Instrumen yang dikembangkan mengacu pada tiga domain literasi sains PISA, yaitu: konteks, pengetahuan, dan proses ilmiah. Validasi isi dilakukan oleh dua orang ahli menggunakan teknik Gregory dan menunjukkan tingkat kesesuaian yang tinggi antar penilai. Uji validitas empiris dilakukan menggunakan korelasi Point Biserial dengan bantuan SPSS 29.00, dan hasil menunjukkan bahwa sebagian besar butir soal memiliki nilai validitas tinggi. Selain itu, analisis konstruk dan bahasa menunjukkan bahwa instrumen telah disusun secara sistematis, menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah EYD, serta mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Dengan demikian, instrumen tes literasi sains yang dikembangkan dinyatakan valid secara isi dan empiris serta layak digunakan sebagai alat evaluasi kemampuan literasi sains siswa SD. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan asesmen berbasis konteks dan mendukung peningkatan kemampuan literasi sains di jenjang pendidikan dasar

    1,214

    full texts

    1,371

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Didaktika: Jurnal Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇